Indonesia
NovelToon NovelToon
Nightmare Diary

Nightmare Diary

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Fantasi / Misteri / Supernatural / Kumpulan Cerita Horror
Popularitas:26k
Nilai: 5
Nama Author: Cut_ziul

Kisah-kisah horor di dalam novel ini pastinya akan membuat bulu kudukmu berdiri. Cerita horor yang berdasarkan pengalaman nyata yang dialami penlis ataupun pengalaman orang lain yang diceritakan kembali juga cerita fantasi yang bisa memikat roh gentayangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cut_ziul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Tua

Anna adalah seorang wanita muda yang baru saja pindah ke sebuah rumah tua yang terletak di pinggiran kota. Meskipun rumah itu terlihat agak seram dan misterius, Anna merasa senang karena ia tidak perlu lagi tinggal di apartemen kecil yang sempit dan berisik.

Namun, setelah beberapa malam tinggal di rumah itu, Anna mulai merasakan ada yang tidak beres. Ia sering mendengar suara-suara aneh dari dalam rumah, seperti suara pintu yang berderik atau langkah kaki yang berjalan di atas tangga. Awalnya, Anna berpikir bahwa itu hanyalah suara rumah tua yang berisik. Namun, ketika suara-suara itu semakin sering terdengar, ia mulai merasa khawatir dan takut.

Anna mencoba untuk menenangkan dirinya sejenak, berpikir bahwa mungkin ia hanya berhalusinasi. Namun, ketika ia kembali membuka mata, ia masih melihat sosok wanita yang menatapnya dari balik jendela dengan raut wajah yang menyeramkan.

Ia mulai merasa gelisah dan panik. Ia memutuskan untuk mencoba mencari bantuan dengan menghubungi nomor darurat. Namun, ketika ia mencoba mengambil ponselnya, ia menemukan bahwa baterai ponselnya habis dan charger-nya hilang.

Seketika itu juga, suasana semakin mencekam dan gelap gulita. Anna merasakan sesuatu yang mencengkeram kakinya dan menariknya ke bawah. Ia berteriak keras, berusaha melepaskan diri, namun semakin ia berusaha melepaskan, semakin kuat pula kekuatan yang menariknya.

Setelah bergelut sejenak, Anna berhasil melepaskan diri dari kekuatan misterius yang menahannya. Ia kembali berlari mencari jalan keluar, dan akhirnya ia menemukan tangga menuju lantai atas.

Namun, ketika ia mencapai lantai atas, ia merasakan aura yang jauh lebih mengerikan daripada di bawah. Ada aroma busuk yang menusuk hidungnya, serta suara-suara janggal yang tidak ia ketahui asalnya.

Anna memutuskan untuk menelusuri asal-usul suara tersebut, dan akhirnya ia menemukan sebuah pintu yang tertutup rapat. Ia membuka pintu tersebut, dan di hadapannya terbentang sebuah kamar yang terlihat seperti tempat ritual.

Di tengah-tengah kamar, ada sebuah meja dengan alat-alat aneh yang diatur sedemikian rupa. Di atas meja, terdapat sebuah buku berumur tua dengan gambar simbol-simbol aneh.

Anna merasa kedinginan dan merinding melihat pemandangan yang ada di hadapannya. Ia merasa terjebak dalam sebuah cerita horor yang tidak ia inginkan.

Saat itulah, ia melihat sosok yang tidak ia kenali datang dari arah belakang. Sosok itu menatap lurus ke arah Anna, seakan-akan membacanya dengan tatapan mata yang tajam dan menakutkan.

Dalam kepanikan, Anna berusaha untuk melarikan diri. Ia berlari menuju pintu keluar, namun sesuatu menahannya dan mengunci pintu itu dari luar. Anna merasa putus asa dan terjebak di dalam rumah misterius itu, tak ada jalan keluar.

Ketika ia merenungkan nasibnya, tiba-tiba pintu kamar di dekatnya terbuka dengan sendirinya. Ia berpikir bahwa mungkin ada harapan untuk keluar, dan ia segera berlari menuju pintu itu.

Namun, ketika ia membuka pintu itu, ia menemukan sebuah ruangan kecil yang sangat mengerikan. Di dalam ruangan itu, ia melihat  sesosok mayat wanita yang terbaring di atas tempat tidur. Mayat itu membeku dan wajahnya dipenuhi dengan luka-luka.

Dengan gemetar, Anna mengarahkan pandangannya ke arah mayat wanita di atas tempat tidur. Tiba-tiba, mayat itu membuka mata dan melihat Anna dengan tatapan kosong yang menakutkan.

Anna berteriak dan berlari keluar dari kamar tidur itu, namun pintu kamar tidur tiba-tiba tertutup dengan sendirinya, mengunci Anna di dalamnya. Ia berusaha membuka pintu kamar tidur dengan segala cara yang ia ketahui, tetapi tidak berhasil.

Anna merasa terjebak di dalam kamar tidur itu, dikejar oleh sosok yang sudah meninggal. Ia merasa takut dan kesalahan yang ia lakukan dalam memasuki rumah itu semakin menghantuinya. Ia merasa kekuatannya semakin lemah dan ia tidak memiliki banyak waktu lagi.

Anna memutuskan untuk mencari cara lain untuk keluar dari rumah itu. Ia mencoba membuka jendela kamar tidur yang terletak di lantai atas, tetapi jendela itu juga terkunci rapat. Ia terus mencari jalan keluar dengan penuh ketakutan, berusaha untuk mengatasi rasa takutnya dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di rumah itu.

Tiba-tiba, Anna mendengar suara langkah kaki dari lantai bawah. Ia merasa semakin takut karena tidak tahu siapa yang berada di dalam rumah itu. Suara langkah kaki itu semakin dekat dan Anna merasa bahwa ia tidak akan berhasil keluar dari rumah itu sendirian.

Anna memutuskan untuk mencari bantuan dengan cara berteriak sekuat mungkin memanggil pertolongan. Namun, suaranya tidak terdengar keluar rumah dan ia merasa semakin putus asa. Ia merasa bahwa ia akan terperangkap di dalam rumah itu selamanya.

Saat itulah, Anna mendengar suara berbisik di telinganya. Suara itu mengatakan bahwa ia harus menemukan benda tertentu untuk membuka pintu keluar dari rumah itu. Anna merasa sedikit lega karena akhirnya ada petunjuk yang membantunya keluar dari situasi berbahaya ini.

Anna mulai mencari benda tersebut dengan penuh semangat dan berusaha mengatasi rasa takutnya. Ia merasa bahwa ia sudah terlalu lama terjebak di dalam rumah itu dan ia harus segera keluar dari situasi berbahaya ini.

Namun, ketika Anna menemukan benda tersebut, ia mendapati bahwa itu bukanlah solusi terbaik. Ia menyadari bahwa ia harus menghadapi kekuatan misterius yang ada di dalam rumah itu untuk bisa keluar dengan selamat.

Dalam keputusasaan yang semakin meningkat, Anna memutuskan untuk menghadapi kekuatan misterius itu dengan segala kekuatan yang ia miliki. Ia merasa bahwa ia tidak boleh menyerah dan harus berjuang sampai akhir.

Anna mulai memeriksa kamar tidur itu, mencari sesuatu yang bisa membantunya keluar. Setelah beberapa saat, ia menemukan sebuah pintu rahasia yang tersembunyi di balik lemari. Tanpa berpikir dua kali, Anna membuka pintu rahasia itu dan melihat sebuah tangga yang menuju ke bawah.

Anna memutuskan untuk mengambil risiko dan menuruni tangga itu. Namun, ketika ia mencapai lantai bawah, ia mendapati bahwa kekuatan misterius itu masih menghalangi jalannya.

Setelah Anna menemukan sosok mayat di ruangan tadi, ia merasa semakin terjepit dalam situasi yang mencekam. Ia berusaha untuk mengatasi rasa takutnya dan mencari cara untuk keluar dari rumah itu. Namun, semua pintu dan jendela terkunci rapat, tidak ada jalan keluar.

Anna merasa semakin putus asa dan ketakutan. Ia merasa seperti ada sesuatu yang mempermainkannya, mengancam nyawanya. Ketika ia berjalan kembali ke lantai bawah, ia kembali melihat sosok wanita yang menyeramkan di balik jendela. Wanita itu masih menatap lurus ke arah Anna dan melambai-lambaikan tangannya, seakan-akan memanggil Anna.

Anna merasa terusik oleh kehadiran wanita itu, namun ia berusaha untuk tetap berpikir jernih. Ia mencoba untuk mencari tahu siapa sosok wanita itu dan mengapa ia selalu muncul di hadapannya. Saat itulah Anna menemukan sebuah buku harian di ruang bawah tanah.

Di dalam buku harian itu, Anna menemukan kisah tragis dari keluarga yang dulu tinggal di rumah itu. Keluarga itu terdiri dari pasangan suami-istri dan putri mereka yang bernama Sarah. Namun, Sarah meninggal dalam kecelakaan mobil yang tragis ketika ia berusia 18 tahun. Kematian Sarah sangat mempengaruhi keadaan mental pasangan suami-istri itu dan mereka akhirnya bunuh diri di dalam rumah itu.

Anna menyadari bahwa sosok wanita yang selalu muncul di hadapannya adalah sosok Sarah yang tidak bisa tenang karena kematian tragisnya. Sarah ingin memberi tahu Anna tentang kejadian yang terjadi di rumah itu dan memohon agar Anna membantunya menemukan kedamaian.

Dalam ketakutan yang semakin meningkat, Anna akhirnya menemukan cara untuk membantu Sarah menemukan kedamaian dan melanjutkan perjalanan kehidupannya. Ia berhasil membuka jendela dan mengeluarkan sarang lebah dari rumah itu, yang ternyata membuat Sarah merasa kesulitan untuk bergerak di sekitar rumah itu.

Dengan bantuan Anna, Sarah akhirnya menemukan kedamaian dan pergi dari rumah itu untuk melanjutkan perjalanan hidupnya. Anna merasa lega dan bersyukur bahwa ia berhasil melalui situasi yang mencekam itu. Namun, kisah Sarah dan keluarga itu tetap terpatri dalam ingatannya sebagai pengalaman yang menyeramkan dan membuka mata.

1
Sarah
plot twist 😭/Facepalm/
Adinda
harusnya pelaku kekerasan seksual di hukum dengan hukuman yang membuat mereka menyesal telah lahir di dunia ini. yang membuat mereka mengiba meminta kematian karena sangat mengerikannya penderitaan yang mereka rasakan...
Adinda
enak banget hukuman buat lelaki iblis biadab cuma duduk di kursi roda. dendam menggunung harusnya lelaki itu di kuliti kulit mukanya. kuku-kuku tangan dan kaki di cabut. anu*nya di sumpal dengan gagang cangkul. ga cukup dengan itu peni*nya di sayat silet dan di taburi garam dan cuka. mungkin itu cukup sepadan...
Maya Paja
gambar template oleh
Cut zidda ulya
luar biasa
Eva Wu
cuma segitu saja ceritanya? endingnya gak jelas.
Cut zidda ulya: itulah. yang aku bilang. ending nya dibuat gantung untuk pembaca sendiri yang menebak bagaimana selanjutnya. memang sengaja aku buat gantung agar pembaca dapat mengkreasikan imajinasi nya mengenai ending cerita tersebut
total 4 replies
Eva Wu
Luar biasa
Eva Wu: Siap. Thor. Thanks krn dah berkarya. Tetap Semangat ya.
total 2 replies
Eva Wu
yg ini gak jelas ceritanya. bah
Cut zidda ulya: bukan tidak jelas ya. Kamu harus betul-betul memahami bagaimana alur ceritanya terjadi. Cerita ini memang agak sulit dipahami bagi orang awam yang hanya melihat dari satu sudut pandang saja.

Biar aku jelaskan sedikit. si wanita polisi ini sedang mencari pembunuh berantai. Seperti pepatah "musuh dalam selimut" bahwa yang menjadi pembunuh tersebut adalah orang yang paling dia cintai
total 1 replies
Cut zidda ulya
terima kasih!!!
Ansyanovels
Hai Kak aku mampir and terus semangatt!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!