Indonesia
NovelToon NovelToon
Kembar Genius Milik Tuan Kenzo

Kembar Genius Milik Tuan Kenzo

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:368.8k
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Enam tahun lalu, Kenzo Roman De Luca kehilangan seorang wanita yang tak pernah berhasil ia lupakan. Yang tak pernah ia ketahui, wanita itu pergi membawa dua kehidupan yang tumbuh menjadi anak-anak genius.

Takdir mempertemukan mereka kembali.
Namun, sebelum Kenzo mengetahui kebenarannya, seorang bocah laki-laki yang tak sengaja bertemu dengannya dengan berani menawari sesuatu padanya.

"Asal Anda siap menikah dengan Mommy kami. Maka saya siap bekerja sama dengan Anda," ujar Mateo enteng.

Kenzo terpaku, dia tak tahu anak yang sedang memohon kepadanya itu adalah putranya sendiri. Akankah, Kenzo setuju atau justru sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Sore itu, sebuah mobil mewah berhenti tepat di depan lobi apartemen. Digo mematikan mesin, lalu menoleh ke kursi belakang. Mateo dan Alisya duduk dengan tenang sambil memandangi gedung tinggi di hadapan mereka. Kenzo, lalu mengeluarkan ponsel, sebelum menelpon Tara, dia lebih dulu berbicara dengan kedua anaknya.

"Kalian tetap di dalam mobil. Jangan turun sebelum Mommy kalian turun ke sini, mengerti?" ucap Kenzo tegas.

"Iya, Daddy," jawab keduanya serempak.

Kenzo kemudian mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Tara. Tak butuh waktu lama, panggilan itu tersambung.

[Halo?] suara Tara terdengar dari seberang.

[Di mana anak-anak? Mereka baik-baik aja, kan?] tanyanya cemas.

"Mereka ada di mobil bersamaku," jawab Kenzo singkat. "Bersiaplah, aku akan membawa kalian ke rumahku. Sesuai perjanjian, mulai hari ini kita tinggal bersama."

Tara terdiam beberapa saat sebelum akhirnya menjawab, [Aku belum bisa. Semua barangku masih di apartemen ini.]

"Itu bukan masalah, Digo akan mengurus semuanya."

[Tapi, Tuan Kenzo—]

"Aku memberimu waktu sepuluh menit untuk turun." Nada suara Kenzo berubah dingin dan tak terbantahkan. "Kalau dalam sepuluh menit kamu belum juga muncul, aku akan membawa anak-anak pergi tanpa menunggumu."

Mendengar ancaman itu, napas Tara tercekat. Ia tahu Kenzo bukan tipe pria yang mengucapkan sesuatu tanpa melakukannya.

[Oke, aku turun sekarang,] jawab Tara pelan.

"Bagus, aku tunggu di bawah."

Sambungan telepon pun terputus. Tara segera berlari ke kamar, mengambil tas berisi barang-barang pentingnya. Tanpa sempat berpikir panjang, ia bergegas keluar apartemen menuju lobi, sementara di luar mobil, Kenzo hanya melirik arloji di pergelangan tangannya, menghitung setiap detik yang berlalu.

Tak sampai sepuluh menit kemudian, pintu lobi apartemen terbuka. Tara keluar sambil membawa sebuah tas. Wajahnya tampak ditekuk kesal, jelas menunjukkan bahwa ia sama sekali tidak menyukai keadaan yang memaksanya menuruti keinginan Kenzo.

Namun, begitu pandangannya jatuh pada Mateo dan Alisya yang duduk dan Alisya tersenyum dari dalam mobil, rasa cemas yang sejak tadi menghimpit dadanya perlahan menghilang, dia mengembuskan napas lega.

Digo turun dari mobil, lalu membuka pintu penumpang.

"Masuk," titah Kenzo, dengan wajah dinginnya.

Tara tetap berdiri di tempatnya.

"Aku butuh penjelasan, Tuan Kenzo. Kenapa harus sekarang? Kenapa harus pindah ke rumah Anda?"

Kenzo menatapnya datar, tanpa sedikit pun mengubah ekspresinya.

"Aku tidak datang untuk berdebat."

"Tapi—"

"Masuk..." potong Kenzo dengan suara dingin. "Atau aku tinggalkan kamu di sini."

Tara mengepalkan tangannya, berusaha menahan kesal. "Anda selalu memaksakan kehendak."

"Itu pilihanmu," jawab Kenzo singkat. "Ikut sekarang, atau cari jalan sendiri. Aku tidak akan mengulanginya lagi."

Tara menatap Kenzo beberapa detik. Ia ingin membantah, tetapi melihat Mateo dan Alisya yang memperhatikannya dari dalam mobil, ia akhirnya menghela napas panjang.

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Tara masuk ke dalam mobil dan menutup pintu dengan sedikit lebih keras dari biasanya.

Kenzo kembali ke kursi di samping pengemudi, Digo menyalakan mesin, lalu mobil itu melaju meninggalkan apartemen, membawa mereka menuju rumah yang kini akan menjadi tempat tinggal mereka bersama.

"Mommy, tadi kami di ajak jalan-jalan syama Daddy," seru Alisya bercerita pada Tara, Alisya begitu antusias berbeda dengan Mateo, yang nampak cuek.

"Wah, pergi ke mana aja?" tanya Tara, lalu Alisya menceritakan semua hal, dan itu membuat Tara sedikit lega dan tersenyum, sudah lama sekali Tara tak melihat anaknya sebahagia itu.

1
Teh Euis Tea
othor ko udah 3 hari blm up jg
Aisyah Alfatih: sabar ya kakak🙏 2 hari sibuk, eh hari ini lagi berduka dari saudara meninggal 🙏
total 1 replies
💝F&N💝
sudah banyak yang nunggu lhooooooo
💝F&N💝
ayo kapan up nya
Noval Anja
ga ada terusan nya lanjut cerita dong
Aisyah Alfatih: lanjut ya kak 🙏 lagi ada tugas dikit di duta
total 1 replies
Haula Kartidasari
semua orang punya masa lalu, utk novel ini masa lalu yg terlalu rumit sehingga author sendiri sulit menemukan masa lalu sepeti apa yg akan di ungkapkan
Aisyah Alfatih: sabar ya Kaka, lagi berduka🙏
total 1 replies
💝F&N💝
thor, aku sudah vote yaaaa
tapi kapan up nya. sudah banyak yg nunggu tuh.
knp semakin kesini semakin jarang upnya
Mutia
Knp blm up date Thor...
Ita Xiaomi
Aku ngebayangkan Kenzo spt Sanji One Piece.
Ita Xiaomi
Itu emaknya Mateo pengacara terkenal loh. Jgn sampai pingsan ya klo emaknya datang😁
💝F&N💝
kapan up nya
dah banyak yg menanti kelanjutannya itu looooooo
Ita Xiaomi
Bukan masalah keuangan tetapi anak sulung yg nak kenalan ama Daddynya😁
Ita Xiaomi
Malah Kenzi pula yg jd tertuduh 🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
👍👍👍
dewi rofiqoh
Lanjuut
Cicih Sophiana
masa lalu apa...apa Kenzo dulu nya...hak tau ah
Nurhartiningsih
di bab awal tata.
Aisyah Alfatih: Tara, Tata satu orang kakak 🙏
total 1 replies
LINA WATI
duhhhh bikin pinisirin ini
Lisa Halik
arsip apa,masalalu siapa...
Muji Lestari
lanjuttt thorrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!