Indonesia
NovelToon NovelToon
Rahasia Di Balik Mata Aisyah

Rahasia Di Balik Mata Aisyah

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Penyesalan Suami
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Aisyah dokter 23 tahun harus terjebak dalam pernikahan yang awalnya dia pikir semua baik-baik saja, tetapi ternyata kecelakaan 5 tahun lalu di saat dirinya masih remaja mengakibatkannya terikat dalam pernikahan itu.
Rahasia besar yang disembunyikan banyak orang kepadanya. Pria yang dia nikahi, ternyata menerima perjodohan dari orang tuanya karena memiliki maksud tertentu darinya.
Lalu bagaimana Aisya menjalani pernikahannya, di saat dia merasa semua baik-baik saja dan ternyata pernikahannya hanyalah sebuah kebohongan yang menyakiti hatinya, karena perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Mari harus membaca karya saya dari awal sampai akhir, jangan lewatkan sedikit pun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32 Kabar bahagia

Karena Aisyah sudah bersama dengan suaminya sudah pulang ke apartemen mereka kembali. Aisyah tadi diantarkan ibu mertuanya, Kaivan yang mengatakan biar dia yang menjemput istrinya, tetapi Aisyah tidak ingin merepotkan karena mengetahui suaminya sedang sibuk.

Jadi Aisyah sudah diantar terlebih dahulu oleh ibu mertuanya ke apartemen mereka.

"Assalamualaikum!" sapa Kaivan.

"Walaikumsalam," sahut Aisyah baru saja keluar dari kamar mandi menggunakan deres piyama sampai mata kaki dengan rambut digerai tersenyum menyambut kepulangan suaminya dengan seperti biasa mencium punggung tangan sang suami.

"Kamu sudah sembuh?" tanya Kaivan membuat Aisyah menganggukkan kepala.

"Aisyah juga besok akan ke rumah sakit," jawabnya dengan tersenyum lebar.

"Alhamdulillah, kalau begitu jangan coba-coba untuk makan kepiting lagi," ucap Kaivan mengingatkan sembari melepas jasnya dan kemudian melepaskan kancing lengan kemejanya.

"Kak Aisyah punya sesuatu untuk Kakak," ucap Aisyah.

"Apa itu?" tanya Kaivan mengerutkan dahi.

"Kakak tutup mata dulu!" ucap Aisyah.

"Hey ada apa ini tiba-tiba harus tutup mata segala?" tanya Kaivan.

"Pokoknya ini adalah sesuatu yang sangat penting, jadi mohon untuk tidak berkomentar apapun dan sekarang tutup mata dengan cepat!" tegas Aisyah penuh penekanan kepada sang suami.

"Baiklah Aisyah!" sahut Kaivan menuruti permintaan istrinya dan menutup mata.

Tetapi Aisyah masih tidak percaya dan menutup mata suaminya.

"Kakak buka pelan-pelan!" ucapnya dan dituruti Kaivan.

Saat mata itu terbuka, Kaivan cukup kaget melihat kota kecil hasil USG dan juga terlihat tespek yang digenggam Aisyah dan mata Kaivan langsung menuju ke arah istrinya.

"Kamu...."

"Kamu hamil?" tanya Kaivan memastikan membuat Aisyah menganggukkan kepala.

"Alhamdulillah!" Kaivan refleks langsung memeluk istrinya terlihat begitu bahagia.

Mata Kaivan bahkan berkaca-kaca yang mungkin tidak percaya jika dia akan menjadi seorang ayah

"Kak Aisyah terjepit," ucapnya saat tubuh suaminya sangat membuat dirinya sesak dan Kaivan hitung cepat melepaskan pelukan itu.

"Aisyah maafkan saya," ucap Kaivan merasa bersalah.

Kaivan memegang kedua pipi Aisyah dan mencium lembut kening Aisyah dan juga mengecup bibirnya.

"Kakak senang Aisyah mengandung?" tanya Aisyah.

"Saya sangat bahagia Aisyah," jawab Kaivan menatap begitu dalam sembari mengusap-usap lembut pipi Aisyah.

"Makasih ya kamu menjadikan saya laki-laki sempurna, kita sama-sama akan menjaga kandungan kamu dengan baik," ucap Kaivan.

Aisyah mengangguk-anggukan kepala dan memeluk suaminya dan sekarang pelukan mereka jauh lebih santai daripada sebelumnya, pasangan suami istri itu sama-sama terharu dengan kehamilan anak pertama mereka di tengah usia pernikahan mereka yang mungkin baru beberapa bulan.

*****

Aisyah saat ini berada di dapur yang menyiapkan sarapan pagi, Kaivan memang tadi malam mengatakan kepada istrinya bahwa pagi-pagi sekali harus ke kantor karena ada tamu yang harus dijemput di bandara.

Aisyah sudah pasti yang ke rumah sakit biasanya tidak terlalu pagi yang terlebih dahulu mendahulukan kegiatan suaminya.

Di tengah pekerjaannya tiba-tiba saja Kaivan sudah berada di belakangnya dan memeluk sang istri begitu erat membuat Aisyah sedikit kaget.

"Kak...."

Aisyah kegelian saat suaminya itu justru menciumi leher jenjangnya dari belakang.

"Kak Aisyah sedang memasak!" protes Aisyah dengan tingkah Kaivan yang sudah pasti mengganggu dirinya dan tidak membuat konsentrasi.

Tetapi Kaivan justru terus melakukan, sampai-sampai membuat Aisyah membalikkan tubuhnya dengan mena Kaivan horor, tetapi justru kedua tangan suaminya itu berada di pinggangnya, yang tidak membiarkan sang istri kemana-mana.

"Kak Aisyah sedang memasak dan jangan mengganggu!" tegas Aisyah penuh penekanan menatap sang suami horor.

Bukannya menuruti permintaan Aisyah dan justru Kaivan mencium pipi Aisyah.

"Kak!" kesal Aisyah.

"Kamu itu kenapa sih galak banget," ucap Kaivan kembali melakukan hal yang sama dengan mencium pipi sebelah kirinya.

Apapun yang keluar dari mulut sang istri dan Kaivan akan mencium wajahnya.

Akhirnya Kaivan memiringkan kepalanya mencium bibir sang istri, bukan hanya ciuman biasa, tetapi lumatan-lumatan kecil yang berubah menjadi ciuman yang menuntun. Aisyah pasrah dengan suaminya pagi-pagi sudah begitu romantis.

Aisyah sedikit mendorong dada suaminya untuk menghentikan ciuman mereka dengan perlahan mata mereka terbuka dan paling menantang.

"Kakak harus ke bandara untuk menjemput tamu!" tegas Aisyah mengingatkan sang suami jangan kebablasan dan akhirnya tugas utamanya dilupakan.

"Tetapi saya ingin bersama kamu Aisyah," ucap Kaivan dengan lembut.

"Yakin?" tanya Aisyah.

Kaivan menganggukkan kepala yang benar-benar ingin menghabiskan waktu bersama sang istri membuat Aisyah terserah saja, toh sebagai istri dia akan mendapatkan pahala dan suaminya pasti akan mendapatkan masalah karena terlambat.

*****

"Kamu hamil!" pekik Amira dengan suaranya yang sangat keras membuat Aisyah menutup mulut temannya itu karena bisa-bisa membuat semua orang tahu.

"Shutttt...." tegas Aisyah dengan mata melotot.

"Memang kenapa? kehamilan itu merupakan kabar bahagia dan kamu juga punya suami jadi bukan aib!" tegas Amira.

"Tapi pamali harus diberitahu kepada semua orang dan karena kamu sahabatku yang paling baik hati sedunia, jadi lebih pamali lagi kalau tidak diberitahu," ucap Aisyah.

"Aisyah, aku senang sekali!" Amira langsung memeluk sahabatnya itu dengan begitu erat yang pasti dia akan bahagia jika Aisyah mengandung calon keponakannya.

Pelukan itu terlepas dan ternyata Amira sampai menangis karena terharu membuat Aisyah mengusap air mata sahabatnya.

"Aku sangat bahagia melihat kamu bahagia Aisyah," ucap Amira.

"Aku juga bahagia karena kamu, pria yang membahagiakanku adalah kakak dari sahabatku," ucap Aisyah.

"Aisyah, pokoknya apapun yang kamu butuhkan kamu harus meminta bantuan kepadaku dan untuk masalah urusan rumah sakit jika kamu memang mengalami kendala, tidak apa-apa aku akan menggantikan kamu!" ucap Amira.

"Kamu berlebihan sekali, yang terpenting aku meminta doa dari kamu semoga saja baikku sehat dan lahir dengan selamat," ucap Aisyah.

"Amin!" ucap Amira.

"Ya sudah kalau begitu aku ingin traktir kamu makan. Ayo kita makan siang bersama!" ajak Aisyah.

"Hmmmm, Aisyah maaf. Aku ada kegiatan yang harus aku lakukan, jadi aku tidak bisa makan bersama kamu, bagaimana jika nanti sore saja," ucap Amira tawar-menawar dengan sahabatnya itu.

"Kegiatan apa?" Apa kegiatannya begitu penting?" tanya Aisyah.

"Biasa kalau urusan dokter sudah pasti berurusan dengan rumah sakit," ucap Amira

"Baiklah," sahut Aisyah.

"Sekali lagi selamat untuk sahabatku dan terus jaga keponakan ku," ucap Amira membuat Aisyah menganggukkan kepala.

*****

"Alhamdulillah Aisyah. Bunda senang mendengar kehamilan kamu!" Rahma juga mendapat kabar bahagia itu dari putrinya yang mengusap-usap lembut perut Aisyah dan pasti penuh dengan doa.

"Nak, kamu terus jaga kesehatan ya, kamu tidak perlu memikirkan hal-hal yang berlebihan," ucap Rahma.

"Iya Bunda," Jawa. Aisyah.

"Kamu sudah menyampaikan kabar bahagia ini kepada ayah kamu?" tanya Rahma.

"Bunda ini yang membuat Aisyah akan sulit untuk menjaga kesehatan dan pikiran Aisyah tidak akan tenang, bisa tidak segala sesuatu kebahagiaan Aisyah tidak dikaitkan dengan mereka, kenapa anak wanita itu sudah tidak ada di dunia ini dan Aisyah harus bertanggung jawab dan itu yang membuat dia menginginkan Aisyah untuk menghargai dia sebagai ibu," ucap Aisyah.

"Apa maksud kamu Aisyah?" tanya Rahma.

"Aisyah bertemu dengannya beberapa hari yang lalu di pemakaman Aisyah berkunjung ke makam nenek, wanita itu selalu memperlihatkan wajah sedihnya, wajah seolah-olah menjadi korban, wajah yang ingin dikasihani dan dia mengatakan bahwa putrinya sudah meninggal, Aisyah mengambil kesimpulan bahwa selama ini dia mendekatkan diri kepada Aisyah hanya ingin menjadikan Aisyah sebagai putrinya untuk obat rasa rindunya!" ucap Aisyah.

"Lalu apa wanita itu mengatakan hal yang lain lagi?" tanya Rahma tanpa penasaran

"Tidak ada apapun yang telah dia sampaikan, hanya saja tetap Aisyah tidak menginginkan semua ini dan Aisyah hanya memiliki satu Bunda dan tidak ingat menjadi anak siapapun!" tegas Aisyah

"Bunda tolong jangan terus mengalah lagi, jika bunda sayang pada Aisyah maka Aisyah minta untuk mengakhiri semua ini," ucap Aisyah memberi penekanan kepada Rahma yang tidak bisa membuat Rahma berkomentar apapun.

Bersambung......

1
Herman Lim
jgn nanti kebuka aja menikah karna ada mata mantan di tubuh Aisyah lihat apa yg akan Aisyah buat ke mata nya nanti ga sabar tgg part ne
Herman Lim
jgn menyesel aja nanti kaivan klo Aisyah tau niat kamu waktu nikah sama dia bukan utk Aisyah tapi mata mantan mu di tubuh Aisyah
puji hastuti
Kaivan bertanya " Jadi kamu tugasnya dii bali ?"
suaminya loh ....pengantin baru looh
Fauziah Rahma
kenapa bisa ayah aisyah menikah dengan Kamila?
Herman Lim
kaivan kamu pasti melihat mantan mu mk bisa gitu lembut sama aisyah
Herman Lim
kasian Aisyah yg di bohongi semua org tua dan suami nya 🤪😔
Herman Lim
gila ternyata Aisyah yg jadi korban dari semua ego kalian,tdk ada Aisyah kyk kian bangga kan tapi wanita yg dh mati hanya kerna mata nya yg Masi ada di tubuh Aisyah kalian paksa Aisyah nikah dgn kekasih ny dl 😔
Herman Lim
apa jangan² dl yg bertabrakan dgn aishay anak dari bini ayah nya yg mati Dan mata nya di donor ke aishay dan kaivan dl berpacaran dgn anak lain ayah nya 😔😔 rumit guys 🤣🤣
Oma Gavin
orang tua cerminan buat anaknya bila ayahnya saja poligami merasa paling bener jgn salahkan aisyah bila jadi pemberontak
Gian Hazza
lanjut thor👍
Rian Moontero
mampiiirr😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!