Indonesia
NovelToon NovelToon
Cosmic Convergence : Chaos Of Teleportation

Cosmic Convergence : Chaos Of Teleportation

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Barat
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Deximo

"Cosmic Convergence: Chaos of Teleportation" adalah novel yang mengeksplorasi dunia yang dilanda bencana teleportasi dan pergabungan antar planet yang memicu kemunculan kekuatan sihir pada manusia. Cerita ini berpusat pada petualangan para individu yang harus belajar mengendalikan kekuatan sihir mereka sambil menghadapi konsekuensi dari peristiwa tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deximo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertempuran yang Menentukan Nasib Kerajaan

Fiona Berkata kepada Wave " apa yang bisa kau lakukan sekarang?"

Wave tertawa berkata " Kau mengajakku duel satu lawan satu? ingatlah setelah ini kudeta akan dilakukan oleh pihak Testra. "

Fiona dengan kesal berkata " Meski kau menang kau akan lebih mudah melakukan penyerangan bukan? "

Wave tertawa berkata " kau cukup pintar siapa yang mengajarimu? asal kau tahu saat ini Testra disiap melakukan kudeta. "

Fiona berkata " apa madsudmu?"

Wave berkata " jika keluarga Testra mendapatkan lima belas lisensi pihak asosisasi misi kerajaan akan berlalih ke keluarga Testra kau tahu apa maksudnya?"

Fiona dengan kesal berkata " apapun itu tidak akan ku biarkan! "

Wave dengan sombong menjelaskan " jika lisensi terkumpul kami pihak asosiasi akan melakukan misi tingkat A "

Fiona bertanya " apa madsudmu? "

Wave dengan sombong berkata " memang keluarga Vestra terlalu bodoh, misi tingkat A yang kami maksud melakukan kudeta yang melibatkan Class Z sampai Class A kami memberi reward setiap Pemburu yang berhasil membawa kepala mentri dan keluarga Vestra akan diberi jabatan sesuai kepala yang diburu"

Fiona dengan kesal berkata " takkan ku biarkan itu terjadi "

Wave meledek Fiona berkata " lebih baik kau menyerah, aku ingin mencicipi tubuhmu malam nanti "

Fiona dengan pedang element Listriknya bergerak maju, Fiona menebas ke arah kepala Wave namun Wave berhasil menahan dengan pedang element listriknya, Wave mulai melawan balik dengan menusuk bagian lengan Fiona, Fiona menghindar ke arah samping pertarungan mereka berlangsung sengit jual beli serangan dilakukan oleh Wave dan Fiona.

mereka menggunakan tebasan Listrik sekali lagi serangan mereka berakhir seri.

Wave berkata " apa hanya segini kemampuanmu? "

Fiona yang nampak kelelahan berkata " orang orang sepertimu apakah sudah merasa kuat? "

Wave yang kesal membuang pedang element listriknya dan menembakkan peluru listrik kearah Fiona, Fiona dengan mudah menangkis dengan pedang elementnya.

Fiona berteriak " Apa hanya segini hahh? " tiba tiba pedang element milik Wave meluncur cepat ke arah Fiona, hampir saja pedang itu menusuk tubuh Fiona, Fiona menahan pedang itu dengan pedangnya, Wave dengan cepat menuju pedangnya dan kembali menebas Fiona, Fiona menahan serangan Wave dengan pedangnya, Fiona berhasil menahan namun serangan Wave cukup fatal membuat Fiona terlempar dan menabrak kuba Defri, Fiona memuntahkan sedikit darah.

Wave dengan sombong berkata " bagaimana? apa kau masih kuat untuk bangkit? "

Fiona tersungkur dan kembali berdiri, Wave berkata " kau kukasih dua pilihan melawan dua orang atau tiga orang sekaligus? "

Fiona menjawab " Jika bisa empat orang sekaligus lakukanlah. "

Wave berkata " Sombong sekali! " Wave mengeluarkan aura di sekitar tubuhnya dan mengeluarkan Percikan Listrik, Percikan Listrik itu membelah menjadi dua bagian dan menjadi bentuk Wave "

Fiona berkata " Apa hanya dua saja ku kira bisa empat. "

Wave berkata " Sombong sekali lihat saja dirimu berdiri saja susah "

Fiona membuang pedangnya dan mengeluarkan Listrik dari kedua tangannya, Fiona meletakkan kedua tangannya kedalam tanah.

Wave berkata " apa yang kau lakukan ******! " tanpa Wave sadari Fiona membuat jangkauan serangannya.

Fiona berkata " kau yang akan kalah " Fiona mengulur waktu sampai jarak serangannya memenuhi seluruh area kuba pelindung.

Wave menggunakan bayangannya menyerang Fiona, Fiona tersenyum tiba tiba bayangan wave terkena serangan pedang elemet yang keluar dari tanah.

Wave yang kesal melihat bayangannya mudah dikalahkan berkata " apa yang kau lakukan wanita ******! "

Fiona berkata " menyerahlah! "

Wave berteriak " coba saja gores tubuhku jika bisa! " tak lama setelah itu pedang element muncul kembali dari bawah tanah dengan cepat menggores badan Wave sebelah kiri. "

Fiona berkata " menyerahlah! "

Wave dengan pedang element Listriknya mengeluarkan aura Listrik, Fiona dengan cepat mengeluarkan pedang pedangnya didalam tanah namun gerakan Wave terlalu cepat, Serangan Fiona tak mengenai satupun.

Wave dengan sombong berkata " jangan harap dengan menggores tubuhku kau bisa membunuhku! " sambil menghindari serangan Fiona.

Wave dengan bergerak maju dengan cepat berada didepan Fiona, Wave berkata " Mati kau ****** meski ku tak bisa mencicipi tubuhmu." Sambil menebas Fiona, namun Fiona tiba tiba menghilang dan berada di belakang Wave sambil menebas Wave, meski Wave berhasil menahan tebasan Fiona namun Wave terpental dan menabrak dinding kuba Defri.

Fiona berkata " Kecepatanmu apa hanya segitu? "

Wave dengan sombong berkata " kau benar benar membuatku jengkel " sambil mengeluarkan auranya dengan kecepan penuh ke arah Fiona sambil menebaskan pedang element Listriknya namun fiona tiba tiba berada di belakang Wave lagi, Wave terkejut kenapa Fiona bisa secepat itu, Fiona melapisi kakinya dengan listrik dan menendang punggung Wave, Wave terpental dan menabrak dinding kuba Defri.

Fiona berkata " menyerahlah "

Wave yang kesakitan mencoba bangkit namun fiona kembali menghilang dari pengeliatannya, kecepatan Fiona benar benar tak terlihat

Fiona berkata " Kanan " wave menoleh ke arah kanan namun fiona dengan kaki dilapisi element listrik menendang muka Wave dari arah kiri, Wave kembali terpental.

Fiona berkata " kiri " Wave hanya terdiam Lagi lagi tendangan Fiona mengenai tubuh Wave dari arah kiri.

Fiona berkata " kirimu mana?"

Fiona menyerang Wave sampai wave tak bisa berkata kata lagi, Fiona berkata "perbedaan level kita terlalu jauh"

Wave Berteriak " Berisik kauuu!!! " wave memukul dinding kuba buatan Defri

Fiona berkata " Oh mau kabur? silahkan! memang Testra seperti itu coba saja kalau bisa "

Wave membabi buta menyerang dinding Kuba buatan Defri namun tidak memberikan efek apapun.

Wave berteriak " Ignor!!! hancurkan dinding ini!!"

Fiona tertawa " harusnya kau sadar suara kita tidak terdengar dari luar "

Wave dengan panik terus menghancurkan dinding Kuba buatan Defri

Fiona berkata " hentikan apa kau tak melihat Ignor sudah mencoba menghancurkan dinding ini? apa kau buta sehingga tak menyadari itu lihatlah Ignor mencoba menghancurkan dinding satunya lagi"

Wave yang melihat Ignor gagal menghancurkan dinding kuba milik Defri tampak Frustasi.

Wave berteriak " mati kau! Wanita ******!!!!" sambil mengeluarkan aura Listrik di sekitar tubuhnya, tiba tiba pedang muncul dari tanah memotong lengan tangan kanan Wave, Wave berteriak merintih kesakitan.

Fiona berkata " teriakanmu tak akan terdengar. "

Wave memohon ampun berkata " Aku menyerah!!! "

Fiona meledek Wave berkata " hmm, tapi Viod tidak bisa mendengar bagaimana kalau kubunuh saja kau!" Fiona kembali menggunakan kecepatannya dan menghilang dari pandangan Wave.

Wave Frustasi dan panik melihat dari segala arah

Fiona berkata " bagian mana yang kupotong dulu "

Wave menembak dengan peluru Listrik ke segala arah dengan tangan kirinya namun tiba tiba lengannya putus.

Wave terjatuh dan berteriak kesakitan.

Defri yang tiduran menyadari tanda dari Fiona menonaktifkan kuba pelindungnya.

Ignor yang melihat Wave kehilangan lengannya terkena mental dan panik.

Terdengar suara jeritan Wave, Wave berteriak " hentikan!! aku menyerah!! aku ingin hidup!!! "

Defri berlari dan menendang tubuh Wave sampai keluar arena.

Defri berkata "yang tidak bisa bertarung diharap keluar arena"

Fiona berkata " Def terimakasih, sekarang hanya tersisa kau saja Ignor."

Ignor sangat ketakutan setelah melihat Wave kehilangan tangannnya dan tak percaya yang melakukan itu adalah Fiona.

1
Deximo
komen ya guys giman update bab 38 ini
Deximo: bawaw
total 1 replies
alfiah safitri
defri nya agk agk yahh k cwe..
Deximo: ikut kisah Defri selanjutnya yaa
total 1 replies
alfiah safitri
ayokkk semangattt. buat karya2 nya
Kampung Islam
muntep coeg lanjutkan
Deximo: Terima kasih telah membaca chapter ini dengan antusias. Cerita ini akan terus berlanjut dan akan ada petualangan seru yang menanti di chapter berikutnya. Aku berharap kalian akan terus menemani karakter-karakter kita dalam perjalanan ini.

Tetaplah menunggu dan semangat untuk menyambut kelanjutan cerita yang akan datang! Sampai jumpa di chapter berikutnya!
total 1 replies
Deximo
membaca chapter 1 saja bisa membuat penasaran dengan apa yang terjadi selanjutnya
alfiah safitri
tetap semangatt thor
Deximo: ditunggu ya update selanjutnya terimakasih
total 1 replies
Afdhal Muhammad
suksess
Deximo: terimakasih
total 1 replies
Afdhal Muhammad
semangattt. kelanjutannya😁
calliga
Lanjut thor, semangat!
calliga: Bantu mampir ya thor Ke novelku "dragon lord system", maacih thor xD
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!