ini bercerita Tentang Aksa Delvin Arion lelaki ganteng dengan segala kemampuan yang ia punya genius, jagoan, disegani banyak orangi dan mampu menaklukkan banyak hati perempuan karena ketampanannya. Sayangnya, Aksa terkenal galak dan angkuh pada semua cewek
Tetapi, ada satu kekurangan yang Aksa miliki. Dia belum pernah pacaran, belum pernah merasakan pahit manisnya jatuh cinta terhadap perempuan. Hanya Clara Lexa Viviana , perempuan Cantik yang sangat manis dan ceria itu yang mampu menghancurkan pertahanan Aksa untuk tidak memberi hati pada para perempuan. Sayangnya, Aksa terlalu gengsi untuk menyatakan perasaannya pada Clara
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tania22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 29
" **** " Tiara melompat ke belakang dengan refleks Dan melihat seragamnya yang telah basah Dengan es teh Basahnya pun menjalar hingga ke rok seragamnya yang ia kenakan seketika Tiara mendorong bahu Gea ke belakang membuat Gea mundur dua langkah
" Apa-apaan Lo !" Tiara tak terima ketika ia hendak
menjambak rambut Gea kejadian itu tiba-tiba terhenti saat sebuah lengkingan terdengar nyaring berhasil membengkakan telinga siapapun yang mendengarnya
" HEY UDAH JANGAN BERANTEM DISINI INI SEKOLAH BUKAN RING ! Cewek bertubuh mungil itu menghampiri Gea Dan menarik tangannya menjauhinya dari Tiara
Tiara menatap Clara Dengan alis yang bertautan tanda Bingung bercampur jengkel
" Urusan gue sama Gea belum selesai Lo nggak usah ikut campur "
" Tapikan bisa selesaiin masalahnya pake kepala Dingin nggak perlu pake berantem segala kan bisa Kalian Jangan sok jagoan gitu dong Apa-apaan empat lawan satu Cemen "
" Nggak Apa-apa Lan biarin aja mereka emang selalu beraninya keroyokan ! sahut Gea penuh Rasa Dendam pada Cewek empat Cewek tadi
" Heh tolong sadar Diri ya Gini-gini kami masih jauh lebih baik Daripada Lo ! Tiara menunjuk-nunjuk wajah Gea lagi kali ini amarahnya semakin meluap-luap " Kami masih punya harga diri, nggak kayak Lo yang harga dirinya udah Diinjek-injek sama Cowok yang Bahkan nggak mau kasih pertanggung jawaban
" nggak usah ngebahas masalah lagi "
" kenapa ah ? kalua Lo nggak suka seharusnya Dari awal Lo mikir kejadian itu pasti Bakal selalu Di inget sama banyak Orang Dan tentunya bikin Lo stres " ujar Tiara jadi Cewek kok mau-mauan aja jadi Cewek murahan
Gea yang sudah kepalang emosi.ia segera menggampar Wajah Tiara dengan sangat keras hingga kepala Cewek itu berubah posisi menjadi miring dalam waktu tak sampai sedetik Mata Gea membulat Bibirnya terbuka sedikit yang menampilkan deretan giginya yang saling beradu " jaga mulut Lo
Clara yang ada di belakang Gea berusaha menarik Gea dari sana, Tetapi ia memiliki Rasa takut juga Apalagi ketika ingatan Tentang Aksa yang tiba-tiba melepas Tinjuannya ke Wajah dia, membuatnya seketika Bergedik ngeri dan tak mau hal itu terjadi lagi Maka Dari itu Clara mundur Perlahan dan hanya Bisa menunggu
Tiara tersenyum miring Mengamati tubuh Gea Dari atas sampai bawah lalu Tertawa sinis " Suram Banget sih hidup Lo Depresi yang di tinggal sama Cowok yang sama sekali Bukan siapanya Lo Di tinggal temen-temen juga lagi sedih banget sih hidup Lo Gea kasihan banget gue Jadinya
" Hajar aja Tiara " seru Kirana juga di susul Sheila
Hanya dalam hitungan detik Tiara Berhasil menjambak rambut Gea hingga cewek itu meringis keras Gea berusaha meraih Rambut Tiara dengan keadaan kepalanya yang mendongak ke atas karena Tiara menjambaknya sangat keras sampai kepalanya tertarik ke belakang
" Lepasin ! Gea berseru Penuh kerintihan
" EH UDAH " Clara menarik tubuh Tiara ke Belakang Berhasil menjauhkannya Dari Gea
" AKU BISA LAPORIN KALIAN KE KEPALA SEKOLAH KARENA UDAH NGE-BULLY GEA ! Clara melotot " SIAP AJA KALIAN BUAT DI HUKUM
Setelah itu Clara berlari mengajak Gea untuk pergi dari Taman itu Tiara dan temen temennya menatap kepergian dua Cewek tadi dengan tajam bercampur degupan jantung mereka Akibat perkataan Clara Bagaimana pun juga mereka masih memiliki Rasa takut apalagi yang berhubungan dengan kepala sekolah
Clara merengkuh tubuh Gea dari Samping mengusap lengan kiri Gea, berusaha menghentikan tangisan Cewek tersebut Gea tertunduk Begitu dalam tak kuasa menahan tangisannya itu Clara Bingung harus berbuat apa lagi kini ia membawa Gea ke lantai dua menuju kelasnya sadar
Tiba di kelas Clara mengajak Bianca Duduk di Bangkunya Dan kini Bianca menutup Wajahnya dengan telapak tangan membiarkan air matanya Berderai turun membasahi tangannya Kenta Dan Aksa yang kaget akan kaget hal itu langsung mengerutkan kening mereka menatap Clara serta Gea secara bergantian
" ini Anak siapa Lo bawa kesini ! Celetuk Kenta
" ini Gea Dia Tadi Dijahatin sama Cewek-cewek yang ada di taman sekolah,ya udah aku samperin aja terus sekarang Gea nangis
" oh Gea " sahut Kenta sembari
mengangguk " ada masalah apa Emangnya
Clara menggeleng " Aku juga nggak tahu "
" kenapa Gea ? sini cerita " ujar Kenta ramah seperti Biasanya " Tenang aja kita-kita mulutnya nggak ember kok
" Nanti aja ditanyanya kalua Dia udah nggak nangis lagi ...." kata Clara seraya mengusap puncak kepala Gea dengan penuh Aksa yang sedari sibuk meminum Minuman Dingin sambil mengerjakan beberapa soal matematika di Buku Tulisnya kini ia memberi perhatian penuh pada tiga orang tadi Matanya sempat Bertemu dengan mata milik Clara Namun secepat kilat ia membuang muka ke arah Kenta
" Woy Udah dong Nangis nya berisik Tau Aksa ngomel pada Gea dan ngomelnya itu sangat tidak tepat waktu Aksa memang tidak suka melihat Cewek menangis Tetapi Caranya untuk menghadapi itu selalu salah
" Nggak usah Di Dengerin sih Aksa mah kata Kenta ! Udah keluarin aja terus Nangisanya sampe Lo ngerasa lega...."
Clara mengangguk sambil terus mengusap Bahu dan kepala Gea Tak lama kemudian Gea menyingkirkan Telapak tangan dari wajahnya dan mengusap air mata telah membanjiri Wajah Clara yang baik hati itu langsung meraih tasnya dan mengambil Dua tisu untuk diberikan ke Gea
" kamu mau minum ? Tawar Clara seraya menyodorkan botol minumnya Gea mengangguk kecil dan ia pun meminum air mineral milk Clara hingga beberapa Tegukkan Clara Tersenyum Melihat Gea berhenti menangis
" Tadi kamu kenapa ?" Tanya Clara beberapa saat setelah Gea terdiam dan hampir melamun. Gea menarik nafasnya dan memandang Clara untuk beberapa detik ia tidak tahu harus memulainnya Dari mana lagi pula ia tidak ingin melibatkan banyak Orang Dalam masalah yang tengah ia hadapi ini
" Kamu nggak mau ada Kenta sama Aksa di sini iya ? Celetuk Clara yang kemudian mengusir Aksa serta Kenta dari tempat mereka duduk Aksa Tidak Terima Namun Kenta menurut
" Nggak Apa-apa mereka Di sini...kata Gea ketika Dua Cowok itu Hendak bangkit dari dari bangku masing-masing lagian udah banyak yang tahu juga soal ini Percuma kalau gue rahasiain ke Orang lain lagi, karena lambat laun Bakal tahu Sendiri
Clara mengernyit ia memandang Gea Dengan kepala yang miring ke sisi kanan
" Emangnya ada apa "
Kenta yang Pengertian itu langsung menyuruh Clara untuk Duduk Di bangku Doni dan Dirinya pindah ke ke Bangku Vika Citra Dan Kenta sama-sama memindahkan Bangkunya ke arah Belakang jadi menghadap Ke Gea Aksa yang cuek itu kembali asyik bermesraan Dengan Buku matematikanya
" jadi.... Cewek-cewek yang Tadi itu sebenarnya Temen-temen gue Kami Berlima Bikin geng Dari kelas sepuluh.Tapi,gue keluar Dan ngehindarin mereka Udah sebulan yang lalu gue ngehindarin mereka karena Gue nggak mau mereka punya Temen yang sehina Gue takut mereka nggak bisa terima keadaan gue,lagi setelah tahu apa yang terjadi sama gue Hadepin sekarang Makanya Tadi mereka marah-marah Bahkan ngatain-ngatain gue " Gea kembali terisak Gue Bingung Clara gue nggak tahu harus ngapain lagi "
" Maksudnya apa Aku nggak ngerti ... Clara meringis Dengan Volume suara yang merendah, Gea kembali Berucap " Gue udah di sakiti sama Cowok Gue
" Hah ? Clara membuka mulutnya terkejut Yang Bener GEA
lagi-lagi air mata itu menetes di pipi Bianca ia menyekanya Dan tertunduk lagi ia menggeleng Pelan, menahan untuk tidak menangis Kencang seperti yang dilakukan setiap malam Di kamarnya
" Sekarang gue nggak tahu apa yang gue lakukan lirih Gea penuh Rasa sakit yang ia Derita dalam Batinnya ia menutup mulutnya,tak mampu berkata-kata lagi Bahunya Bergetar Kuat, Isak tangisnya juga mulai terdengar keras
Gea menggeleng sambil mengusap hidungnya " ini juga salah gue Clara kenapa gue terima jadi pacar dia
" Sssh Udah...." Clara mengusap punggung tangan Bianca mencoba menenangkan gadis itu"
" Siapa Cowoknya Gea ? tega banget berbuat kayak begitu sama Cewek " Kenta tak Habis pikir masih aja ada Cowok yang tega menyakiti hati seorang wanita
GEA menarik nafas dalam-dalam Sebelum ia menjawab pertanyaan Rasanya Berat sekali untuk menyebut nama Cowok yang telah menyakitinya itu Dan setelah beberapa saat kemudian Bianca pun kembali berkata
" KEVIN " Ucap Gea " Mantan pacar Lo Clara
" Hah " Clara membulat sempurna mulutnya terbuka Kevin ? Kenta tak kalah sama terkejutnya Dengan Clara
Mendengar Nama Kevin Aksa menoleh dan langsung meletakkan pulpennya Di atas Buku ia menatap Gea Dengan mata tajamnya dan membuat Gea menoleh ke arahnya
" Kevin " tanya Aksa memastikan
" iya...." Gea mengangguk lemah ia.lalu
menatap Clara yang juga sedang memandangnya " Makanya gue nyari Lo buat minta bantuan Lo Clara gue tahu Kevin itu Mantan Lo Kevin datengin gue buat buat melupakan kamu dan tiba-tiba aja dia ninggalin gue begitu aja tanpa alasan yang jelas
" kok Lo Bisa kenal Kevin ,sih " Heran Kenta
" Beberapa hari yang lalu gue ketemu Kevin di club keadaan dia berantakan Dia ngaku abis di putusin sama pacarnya Awalnya gue nggak tahu siapa yang Cewek yang Kevin maksud itu karena gue sendiri nggak kenal Sama Dia. dan akhirnya gue nyesel sampe sekarang kenapa gue bisa kenal Sama Kevin sampai saat ini Clara gue butuh bantuan kamu aku ingin sekali bisa ketemu sama kevin dan gue minta penjelasan dia kenapa dia ninggalin gue begitu aja Gea menarik nafas sebelum melanjutkan ceritanya kembali yang pilu ' Untungnya gue sempet Buka Dompet Kevin buat nyari tahu info Soal Gue foto KTP-nya gue juga Foto gambar Cewek yang ia panjang Di dompetnya Dan pas di sekolah gue keinget sama gambar Cewek yang ada Di Dompet Kevin Mukanya sama dan ternyata memang orang yang sama
" jadi, karena itu kamu nanya Nama aku pas kita ketemu Di koperasi Waktu itu ! Ujar Clara
Gea mengangguk " Gue ngerasa lega pas ketemu lo Clara gue ngerasa cuma Lo yang bisa bantuin gue
" Tenang aja Gea Bukan cuma Clara yang bakal bantuin Lo gue Sama Aksa juga ! kata Kenta
Clara mengangguk Semangat " iya Gea Tenang aja ya kalau Kevin Nggak mau memberi Penjelasan sama kamu, Biar Aksa yang turun tangan
tp bahasanya acak adul
byk typo dimana"