Marquellia Anderson, dikenal sebagai Lia, adalah ketua mafia yang ditakuti di seluruh dunia. Keahliannya dalam strategi dan pertarungan telah menjadikannya raja di dunia bawah tanah. Namun, suatu hari, dalam pertempuran sengit, Lia mengalami nasib yang tak terduga. Dia terbangun dan mendapati dirinya dalam tubuh seorang gadis muda bernama Felicia Lauren Filipe.
Felicia adalah anak yang diabaikan oleh keluarganya. Lahir dari keluarga bangsawan yang kaya raya, dia selalu dianggap sebagai beban karena penampilannya yang tidak menarik dan kekurangannya dalam segala hal. Keluarga Filipe memperlakukannya dengan dingin dan merendahkan, membuat Felicia hidup dalam bayang-bayang kebencian dan penghinaan.
Namun, kini, dengan jiwa Lia yang kuat dan tak kenal takut dalam tubuh Felicia, segalanya akan berubah. Lia bertekad untuk membalas dendam kepada mereka yang telah meremehkan dan menyakiti Felicia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mealvineaaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 29
Jangan lupa tombol suka dan comment jikalau kalian suka sama cerita ini!!
Happy Reading guys....
------
Malam semakin larut, dan suasana di Istana Filipe terasa semakin menegangkan. Dengan ledakan yang terjadi di luar tembok istana, keluarga dan pengikut mereka berusaha keras untuk menjaga ketertiban dan memastikan semua orang tetap aman. Lia dan Duke Richard berdiri di tepi balkon, menatap ke arah cahaya yang semakin memudar di kejauhan.
---
Duke Richard menatap Lia dengan ekspresi tegas. "Lia, kita harus segera mengetahui apa yang terjadi di luar tembok istana. Aku khawatir bahwa sosok misterius itu mungkin memiliki rencana lebih besar yang bisa mengancam keselamatan kita semua."
Lia mengangguk dengan tekad. "Aku setuju, Ayah. Kita tidak bisa hanya menunggu dan berharap masalah ini akan selesai dengan sendirinya. Kita harus mengambil tindakan sekarang juga."
Mereka memutuskan untuk pergi ke tempat ledakan terjadi, dengan diiringi oleh beberapa penjaga yang setia. Setelah melewati lorong-lorong yang gelap dan melewati berbagai area yang masih dalam keadaan kacau, mereka akhirnya tiba di luar tembok istana, di mana sisa-sisa ledakan terlihat.
---
Di luar tembok, mereka menemukan area yang dipenuhi dengan reruntuhan dan abu. Ada beberapa pengikut musuh yang tergeletak di lantai, beberapa di antaranya tampak tercedera parah. Namun, sosok misterius yang terlihat tadi malam tidak tampak di mana pun.
Lia mengamati area tersebut dengan cermat dan menemukan sebuah pola aneh di tanah, seolah-olah ada sesuatu yang digali atau ditanam di bawah permukaan. "Ayah, lihat ini. Sepertinya ada sesuatu yang telah digali di sini."
Duke Richard mendekat dan memeriksa pola tersebut. "Ini tidak terlihat seperti ledakan biasa. Sepertinya mereka sedang mencoba menggali sesuatu atau menanam alat yang lebih besar."
---
Tiba-tiba, sebuah suara berdering dari arah belakang. "Apa yang kalian temukan, Duke Richard? Apakah ada sesuatu yang menarik di sini?"
Lia dan Duke Richard menoleh untuk menemukan seorang pria berpakaian hitam yang berdiri di belakang mereka. Pria itu terlihat sangat familiar, dan wajahnya tampak agak samar di bawah kerudungnya.
Duke Richard menegakkan badan. "Siapa kamu? Apa tujuanmu di sini?"
Pria itu tersenyum dingin. "Nama saya tidak penting. Yang penting adalah bahwa kalian telah jatuh ke dalam perangkap kami. Apa yang kalian lihat di sini hanyalah permulaan dari rencana yang jauh lebih besar."
Lia merasakan ketegangan meningkat. "Apa maksudmu? Apa yang sebenarnya kalian rencanakan?"
Pria itu melangkah maju, meninggalkan jarak yang aman dari Duke Richard dan Lia. "Rencana kami tidak hanya tentang menghancurkan istana atau menggulingkan keluarga Filipe. Kami memiliki tujuan yang jauh lebih ambisius—menguasai seluruh wilayah dan menggantikan kekuasaan yang ada dengan kekuatan baru yang akan mengubah segalanya."
---
Ketika Lia mencoba untuk memproses informasi itu, sosok misterius tiba-tiba memanggil pasukannya, dan beberapa pengikut muncul dari kegelapan, dikelilingi oleh lampu-lampu kecil. Mereka tampaknya sedang mempersiapkan sesuatu yang lebih besar.
Duke Richard memandang sosok misterius dengan serius. "Apa yang kamu rencanakan? Apa tujuan akhir dari semua ini?"
Pria itu tertawa kecil. "Semuanya akan terungkap pada waktunya. Namun, untuk saat ini, biarkan aku memberitahumu satu hal: ketidakstabilan ini adalah bagian dari rencana kami untuk menanamkan kekacauan di seluruh wilayah. Dan tidak ada yang bisa menghentikan kami."
Dengan itu, pria misterius dan pengikutnya mulai mundur, melangkah kembali ke dalam kegelapan malam, meninggalkan Duke Richard dan Lia dengan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.
---
Setelah mereka pergi, Lia dan Duke Richard kembali ke istana dengan perasaan cemas dan penuh tanda tanya. "Kita harus segera mencari tahu apa yang mereka rencanakan dan bagaimana kita bisa menghentikannya," kata Lia dengan suara tegas.
Duke Richard mengangguk. "Benar. Kita harus memperkuat pertahanan kita dan mencari tahu lebih banyak tentang rencana mereka. Jika mereka memiliki tujuan yang lebih besar, kita harus siap menghadapi segala kemungkinan."
---
Saat mereka kembali ke istana, suasana di dalam istana terasa tegang. Para penjaga dan pelayan berusaha menjaga ketertiban dan memastikan bahwa semua orang aman. Namun, ada rasa tidak nyaman yang mengambang di udara, seolah-olah ancaman yang lebih besar masih ada.
Lia merasa matanya lelah dan hatinya penuh dengan kecemasan. Dia tahu bahwa apa yang mereka hadapi jauh dari selesai, dan kebenaran yang lebih dalam mungkin akan mengubah segalanya. Mereka harus mempersiapkan diri untuk tantangan yang lebih besar dan berusaha mencari tahu rencana musuh yang masih misterius.
---
Sementara itu, di luar tembok istana, sosok misterius yang tampaknya merupakan pemimpin dari kelompok tersebut berdiri di tengah kegelapan, memegang sebuah benda yang bersinar di tangannya. Benda itu memancarkan cahaya aneh dan tampaknya memiliki kekuatan misterius.
Pria itu melirik ke arah istana dengan senyum penuh kemenangan. "Segalanya akan segera terungkap. Malam ini hanya permulaan dari apa yang akan datang. Kekuatan baru akan muncul, dan semua akan berubah."
_Bersambung_
semangat terus ya kak buat cerita novel nya💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯