Indonesia
NovelToon NovelToon
KEBANGKITAN RATU SRIGALA

KEBANGKITAN RATU SRIGALA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Action / Fantasi
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Chinta Maulana

Disebuah kerajaan bulan yang dihuni ribuan manusia Srigala. Disaat gerhana bulan merah, permaisuri Lira baru saja melahirkan seorang anak perempuan yang cantik namun tidak memiliki aura Srigala yang membuat sang Raja Argan harus membunuh anak kandungnya sendiri karena dianggap aib.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chinta Maulana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 034: Cahaya Bulan Melawan Kegelapan

Seraphina mencengkeram liontin perak, napas tersengal namun suaranya teguh.

"Elara, kebencianmu takkan menjadikanmu Ratu sejati. Kekuasaan bukan soal terkuat, melainkan siapa yang bisa melindungi rakyatnya!"

Elara tertawa melengking. Gelombang sihir hitam menghantam Seraphina tanpa ampun. Ia terpental, darah menetes dari bibir, lalu jatuh berlutut gemetar tenaganya tersedot habis.

"Kau menyebut itu kekuatan?" cemooh Elara. "Lihat dirimu, lemah dan tak berdaya. Sihirku berasal dari inti kegelapan lebih kuat yang sekarang dari pada yang dulu. Tak ada yang bisa menahannya!"

Seraphina mengangkat wajahnya meski darah menetes di pipi, matanya tetap menyala tak tergoyahkan.

"Kekuatanmu besar, tapi hatimu dipenuhi dengan kegelapan."

Seraphina tersenyum tipis, penuh keyakinan.

"Dan kau keliru, ada yang bisa menahanmu. Bukan liontin ini, melainkan cinta dari mereka yang percaya padaku. Itu kekuatan yang tak bisa kau hancurkan."

Elara tertawa sinis, matanya menatap tajam.

"Cinta? Omong kosong itu takkan bisa menyelamatkanmu! Mereka akan membuangmu disaat kau tidak berguna lagi!"

Elara mendekat, suaranya dingin menusuk.

"Akan ku hancurkan kekuatan yang kau banggakan itu, Kerajaan Bulan Perak akan menjadi milikku sepenuhnya!"

Di Kerajaan Bulan Perak, Ratu Lira tiba-tiba mencengkeram dadanya erat, napas tercekat, wajahnya pucat. Ia merasakan sakit putrinya seolah miliknya sendiri.

"Seraphina… putriku…" bisiknya lirih sambil menatap Bulan. "Dewi Bulan, lindungilah putriku, berikan kekuatan agar ia kembali padaku."

Cahaya bulan seolah menjawab, bersinar lebih terang. Energi murni mengalir turun, menembus kabut dan batu, menyentuh tubuh Seraphina.

Di dalam goa, Seraphina terpental keras menghantam dinding batu hingga retak dan hancur. Ia jatuh di tumpukan reruntuhan, napasnya nyaris putus.

Elara tertawa lebar, penuh kemenangan. "Ha ha ha Sudah berakhir, Seraphina. Tak ada yang bisa menyelamatkanmu, bukan liontinmu, bukan Dewi Bulan, bukan siapa pun! Kau kalah, akulah Ratu sejati!"

Namun Seraphina tersenyum. Cahaya putih murni menyusup ke tubuhnya, menyembuhkan luka dan mengembalikan tenaga, doa ibunya serta berkah Dewi Bulan. Ia bangkit berdiri, matanya teguh.

"Belum berakhir, Elara. Aku belum kalah," ucapnya tegas, suaranya menggema.

Seraphina melepaskan gelang naga perak pemberian Alaric, peninggalan leluhur yang menyimpan kekuatan kuno.

"Dengan kekuatan warisan leluhur… Aku memanggilmu, Srigala Merah Legendaris!"

Elara tertawa mencemooh, matanya menyala penuh keangkuhan.

"Srigala Merah? Kau masih mengandalkan itu? Dulu aku mungkin takut padanya, tapi sekarang aku memegang kekuatan inti kehidupan seluruh bangsa serigala! Ha ha ha… Apa yang bisa dilakukan binatang peliharaanmu ini terhadapku?"

Seraphina tersenyum tipis, tak sedikit pun tergoyahkan. Seketika cahaya merah menyala menyelimuti tubuhnya, berubah wujud menjadi Srigala Merah yang gagah perkasa, taringnya terlihat tajam dan cakarnya siap menerkam.

"Kau salah mengira. Ia bukan sekadar binatang… Ia adalah kekuatan sejati yang lahir dari hati murni, bukan dari keserakahan. Sekarang rasakanlah sendiri!"

Jauh di Kerajaan Cahaya Timur, Pangeran Rian menerima laporan kalau Kerajaan Bulan Perak diserang Wabah mematikan.

"Lapor, Pangeran Kerajaan Bulan Perak kini dilanda wabah jauh lebih mematikan. Rakyat jatuh sakit beruntun, hingga kini belum ditemukan obatnya."

Rian terdiam sejenak, memikirkan cara menolong Kerajaan Bulan Perak. Tiba-tiba matanya berbinar ketika mengingat mata air murni miliknya.

"Kita punya Mata Air Kehidupan yang suci, mampu menyembuhkan segala penyakit akibat sihir gelap. Siapkan pengawalan terbaik, kita bawa air itu ke sana, sebelum terlambat!"

Pengawal itu membungkuk hormat dengan sigap.

"Siap, pangeran! Segera kuutus pasukan terbaik. Kami akan menjagamu dan air suci itu dengan nyawa kami sendiri!"

1
kaylla salsabella
masih ngeyel
kaylla salsabella
cari mati sari
kaylla salsabella
ooo ternyata bener rian yang dulu di tolong Seraphena
kaylla salsabella
pangeran rian apakah orang yang sama dengan yang di sembuhkan nazar
kaylla salsabella
lanjut
kaylla salsabella
si elara atau ibunya elara
Surianto Tiwoel
🔥🔥🔥
kaylla salsabella
alhamdulillah
kaylla salsabella
🤔🤔🤔🤔🤔
kaylla salsabella
lanjut😍😍
kaylla salsabella
😍😍😍
kaylla salsabella
lanjut😍😍
kaylla salsabella
semoga berhasil
kaylla salsabella
yeeee rasain kamu elara🤭🤭🤭
kaylla salsabella
ooo srigala bangsawan nya adalah rian
kaylla salsabella
pasti ratu lira
kaylla salsabella
jodohin lira sama Alaric saja 🤣🤣🤭🤭
kaylla salsabella
lagi thor
kaylla salsabella
lanjut
kaylla salsabella
perasaan ku Dikit amat🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!