Indonesia
NovelToon NovelToon
Azmira Yang Tak Pernah Diinginkan

Azmira Yang Tak Pernah Diinginkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Anak Genius
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumarhumah

Azmira, gadis kecil berusia sepuluh tahun, tumbuh dalam keterbatasan bersama ibunya.
Meski hidup serba kekurangan, Mira tidak pernah mau dikasihani. Ia memilih bekerja demi membantu ibunya, selalu ceria, dan berusaha menjadi anak yang kuat.
Namun, Mira tidak pernah tahu bahwa sejak kelahirannya, ada seseorang yang menganggap kehadirannya sebagai sebuah kesalahan.
Siapa yang tidak menginginkan Mira? Dan mengapa?

Nantikan kelanjutannya hanya di Manga Toon

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumarhumah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Prolog

Azmira, gadis kecil berusia sepuluh tahun itu, mengayuh sepeda mininya menyusuri jalan desa yang mulai ramai oleh anak-anak berseragam sekolah.

Senyum khas selalu menghiasi wajah mungilnya. Setiap kali berpapasan dengan orang yang dikenalnya, Mira tak pernah lupa menganggukkan kepala atau sekadar melambaikan tangan.

“Pagi, Mira!”

“Pagi, Bu!”

“Sekolah?”

“Iya, Bu!”

Jawabannya selalu sama. Ceria, ringan, seolah tidak pernah ada beban yang sedang dipikulnya.

Orang-orang memang lebih sering memanggilnya Mira daripada Azmira. Gadis kecil itu sudah begitu terbiasa hingga terkadang ia sendiri lupa bahwa namanya sebenarnya cukup panjang.

Mira adalah anak yang baik.

Ia juga rajin bekerja.

Tidak ada pekerjaan yang menurutnya terlalu kecil selama pekerjaan itu halal dan bisa menghasilkan sedikit uang untuk membantu ibunya.

Sepulang sekolah, ketika teman-temannya berlari menuju rumah untuk makan siang atau bermain, Mira sering kali justru berbelok ke tempat lain.

Kadang ia membantu seorang pedagang mengangkat barang.

Kadang menjaga warung milik tetangga.

Kadang membantu seorang ibu mencuci piring setelah acara keluarga.

Upahnya tidak pernah besar.

Seribu rupiah.

Dua ribu rupiah.

Kadang hanya diberi makanan.

Namun bagi Mira, uang sekecil apa pun tetap berarti.

Sebab di rumah ada seorang ibu yang harus dipikirkan.

Ibunya berjualan makanan dan barang-barang kecil secara keliling dari satu tempat ke tempat lain. Penghasilan mereka tidak menentu. Ada hari ketika dagangan hampir habis dan mereka bisa makan dengan cukup.

Namun ada pula hari ketika ibunya pulang dengan wajah lelah sementara dagangannya masih tersisa banyak.

Mira tahu semua itu.

Mungkin karena itulah sejak kecil ia belajar untuk tidak banyak meminta.

Sepasang sepatu yang mulai berlubang di bagian depan tidak membuatnya malu.

Tas sekolah yang talinya pernah putus dan dijahit berkali-kali juga tidak membuatnya minder.

Selama masih bisa dipakai, Mira akan tetap menggunakannya.

Pernah suatu hari seorang teman memperhatikan lubang pada sepatunya.

“Mira, sepatu kamu rusak.”

Mira menunduk sebentar, lalu tersenyum.

“Masih bisa dipakai.”

“Aku punya sepatu bekas. Kalau kamu mau, nanti aku kasih.”

Mira langsung menggeleng.

“Enggak usah.”

“Kenapa?”

“Kalau kamu punya pekerjaan buat Mira, Mira mau.”

Temannya mengernyit bingung.

“Maksudnya?”

Mira tersenyum lebar.

“Suruh Mira bantu apa saja. Nanti uangnya buat beli sepatu.”

Sesederhana itu cara berpikirnya.

Mira tidak ingin dikasihani.

Ia ingin mendapatkan sesuatu dari hasil tenaganya sendiri.

Mungkin bagi orang dewasa, pemikiran seperti itu terdengar sederhana.

Namun bagi seorang anak berusia sepuluh tahun, ada sesuatu yang membuatnya berbeda.

Mira tumbuh menjadi anak yang kuat bukan karena hidup selalu memperlakukannya dengan baik.

Justru karena sejak kecil kehidupan mengajarinya bahwa tidak semua keinginan bisa dipenuhi.

Ia tahu rasanya melihat teman-temannya membeli jajanan sementara ia hanya menelan ludah.

Ia tahu rasanya ingin memiliki tas baru tetapi harus menerima kenyataan bahwa tas lama masih harus dipakai.

Ia tahu bagaimana rasanya pulang sekolah dengan perut kosong karena uang jajannya sengaja disisihkan untuk membantu ibunya.

Tetapi anehnya, Mira tidak pernah terlihat murung terlalu lama.

Ia selalu punya cara untuk membuat dirinya sendiri bahagia.

Kadang hanya dengan menemukan permen murah di warung.

Kadang dengan bercanda bersama teman.

Atau sekadar melihat ibunya tersenyum ketika Mira menyerahkan uang hasil pekerjaannya.

“Ini buat Ibu.”

Biasanya sang ibu akan menatap uang receh di telapak tangan kecil itu dengan mata berkaca-kaca.

“Mira, simpan saja untuk jajan.”

Mira akan menggeleng.

“Mira masih punya bekal.”

“Kalau kamu mau beli sesuatu?”

“Nanti saja.”

Jawaban itu selalu terdengar ringan.

Seolah Mira tidak pernah menginginkan apa pun.

Padahal tentu saja ia punya keinginan.

Ia ingin sepatu baru.

Ia ingin tas baru.

Ia ingin sesekali membeli jajanan seperti teman-temannya tanpa harus menghitung sisa uang di sakunya.

Namun ada satu hal yang tidak pernah ia katakan kepada siapa pun. Mira juga ingin tahu bagaimana rasanya memiliki seorang ayah. Sebab di sekolah, hampir semua teman-temannya pernah bercerita tentang ayah mereka.

Tentang ayah yang mengantar sekolah. Yang membelikan sepeda, juga memarahi mereka ketika pulang terlambat.

Sementara Mira hanya memiliki ibu. Ketika ada yang bertanya tentang ayahnya, ia selalu tersenyum.

“Enggak tahu.”

Lalu ia akan mengalihkan pembicaraan. Tidak ada yang tahu bahwa di balik senyum cerianya, ada sebuah pertanyaan yang selama sepuluh tahun tidak pernah mendapatkan jawaban.

Dan tidak ada seorang pun yang tahu... bahwa kelahiran Azmira dahulu bukanlah sesuatu yang dinantikan. Ia bahkan lahir membawa satu kesalahan yang tidak pernah ia lakukan.

Kesalahan karena terlahir sebagai seorang perempuan. Namun Mira belum tahu tentang semua itu.

Untuk saat ini, ia hanya seorang gadis kecil yang mengayuh sepeda mininya menuju sekolah, dengan sepatu berlubang, tas yang mulai rusak, dan senyum yang tidak pernah benar-benar hilang dari wajahnya.

Ia belum tahu bahwa suatu hari nanti, masa lalu yang selama ini disembunyikan ibunya akan datang mengetuk kehidupannya.

Dan ketika pintu itu terbuka... Mira mungkin akan mempertanyakan satu hal yang paling menyakitkan. Mengapa sejak awal dirinya tidak pernah diinginkan?

Assalamualaikum Kakak...

Maaf ya akhir-akhir ini sering ngilang. Tapi tenang saja sekarang aku datang lagi dengan buku baru yang insyaallah bisa menginspirasi kalian semua. Selamat membaca prolog dari kisah Azmira ini ya. Salam sayang dari aku ♥️♥️♥️♥️♥️

Wassalam ....

1
Heni Fitoria
semoga saja anak gundik yg km besarkan itu bukan anakmu, hukum karma untukmu dika
Nar Sih
kak ayuuu boleh satu bab. lgi ngk,penasarannn🙏🥰
Nar Sih
dan...ank yg kmu tinggal kan dan tdk kmu akui sdh berjuang keras bersama ibu nya tanpa mu ayah durjana🤣🤣
Nar Sih
jdi gk sbr nunggu karma ayah yg ngk mengangap putri nya
Ghiffari Zaka
di tunggu up nya ya Thor....AQ ud mulai agak gmn dech Thor,karena mulai sedikit jenuh thur...tp AQ ttp usahakan tunggu author up...mungkin karena kurang greget di kehidupan Dika yg enak2 trs seolah Rina dan Mira tu GK ada maknanya...semudah itu,EK dech Thor AQ tunggu jangan lama2 ya Thor....🙏🙏🙏🙏/Drool//Drool//Drool/
Ghiffari Zaka
AQ no komen dech di bab ini Thor...lanjut aja dech...cmn mau nunggu gmn si Dika tu menderita aja/Frown//Frown/
Ghiffari Zaka
Thor maaf Thor...sebenarnya AQ gondok bngt loh Thor...kok kehidupan si Dika itu bs baik2 aja sih?? knp bd gt padahal dia ud menyakiti dan menyia2kan istri dan ank nya.....kok gak adil gt loh Thor....sangking gedek nya AQ SMP pingin nangis guling2 ini loh thor😭😭😭😭
Ghiffari Zaka
perasaan seorang ibu itu amat kuat,iya gak n bakal ada hal yg terjadi PD ank nya,tp mereka hrs ttp berjalan di balik masa lalu yg menyakitkan,kalaupun Mira tau Dika BPK nya dan bahkan se x pun dia pemilik perusahaan semoga Mira bs berpikir bahwa itu gak bs dengan mudah menghapus luka dia dan ibunya selama 25 tahun ini,jangan mau dekat dengan BPK mu yg jahat ya Mira????😡😡😡
Ghiffari Zaka
dan jangan LP Thor...karma on berlaku,AQ gak ikhlas loh Thor mereka bahagia sementara ank dan istrinya menderita begitu,di tambah lagi mereka membahagiakan penghianat dan pelakor loh....😡😡😡
Ghiffari Zaka
heeeem....aroma2 Cinto ini🤭🤭🤭
Ghiffari Zaka
heeeemmmm...jodoh otw ni ceritanya,semoga dia pria baik ya Mira,yg bs terima km apa adanya,ud gak usah cari BPK mu yg gak berguna itu,dia itu laki2 yg jahat dan gak berbelas kasih,km bs kok HDP cmn dngn ibumu,buktinya ud 25 THN bs kan???/Drool//Drool//Drool/
Ghiffari Zaka
semoga laki2 itu baik dan bs membuat Mira bahagia nnt nya
Ghiffari Zaka
Alhamdulillah...akhirnya cita2 mu terkabul Mira,AQ ikut bahagia...SMP mewek ni AQ nya😭😭😭😭
Ghiffari Zaka
selamat MLM jg Thor...sukaaa bngt,cuman campur gemezzz gt Thor......semoga sukses dengan karya2 mu thor/Drool//Drool//Drool/
Ghiffari Zaka
ih dasar bapak GK waras,tega dia perjuangkan selingkuhannya dr pada istri sah dan parahnya lagi tega bngt dia sm ank kandungnya sendiri,CPT Thor
..kasih karma itu dengan segera....AQ gak akan puas lok blm lihat dia nyungsep Thor...apa lagi istri yg pernah jadi pelapor itu😡😡😡😡
Ghiffari Zaka
nah kan...dadar si Dika ini banyak ya istrinya x,awas AQ doakan km cepat dapat karma,km dah nolak Mira sekarang km punya ank dr istri yg lain jg dan perempuan juga kan,km gak bakalan bs punyak ank laki2,itu kutukan dari q,nah...nah...lok AQ dah emosi jadi Mak nya si Malin Kundang AQ jadinya ,maaf beribu maaf ya Thor🙏🙏🙏😂😂😂😂
Ghiffari Zaka
banyak banget tokohnya Thor jadi bingung,apa semua ank perempuan itu ank nya si Dika BPK yg GK ada akhlaknya itu ya??? ah takut dosa AQ Thor lok nebak2,cuman author yg punya kuasa,lanjut aja lah Thor🤭🤭🤭
Ghiffari Zaka
kalau menurut q majikan ibunya Shasa itu nenek nya Mira dech,atau Shasa jg ank yg GK di inginkan jg ya sm kayak Mira,dan apa mungkin mereka 1 darah??? ah gak mau nebak2 Thor,lanjut aja dech.....🤭🤭
Ghiffari Zaka
ya allah.jahatnya mereka😡😡😡sabar ya Mira....km harus kuat
Ghiffari Zaka
knp mereka begitu ya??? padahal Allah ngasih kejutan itu sesuatu yg baik buat kita menurut Allah...blm tentu lok laki2 bs memegang perusahaan nnt nya,dah biar aja cewek semoga nnt Mira bs menunjukkan pada dunia lok dia ank yg di tolak dan tak di inginkan justru bs berhasil meraih cita2nta,pasti karma itu ada Bu Rina,percayalah dan ttp kuat dan sabar,hah.....capek dech ngomong panjang lebar gini🤦🤦🤦🤦awas aja km pak Dika,kualat km😡😡😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!