Indonesia
NovelToon NovelToon
Tower And Chaos

Tower And Chaos

Status: tamat
Genre:Zombie / Epik Petualangan / Sistem / Fantasi / Harem / Action / Tamat
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: Aro McCoy

Ragnar adalah seorang pria muda yang divonis hanya memiliki satu bulan untuk hidup karena kanker otak. Namun takdirnya berubah ketika ia terinfeksi virus misterius di rumah sakit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aro McCoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. Melawan Dark Knight

Saat ini di dalam menara. "Apa anda bersedia menerima ujian di lantai ke 20 ? Iya / Tidak." Arthur melihat notifikasi muncul di depannya.

"Iya." Arthur menekan Iya.

"Wuzz." Sebuah portal muncul di depan Arthur. Melihat portal muncul di depannya, Arthur kemudian masuk ke dalam portal. "Anda telah memasuki lantai ke 20 tower of trial." Notifikasi muncul di depan Arthur.

"Ehh." Saat masuk ke dalam portal. Arthur melihat dirinya berada di tengah medan perang.

"Ujian lantai ke 20 akan di mulai sekarang." "Syarat menyelesaikan ujian bertahan hidup." "59:59." "Gagal menyelesaikan ujian kembali ke Bumi."

"Kieekk." Arthur melihat goblin menyerang prajurit yang berada di dekatnya. "Aaahh." Prajurit berteriak saat goblin menyerangnya.

"Sial, apa ujian lantai ke 20 bergabung dengan player lain." Kata Arthur melihat prajurit yang di serang oleh goblin. "Tidak, bagaimana mungkin player yang telah melewati ujian di lantai ke 19 kalah oleh goblin." Kata Arthur melihat prajurit di bunuh oleh goblin.

"Kieek." Gobln berteriak kemudian menyerang Arthur. "Slash." Arthur mengayunkan pedangnya dan memotong tubuh goblin menjadi dua.

"Sepertinya para prajurit di medan perang ini adalah npc." Kata Arthur melihat ribuan prajurit yang bertarung melawan ribuan monster.

"Roar." Arthur melihat Orc yang berlari ke arahnya. "Fire element." Kata Arthur kemudian pedangnya di selimuti oleh api. "Wusshh." Arthur mengayunkan pedangnya ke arah orc. "Roar." Orc berteriak saat tubuhnya terbakar api.

Saat ini di dalam dungeon. Ragnar masuk ke dalam kastil. Saat masuk ke dalam kastil, Ragnar melihat prajurit berarmor besi yang berdiri di sepanjang lorong. Ragnar mendekati prajurit berarmor besi kemudian memukul wajahnya. "Bruak." Prajurit beramor besi hancur setelah di pukul oleh Ragnar.

"Sepertinya prajurit beramor besi ini bukan monster yang harus aku hadapi." Kata Ragnar berjalan menelusuri lorong.

"Oohh." Ragnar terkejut saat melihat prajurit berarmor hitam yang sedang duduk di sebuah kursi. "Bruak." "Bruak." Ragnar melihat puluhan prajurit berarmor besi masuk ke dalam ruangan.

"Bagaimana bisa mereka bergerak." Ragnar terkejut melihat puluhan prajurit berarmor besi yang mengelilingi dirinya. Ragnar melihat prajurit berarmor besi mengayunkan pedangnya ke arahnya. Ragnar menghindari serangan prajurit berarmor besi kemudian memukul wajahnya. "Bruak." Prajurit berarmor besi hancur setelah terkena pukulan dari Ragnar.

"Yah, aku tidak peduli bagaimana kalian bisa bergerak. Karena kalian sudah menyerangku, aku akan menghancurkan kalian." Ragnar menyeringai kemudian melesat ke arah puluhan prajurit beramor besi.

Saat ini di dalam menara. "Kieekk." Arthur melihat harpie yang terbang ke arahnya. "Wings Of Steel." Arthur berteriak kemudian sayap hitam muncul di punggungnya. Arthur terbang ke arah harpie kemudian mengayunkan pedangnya. "Slassh." Arthur memotong kepala harpie.

"Sial, monster terus berdatangan dan jumlah npc di pihakku semakin sedikit." Kata Arthur melihat pertarungan monster melawan prajurit berarmor besi.

"Apa itu Minotaur." Arthur melihat mahluk berkepala banteng berbadan manusia yang setinggi 3 meter mengalahkan prajurit dengan mudah.

"Fire element." Arthur berteriak kemudian kedua tangannya di selimuti api. "Wusshh." Arthur menembakan bola api ke arah minotaur. "Boomm!!" Bola api meledak setelah mengenai tubuh minotaur.

"Roar." Minotaur berteriak dan melihat ke arah Arthur yang terbang di udara. "Sial, dia baik-baik saja." Arthur terkejut melihat Minotaur yang tidak terluka setelah terkena bola api miliknya.

"Kieek." Minotaur memegang goblin kemudian melempar goblin ke arah Arthur. "Slassh." Arthur mengayunkan pedangnya dan memotong tubuh goblin menjadi dua.

Saat hendak terbang ke arah Minotaur, Arthur melihat puluhan harpie yang terbang ke arahnya. "Sial, harpie-harpie ini sangat menganggu." Kata Arthur kemudian menyerang puluhan harpie. "Slasshh." Arthur memotong tubuh harpie menjadi dua.

Saat ini di dalam dungeon Ragnar sedang bertarung dengan prajurit berarmor besi. "Bruaak." Ragnar menghancurkan prajurit berarmor besi. "Sekarang cuma kamu yang tersisa." Kata Ragnar melihat prajurit berarmor besi bewarna hitam yang sedang duduk di kursi.

Prajurit berarmor besi berdiri kemudian melesat ke arah Ragnar. "Kamu sangat cepat. Tapi kamu tidak secepat David player yang baru saja aku bunuh." Ragnar menyeringai kemudian memukul wajah prajurit berarmor besi. "Bruaak." Tubuh prajurit berarmor besi hancur setelah terkena pukulan Ragnar.

"Wuuzz." Sebuah portal muncul di dekat tubuh prajurit berarmor besi yang baru di kalahkan Ragnar. "Sigh, jika aku tahu monster di dungeon ini tidak memiliki tubuh fisik dan magic crystal. Aku tidak akan masuk ke dungeon ini." Ragnar menghela nafas kemudian masuk ke dalam portal.

Saat keluar dari dungeon Ragnar melihat 6 reporter yang berlari ke arahnya. "Tuan Ragnar apa anda menyelesaikan dungeon seperti biasanya." Tanya reporter wanita melihat portal yang menghilang setelah Ragnar keluar dari dungeon.

"Benar, aku menyelesaikan dungeon seorang diri." Jawab Ragnar.

"Tuan Ragnar monster apa yang anda hadapi di dalam dungeon." Tanya reporter lain. "Monster yang aku hadapi di dalam dungeon adalah prajurit berarmor besi yang tidak memiliki tubuh fisik." Jawab Ragnar.

"Jadi anda melawan dark knight di dalam dungeon." Balas reporter. "Oohh, jadi prajurit berarmor besi yang aku lawan tadi bernama Dark knight." Gumam Ragnar.

Saat ini di dalam menara, Arthur sedang bertarung melawan Minotaur. "Roaarr." Minotaur berteriak dan menyerang Arthur menggunakan kapak. "Wuussh." Arthur menghindari serangan Minotaur.

"Mati." Arthur berteriak kemudian mengayunkan pedangnya. "Slasshh." Arthur memotong kepala minotaur. "Akhirnya aku berhasil mengalahkan Minotaur." Arthur tersenyum melihat dirinya berhasil mengalahkan Minotaur.

"Roaar." Arthur melihat ribuan monster tiba-tiba meninggalkan medan pertempuran. "Kita berhasil mengalahkan ras monster." Ratusan prajurit berteriak melihat ribuan monster yang meninggalkan medan pertempuran.

"Selamat anda berhasil menyelesaikan lantai ke 20 Tower Of Trials." Notifikasi muncul di depan Arthur.

"Sebagai hadiah anda mendapatkan 10 poin." "Sebagai hadiah tambahan anda mendapatkan 20.000 coin."

"Tanpa bantuan mereka. Mungkin aku tidak akan berhasil menyelesaikan ujian ini." Arthur tersenyum melihat ratusan prajurit yang merayakan kemenangan.

"Wuuzz." Sebuah portal muncul di depan Arthur. "Ehh, mereka tidak bergerak." Arthur terkejut melihat ratusan prajurit yang tidak bergerak.

"Jangan bilang mereka semua bukan npc. Dan aku sedang berada di dunia lain." Arthur bergumam dan teringat wanita bertelinga kelinci yang bekerja untuk tower.

"Aku perlu bertanya kepada wanita kelinci itu." Kata Arthur kemudian masuk ke dalam portal.

Saat ini di bumi, Ragnar sedang berada di markas asosiasi. "Jadi Aulia di bunuh player yang baru bergabung dengan asosiasi. Dan kamu membunuh player itu. Karena player itu ingin membunuhmu." Pria paruh baya berambut putih bertanya kepada Ragnar.

"Benar, aku membunuh player killer itu. Karena dia ingin membunuhku." Balas Ragnar.

"Jadi apa aku akan di penjara karena membunuh player." Ragnar bertanya kepada pria paruh baya berambut putih.

"Kamu tidak akan di penjara. Perbuatanmu di anggap sebagai melindungi diri." Balas pria paruh baya berambut putih. Pria paruh baya berambut putih tahu bahwa Ragnar tidak berbohong.

~ Beri Like jika kalian menyukai cerita ini ~

1
Robby Tom
excellent
Robby Tom
ceritanya terlalu singkat padahal bagus
Raja Semut
in yg MC nya siapa sih?
bad writing
lanjut thor
bad writing
jgn sampai tiba-tiba tamat
bad writing
lanjut thor
,
suster dia makan ini orang baru kenal langsung ditolong berkali kali
besok kalo ada temen kerja,sekolah ditolong juga teros nyampe player bikin organisasi terus ngincer mc tinggal incer cw,temenya (jadi sandra apa ditusuk dari belakang) kelarn cerita
,
lumayan bodo (kan bisa lukain kakinya kek ato tangkep buat introgasi) tapi untung g naif (makan teros sampe kuat)
Leny Leny
up ya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!