Indonesia
NovelToon NovelToon
SUAMI YANG TERGADAI

SUAMI YANG TERGADAI

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:50.7k
Nilai: 5
Nama Author: balqis

Seorang pemuda biasa bernama Satria pemilik sebuah bengkel, bernasib mujur. bisa di bilang begitu karna
Ia mendapat tawaran dari seorang pelanggan nya untuk menikahi anak gadisnya yang cantik jelita.
Sang ayah berharap Satria bisa merubah watak putrinya yang arogan dan susah diatur.
Dengan imbalan yang menggiurkan.



Yasmin, terpaksa menerima tawaran ayahnya karna takut di usir dari rumahnya.

Setelah menikah, Satria mulai membatasi ruang gerak Yasmin, termasuk uang bulanan yang dia jatahkan.
Yasmin yang terbiasa hidup mewah merasa tidak tahan dan akhirnya memutuskan menggadaikan suaminya tersebut pada seorang pengusaha cantik yang kaya raya bernama Kirana.
Hal itu membuat Satria ingin memberi pelajaran pada Yasmine.

Suatu hari Yasmine baru menyesal saat melihat kebahagiaan suaminya dengan dengan istri barunya. Ia baru menyadari mulai menyukai Satria.

Yasmin semakin terpuruk saat mengetahui siapa Arya. sebenarnya.
Bagaimanakah akhir kisahn

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon balqis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 30

Satria menuruti saran sahabatnya.

Walaupun merasa enggan, akhirnya ia pulang juga.

Bu Lidia menyambutnya dengan wajah cemas.

'Kau kemana saja, Mama khawatir memikirkan mu."

"Seharusnya Mama mengkhawatirkan Yasmin. Kita tidak tau dimana dia sekarang."

"Mama tidak mau membahas tentang gadis itu lagi. harusnya kau bersyukur karena dia sudah pergi jauh dari kita. Dia hanya pembawa aib buat keluarga kita. untung saja semua cepat terbongkar, dan ini semua berkat Kirana..."

Satria semakin yakin kalau Yasmin pergi ada sesuatu yang di ucapkan Mamanya.

"Apa yang Mama lakukan kalau aku bilang kalau anak yang di kandung Yasmin adalah anak ku, darah daging Mama!"

Bu Lidia dan Kirana serentak memandang Satria.

"Itu tidak mungkin!" ucap Kirana.

Ia merasa terpukul oleh kenyataan itu.

"Apanya yang tidak mungkin? Kau tau kalau dia adalah istri pertamaku, dan karna dia pula akhirnya kau menjadi yang kedua."

"Tapi... ?" Kirana menghentakkan kakinya di lantai. Ia merasa sungguh kesal pada kenyataan itu.

"Mama yang tidak percaya! Yasmin sudah sempat tinggal dengan Bram. apalagi dia tidak berani berterus terang. Apa itu belum cukup sebagai bukti?"

"Lalu apa yang Mama katakan padanya hingga dia memutuskan untuk pergi?"

"Mama hanya minta dia menjauhi keluarga kita, terutama kamu."

Satria bertambah geram. Pantas saja Yasmin pergi.

"Entah Mama percaya atau tidak, anak yang di kandung Yasmin adalah cucu Mama!"

Satria berlalu ke kamarnya dengan kesal.

Kirana dan Bu Lidia duduk dengan kesal pula.

"Mama tidak suka Satria begitu terpengaruh oleh Yasmin."

"Aku juga, Ma. Tapi apa dayaku? Satria sudah hendak menceraikan aku"

"Itu tidak boleh terjadi. Kita harus memikirkan cara agar kamu tidak jadi bercerai dengan Satria."

Kirana merasa mendapat dukungan.

Ia merasa sementara waktu hubungannya dengan Satria aman karena Mama Lidia berada di pihaknya.

Sudah sebulan sejak Yasmin pergi meninggalkannya. Satria hanya bisa menahan kerinduannya, Tidak ada lagi ada acara panjat jendela hanya untuk melewatkan malam panas penuh cinta bersama Yasmin.

Kepergian Yasmin membawa separuh jiwanya.

Satria menjadi irit bicara, ia hanya menjawab iya, dan tidak apa pun yang di katakan Mamanya.

Terhadap Kirana pun ia pasrah saat gadis itu menolak perpisahan mereka.

"Aku ingin menemanimu di saat -saat sulit ini, ijinkan aku tetap di sampingmu, aku juga ingin menyembuhkan lukamu. Aku tulus mencintaimu, Sat.. Beri aku kesempatan untuk membuktikannya."

Satria masih terdiam.

"Cobalah memberinya kesempatan, kau tidak akan menemukan cinta yang lain kalau kau tidak membuka hatimu." bujuk Bu Lidia.

Satria hanya mengangguk.

Walaupun ia setuju membatalkan pernikahannya dengan Kirana. Satria jarang pulang. Ia lebih suka menghabiskan waktunya bersama Bara dan anak buahnya yang lain.

Kirana berusaha meraih hati Satria, namun pria itu tetap dingin padanya. Bukan kepada Kirana saja. Tapi kepada semua wanita yang berusaha mendekatinya. Satria seperti batu es yang tidak bisa mencair lagi.

Hingga suatu saat ia memutuskan untuk hijrah keluar negeri.

"Mama tidak setuju, kau tidak boleh meninggalkan Mama lagi, Sat...!"

"Aku ingin menenangkan diri, Ma."

"Kenapa harus keluar negeri? Disini juga bisa. Kita tidak akan mengganggumu. Iya, kan Kiran?"

Kirana hanya bisa mengangguk pasrah.

"Aku tidak bisa!"

"Lalu sampai kapan kau akan meninggalkan Mama?"

"Aku juga juga tidak tau persis. Mama tidak usah khawatir, masalah pekerjaan aku sudah serahkan pada Bara."

Lima tahun kemudian...

Di sebuah komplek, terlihat seorang wanita yang sudah memakai baju kerja sedang berlarian mengejar bocah laki-laki sambil membawa makanan.

"Ray tidak mau makan!" bocah yang berumur empat tahun itu menutup rapat mulutnya.

"Ayo dong sayang.. Mama akan sedih kalau Ray tidak mau makan, Mau, Mama menangis?"

Bocah itu membuka mulutnya lebar.

"Gitu, dong.. Baru jagoan Mama."

Mereka adalah Yasmin dan putranya Rayyan.

Sejak memutuskan pergi dari rumah Satria, ia mengadu nasib hidup di kota lain.

Dengan perut yang semakin membesar.. Ia mencoba mencari pekerjaan. susahnya tidak ada yang mau menerima perempuan bunting jadi pegawainya.

 Berbagai Yasmin jalani demi melangsungkan hidupnya. Dari menjual sayur keliling, sampai tulang cuci keliling. Apapun dia lakukan asalkan halal.

Ia tetap bersemangat karena bayi dalam kandungannya.

Disaat usia kandungannya mencapai tujuh bulan, seorang pelanggannya menawarkan pekerjaan.

"Mbak, daripada tiap hari nyuci seperti itu, coba bantu saya. Kebetulan saya punya usaha konfeksi kecil-kecilan. Kasian mbak sedang hamil begitu."

"Iya, saya mau Bu."

Mulai saat itu Yasmin bergabung.

Karna memang dia bakat. Yasmin cepat menguasai pekerjaannya, bahkan dia mampu memunculkan ide-ide baru.

Disaat usia Rayyan satu tahun. Bersama seorang sahabat dekatnya yang bernama Dilla, Yasmin membuka usaha sendiri. Tanpa di sangka usahanya maju pesat.

Usahanya semakin terkenal. Ia mendapat tawaran kerjasama dari beberapa perusahaan.

Nama "Yas Design" yang menjadi brand nya semakin di kenal orang.

Yasmin menyewa tempat yang lebih besar. Iapun harus mempekerjakan lebih banyak karyawan.

Yasmin menitipkan Rayyan pada ibu kost nya yang sudah di anggapnya keluarganya sendiri.

"Yas, Rayyan semakin aktif, mungkin ada baiknya kau masukkan dia di play group."

usul Dilla.

'Kau benar, coba aku carikan tempat yang cocok."

"Kau tidak ingin kembali pada Satria?"

Pertanyaan Dilla membuat Yasmin menarik nafas panjang.

"Aku tidak berani, Dil.."

"Tapi bagaimana dengan Rayyan? Suatu saat dia pasti mencari sosok papanya."

"Aku tau itu, tapi selagi masih bisa di akali, aku tidak memikirkannya." jawab Yasmin.

Tak di pungkiri, terkadang Yasmin merasakan kerinduan yang amat dalam pada Satria. Ia tidak bisa melupakan ayah dari anaknya itu.

Tapi mengingat betapa Bu Lidia membencinya, membuat Yasmin tidak punya nyali hanya untuk sekedar memikirkannya.

Yasmin semakin sibuk dengan pekerjaannya. Ia banyak menanda tangani kerjasama dengan perusahaan besar. Ia juga sudah bisa menyewa rumah yang cukup layak.

"Dila, bisa tolong anterin Rayyan ke sekolahnya besok pagi? Aku ada pertemuan dengan perwakilan dari sebuah perusahaan baru, tapi cukup di kenal."

"Oh, ya? Syukurlah, akhirnya perjuanganmu selama ini tidak sia-sia." ucap Dilla terharu. Ia sangat tau kisah hidup Yasmin.

"Ini bukan hanya keberhasilan ku, tapi keberhasilan kita." Yasmin memeluk Dilla.

Gadis itulah yang selalu setia menemaninya semenjak ia hidup susah sampai sekarang.

Dia pun menyayangi Rayyan seperti Yasmin menyayanginya.

Pagi sekali Yasmin sudah berdandan rapi.

Ia memoles sedikit wajahnya dengan make up tipis.

Rayyan sampai terpana di depannya.

"Mama cantik sekali, sama kayak Bu guru."

ucap Rayyan sambil mengerjapkan matanya.

"Beneran Mama cantik?" Yasmin berjongkok di depannya.

Rayyan mengangguk lucu.

"Apa Mama mau ketemu papa?"

Yasmin terkejut oleh pertanyaan putranya.

"Ray dapat dari mana kata-kata itu?" tanyanya lembut. ia tidaak mau membuat bocah itu ketakutan.

"Soalnya, teman-teman Ray semua punya papa. Kenapa Ray tidak ada?" pertanyaan polos dari Rayyan itu sukses membuat Yasmin bungkam.

Ia tidak tau cara menjelaskan yang benar pada putranya itu.

Dilla melirik Yasmin sejenak.

Ia tau Yasmin sedang kesulitan mencari jawaban dari pertanyaan Rayyan.

"Papa Ray ada kok..." kata Yasmin asal.

"Dimana?" tanya Rayyan lagi.

Yasmin kembali di buat terdiam.

"Sekarang mungkin kau bisa membohonginya, tapi semakin dia besar. Kau akan semakin sulit menjawab setiap pertanyaan nya." ucap Dilla.

"Papanya Ray... Lagi pergi jauh!"

Bocah tampan itu memicingkan mata seperti kebiasaan Satria.

Segala tingkah polahnya mengingatkan Yasmin pada Satria.

"Kapan datangnya? Ray ingin bermain dengan papa." rengek anak itu.

Dengan susah payah ia membujuk anaknya untuk pergi ke sekolah.

"Kali ini kau masih bisa memberinya jawaban, tapi tidak hari lain. Katakanlah yang sebenarnya." desak Dilla.

Yasmin mengawasi putra ya dengan wajah gelisah.

"Apa tanggapan Satria kalau tau dia sudah punya seorang putra yang tampan dan sangat mirip dengannya, dari rambut, hidung, pipi, bahkan cara jalannya pun sama." desah Yasmin.

Ia bergegas bangkit. setelah memeriksa beberapa berkas yang di perlukan dalam tasnya. ia menjalankan motornya dengan perlahan.

Selalu dan selalu minta dukungannya!!

.

1
Shifa Burhan
novel karya wanita 100% tidak akan pernah bersikap adil
*biang kerok konflik novel ini adalah Yasmin, bukan nya minta maaf, dan berjuang untuk satria tapi Yasmin malah sok paling benar sok paling tersakit, selalu bersikap semaunua, sikap selalu melukai satria, novel sama sekali tidak ada perjuangan dari Yasmin tapi merasa paling berjuang, dia biang kerok masalah tapi merasa paling tersakiti,

*satria korban keegoisan dan kemunafikan Yasmin tapi kiria author memutar balik fakta seolah satria yang salah dan satria yang dibuat mengemis dan berjuang untuk Yasmin

dan parah author membela semua kelakuan Yasmin (cerminan diri author)

*ku tantang kau Thor kau survey sejuta lelaki mana pun, aku yakin 100% lelaki lebih memilih Kirana jadi istri dari pada Yasmin lebih baik memilih wanita kayak Kirana yang mau berjuang dan bertahan selama bertahun-tahun dan mau berkorban untuk kita dari pada wanita kyak Yasmin yang munafik
Nila
makasih ya Thor untuk karya terbaiknya. Aku suka banget ceritanya 👍💪💪❤️❤️
balqis: makasi juga sayang.. sudah menghargai ksryaku
total 1 replies
Nila
moga Yasmin berhasil 💪💪💪
Nila
semangat Edgar. didik anakmu dengan baik biar nggak salah jalan seperti ibunya
Nila
lanjutkan Thor
Nila
Alhamdulillah
Nila
Satria nggak seru ya
Nila
Aku suka Satria dengan Yasmin
Nila
Biarkan Yasmin dengan Satria Thor. Kewajiban Satria meluruskan jalan istrinya bukan malah menikah dengan Karin. Itu sangat salah. Dia sudah janji bada ayah Yasmin
Nila
Alhamdulillah sudah sadar
Nunung
Akhirnya Bram merasakan juga hidup di penjara....akhir yang bahagia semua berbahagia....selamat untuk Dilla dan Adam akhirnya bersatu juga ...ya TAMAT ya Thor tak apalah tamat juga semua sudah berbahagia ..akhirnya rayyan akan punya adik lagi selamat untuk Yasmin dan satria.....see you ❤️❤️ semangat 💪💪💪 terimakasih
Defi
Thor udah tamat aja, terlalu cepat gak sih jalan ceritanya dibuat tamat 🤔😄
Defi
semoga saja ketegasanmu itu berbuah penyesalan ya
Defi
biarkan saja Yasmin hidup tenang, karena saat denganmu dia selalu diterpa masalah karena kamu menye-menye Sat tidak tegas sehingga berimbas pada keselamatannya
Defi
Yasmin berikan saja pada Bara, sebencinya Bara padamu pasti dia akan berfikir logis kalau untuk kebebasan Satria.. kalau Satria mencintaimu dia pasti akan mencarimu tapi jika tidak hiduplah dengan damai meskipun tanpa Satria dan Rayyan
balqis: Good...👍👍
total 1 replies
Nunung
Semoga om Bram cepat terbongkar kejahatan nya dan cepat masuk penjara..,dan Yasmin bisa berkumpul kembali bersama satria dan keluarga kecilnya.....makasih dah mau up aku selalu menanti see you ❤️❤️ moga selalu sehat Aamiin 💪💪 ya Thor.
Nunung: Bosan sih gak tapi justru makin penasaran Thor ceritanya apa lagi tentang Yasmin dan satria....makasih ya dah mau up aku tunggu loh..see you ❤️❤️ ....lopyou deh sekebon buat othor nya🤭🤭
total 2 replies
Defi
semoga saja Edgar tidak ingkar janji dan Bram tidak mengawasi mereka
Defi: tetap semangat othor 💪
total 2 replies
Defi
sudah pernah diingatkan oleh Satria, kamu saja yang bodoh berkorban untuk hal yang sia-sia
Defi
Hadehh, ingat Bu Lidia yang salah sebenarnya itu anda. coba dulu anda tidak melarang Satria untuk menceraikan Kirana, hal seperti ini tidak akan pernah terjadi
Defi
padahal udah benar Sat kamu gak perlu lagi berhubungan dengan Kirana maupun Dio tapi karena Kamu gak pernah bisa tegas akhirnya Yasmin selalu menjadi korban
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!