Indonesia
NovelToon NovelToon
Pangeran Dan Gadis Yatim Piatu

Pangeran Dan Gadis Yatim Piatu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa
Popularitas:24.3k
Nilai: 5
Nama Author: EYN

Hati tidak pernah tahu kemana cinta itu akan berlabuh. Cinta itu tiba-tiba saja tumbuh tanpa memandang harta dan siapa.

Bermaksud menghindari acara ramah tamah kerajaan, Jerome kabur dari istana. Dia menyamar menjadi rakyat biasa dan berjalan - jalan di sebuah kota di dekat pesisir pantai. Di sebuah kedai kopi, Jerome tertarik pada permainan musik seorang gadis bernama Seraphina.

Ketertarikan pada lagu yang dimainkan kemudian berlanjut dengan perkenalan manis. Pertemuan demi pertemuan kian membangkitkan rasa nyaman di hati masing-masing. Jerome tak ingin melepaskan Seraphina, dia bermaksud menikahinya kelak.

Sayangnya, Jerome lupa kalau dia adalah seorang putera mahkota sedangkan Seraphina hanya seorang anak angkat dari petani miskin. Satu hal lagi, Seraphina tidak tahu siapa Jerome sebenarnya.

Pangeran dan gadis yatim piatu, mungkinkah mereka bersatu?

IG Author : kbeaute20

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EYN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 - My Special One

Dengan malas - malasan, Seraphina merias wajah dan menata rambutnya. Dia membiarkan rambutnya tergerai dengan sebuah jepit kecil berhiaskan swaroski. Tujuan mereka adalah istana. Itu artinya, dia harus berdandan sebaik mungkin kalau tidak ingin dicemooh oleh orang banyak. Tidak. Dia tidak berdandan demi Raphael atau siapa pun. Tapi demi dirinya sendiri.

Pagi ini kotak - kotak berisi gaun, aksesories lengkap dengan sepatu dan tasnya dikirimkan oleh Raphael kepadanya. Mendengar deru halus mesin mobil di depan rumah, Seraphina mend-e-s-a-h keras. Clement dan Dorris memandangnya penuh arti.

"Buka hatimu, Sera. Bertemanlah dengan banyak orang. Semakin banyak kenalanmu dari kalangan bangsawan, semakin baik masa depanmu." nasehat Clement.

"Bersikap baiklah disana. Tersenyumlah." tambah Dorris sambil berjalan ke pintu dan membukanya.

Clement mendorong punggung Seraphina supaya menyambut tamu mereka. Raphael berjalan masuk dengan senyum tersungging di bibir. Penampilannya terlihat berbeda dari kemarin. Dia memakai tuksedo lengkap dengan dasi dan aksesoriesnya, lalu sebuah jam tangan mahal melingkar di pergelangan tangannya.

Satu kata yang cocok untuk sang pangeran adalah tampan. Apalagi ekspresinya benar - benar bahagia, seperti sedang melakukan kencan pertama dengan gadis pujaan hati.

Terlalu fokus pada penampilan Raphael, Seraphina tidak memperhatikan buket bunga lili putih yang dibawanya. Raphael memberikannya pada Seraphina. Aroma bunga segar masuk ke dalam indera penciuman gadis itu.

"Bunga yang cantik hanya untuk gadis tercantik di Sigrid. Semoga kamu menyukai pilihanku."

"Terima kasih." ucap Serahina tanpa emosi. Bunga ini sangat indah. Tentu saja dia menyukainya. Tapi, bukan orang ini yang dia harapkan untuk datang dengan membawa bunga.

"Baiklah. Ayo kita berangkat." ajaknya sambil menggandeng tangan Seraphina yang bebas.

Seraphina melirik pada tangan mereka yang bertautan. "Apa yang kamu lakukan?" ketusnya kesal. Dorothy dan Clement yang ada disitu juga tampaknya sengaja tidak menegur kelakuan Raphael. Entah apa yang ada di pikiran kedua orang itu.

"Tentu saja kita akan pergi ke pesta dansa." sahut Raphael, pura - pura tidak mengerti pertanyaan Seraphina.

"Kalian mau berangkat sekarang? Silahkan! Silahkan!" Clement memberi ijin sebelum laki - laki yang hendak membawa puterinya meminta ijin.

"Dasar pak tua menyebalkan." umpat Seraphina dalam hati. Kedua orang tuanya itu begitu bersemangat menjodohkan dirinya dengan Raphael.

"Aku akan memulangkannya sebelum jam malamnya usai."

"Ah, tidak masalah. Kami percaya kepadamu, Nak." Dorris mengedipkan sebelah mata. Seraphina mengangakan mulut tak percaya. Dia masih ingat bagaimana galaknya Dorris dan Clement pada Jerome saat mereka pertama bertemu. Harta dan jabatan memang bisa membuat orang dihormati.

"Dia harus memulangkan aku sebelum jam delapan malam." tegas Seraphina. Kalau dulu dia bersemangat ke istana, maka alasannya adalah Jerome. Istana adalah tempat Jerome bekerja, siapa tahu dia bisa melihatnya meski hanya sebentar.

Dorris dan Clement hanya mengangkat bahu.

Raphael berjalan sambil tetap menggandeng tangan Seraphina hingga ke pintu depan. Dorris menerima buket bunga dari Seraphina untuk disimpan di dalam rumah nanti.

Pangeran itu membukakan pintu mobil untuk gadis pujaan hatinya lalu menunggu sampai Seraphina duduk dengan nyaman. Setelah itu, dia memasang sabuk pengaman dan berjalan memutar dari bagian depan mobil. Mereka duduk bersebelahan di belakang, sementara sopir mengendarai mobil mereka dengan hati - hati.

Perjalanan dari Ambrosse ke Sigrid terbilang sangat lancar. Raphael menggunakan hak istimewanya sebagai tamu penting kerajaan supaya polisi membebaskan jalan - jalan yang mereka lalui dari para pengguna jalan lainnya, hanya butuh waktu tiga puluh menit untuk tiba di istana.

Mobil yang dikendarai meluncur masuk ke gerbang istana, tujuannya langsung ke tempat pesta dansa diadakan. Begitu mobil berhenti di depan ballroom, Timothy dengan diikuti oleh beberapa pengawal, bergegas menyongsong dan membukakan pintu untuk pangerannya. Para pengawal berjajar menyambut Pangeran dari Kerajaan Freya.

Seorang pengawal membukakan pintu untuk Seraphina. Bagai gerakan slow motion, orang - orang menoleh ke arah tamu istimewa mereka malam ini. Mereka melihat sang pangeran tampan mengulurkan tangan membantu seseorang turun dari mobil. Kaki jenjang Seraphina muncul lebih dahulu dari kursi penumpang lalu menerima uluran tangan Raphael.

Semua orang memandang kagum pada gadis cantik yang datang bersama Pangeran Raphael, kecuali satu orang. Josephine.

"Bagaimana bisa dia muncul bersama Pangeran Raphael?" geramnya pada Rosaline dan Helena yang kebetulan diundang ke acara ini.

"Apa Pangeran Matteo tidak memberitahumu sebelumnya?" bisik Rosaline kesal. Dirinya sudah berdandan cantik untuk menarik perhatian Pangeran dari negara tetangga tapi Seraphina sudah mendahuluinya.

"Oh, Tuhan. Bagaimana bisa acara seperti ini dihadiri oleh gadis rakyat jelata?" desis Hellena, tak bisa menyembunyikan rasa irinya. Josephine sudah sesumbar kalau Pangeran Matteo akan menikahinya setelah resmi dilantik sebagai raja. Dan sekarang Seraphina berjalan beriringan dengan Pangeran dari Freya, pangeran idaman para gadis di Sigrid dan sekitarnya. Benar - benar tidak bisa dipercaya.

"Raja Matteo dan perdana menteri memasuki ruangan untuk menyambut putera mahkota kerajaan Freya, Pangeran Raphael."

Pembawa acara mengumumkan, para tamu menundukkan kepala, memberi hormat pada Matteo yang berjalan di atas karpet merah menuju ke arah Raphael.

Josephine mengikuti Mateo. "Baginda Raja Mateo, usirlah segera gadis pencuri itu." Dia menunjukkan jari telunjuknya ke arah Seraphina.

Matteo menoleh dan sedikit terkejut. Namun hanya sekejap, ekspresinya langsung berubah tenang.

"Senang bertemu dengan anda, Raja Matteo." sapa Raphael ramah sebelum Matteo sempat berkata - kata. Dia menghampiri pengganti Raja Avram itu dan menjabat tangannya erat.

"Apa kabar Pangeran Raphael? Silahkan menikmati pestanya. Ada banyak gadis cantik dan bermartabat disini yang siap untuk diajak berdansa oleh anda." Matteo terkekeh sambil melirik Seraphina dengan pandangan menghina.

"Tapi saya membawa partner dansaku sendiri." Raphael menarik Seraphina lebih mendekat padanya. "Ini adalah Seraphina White. My special one." Lanjutnya sambil melingkarkan lengannya di pinggang Seraphina dengan bangga.

Seraphina terlihat jenggah dengan sikap Raphael tapi tidak ingin mempermalukan laki - laki itu, terutama di depan Matteo.

"Tapi dia hanya seorang gadis yatim piatu yang suka mencuri." ketus Josephine yang sejak tadi hanya diam di belakang Matteo.

"Maafkan aku. Tapi Uncle Timothy selalu menyelidiki gadis - gadis yang dekat denganku. Dia tidak memberitahuku hal negatif tentang Seraphina. Jadi, aku rasa dia adalah gadis yang baik." jawab Raphael sambil memandang Seraphina dengan tatapan memuja.

"Pangeran Raphael!? Kenapa anda seperti itu?" protes Josephine tak terima.

Raphael tak menggubris Josephine, bukan dia tuan rumahnya tapi Matteo.

"Seraphina sangat berbakat. Malam ini aku ingin menyanyi dengan diiringi oleh permainan pianonya. Apa anda keberatan Pangeran Matteo?"

Matteo menelan ludah. Di satu sisi dia ingin mengabulkan permintaan Josephina. Di sisi lain, ini adalah permintaan tamu penting mereka.

1
lanna sari siregar
ko blum up ya thoar
kimraina
bagus deh kalo kamu masih punya hati Josephine
kimraina
kurang lebih seperti itu lah ya ups salah 😹
EYN: Hey! Hey! 😂😂
total 1 replies
kimraina
perintah apa tuh 😹
EYN: Apa ya? 😜
total 1 replies
kimraina
hahha rasakan kau Josephine...mamam tuh 😆
EYN: Biar kapok, Kak 😂😂😂
total 1 replies
kimraina
aku pecinta second lead aku sama rapha aja ya maaf jerome 😆
kimraina: iya ka dah nemu kok putra mahkota Raphael
total 2 replies
kimraina
niat hatinya ingin membawa pulang anda pangeran 😹
EYN: luph... luph...
total 3 replies
lanna sari siregar
kerennnn
EYN: Terima kasih ulasannya, Kak...
Semoga menghibur 🙏
total 1 replies
kimraina
untung ga jantung an
kimraina
di dekatmu bang 😹
EYN
Dear Readers...
Maaf untuk keterlambatan update. Sejak semalam belum lolos review dari aplikasi. Entah apa yang salah di tulisanku, karena belum ada pemberitahuan untuk revisi. Tapi yang jelas bab 41 tertahan.

Harap sabar menunggu 🙏
EYN
Apa sih yang ga bisa kalau Jerome? 🤭🤭🤭
kimraina
asyiik akhirnya bertemu lagi...semoga bisa keluar dari kapal juga dengan selamat ya Seraphina dan Jerome
kimraina
yups betul kelakuannya emang minus ternyata... ngatain Seraphina macam-macam sendirinya /Hey/
kimraina
akhirnya mereka bertemu...tapi selanjutnya gimana ya /Frown/
Effie Widjaja
jerome dan sera bertemu, walau menyedihkan
EYN
Boleh, Kak...
Raphael belum nikah kok...
kimraina
aku nda sabar liat kamu kena batunya phine pine biar terbalaskan rasa sakit Seraphina
EYN: Sabar... Sabaaar...
tarik napaaaas... lepaskaan... 😅
total 1 replies
kimraina
ga kebalik ya kamu ngomong nya Josephine /Hey/
EYN: Biasa, Kak...
Gajah di pelupuk mata tak kelihatan, debu di ujung samudera malah kelihatan🤣
total 1 replies
kimraina
waduh kasian Seraphina harus kena masalah lagi /Scream/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!