Indonesia
NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Tubuh Putri Mahkota

Transmigrasi Ke Tubuh Putri Mahkota

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Time Travel / Fantasi
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Aurora.playgame

⭐ Novel dengan 20 BAB Terbaik 🏆🏅 ⭐

Mati konyol di dunia modern, jiwanya justru bertransmigrasi ke tubuh seorang gadis lemah yang dijadikan bidak catur. Keluarganya sendiri menjualnya ke istana demi harta dan posisi, sementara sang Putra Mahkota mendominasi pernikahan mereka sebagai transaksi dingin demi takhta.
Semua orang mengira dia akan pasrah dan hancur di dalam lingkaran intrik istana. Namun, mereka tidak tau bahwa jiwa di dalam tubuh itu bukan lagi gadis penurut yang bisa diinjak-injak.
Saat keluarga yang memanfaatkannya dan calon suami yang meremehkannya mulai menyadari perubahan drastis dalam dirinya, permainan kekuasaan di istana berubah total.

Akankah sang calon putri mahkota melarikan diri membawa kebebasannya, atau justru membalikkan keadaan dan merebut seluruh isi istana?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora.playgame, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 29: Putri Mahkota Shen Yue

Kini, Ibu kota Kekaisaran berada dalam kemeriahan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sepanjang jalan utama yang menghubungkan Kediaman Jenderal Shen menuju Istana Timur dihiasi kain sutra merah menyala dan lampion emas.

Rakyat jelata berkumpul di tepi jalan sejak fajar, mereka bersorak-sorai menyaksikan prosesi pernikahan paling spektakuler dalam dekade ini.

Hari itu, dua tandu pernikahan meluncur dari dua arah berbeda menuju gerbang Istana Timur: Tandu Kencana Naga Emas milik Shen Yue sebagai Putri Mahkota Utama, dan Tandu Sutra Merah Muda milik Lin Wanru sebagai Selir.

Sebelumnya...

Di dalam Paviliun Barat Kediaman Shen, Shen Yue berdiri di depan cermin perunggu raksasa. Ia mengenakan gaun pengantin kekaisaran sembilan lapis yang disulam benang emas murni dengan motif Burung Phoenix Terbang, lambang keagungan tertinggi seorang Putri Mahkota.

Mahkota emas seberat lima kati bertatahkan batu giok merah tua bertengger anggun di atas sanggulnya.

Qingzhu yang berdiri di belakangnya meneteskan air mata haru sambil merapikan sisa sulaman di pinggang Shen Yue.

"Nona Muda... Anda terlihat sangat megah dan anggun," bisik Qingzhu penuh rasa takjub. "Hamba tidak pernah membayangkan hari ini akan tiba."

Shen Yue memandangi bayangannya di cermin. Wajahnya yang memikat dipadu tatanan rias kekaisaran memancarkan aura dingin, dominan, dan tak tersentuh.

"Qingzhu, hari ini bukan sekadar pernikahan biasa. Ini adalah gerbang masuk menuju papan catur yang sesungguhnya. Mulai hari ini, setiap langkah kita di Istana Timur adalah pertaruhan nyawa."

"Hamba mengerti, Putri Mahkota!" sahut Qingzhu.

Di teras depan Kediaman Shen, Jenderal Shen Longwei berdiri mengawasi rombongan pengawal kekaisaran. Saat Shen Yue melangkah keluar, mata sang Jenderal senior membendung genangan air mata.

Ia melihat sosok putri penakut yang dulu sering menangis di pojok kamar, kini telah bertransformasi menjadi wanita paling kuat yang siap menguasai istana.

"Yue-er," panggil Shen Longwei dengan suara berat. "Ingatlah pesan Ayah. Jika ada siapapun di Istana Timur, termasuk Putra Mahkota, yang berani merendahkanmu atau melukaimu, 300.000 Pasukan Serigala Hitam di perbatasan akan selalu berdiri di belakangmu!"

Shen Yue membungkuk hormat dengan gerakan yang sangat sempurna. "Terima kasih, Ayah. Aku tidak akan pernah mempermalukan nama Keluarga Shen."

Kini...

Gerbang Utama Istana Timur terbuka lebar. Trompet perunggu dan drum raksasa bergema membelah langit.

Di aula utama perjamuan, Kaisar, Permaisuri dan Ibu Suri duduk di singgasana tertinggi, dikelilingi oleh belasan menteri senior, pangeran kekaisaran, dan keluarga bangsawan.

Di tengah aula, Zhao Xiao berdiri mengenakan gaun pengantin emas berbordir naga. Wajahnya tampan namun memancarkan ketegangan yang kentara.

Di sebelah kirinya berdiri Lin Wanru yang mengenakan gaun selir berwarna merah muda menyala. Wajah Lin Wanru tertutup kain tipis, tetapi matanya memancarkan kebanggaan karena berhasil masuk ke Istana Timur.

Namun, seluruh perhatian aula seketika teralih saat pintu gerbang terbuka.

Shen Yue melangkah masuk.

Setiap gerakannya memancarkan wibawa alami. Jubah merah emasnya menjuntai sepanjang lima langkah di belakangnya. Ia berjalan menyusuri karpet merah bagaikan seorang penguasa yang sedang menginspeksi wilayah kekuasaannya sendiri.

Para menteri dan bangsawan pun berbisik-bisik penuh kekaguman.

"Lihatlah Putri Mahkota Shen Yue... keagungannya benar-benar setara dengan Ratu!"

"Bahkan dalam gaun pengantin, auranya begitu menekan!"

Zhao Xiao tertegun sejenak saat melihat Shen Yue berjalan mendekat. Ada rasa kagum yang tak disadarinya menjalar di dada, namun gengsi dan prasangkanya membuat ia kembali menegakkan wajahnya.

Sesuai aturan kekaisaran, dalam pernikahan ganda, Putri Mahkota Utama akan memimpin seluruh ritual penghormatan kepada Kaisar dan Ibu Suri, sementara Selir Agung hanya berdiri satu langkah di belakang sebagai pengikut.

"Penghormatan pertama kepada Langit dan Bumi!" seru Kasim Agung.

Shen Yue membungkuk anggun, sementara Lin Wanru mengikuti gerakan tersebut dengan hati yang terbakar cemburu.

Lin Wanru menyenggol pergelangan tangan Zhao Xiao dengan lembut, dan mencoba menarik perhatian sang Putra Mahkota agar mengandeng tangannya. Namun, Zhao Xiao tidak berani membuat gerakan ceroboh di hadapan pandangan tajam Kaisar.

"Penghormatan kedua kepada Yang Mulia Kaisar dan Ibu Suri!"

Kaisar tersenyum puas menatap Shen Yue. "Berdirilah. Hari ini Istana Timur telah mendapatkan pendamping yang paling tepat. Yue-er, bawa integritas dan kecerdasanmu untuk menjaga keharmonisan dan kejujuran di istana ini."

"Hamba mematuhi titah Yang Mulia Kaisar," sahut Shen Yue.

Saat ritual minum anggur pernikahan (Hejinjiu) dilaksanakan, Zhao Xiao melangkah mendekati Shen Yue. Tangan mereka tak sengaja bersentuhan saat memegang cawan emas.

"Shen Yue," bisik Zhao Xiao dengan nada rendah yang hanya bisa didengar oleh mereka berdua, "kau mungkin memenangkan posisi Putri Mahkota dan dukungan Ayahanda... tapi jangan pernah berharap kau bisa menyentuh hatiku."

Shen Yue menyunggingkan senyuman tipis yang sangat dingin, lalu menatap langsung ke dalam manik mata Zhao Xiao tanpa sedikit pun terluka.

"Yang Mulia Putra Mahkota," balas Shen Yue dengan berbisik, "hamba berada di sini untuk memegang kendali atas hukum dan kekuasaan Istana Timur, bukan untuk mengemis kasih sayang pria yang matanya mudah dibutakan oleh manipulasi rendahan. Simpanlah hatimu itu untuk Nona Lin."

Zhao Xiao terhenyak kaku. Kata-kata Shen Yue menghantam hatinya bagaikan gada besi!

"Beraninya dia berkata begitu."

Bersambung...

1
Dewi Habibah
lagi donk😍
Aurora: Siap... othor up besok ya... 🤗
total 1 replies
merry
gpp si lkimu agk pengecut dan buta gk tau mn tipu muslihat,, asal ceraikan selir jgn ambil selir ckp satu istri sah ajjj🤭🤭🤭🤭
Aurora: di jamannya punya istri banyak itu sudah biasa, apalagi keluarga kerajaan 😅🤭
total 1 replies
merry
jgn smpai kmu ksh kesucian kmu putri gk ikls wlpun hak mslhnya lkimu pyn bini muda,,, 🤭🤭🤭🤭licik lggg
merry
moga cerai lh sm suami mu yg pengecut bodoh itu 🤭🤭🤭🤭
merry
penghianat ap cb bos kau ajj nikh istri mu sexgus nkhin kekasih gelapmu,, mls dech sm kmu atrnn she Yue nkh sm kakak mu itu
merry
tumis rebung enk bgtt ap lg yg ada ruas ya itu 🤭🤭🤣🤣
Aurora: bener, renyah n lembut...🤗
total 1 replies
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
aku lanjut baca lagi nanti . Kren k👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!