Indonesia
NovelToon NovelToon
Dipecat Dan Dicampakkan Aku Jadi Juragan Desa

Dipecat Dan Dicampakkan Aku Jadi Juragan Desa

Status: tamat
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:44.3k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Dipecat dari pekerjaan kota dan dicampakkan oleh kekasihnya dalam satu hari membuat Aditya Pratama, seorang pemuda yatim piatu, tidak punya pilihan selain pulang ke desa untuk mengolah tanah warisan orang tuanya yang sangat luas. Namun, usaha perkebunan dan peternakannya berujung kegagalan total hingga uang tabungannya ludes tak bersisa. Di tengah rasa putus asa dan kebingungan menghadapi masa depan, sebuah fenomena gaib memberinya pencerahan berupa Sistem Perkebunan dan Peternakan yang mengubah tanah gersangnya menjadi ladang emas serta menarik perhatian wanita-wanita cantik di sekitarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

​Srak. Srak.

​Suara cangkul yang mengikis tanah terdengar berirama di dalam Rumah Kaca Energi Murni.

​Adit menyeka keringat yang menetes di ujung pelipisnya.

​Meskipun cuaca di luar cukup terik, udara di dalam bangunan kaca ini terasa sangat sejuk dan menyegarkan.

​"Luar biasa," gumam Adit pelan.

​"Tanah di sini terasa jauh lebih gembur dan kaya nutrisi dibandingkan area luar."

​Adit menunduk, membuka sebuah kantong kain kecil yang ia beli dari Toko Sistem Area Elit tadi malam.

​Di dalamnya, terdapat sepuluh butir benih yang memancarkan pendar cahaya hijau keemasan.

​[Item: Benih Melon Spiritual Kelas Atas.]

[Harga: 500 Poin Pengalaman per butir.]

​"Harganya memang gila-gilaan," keluh Adit sambil menggelengkan kepalanya pelan.

​"Tapi sistem menjamin rasanya setara dengan buah yang disajikan untuk para dewa."

​Dengan hati-hati, Adit memasukkan benih-benih itu ke dalam lubang tanah yang telah disiapkan.

​Satu per satu, sepuluh benih berharga itu tertanam rapi.

​Ia kemudian meraih kaleng penyiram yang sudah diisi dengan air dari irigasi spiritual.

​Byur.

​Air jernih membasahi tanah yang baru ditanami tersebut.

​Tiba-tiba, tanah di sekitar benih itu bergerak pelan.

​Srett.

​Sebuah tunas hijau kecil menembus permukaan tanah hanya dalam hitungan detik.

​Mata Adit membulat melihat kecepatan pertumbuhan yang tidak masuk akal itu.

​"Sistem tidak berbohong soal efek percepatan pertumbuhan 50% dari rumah kaca ini," gumamnya takjub.

​"Dengan kecepatan ini, melon-melon itu akan siap panen dalam waktu kurang dari lima hari."

​Di saat Adit sedang mengagumi tanamannya, suara langkah kaki tergesa-gesa terdengar mendekat.

​"Adit! Kamu di dalam?"

​Suara merdu Riana terdengar samar dari luar dinding kaca.

​Adit segera berjalan ke pintu masuk dan membukanya.

​Riana berdiri di sana, mengenakan blus putih elegan dan rok span hitam yang memperlihatkan lekuk tubuhnya yang sempurna.

​Nafas wanita cantik itu sedikit tersengal.

​"Ada apa, Na? Tumben jam segini sudah mampir," sapa Adit sambil tersenyum hangat.

​Riana tidak langsung menjawab. Ia mengangkat sebuah amplop tebal berwarna emas dengan segel lilin merah menyala.

​"Undangan resminya baru saja tiba, Dit," ucap Riana dengan mata berbinar.

​"Kita resmi mendapat satu slot stan di Pameran Kuliner Internasional Jakarta akhir pekan ini!"

​Adit menerima amplop itu dan membuka isinya perlahan.

​Matanya menyapu deretan tulisan elegan di atas kertas beraroma melati tersebut.

​"Ini kesempatan emas kita, Dit," lanjut Riana antusias.

​"Banyak investor asing dan pemilik jaringan restoran kelas atas yang akan hadir di sana."

​"Jika kita bisa memukau mereka, kita tidak perlu bergantung pada distributor lokal lagi," tambah Riana.

​Adit mengangguk setuju. Ia melipat kembali surat undangan itu.

​"Bagus. Berapa banyak produk yang harus kita bawa?" tanya Adit.

​Riana tampak berpikir sejenak.

​"Untuk pameran sebesar itu, kita butuh setidaknya dua kuintal sayuran segar dan seratus kilogram daging ayam."

​"Tapi itu belum semuanya, Dit," Riana menatap Adit dengan serius.

​"Pameran itu punya sesi lelang bahan baku elit. Jika kita punya produk yang benar-benar istimewa, kita bisa langsung memenangkan pasar."

​Mendengar itu, sudut bibir Adit tertarik membentuk senyum misterius.

​Ia menoleh ke belakang, menunjuk deretan tunas hijau yang baru saja tumbuh di dalam rumah kaca.

​"Tidak usah khawatir soal produk istimewa," ucap Adit dengan nada penuh percaya diri.

​"Aku sedang menyiapkan kejutan kecil yang akan membuat seluruh koki di pameran itu bertekuk lutut."

​Riana memiringkan kepalanya, menatap tunas kecil itu dengan penuh tanda tanya.

​"Tunas apa itu, Dit? Sepertinya aku belum pernah melihat varietas tanaman seperti itu."

​"Ini rahasia perusahaan untuk saat ini," goda Adit sambil mengedipkan sebelah matanya.

​Riana hanya bisa mengerucutkan bibirnya gemas.

​"Baiklah, Tuan Rahasia. Aku akan mengurus perizinan dan logistik transportasinya."

​"Tolong siapkan semuanya dengan sempurna. Kita berangkat tiga hari lagi!" tegas Riana sebelum berbalik pergi.

​Adit menatap kepergian Riana dengan perasaan campur aduk.

​Antusiasme bercampur dengan sedikit ketegangan merayap di dadanya.

​Ia tahu, Jakarta bukanlah medan pertempuran yang sama dengan Desa Sukamaju.

​Di sana, ia akan berhadapan langsung dengan monster bisnis sesungguhnya, Hendra Wijaya.

​"Tunggu aku, Ibukota," gumam Adit sambil mengepalkan tangannya kuat-kuat.

​"Aku akan tunjukkan pada kalian arti dari kualitas yang tak terkalahkan."

1
echa purin
👍👍
I am Cat
up
kiyoe: terimakasih kak sudah mau mampir membaca karya saya 🙏
total 1 replies
craft
ini 1 jam lagi dulu aku panen tomat sampai jam 7/8 /Sweat/
admin 1 ini kayaknya gak pernah ke landang nya 😑/Proud/
kiyoe: hehehe kan pakai benih ajaib kaka 🤭
total 1 replies
craft
gawe gak yakin panen cabe 2 jam 😐😑
kiyoe: heheh
total 1 replies
craft
asalamualaikum thor saya mampir 😄😄😄
jangan lupakan saya thor🤣
kiyoe: hehehe terimakasih kaka
total 4 replies
Heni Setiyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣
Was pray
sistem pertanian dan peternakan berubah fungsi jadi sistem kultivasi. udah berubah jauh banget
Was pray
Adit lupakah? bahwa tanpa sistem gak bisa apa2? sekarang jadi arogan sama sistem. kesulitanmu karena dirimu terlalu serakah pingin cepat kaya sehingga menempuh jalan ilegal
Was pray
Adit kan ke jakarta numpang truk ekspedisi ! kok sekarang bawa mobil SUV nya? mobilnya jalan sendiri kah? 🤣🤣
kiyoe: hehehe terimakasih atas support nya kak ☺️
total 7 replies
Was pray
kapan jadiannya?
kiyoe: setelah itu
total 1 replies
Was pray
sopo dan Jarwo kan di perkebunan? othornya bingung kah?
Was pray: waktu berangkat Adit pamitan sama sopo dan Jarwo , kemudian Adit meminta agar sopo dan Jarwo menjaga kebun selama Adit di jakarta. coba dicek bab sebelumnya Thor.
total 2 replies
Was pray
kapan Adit beli mobil? kok tau2 udah punya mobil SUV? di sulap sim salabim hau mobil munculah. 🤣🤣🤣
Was pray
adi paham bisnis gak sih sebenarnya?
kiyoe: heheh iyaa kak biar cepat laku 🤣
total 5 replies
Was pray
berita dari Riana gak direspon dit?
Was pray
pagarnya setinggi Dada gak kependekan dit? paling gak setinggi 2 meter baru atasnya ditambah kawat berduri kayaknya lebih aman
Astiana 💕
menegangkan sekali Thor, ngeri banget.
kiyoe: hehehe biar tegang kak
total 1 replies
Astiana 💕
Abang wanglin kita muncul di karakter adit😁.
Astiana 💕
aku kasih kopi, semangat ya💪🏻, biar gak ngantuk☺️
kiyoe: wah terimakasih kak Astiana semangat terus pokoknya 🙏🙏
total 1 replies
Astiana 💕
sat set bener si Adit, dah dapat cewek aja dia, kapan jadian nya juga tak tau🤭
kiyoe: hehehe
total 1 replies
Astiana 💕
lah giok jadi steak🤣🤣.
gak apa-apa lanjut aja, anggap aja lagi berpetualang di dunia lain.🤣🤭
kiyoe: hahaha
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!