Indonesia
NovelToon NovelToon
Silent Love. Ssssst...?

Silent Love. Ssssst...?

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Wanita Karir / Kehidupan Tentara / Mata-mata/Agen
Popularitas:14.5k
Nilai: 5
Nama Author: Md@

Karena sebuah kecelakaan Ellia karim-pun terikat pernikahan dengan Aman Brown. Seorang CEO yang hanya menganggap Ellia sebagai teman hidup saja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Md@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep 34 : Bertahan Hidup di Hutan

Karena malam ini adalah malam pernikahan mereka Friska segera bersiap terlebih dahulu. Di bantu beberapa pelayan Friska selesai membuka baju pengantinnya.

"Terima kasih!" Ucapnya

"ini sudah tugas kami Nona" para pelayan pun segera mengundurkan diri dan meninggalkan Friska seorang diri di ruangan.

Setelahnya Friska mulai membersihkan diri dan menunggu Aman datang.

Jam sudah menunjukkan pukul 7 tapi Aman tak kunjung datang.

tok tok tok..

Tak lama kemudian terdengar ketukan pintu.

Aneh biasanya kalau Aman tentu saja memiliki kartu akses masuk ke ruangan ini. Mungkin itu pelayan lagi.

Pikir Friska.

jadi dia pergi membukakan pintu.

"Hai sayang! Aku merindukanmu." Langsung saja Farrel masuk sambil memeluk Friska dan mulai menciumnya. Tak lupa Farrel mengunci pintu dari dalam.

Sedangkan Friska hanya bingung sejenak dan mulai membalas perlakuan Farrel.

Merekapun kembali tidur bersama.

Setelah 1 jam Farrel pun segera bangun sambil tersenyum menatap Friska yang ada diranjang pernikahannya sendiri.

Farrel segera keluar tanpa mengatakan apa-apa dan meninggalkan Friska yang masih setengah sadar.

"Astaga!! Bisa-bisanya aku melakukan itu dengannya saat ini. Ini bisa gawat!! Aku harus segera mandi dan membersihkan semua ini." Ucap Friska sedikit panik, kemudian bangun dan membereskan pakaiannya yang berserakan dilantai dan memasukkannnya kedalam keranjang kotor. Setelahnya Ia bergegas mandi.

Setelah selesai mandi, Friska segera menyemprotkan banyak parfum di ranjang dan menyalakan pengharum seluruh ruangan dengan aromatheraphy wangi jeruk. Setelah dirasa semua rapi Friska merasa tenang.

Menyalakan Ac hingga 20°c tanpa terasa Friska tertidur karena kelelahan.

Jam sudah menunjukan pukul 10 malam.

Cklek ...

Suara pintu terbuka.

Ternyata Aman telah kembali setelah Lift yang berfungsi bagus tiba-tiba macet. Aman menunggu hingga 1 jam lebih untuk menunggu lift berfungsi kembali.

Berjalan keruangan Kamar hotel dari lift, tempat dia dan Friska menginap memakan waktu 2 jam keseluruhannya. Aman merasa kesal.

Setelah memasukki kamar yang dalam keadaan temaram, Aman menduga bahwa Friska mungkin sudah tertidur. Aman segera masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri.

Ini mungkin malam pernikahan, tapi bukan malam pertama bagi Aman dan Friska jadi dia merasa tak perlu untuk mengganggu Friska. Aman kemudian berbaring di samping Friska dan akhirnya tertidur juga.

Keesokan harinya.

Berjalan seperti hari biasa, Aman pergi ke kantor, pulang dan kerja. Itulah rutinitas harian Aman. Membosankan memang.

Karena Friska belum bangun, Aman terlebih dulu pergi ke kantor karena ada rapat penting jam 9 nanti. Bagaimanapun setelah dari kantor dia akan berdiskusi dengan Friska, kemana hendaknya dia ingin berbulan madu.

Aman jangan di tanya, hampir seluruh tempat wisata sudah dia kunjungi di seluruh dunia. Jadi dia mungkin tidak memiliki ide-ide seperti itu di benaknya yang menarik minatnya lagi. Hanya keinginan Friska yang dia ingin kabulkan.

Di Kantor Elektric Sky

Han masuk setelah menutup pintu.

"Tuan Apakah benar, Tuan sudah menyerahkan 50% saham atas nama Nyonya? Tuan tidak takut jika nyonya tertipu oleh orang lain? Tuan kau sangat gegabah." Ucap Han sedikit kecewa pada keputusannya.

Di merasa selalu curiga dengan Friska tapi, ia tak memiliki bukti yang nyata atas semua kecurigaannya. Sedangkan Tuannya sangat percaya terhadap istri barunya itu.

"Memangnya kenapa, di masa depan toh dia juga dan anakku akan mewarisi asetku. Apa yang salah aku memberikannya setengah Asset ku. Aku mencintainya dia mencintaiku itu sudah menjadi bukti yang cukup bahwa dia bisa ku percaya selain orangtuaku dan kau." Ucap Aman santai.

"Tapi Tuan---" Ucap Han belum sempat dia melanjutkan sudah di potong oleh Aman.

"Sudahlah, kerjakan urusanmu saja." Ucap Aman menyuruh Han kembali bekerja.

"Baiklah Tuan!" Han pun mengundurkan diri dengan jawaban lemas dan kecewa.

...----------------...

Sudah 3 bulan sejak bergabung dan datangnya Ellia ke militer.

Hari ini pelatihan mereka yang sesungguhnya akan di mulai.

Sang Pelatih mulai berbicara didepan semua Prajurit Junior.

"Semuanya hari ini kita akan berlatih di hutan belakang yang telah khusus disediakan bagi kalian, sehingga tidak akan mungkin membahayakan nyawa walau ekstrim. Kalian akan di bagi menjadi beberapa kelompok kecil yang beranggotakan 10 orang. Barang siapa yang menyerah bisa angkat bendera putih yang di berikan masing-masing oleh senior ke kamera. Semua Area hutan sudah di pasangi kamera pada area tertentu. Sehingga kami bisa melihat sebagian kegiatan yang kalian lakukan. Beberapa hewan buas juga ada yang dibiarkan tumbuh. Itu juga salah satu rintangan yang akan kalian hadapi untuk mendorong kalian menjadi kuat. Akan ada pemandu senior kelompok masing-masing yang akan mengantar kalian sampai tujuan dan sambil menjelaskan hal-hal yang kalian kurang pahami dalam perjalanan ketempat tujuan.

Setelah senior berhasil membawa kalian ketempat tujuan senior tersebut akan kembali ke area militer. Kalian semua harus mengandalkan diri sendiri untuk pulang ke pintu hutan 3 bulan kemudian. Pelatihan ini memerlukan waktu selama 3 bulan bertahan hidup di hutan. Jadi siapkan bekal, alat-alat dan mental kalian. Semuanya berkemas!!! Kita akan berjumpa di pintu masuk hutan di belakang area kawasan militer, mengerti!" kata Pelatih senior berteriak lantang.

"Siap Senior!!!" Suara prajurit bergema di seluruh lapangan.

Mereka pun segera kembali mengambil dan mengemasi barang-barang yang diperlukan untuk bertahan hidup di area hutan selama tiga bulan.

Ellia dan teman-temannya juga tak tinggal diam merekapun menyiapkan berbagai alat dan bahan untuk bertahan hidup.

Ellia mulai memasukkan botol-botol kecil berisi bumbu dan rempah-rempah yang sudah di haluskan dan dikeringkan yang di kemas dalam botol kemasan. Ellia pikir dulu benda-benda ini tidak akan terpakai karena adanya kantin militer. Ellia pikir di asrama dia akan memasak makanan sendiri. Layaknya kehidupan anak kost. Makanya dia membeli beberapa bumbu dan alat dapur.

Siapa yang tahu bahwa panci-panci mini ini akan berguna dan tempat menanak nasi manual mini yang susah payah dia bawa dari rumah ibunya juga akan sangat bermanfaat di saat pelatihan seperti ini.

Memasukkan satu set pisau dapur, belati mini yang dia beli secara online. Ya walaupun kualitasnya kurang bagus. Setidaknya belati ini tajam.

Begitulah menurutnya.

Melihat peralatan yang di masukkan Ellia kedalam tasnya, teman-temannya ada yang heran, sebagian ada yang tercengang sambil geleng-geleng kepala.

"Ellia ko bawa apa itu, apakah itu berguna to? Panci hitam mamakku juga ada yang seperti ko punya. Untuk apa?" Ucap Hannah yang memang penasaran dengan semua alat-alat yang Ellia masukkan kedalam ransel besarnya.

"Oh ini bahan dan alat untuk bertahan hidup, itu saja." Ucap Ellia kembali sibuk setelah memasukkan barang-barangnya kedalam tas setelah menjawab pertanyaan Hannah.

"Aku tahu, tali sudah benar berguna dan pisau belati juga berguna. Tapi rempah-rempah dan panji berguna jugakkah? Kita kan sudah bawa bekal Ellia?" Ucap Hannah, sebagian temannya mengangguk setuju dengan pertanyaan Hannah.

"Kau butuh makan tidak, iyakan. Nah ini untuk masak dan pakai bumbu. Bekalmu hanya mungkin bertahan selama satu bulan. Setalah itu kau tidak makan? 2 bulan kemudian apakah kau masih sanggup mengejar kelinci setelah kelaparan 2 bulan lamanya? Tidak kan! Inilah gunanya panci, kita bisa masak daging kelinci disini selama masih ada air dan alam pegunungan kita tidak akan kehausan atau kelaparan. Kau mau makan enak bawalah bumbu. Kau tahan makan sayur rebus garam saja. Daging rebus garam saja. Tak wangi dan tak enaklah Hannah. Ini bukan cuma soal rasa, ini bertahan hidup jugak namanya" Ucap Ellia panjang lebar seolah membenarkam semua tindakannya.

"Cepat berkumpul area asrama sudah sepi. Kita akan tertinggal rombongan." Ucap Vero yang sudah stanby di depan pintu asrama dari tadi.

Hanya tas Verolah yang paling sedikit bawaannya. Diantara mereka, Sedangkan Ellia paling banyak di antara mereka.

Merekapun bergegas lari menuju belakang area militer. Sesampainya di sana rombongan mereka saja yang terlihat.

"Kenapa kalian lama sekali mereka sudah pergi 20 menit yang lalu. Karena kalian prajurit wanita para atasan dan senior sepakat bahwa kalian akan tetap berjumlah 5 orang dalam satu kelompok. Bagaimana? Apa kalian setuju." kata Senior yang akan mengantarkan mereka ketempat tujuan.

"Tak apa senior, kami mengerti. Kami siap!" Ucal Vero.

"Baiklah, ayo!" Senior pun mai memandu jalan masuk kehutan yang lebat. Semak belukar di sana-sini.

Setelah berjalan selama satu jam sampailah mereka di sekitar tebing curam, yang disekitarnya banyak pohon dan sedikit gelap ada aliran air yang keluar dari celah-celah tebing tersebut.

"Nah disinilah kalian akan memulai. Pohon yang di warnai dengan cat kuning menandakan tempat tujuan pertama sudah tercapai. Kalian di perbolehkan mendirikan tenda disini sebelum melanjutkan perjalanan besok atau kalian bisa juga meneruskan perjalanan mencari tempat dengan pohon yang di tandai warna kuning. Tugas kalian selain bertahan hidup adalah merebut bendera warna tim lain selain bendera warna putih. Siapa yang paling banyak memiliki paling banyak dia telah lulus pelatihan hutan ini. Siapa yang jumlah benderanya paling sedikit, akan terus masuk ke hutan untuk periode selanjutnya. Berhati-hatilah agar bendera kalian tidak dicuri. Selamat tinggal" Ucap senior panjang lebar kemudian dia pun pergi.

1
Jantung Taman
Thor, ini salah satu karya yang bikin aku gak bosen bacanya!
Mda: sory baru bisa balas.

Ya ampun, makasih banget udha komen dan suka ceritanya. sorry ya Update nya masih gx nentu.

Bokek banget soalnya, kuota aja tebengan. jadi kadang online tapi gx bisa Update ceritanya karena belum selesai di tulis.

makasih banget pokoknya sama dukungan nya.
total 1 replies
blouses and houses
Hari ini aku badmood banget padahal, tapi setelah baca cerita ini jadi goodmood! Tidur pun tenang, Thor!
Mda: Ya ampun.

komen mu sama kayak akun Theseafiles.


Thanks Dukungannya.

makin semangat nulis nih.
total 1 replies
Daisy Louise
Keren kak 🤩🤩 Semangat terus...
oliveandjune
Ceritanya menarik jujur! Tapi aku keseeeeel.. soalnya berhentinya nanggung banget haaaa:(((( ditunggu next upnya ya thor
Mda: makasih dukungannya.
total 1 replies
SnuggleKitty
Kakak author tau candu, kan? Ya ituuu kayak ceritanya author hua! Semangat menulis thor!!
Mda: maaf baru bisa bales.


terimakasih dukungannya.

makim semangat nih.
total 1 replies
CandycaneMissy
Jangan lupa minum air putih biar bisa fokus lanjut next bab thor! Aku nungguin banget up bab baru soalnya nih!
Mda: Makasih atas perhatiannya.

Ugh... Author tersipu
total 1 replies
zuluandzephyr
Ya ampun thor, kok tega sih digantung gini
Garang Anggriawan
lanjut thor dan semangat thor bikin novelnya
Mda: Oke kawan.
Terimakasih atas dukungannya.

Langsung semangat nih nulis.

Tancap gas Bro..😎
total 1 replies
Winters
uwaaaa sambal
Winters
sama dong
Cyberworrior
Kok ya aku digantung sih…? Lanjut ga thor?! Lanjut ya? Haha
Mda: Lanjut dong.

Sabar Ok
total 1 replies
Rose Yura🌹
lanjut
BeijingBand
Ih! Kenapa ceritanya relate bangeeeeet! Semangat kak!
Mda: thanksss atas dukungannya . M akan berusaha untuk menyelesaikan Novel ini. jadi jangan bosen nunggu ya guyss.

salam hangat dari M
total 1 replies
theseafiles
Hari ini aku badmood banget padahal, tapi setelah baca cerita ini jadi goodmood! Tidur pun tenang, Thor!
SquigglyMunchkin
Thor, ceritamu bikin moodku seperti pelangi wkwkw
Mda: Bagaimana Mungkin?
Whatttttttt!!!!

Gue malah cerita gue nih, ngebosen-nin.

Duh, Thanks udah komen...

Berasa kayak minum kopi anget pagi-pagi gini.

Uppss... puasa :)
total 1 replies
Eja Drajat Adriansyah
Yoyo lengket diatas motor, yok diupdate thor!
Mda: Yoyo lengket di atas awan.
Yo! Yo! sabar kawan.
total 1 replies
ShySnicker
kapan update nya masak udah end 😬😬 update nya lamaaaaaa😫😫😫
Mda: Belum, bentar lagi tamatnya. InsyaAllah bulan ni tamat.

Sorry ya gaes, lama Update kouta ketengan nih. lagi bokekkkk banget.
total 1 replies
Mda
Makasih Kak udah mampir.
Sari Sari
semangattttttt
Mda: Makasih udah dukung dan baca karya saya
total 1 replies
Mda
Author tolong ya Typo masih bertebaran :[
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!