season 1
kisah antara Sita Farhan karin dan alan
pernikahan karena keadaan ..
seperti apa kehidupan yang akan dijalani karin ??
season 2
menceritakan tentang kisah asmara Alan setelah dia ditinggal oleh karin ..
ini akan menjadi kisah yang panjang jadi mohon bersabar ya para pembaca yang baik hati ❤
teman teman tinggalkan jejak ya komen dan jangan lupa like ❤❤
ini karya pertamaku mohon maaf bila masih banyak kesalahan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayyuarfiah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
arumi dan amira
Acara pemakaman semua anggota keluarga dan kerabat dan teman teman karin pun turut hadir disana
Alan juga merasakan kesedihan walaupun dia tidak bisa menghampiri dan membantu memberi sedikit ketenangan untuk karin
Alan dan karin hanya saling pandang mata tatapan karin yang sangat sendu air matanya seakan kering karena menangis
Farhan terlihat tegar di mata orang lain
Farhan tidak mengeluarkan air matanya sedikitpun di depan semua orang farhan hanya diam dengan tatapan yang menyedihkan
Kini pemakamaan sudah selesai semua orang sudah pulang hanya tinggal karin orang tuanya dan farhan
Nak mari kita pulang kasihan anak anakmu dirumah "kata ayah mengusap pundak farhan
Farhan hanya menangguk dan berdiri mengikuti mertua dan adik iparnya berjalan keluar dari area pemakaman..
Saat sampai didepan rumah terdengar si kembar sedang menangis karin menatap ke kedua orang tuanya sambil menangis dan berlari menghampiri anak anak kakaknya..
Di timang2nya si kembar dalam pelukan karin di ciumnya kening si kembar dengan penuh rasa sedih..
Ayah karin melihat dari jauh dan menangis melihat kesedihan di matanya..
Farhan kamu harus kuat nak demi anak anakmu"kata ibu kepada farhan
Farhan tak berkata apapun dia hanya mengangguk dan diam
Nak siapa nama anak anakmu segera berilah dia nama juga"kata ibu lagi
Arumi dan amira
Arumi nasha arsita
Amira nasha arsita
Nama itu diberikan oleh sita"kata farhan dengan tatapan kosong tanpa melihat ke arah ibunya
Ibunya menutup mulut dan menangis terisak
Ayah yang mendengar percakapan itupun turut menangis tapi tidak untuk farhan
Farhan tidak mengeluarkan air matanya di depan orang dia mencoba setegar mungkin di hadapan orang bahkan mertuanya sekalipun
Malam sudah larut karin dan ibu masih disibukan dengan arumi dan amira
Saat bayi bayi sudah tertidur ayah menghampiri karin dan ibu
Ayah mengusap kepala karin dan berkata
Karin kamu menikahlah dengan farhan kasihan anak anak ini lihat mereka sangat butuh kasih sayang seorang ibu.. apa kamu sanggup melihat mereka tumbuh tanpa seorang ibu dan kasihan farhan dia bahkan belum makan apapun dari kemarin dia pasti sangat sedih dan binggung mengurus anak anaknya nantii"kata ayah
Karin tidak menjawab perkataan ayahnya karin hanya memandangi bayi bayi mungil yg sedang tidur air mata karin kembali menetes entah apa yang akan dia lakukan nanti
Ayah tidak memaksamu karin sekrang istirahatlah dlu"kata ayah seraya meninggalkan karin dan juga ibu di sana
Karin memeluk ibu dan menangiss
Karin mempunyai kekasih bagaimana dia akan menikah dengan orang lain tapi bagaimana nasip anak anak ini nanti "karin bertanya pada dirinya sendiri dan masih saja terisak
Sampai pagipun karin tak tidur sama sekali
Farhan duduk dibelakang rumah karin dan ibu membawa arumi dan amira menempatkan disampimg farhan
Farhan duduk dibangku dan anak anaknya tertidur di box bayi tepat disamping farhan
Farhan melihat ke dua anaknya dan tersenyum pahit kemudian tatapannya kembali lurus dan kosong
Dari dalam rumah karin melihat farhan dan anak anaknya..
Ayahnya menghampiri
Karin semua keputusan ada padamu ayah sama sekali tidak memaksamu tapi tolong gunakan hati dan pikiranmu "kata ayah
Pikirkan nasip anak anak itu..mari bu kita tinggalkan karin agar dia bisa memikirkan keputusan yang terbaik "kata ayah menuntun istrinya meninggalkan karin
Karin hanya terdiam menatap keluar
Karin mengubah pandangannya kesebuah foto
Foto sita masih disna dengan senyum manisnya
Saat sita tengah memandan foto itu ponsel karin berbunyii
📞alan memanggil....
Karin memandang ponsel dan beralih ke foto sampai beberapa saat
Ponsel karin terus berbunyii alan masih tetap menunggu karin mengangkat telfonnya
Akhirnya karin mematikan telfon alan dia memilih sita...
Ayah aku akan menikah dengan kak farhan"kata karin ke pada ayahnya
Sedangkan farhan tidak berbuat apapun selain diam dan mengikuti kemauan mertuanya
Karena besok farhan harus pulang hari ini juga mereka menikah tidak ada pembicaraan antara karin dan farhan mereka menandatangani surat pernikahan ..
Karin tidak memberi tahukan kepada alan
bahwa dia menikah dengan farhan
semua berjalan begitu cepat
semangat KK berkarya nya
secara mega makannya banyak hahahaaa
itu si Julia jg ngak ada kerjaan, ngikutin Karin terus, ngapain jg pake muka sok2 nyentil2 begitu.
temanmu yg laki loe sadarin, berjuang, jgn pasrah aza, berarti Karin ngak trlalj penting buat Farhan, kalau hanya bersikap pasrah, Julia trlalu sibuk ngurusin masalah org,