Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Si Anak Kepala Desa

Cinta Si Anak Kepala Desa

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Wanita Karir / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:161.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Vey Vii

Gwen, mendapatkan ujian dari sang ayah untuk tinggal di desa selama tiga puluh hari. Wanita itupun setuju demi mengembalikan kepercayaan sang ayah padanya.

Di desa, ia bertemu dengan Wira, anak kepala desa yang memiliki sifat menyebalkan. Gwen dan Wira sering kali bertengkar dan berdebat meski dalam hal-hal kecil. Namun setelah banyak waktu mereka lalui bersama, benih-benih cinta pun tumbuh secara diam-diam.

Keduanya belum sempat saling mengungkapkan sampai tiba saatnya Gwen harus segera kembali ke kota.

Bagaimana kisa mereka akan berlanjut? Akankah keduanya kembali bertemu dan mengungkapkan isi hati masing-masing?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vey Vii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harapan Dan Kekuatan

Gwen mengangkat kepalanya. Mahawira? Sebuah wajah terlintas di kepalanya. Benarkah nama yang ia dengar adalah nama dari seseorang yang sedang ia pikirkan?

Belum sempat Gwen bertanya untuk memastikan, seseorang yang sangat Gwen kenali berjalan menyusuri lorong rumah sakit ke arah mereka.

Gwen menatap laki-laki itu, laki-laki yang begitu ia harapkan kehadirannya saat ini.

"Wira," gumam Gwen pelan.

Saat mereka semakin dekat, Wira berlari dan langsung memeluk Gwen. Laki-laki itu menenggelamkan Gwen di dalam dadanya. Seketika, air mata Gwen tumpah. Wanita itu menangis sejadi-jadinya.

Gwen yang sejak awal berusaha keras untuk tidak mengeluh dan menangis karena ia harus tetap kuat untuk berdiri sendiri, kini tidak bisa lagi bertahan.

"Kau baik-baik saja? Tidak apa, aku disini," bisik Wira. Pedro pun berjalan menjauh, ia membiarkan Gwen menumpahkan segala keluh kesahnya.

Gwen tidak mengatakan sepatah katapun, ia hanya menangis, mengeluarkan seluruh air matanya, menumpahkan seluruh beban derita dan segala rasa sesak di dadanya. Bahu wanita itu berguncang hebat, Wira berusaha untuk menenangkannya.

"Kau bisa menangis sepuasmu, aku di sini," ucap Wira.

Melihat keadaan Gwen seperti ini, Wira amat sedih dan terpukul. Ia mengenal Gwen sebagai sosok wanita yang kuat dan mandiri. Namun jika Gwen sampai seperti ini, artinya ia telah mengalami hal yang sangat buruk hingga menghancurkan seluruh pertahanannya.

Hampir satu jam lamanya, Gwen hanya menangis di dalam dekapan Wira. Wanita itu hampir membuat seluruh pakaian Wira basah oleh air matanya.

Meski begitu, Wira tetap sabar membiarkan Gwen hingga wanita itu merasa puas dan tenang dengan sendirinya. Setelah tangisan mulai reda dan tubuh wanita itu berangsur tenang, Wira menjauhkan wajah Gwen dari dadanya dan menatap kedua mata sembab itu.

"Aku disini, aku bersamamu," ucap Wira. Gwen mengangguk.

Wira mengusap air mata Gwen dan merapikan rambutnya. Wira tahu, Gwen bahkan tidak sempat menyisir rambutnya yang berantakan. Wajahnya terlihat sangat pucat dan kelelahan.

Wira kembali memeluk Gwen, menyandarkan kepala wanita itu di pundaknya.

Saat melihat Gwen mulai tenang, Pedro kembali mendekat, meminta Wira mengantar Gwen ke ruangan yang sudah di sediakan.

Sebagai keluarga dari pemilik rumah sakit, Gwen mendapatkan ruangan khusus berupa kamar yang lebih layak di sebut hotel sebagai tempat beristirahat saat menjaga keluarga yang sedang dirawat.

Wira mengantar Gwen ke ruangan tersebut dan meminta wanita itu beristirahat.

"Tidurlah, aku akan menunggu di luar," ucap Wira setelah mengantar Gwen hingga ke tempat tidur. Namun saat Wira hendak pergi, Gwen menahan tangannya.

"Baiklah, aku akan di sini," ucap Wira.

Gwen pun membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur, Wira menutup tubuh Gwen dengan selimut dan membiarkan wanita itu memejamkan kedua matanya yang lelah.

Wira duduk di kursi di samping tempat tidur, ia menggenggam tangan Gwen sambil mengusap kepala wanita itu.

Wanita yang terlihat kuat dan tangguh, rupanya menyimpan banyak sekali derita dalam hidupnya.

Wira memang berasal dari keluarga sederhana, namun selama ini mereka hidup bahagia meski terkadang masih kekurangan. Rupanya, keluarga yang dilimpahi dengan kekayaan dan kemewahan, tidak selalu membawa kebahagiaan.

Wira sadar, bahwa harta memang tidak bisa menjadi patokan dalam keharmonisan. Ia bisa melihat dengan jelas dari wajah wanita yang terlelap di hadapannya.

Saat Wira meninggalkan Gwen sejenak untuk mengambil air minum, tiba-tiba Gwen menangis dalam tidurnya. Wanita itu terisak sambil memejamkan mata.

Wira mendekati Gwen dan berusaha membangunkannya, sepertinya mimpi buruk telah menghantui wanita itu.

"Tenanglah, tenang. Aku di sini," ucap Wira. Ia memberi Gwen segelas air putih.

"Aku harus melihat Papa," ucap Gwen.

"Tuan Theo baik-baik saja. Pedro menjaganya," jawab Wira.

Gwen akhirnya merasa tenang. Ia mengusap wajahnya dan meminum segelas air yang diberikan oleh Wira.

"Kau bermimpi buruk?" tanya Wira.

"Hmm." Gwen mengangguk.

"Tidak akan terjadi sesuatu yang buruk, kau hanya harus percaya bahwa semua akan baik-baik saja." Wira memeluk Gwen.

"Terima kasih," gumam Gwen.

Sebagai anak tunggal tanpa kerabat ataupun sanak saudara, Gwen merasa sendiri. Ia tidak memiliki siapapun yang bisa menjadi tempat ia bersandar. Ia tidak mudah mempercayai orang karena sering dikecewakan dan dimanfaatkan.

Dengan kehadiran Wira, Gwen seakan bisa pulih dengan cepat dari penderitaannya. Gwen merasa jauh lebih kuat menghadapi masalahnya.

Gwen beruntung, ia memiliki Pedro yang selalu ada untuk membantunya di saat suka dan duka. Dan kini, ia memiliki Wira yang bisa menenangkan dan menghangatkan hatinya.

...****************...

1
Rita Juwita
selalu seruu thor...
SNN 💠
/Good//Heart/
Srianriani Jaya
aku sngt suka novel yg eps x sedkit sperti ini😍
Fitri Riyani
Luar biasa
لا تفوت أي رجل
🤣🤣🤣 cocak
Irma Dwi
cuzzzz meluncur
Irma Dwi
ngak terasa udah ending ajah,,,


kurang gereget Thor endingnya, gimna reaksi kemala melihat Wira dan Gwen menikah, gimna Hana dan Clara d penjara, dan terpenting malam pertama Wira dan Gwen,

tp apapun itu karya othor luar biasa, GK bertele tele kayak film ikan terbang,

sukses selalu buat othor , ,
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Irma Dwi
wanita gila
Irma Dwi
semangat Gwen
Irma Dwi
bagus Gwen, jangan ngalah terus
Irma Dwi
setelah kehilangan baru terasa
Irma Dwi
adegan apa lagi ini, Felix apakah kamu masih ada di situ
Irma Dwi
jadi obat nyamuk felix
Irma Dwi
nyesek banget jadi Gwen, cinta sendiri
Irma Dwi
sebelum janur kuning, boleh tikung2 dikit lahh
Irma Dwi
udah mulai nyaman mereka berdua,,,,,
mari kita kawal sampai halal 🤭
Irma Dwi
Felix selalu mencairkan suasana
Irma Dwi
ehem ehem , Meleng dikit udah jadian tuh dua orang,,,,
Irma Dwi
kayaknya Wira juga ada rasa deh sama Gwen tp gengsi aja
Irma Dwi
ternyata Gwen yg jatuh cinta pertama,,,,
semoga ngak bertepuk sebelah tangan y Gwen ,,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!