#Reinkarnasi#
Semua keluarganya telah di bunuh..dirinya juga telah dibunuh dan mati dua puluh tahun yang lalu..tapi secara ajaib jiwanya masuk di dalam tubuh salah satu keturunannya yang disiksa dan mati. kini kebangkitannya membawa Dia kembali untuk mengungkapkan semua hal yang tidak pernah terungkap dan membalaskan dendam keluarganya..... bagaimana kisahnya? yuk mampir di karya ketiga aku. terima kasih. Happy reading ✍️📘🙏😘🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Black _Pen2024, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 32
Maxcello tidak ingin sia siakan waktu sebentar saja.
Serita terkejut saat dia melihat king sudah ada di markas utama yang tiga hari selesai dalam renovasinya. Kerusakan yang ada di markas utama sebenarnya sudah di bereskan Foster beberapa saat sebelum king sadar dari komanya. Sehingga ketika ada perintah untuk merenovasi hal itu di lakukan sangat cepat.
Hal itu membuat kelompok King of Death yang hanya tinggal beberapa orang saja itu kembali mendapatkan secercah harapan dengan kembalinya tuan mereka tersebut.
Anggota king of Death sudah banyak yang putus asa saat mengetahui tuan mereka koma selama sebulan lalu.
Tapi hari ini mereka bisa menarik napas lega.
Foster adalah orang yang paling sibuk karena hanya dia yang sekarang menjadi orang kepercayaan satu satunya bagi king.
Maxcello yang sekarang bukan pemuda yang lemah penyakitan seperti dulu dan mudah di tindas seperti dulu. Maxcello hari ini seakan benar benar menjadi King yang sesungguhnya. semua perintah ya g dia keluarkan tidak bisa di bantah sama sekali.
Mengapa Maxcello bisa seperti itu? Ya saat raganya di pakai oleh sang kakek. Maxcello pun melihat dengan jiwanya yang bisa mengetahui semua yang terjadi selama setahun raganya di pinjam oleh sang kakek tersebut.
Jadi kini saat dia kembali ke dalam raganya otomatis dia bisa tahu semuanya. Siapa pengkhianat atau penyusup yang sebenarnya dan mana yang sungguh sungguh setia dan selalu loyal pada keluarganya dan organisasi yang didirikan oleh sang kakek ya g selalu memiliki motto untuk bisa menolong banyak orang yang membutuhkan pertolongan.
Maxcello sekarang bukan pemuda yang lemah tapi dia kuat tangguh di gin tak tersentuh dan tidak peduli laki atau perempuan jika dia bersalah maka hukuman pun menanti.
Tegas tak tersentuh dingin bengis dan penuh perhitungan dalam mengambil langkah untuk hati hati selalu, membuat dia semakin mengeluarkan aura pemimpin yang sungguh membuat semua anggotanya kini sedikit berpikir lebih panjang jika ingin bertindak.
" Malam tuan. Saya hanya membawa apa yang tuan minta tadi pagi. "
" Kau Serita bukan?"
" Ya tuan . Maaf selama ini kita hanya bertemu dan bicara lewat telpon dan surel rahasia kita saja. Tapi hari ini saya memang ingin serahkan langsung hasil pengamatan saya kepada tuan karena saya sudah mulai tidak tenang . "
" Lanjutkan "
" Maaf tuan saya sudah mengamati beberapa orang yang bisa di jadikan target untuk kita curigai sebagai penyusup. "
" Aku mengerti. "
" Terima kasih tuan. Maaf jika mengganggu waktu tuan."
" lakukan seperti biasa. Taruh map itu di meja sana. Aku akan pelajari dulu. Kebetulan kau masih di sini."
" Terima kasih tuan."
Serita pergi keluar dari kantor king. Dia melangkah hati hati karena beberapa hari ini ada beberapa orang yang mencurigakan mengawasi gerak geriknya. Bahkan saat di markas sendiri.
King memperhatikan Serita yang keluar dari ruangan kantor milik sang Kakek tersebut.
" Sepertinya ada yang mengincar wanita itu. Aku harus segera menebas habis para penyusup itu."
" Hmmm aku ada ide. Biar saja aku akan jebak mereka semua dalam satu misi yang palsu. Dengan demikian aku akan tahu siapa saja yang sudah berani menjadi mata mata disini. Aku sudah tahu sih. Cuma ingin lebih memastikan saja. " gunam king dalam hati.
Setelah memikirkan satu ide tersebut Cello pun langsung menghubungi Gate dan Foster.
Tak lama mereka pun mengadakan rapat online saat itu juga.
Semua rencana akhirnya tersusun rapi.
Saat Cello keluar dia pura pura berhenti di sebuah sudut yang biasa dia curigai ada para penyusup yang mencari informasi disana. Cello yang adalah King saat itu mengambil ponselnya dan berpura pura menelpon dan mengatakan jika malam itu juga akan ada transaksi besar besaran yang sangat rahasia. Sehingga harus segera bergerak dan mengambil barang tersebut sebelum ada yang menyadari dan mengambil terlebih dahulu.
Ternyata apa yang di duga king terjadi. Ada tiga orang yang langsung menelpon kubu masing masing saat King sudah menentukan tempat dan waktu dimana dia akan bertransaksi.
Umpan masuk dan di makan dengan baik. King hanya tersenyum smirk di wajah tampannya yang beku.
" Foster dan Gate kalian bergerak duluan. Aku akan atur yang di markas dulu. "
" Baik master " ucap Gate.
" Baik tuan muda. " ucap Foster.
Selesai mengkomando Lewat ponselnya cello pun bergerak.
Dia masuk di sebuah tempat peristirahatan para anggota king of Death yang ada di markas utama.
King mulai menggeledah semua barang milik anggotanya.
Tanpa menunggu lama,King telah mendapatkan beberapa benda yang di curigai selalu untuk misi rahasia.
" Kalian semua sekarang kumpul di aula utama" perintah King pada semua anggotanya yang tampak sedang asyik berlatih walaupun hari sudah sangat sore menjelang malam saat itu.
Semua tanpa diperintah dua kali mereka mulai masuk ke aula pertemuan ya g di maksud oleh King.
Kini semua anggota masuk tanpa kecuali.
" Selamat siang semua."
" Selamat menjelang malam Master!"
King terdiam sambil menatap tajam ke arah laki laki yang menjawab begitu saja tanpa ada yang tahu bagaimana proses pengorbanan kita.
Beberapa orang ikutan tertawa dan kembali saling menggoda seperti tidak ada rasa bersalah sama sekali.
King hanya menatap dingin ke arah mereka. Kini King merasa sangat yakin dengan apa yang akan dia lakukan untuk membersihkan markas utama terlebih dahulu.
" Kalian sudah disini. Aku tidak akan mengulangi apa yang aku katakan dan lakukan disini. Jadi kalian bisa mendengar baik baik ucapan aku."
" Siapa yang punya semua barang barang ini silakan ke depan. dan berlutut di hadapan aku!!!"
Semua mata mulai menatap apa saja yang King bawa.
Beberapa orang sudah mulai gelisah dan mulai mencari cara untuk melarikan diri.
" Gawat kenapa alat alat penyadap aku ketahuan semua sih. Aku kan jadi bingung sekarang mau gimana dan kemana?" gunam salah satu anggota di sana.
" Aku hitung mundur sebanyak tiga kali. Jika tidak ada yang maju mengaku di depan dihadapan ku , maka aku yang akan langsung ke arah kalian dan menebas kepala kalian."
Semua anggota king yang menduga bahwa king hanya ingin bertemu saat baru pulang dari rumah sakit, Langsung terkejut melihat kenyataan di depan mata mereka .
Mereka mulai panas dingin melihat tuan mereka sekarang sangat tegas dan disiplin . Walaupun dulu memang sudah tegas tapi aura membunuh saat ini membuat semua bergidik ngeri. Aura dingin dan aura yang mengerikan juga.
Masih tidak ada yang mau mengaku. King mulai mendatangi seseorang.
"Ini adalah milikmu bukan? kenapa tidak kau ambil dari tangan aku hah!"
" maaf tuan maafkan aku. semua hanya demi memberikan kehidupan layak buat kedua orang tua aku."
" Masih kurang apa yang kau dapatkan selama ada disini? Apakah kau tidak menerima upah mu ? Apakah kau tidak menerima semua tunjangan yang kami berikan juga??"
" Maaf tuan. semua sudah habis. Kami mempunyai banyak kebutuhan."
" Maaf apa yang kau lakukan sebagai mata mata disini itu sudah sangat aku benci. Tapi kau hari ini bahkan mentertawakan aku yangvkau pandang lemah setelah kau tembus upaya keamanan kamu!!! Itu telah sangat menyinggung aku hari ini. Selamat tinggal!!!"
Crashhhh.... Kepala menggelinding dan tubuh telah tumbang.
" cepat kirim jenazah itu ke markas besar black mamba!!!"
Semua orang yang ada di ruangan tersebut terkejut. Baru kali ini mereka melihat king turun tangan sendiri.
Setelah itu masih ada beberapa orang lagi yang bernasib sama . Begitu banyak mata mata black mamba di dalam kubu king. Membuat king tertawa sendiri mentertawakan kebodohan anggotanya kali ini dan kelengahan dirinya sebagai pemimpin. Walaupun itu dulu adalah kakeknya.
Tapi kini adalah dia yang telah mengalami banyak kesulitan dan penderitaan dulunya. Membuat cello sekarang di balik topeng seorang pemimpin besar King of Death itu pun mengambil tindakan tegas.
Yori dan Clark terkejut melihat semua itu. kedua orang kepercayaan king ini pun tidak menduga jika king akan membalas semua dengan tangannya sendiri.
Semua yang disuruh membersihkan ruangan dan mengirim Masing masing dari para penyusup yang tinggal jasad saja itu segera melaksanakan perintah king saat itu .
Suasana yang pertama damai tenang mulai tegang. Sorot mata king ya g sangat dingin itu seakan menembus jantung siapa saja yang menentang dan berkhianat di dalam kubu king of Death kala itu . semua jadi tercekat dan ngeri.
Bersambung...