Indonesia
NovelToon NovelToon
My Hot Boss

My Hot Boss

Status: tamat
Genre:Romantis / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:404.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nana Hutabarat

Rinduku terlarang untukmu.

Jonathan adalah bos yang sempurna seksi, matang, tampan dan yang penting adalah pengertian. Bagi Jonathan, Lily, sekretarisnya adalah sosok yang sempurna. Dia melakukan tugasnya sebagai sekretaris juga sebagai tunangan palsu yang akan menyingkirkan wanita penggoda dari dekatnya.

Tugasnya melebihi seorang istri, selalu melayaninya di kantor maupun di rumah kecuali di ranjang. Sampai Jonathan berpikir jika dia tidak akan bisa hidup tanpanya.

Hingga Bella datang membuat Jonathan jatuh cinta dan merubah semua cerita. Bella laksana seorang dewi didepannya. Dia memuja wanita itu dan berkeinginan untuk menikahinya dalam waktu dekat.

Lily merasa patah hati dan tersingkir. Dia mulai mundur dari kehidupan Jonathan secara perlahan. Memutuskan untuk menikah dengan mantan kekasihnya.

Jonathan mati-matian berharap Lily tidak meninggalkan pekerjaan. Hal itu membuat Bella sadar bahwa bukan dia yang Jonathan butuhkan. Bella cemburu dan berharap Lily pergi dari kehidupan Jonathan selamanya.

Akankah rindu Jonathan itu akan bersambut ataukah rindu itu akan terlarang selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Hutabarat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 30 Kecewa

"Kau lama sekali. Aku sudah hampir mati berdiri karena menunggumu," ungkap Alberth berlebihan.

"Simpan gombalanmu itu untuk wanita yang lain."

"Oh, kau menyakitiku. Padahal aku sudah sangat bersungguh-sungguh mengatakannya. Aku hanya menunggumu, aku bahkan tidak melihat wanita yang lain walau mereka **** dan menggodaku bagiku, kau tetap wanitaku yang paling cantik," gombal pria itu lagi.

Lily tertawa, "Mulutmu itu sangat manis sekali sehingga terkadang aku takut terkena diabetes karena selalu berdekatan denganmu."

"Kau bisa saja."

"Bagaimana semuanya?" tanya lily.

"Hatiku? Tidak baik-baik saja, semakin hari aku semakin takut kau tinggal pergi di saat penting kita." Tangan Alberth menyentuh kedua panggul Lily dan menatap wanita itu dengan lekat.

"Kau mulai lagi!" ujar Lily. "Aku bertanya bagaimana dengan pestanya. Terutama hidangannya? Apakah ada yang kurang atau berkomentar tentang rasanya?"

"Hidangannya sangat sempurna, penampilan dan rasanya semuanya sangat hebat. Ibu Intan senang dengan semua menu yang ada. Semua sesuai dengan contoh yang kau berikan."

"Syukurlah jika begitu. Aku sebaiknya kesana untuk memeriksanya," ujar Lily.

"Tidak sebelum kau menciumku. Aku sudah menunggunya selama tiga hari karena kita sudah berpisah selama itu."

"Ini tempat umum bisa saja seseorang lewat dan memergoki kita."

"Kita dua orang dewasa dan tidak ada masalah dengan itu kan? Lagipula kita akan menikah sebentar lagi."

"Al," ujar Lily keberatan. Namun Alberth malah memajukan bibirnya.

"Ih, Al yang benar saja."

"Kau itu tidak bisa memulai terlebih dahulu," ucapnya sebelum ******* bibir merah dan indah milik Lily.

Sejenak mereka larut dalam suasana romantis itu.

Jonathan yang melihat dan berdiri di balik pilar besar lalu membalikkan tubuhnya. Tidak kuasa dia melihat semuanya. Ternyata rasanya sesakit ini melihat seseorang yang masih kita cintai bermesraan dengan orang lain. Ingin rasanya Jonathan menarik tubuh Lily dan membawanya pergi jauh. Namun, Lily bukanlah lagi berada dalam genggamannya. Lily sudah bersama pria lain yang akan menjadi suaminya.

Kini Jonathan tahu jika pria yang bersama dengan Lily ternyata Jonathan. Dia lalu keluar dari tempat persembunyiannya setelah kedua orang itu pergi.

Dengan lunglai Jonathan keluar dari lokasi pesta berlangsung. Langkahnya seperti prajurit yang kalah perang. Dia menoleh kembali ke belakang. Berharap bisa melihat Lily lagi walau sekilas. Wanita itu nampak berbicara dengan Intan di kejauhan. Setelah puas melihatnya Jonathan pergi dari tempat itu. Berusaha untuk melupakan Lily.

***

Besoknya, Jonathan mencari informasi tentang Lily dari Intan.

"Ada apa kau mencariku. Kau tahu jika aku sangat lelah setelah pesta semalam. Rudi juga tidak memberiku waktu untuk beristirahat dengan tenang semalaman."

"Ish kau membuat duda sepertiku meradang karena teringat ranjang yang sudah dingin selama empat tahun ini."

"Lagipula kenapa kau bercerai dengan Bella. Bukankah dia itu cantik dan baik? kurang apa coba. Kau saja yang kurang bersyukur."

"Semua orang juga tidak ada yang menginginkan perpisahan tetapi kami memang sudah menemukan kecocokan satu sama lainnya sehingga ya seperti ini."

"Memang kau cari yang seperti apa lagi? Semua ada di diri Bella," ujar Intan. "Apa dia meminta cerai darimu karena sifat playboymu itu belum sembuh juga?"

"Sebenarnya bukan seperti itu masalahnya."

"Lalu apa?"

Jonathan menghela nafasnya. Dia lalu menceritakan semuanya.

"Jadi masalahnya adalah karena ada orang ketiga yang sebenarnya tidak ada diantara kalian."

"Ya, seperti itulah," ujar Roy lesu. Memandang dan mengaduk minumnya dengan malas.

"Lalu kenapa kau tidak mengejarnya."

"Aku mengejar sampai ke rumahnya. Hanya saja, satu hari lagi akan menikah dengan pria pilihan orang tuanya. Lalu dia memintaku pergi walau aku sudah mengajaknya ikut serta."

"Kau itu terlihatnya saja kuat kenyataan kau itu lemah. Kalah dengan suamiku. Dia melawan mantan suamiku terang-terangan dan langsung melamar ku walau statusku waktu itu masih suami orang. Kau tahu sendiri kan jika mantanku itu suka bertindak kasar jadi dia tidak terima."

"Ini masalahnya lain."

"Andaikata waktu itu kau terang-terangan meminta siapa itu..."

"Lily."

"Ya Lily didepan orang tuanya mungkin waktu itu wanitamu akan melihat keseriusan niatmu. Sayangnya, kau hanya memintanya untuk pergi bersamamu. Kau sama sekali tidak mengatakan cinta. Jadi untuk apa dia ikut denganmu karena kau tidak menawarkan apa-apa padanya. Aku jika jadi dia akan berbuat hal yang sama."

Jonathan terperangah lalu dia terdiam dan menunduk menyesali semua yang telah terjadi.

"Lalu untuk apa kau memanggilku kemari dan mengatakan ada hal penting yang ingin dibicarakan."

Jonathan menghela nafas sebelum mengatakan niat memanggil Intan kemari.

"Aku meminta bantuanmu untuk mencari keberadaan Lily."

"Keberadaan Lily?" Intan mengerutkan dahinya.

"Kau mengenalnya. Wanita itu berbicara denganmu semalam."

Intan nampak berpikir. "Oh... apakah... jangan bilang Lily yang kau maksud adalah pemilik dari catering yang ku pesan semalam untuk acara cateringku."

"Pemilik Catering?"

"Setahuku hanya Lily pemilik Catering yang berbicara denganku semalam. Dia adalah tunangan dari Alberth pemilik EO acara itu."

"Kau benar. Dia Lilyku," ujar Jonathan yakin ketika mendengar nama Lily disangkut paitkan dengan Alberth. Ada rasa tidak senang namun dia tidak bisa berbuat banyak untuk hal ini. Setidaknya untuk saat ini.

"Apa kau ingin merebutnya dari tunangannya?"

"Tidak. Aku hanya ingin berdamai dengan hatiku. Ingin menemuinya untuk terakhir kali sebelum aku merelakannya hidup bersama pria lain."

"Tidaklah kau ingin memperjuangkan cintamu lagi. Dia belum menikah mungkin saja dia masih mencintaimu."

"Rasa-rasanya itu tidak mungkin setelah apa yang terjadi pada kami berdua. Setelah perpisahan kami selama sembilan tahun ini. Hatinya sudah menjadi milik Alberth bukan diriku lagi."

Jonathan teringat bagaimana Lily dan Alberth berciuman semalam. Lily nampak menikmatinya. Mereka nampak seperti pasangan yang sedang dimabuk cinta.

Intan memegang tangan Jonathan memberi semangat padanya. "Kau pasti bisa merebut kembali cintanya jika dia memang milikmu. Masih ada waktu lebih untuk membuktikan dirimu itu layak dia cintai."

"Kau seperti memercikkan api pada bara yang telah lama padam."

"Aku sebenarnya tidak pernah melihatmu bersedih Jo. Aku selalu melihatmu ceria dan tertawa selama ini. Namun, kini aku melihat sisi yang lain dari dirimu. Ternyata kau pria melankolis. Kau berpegang pada cintamu walau sudah menikah dengan wanita lain. Pantas saja jika Bella menyerah dan meninggalkanmu. Namun, kembali lagi hati tidak bisa dipaksakan. Jika kau mencintai Lily, kau harus mengejarnya sampai dapat. Sampai ijab kabul belum diucapkan."

Jonathan terdiam. Intan lalu mengambil sebuah kartu dari dalam tasnya.

"Ini kartu miliknya. Di sana ada alamat toko roti dan cafe miliknya. Kau bisa mencarinya di sana."

"Terima kasih, Tan."

"Perjuangkan cintamu hingga titik darah penghabisan. Yakinlah jika dia memang jodohmu pasti dia akan kembali padamu!" Intan lalu memeluk Jonathan sebelum pergi dari tempat itu.

Dia tidak sadar jika Lily ada diluar dari restoran itu untuk menunggu kedatangan Alberth. Lily tidak melihat wajah Intan karena posisinya membelakangi. Namun, dia melihat kebersamaan Jonathan dan wanita itu. Mengira jika itu adalah Bella.

1
Devi Novita
Rahul( Jonathan) Anjeli( Lily) Tina( Bella) jadilah kuch kuch hotahe🤭😄
wina kemal
Luar biasa
Ika
iya malahan kayak film india kuch kuch hotahai
Selvin Nurmida Silalahi
Jo sm Bella ajah krn udh ada melati jgn egois perbaiki semua dr awal lg, biarkan Albert sm Lily
Selvin Nurmida Silalahi
walau mirip kisah Rahul & Anjeli😀 tetap asyik bacanya kk Thor
Selvin Nurmida Silalahi
seperti kisah kuch kuch ho tahai, ly tinggalin ajah Jo biar tau rasanya tampa dirimu
Katherina Ajawaila
bagus thour ceritanya bikin tegang
Katherina Ajawaila
melati pinter ambil perhatian lily
Katherina Ajawaila
thour biar mrk di satukan dlm satu ikatan kasihan liatnya
Katherina Ajawaila
jo salah sih dulu hati ngk bisa di pisahin dari lily, liat tampang Bella langsung aja ngebelot
Katherina Ajawaila
maka nya jo jgn mudah utk jatuh cinta akhir nya kandas di tengah jalan
Katherina Ajawaila
bocil pinter jj uga kabualan🥰🥰🥰🥰
Katherina Ajawaila
lily itu keibuan kalau ngk jonathan ngk sembuh sm lily
Katherina Ajawaila
bocil banyak gayanya tau2 an cinta
Katherina Ajawaila
coba thour buat mereka bersatu. kan seru 😜😜✌
Katherina Ajawaila
seru juga jadinya
Katherina Ajawaila
jgn. mau ly. ngk mutu egois jo
Katherina Ajawaila
cepetan aja lu buat surat pengunduran diri. pusing urus in masalah org terus
Katherina Ajawaila
harus ly, jgn mau di buat serepan tp status ngk jelas, udh punya istri suruh istrinya jadi sek luar dlm 🤫🤫🤫
Katherina Ajawaila
jonathan sebenar cita sm Lily dr pd bella y thour
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!