Indonesia
NovelToon NovelToon
The CEO'S Speed Limit

The CEO'S Speed Limit

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / CEO
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: seasoulune

Raelyn Elamora, mahasiswi cerdas yang keras kepala dan doyan balapan liar, mendadak lemas saat sang papa menjodohkannya demi melunasi utang. Calon suaminya adalah Alvarez Arran Danadiaksa CEO muda super dingin dan cekatan yang menguasai bisnis sekota. Raelyn bersumpah tidak akan tunduk pada si "balok es," sementara Alvarez punya seribu cara pintar untuk menjinakkan istri liarnya. Apakah si kepala batu bisa meluluhkan hati si raja es?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon seasoulune, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 4

Matahari pagi baru saja meninggi ketika Raelyn melangkah masuk melalui gerbang kampus. Ritme hidupnya kembali ke jalur semula, seolah-olah pesta pernikahan megah yang dihadiri para pejabat dan pengusaha top tadi malam hanyalah mimpi di siang bolong.

Raelyn berjalan dengan gaya cuek khasnya: celana jins robek di lutut, kaos hitam polos, dan jaket jins longgar. Bedanya, kini ada sebuah cincin bermata berlian melingkar manis di jari manis tangan kirinya.

Sebuah cincin yang sengaja tidak dia lepas karena ancaman Alvarez yang berkata, "Jika cincin itu hilang, aku akan membeli kampusmu dan menjadikannya lahan parkir."

Begitu Raelyn mendudukkan diri di bangku pojok kantin, dua sahabat kentalnya sejak zaman SMA, Tisha dan Angel, langsung menyergapnya dengan tatapan mata yang lapar akan gosip.

"Lyn! Kok lo udah masuk kuliah aja sih?!" tanya Tisha setengah berteriak, matanya melotot menatap Raelyn dari ujung kepala sampai ujung kaki.

Raelyn yang sedang menyedot susu kotak rasa cokelat hanya bergumam malas, "Hm."

Angel, yang sifatnya jauh lebih jahil, langsung menyenggol lengan Raelyn dengan senyum penuh arti. Matanya melirik ke arah cincin di jari Raelyn.

"Gimana malam pertamanya, Nyonya Danadiaksa? Sukses bikin kulkas berjalan itu meleleh?" goda Angel dengan nada berbisik yang sengaja dibuat-buat.

Wajah Raelyn mendadak memerah. Detak jantungnya mendadak berantakan mengingat wajah Alvarez yang tadi pagi sempat dia lihat di meja makan.

Namun, rasa gengsinya jauh lebih besar.

"Diem lo!" sentak Raelyn panik, matanya bergerak liar menatap sekeliling kantin, takut ada mahasiswa lain yang mendengar ucapan Angel. "Kecilin suara lo, Ngel! Kalau ada yang denger bisa geger satu kampus!"

Angel langsung menutup mulutnya dengan kedua tangan, menunjukkan ekspresi bersalah yang dibuat-buat, meski matanya masih berkilat jenaka.

Raelyn menghela napas panjang, lalu memajukan tubuhnya agar suaranya hanya bisa didengar oleh kedua sahabatnya.

"Lagian, gue juga gak sekamar sama dia," jelas Raelyn dengan volume suara yang sangat rendah.

Mendengar hal itu, Tisha dan Angel kompak memajukan kepala mereka. Wajah mereka berdua dipenuhi rasa tidak percaya yang luar biasa.

"Maksudnya?!" Tisha melotot, nyaris berteriak lagi namun berhasil dia tahan. "Suami istri tapi gak sekamar? Yang bener aja lo, Lyn!"

Raelyn mengangguk santai, kembali menyedot susunya sampai mengeluarkan suara habis yang berisik. "Hmm."

"Kok bisa?" tanya Angel penasaran.

"Toh juga ini pernikahan bisnis. Jadi, gue cuma perlu menjaga nama baik Alvarez dan akting kalau lagi di depan orang tuanya aja. Di luar itu, kita bebas. Dia punya urusannya sendiri, gue juga punya urusan gue sendiri. Adil, kan?" jelas Raelyn dengan nada bicara yang tegas, seolah-olah dia sedang mempresentasikan proyek akhir kuliahnya.

Angel menggeleng-gelengkan kepalanya, menatap Raelyn dengan pandangan takjub sekaligus prihatin.

"Tapi sumpah ya, Lyn... gak nyangka gue lo udah nikah. Walaupun cuma bisnis, tapi status lo sekarang itu udah jadi istri orang, woi!"

"Iya, bener banget," timpal Tisha, raut wajahnya mendadak berubah menjadi agak serius.

Dia menopang dagunya dengan kedua tangan, menatap Raelyn lekat-lekat.

"Padahal dulu lo anti banget sama yang namanya cowok. Apalagi setelah lo putus dari Elang lima tahun lalu waktu kita masih SMA."

Mendengar nama itu disebut, gerakan tangan Raelyn yang hendak merapikan rambutnya mendadak membeku.

Elang.

Nama yang sudah sangat lama tidak dia dengar, namun selalu berhasil meninggalkan sedikit rasa tidak nyaman di hatinya.

Mereka bertiga sudah berteman sejak duduk di bangku SMA, jadi Tisha dan Angel tahu betul bagaimana hancurnya Raelyn saat itu.

Elang adalah cinta monyet sekaligus pacar pertama Raelyn. Hubungan mereka harus berakhir dengan tragis tepat setelah kelulusan SMA karena Elang memilih untuk melanjutkan kuliah di luar negeri.

Alasan klasiknya? Elang mengaku tidak bisa menjalani hubungan jarak jauh atau LDR. Pria itu memilih memutuskan hubungan secara sepihak daripada harus menahan rindu menyeberangi lautan.

Kejadian itu jugalah yang mengubah Raelyn dari gadis manis menjadi gadis yang super tegas, mandiri, dan sangat keras kepala terhadap laki-laki.

Raelyn buru-buru mengubah ekspresi wajahnya menjadi sedatar mungkin. Dia tidak mau menunjukkan bahwa nama itu masih memiliki pengaruh dalam hidupnya.

"Udah deh, jangan bahas yang lalu," ucap Raelyn ketus, memotong pembicaraan sebelum Tisha menggali lebih dalam. "Itu cerita lima tahun lalu. Sekarang fokus gue cuma satu: selesain revisi skripsi, lulus, terus bebas."

"Bebas dari Alvarez maksudnya?" tanya Angel polos.

Raelyn terdiam sejenak. Apakah dia benar-benar ingin bebas dari pria itu?

"Ya... begitulah," jawab Raelyn ragu, sebuah jawaban yang bahkan tidak bisa meyakinkan dirinya sendiri.

1
Muchammad Shobris
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!