Indonesia
NovelToon NovelToon
Mantan Narapidana Jadi Istri Ceo

Mantan Narapidana Jadi Istri Ceo

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Perjodohan / Romansa Fantasi
Popularitas:12.3k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Vivian Wei keluar dari penjara demi menanggung kesalahan kakak kembarnya. Dulu keras kepala dan bar-bar, kini ia berubah menjadi gadis tangguh yang tidak takut melawan siapa pun.

Pertemuannya dengan Delvin Yang, seorang CEO sekaligus direktur universitasnya, mengubah hidup Vivian. Awalnya Delvin berniat membatalkan pertunangan keponakannya dengan Vivi Wei.

Namun, setelah mengenal Vivian, Delvin justru mengubah keputusannya. Bukan Vivi, melainkan Vivian yang ingin ia jadikan istrinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Vivian Melawan

Zoanna menghentakkan tangannya ke atas meja, lalu berdiri dengan wajah penuh amarah.

"Kurang ajar! Berlutut!" perintah Zoanna dengan tegas.

"Atas dasar apa aku harus berlutut? Kalau kalian ingin menghukumku, setidaknya harus ada alasan yang jelas," jawab Vivian tenang.

Vivi yang duduk di samping neneknya tersenyum licik dalam hati.

'Vivian, di keluarga ini, Nenek paling mengutamakanku. Kali ini, aku tidak percaya kau bisa melawannya!'

"Menyebabkan kakakmu diusir dari universitas dan tidak bisa bergabung dengan perusahaan di dalam negeri! Kau juga melawan keluarga sendiri dan bekerja sama dengan Yang Group hingga papamu kehilangan kesempatan mendapatkan proyek kerja sama. Bukankah semua ini gara-gara dirimu?" bentak Zoanna.

Vivian tertawa sinis.

"Nenek, kalau anak dan cucumu bodoh, itu masih bisa diterima. Namun, sebagai orang yang lebih tua, seharusnya Nenek mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu sebelum menyalahkanku."

Dia menatap satu per satu anggota keluarga Wei yang berada di ruangan itu.

"Aku tahu, selama ini hanya Vivi yang kalian anggap sebagai anggota keluarga ini. Namun, setidaknya kalian harus bersikap bijaksana. Jangan sampai karena terlalu menyayanginya, kalian justru kehilangan akal sehat!"

"Vivian, jaga mulutmu! Kau sedang berbicara dengan nenekmu sendiri!" bentak June.

Vivian mengabaikannya dan kembali menatap Zoanna.

"Nenek, Vivi sendiri yang merusak reputasiku di Hua Qing. Dia menghasut mahasiswa lain dan bahkan dosen hingga aku hampir dikeluarkan dari universitas. Dia juga sengaja menyebarkan fakta bahwa aku pernah dipenjara, padahal aku masuk penjara karena ulahnya!"

Vivian berhenti sejenak, lalu melanjutkan dengan nada dingin.

"Direktur Yang kebetulan berada di tempat saat semua itu terjadi. Dia tidak puas dengan perilaku Vivi dan memutuskan untuk mengeluarkannya. Jadi, apa salahku? Bukankah dia sendiri yang menyebabkan semua itu? Aku tidak pernah meminta Direktur Yang untuk mengeluarkannya!"

"Nenek, dia juga memukulku dan Vivi! Bekas lukanya masih ada sampai sekarang!" sela Tom sambil menunjuk dirinya sendiri.

Vivian meliriknya dengan tatapan meremehkan.

"Itu karena mulutmu tidak bisa dijaga! Kalau orang tuamu tidak mampu mendidikmu dengan baik, biar aku yang melakukannya."

"Kau!" Tom mengepalkan tangannya, tetapi tidak berani maju.

Zoanna semakin murka mendengar ucapan Vivian.

"Tidak tahu sopan santun! Sebagai cucu keluarga Wei, kau sama sekali tidak bisa bersikap seperti kedua kakakmu!"

Vivian langsung tertawa sinis.

"Bersikap seperti mereka? Nenek, apakah maksudmu aku harus menabrak orang lain, lalu melemparkan kesalahannya kepada saudaraku sendiri?"

Pertanyaan itu membuat suasana ruangan mendadak hening.

Vivian menatap Zoanna tanpa gentar.

"Atau apakah aku harus menawarkan proyek bernilai jutaan yuan kepada Yang Group tanpa menyelidiki kondisi lahannya terlebih dahulu, lalu menyalahkan orang lain ketika semuanya berantakan?"

Dia menggelengkan kepala dengan ekspresi kecewa.

"Semua masalah itu muncul karena perbuatan mereka sendiri. Mengapa aku yang harus bertanggung jawab?"

"Vivian, jangan selalu melawan nenekmu! Cepat berlutut dan minta maaf!" bentak Mike.

Vivian menoleh kepadanya dengan tatapan dingin.

"Meskipun dia orang yang lebih tua, bukan berarti dia berhak menyuruhku berlutut tanpa alasan."

"Kurang ajar!"

Zoanna kehilangan kesabaran. Dia mengangkat tangannya dan hendak menampar Vivian.

Namun, sebelum telapak tangannya sempat mendarat di wajah cucunya itu, Vivian sudah lebih dahulu mencengkeram pergelangan tangannya.

"Nenek, aku sudah pernah mati sekali di penjara. Setelah berhasil keluar dari sana, aku bersumpah tidak akan membiarkan siapa pun menindasku lagi!"

Vivian melepaskan tangan Zoanna dengan kasar. Wanita tua itu terhuyung ke belakang dan hampir terjatuh, tetapi Mike segera menahannya.

"Vivian! Berani sekali kau bersikap kasar kepada nenekmu!" bentak Tom.

Vivian menatap mereka dengan wajah tanpa ekspresi.

"Kalian ingin aku berlutut padahal aku tidak bersalah? Aku hanya akan berlutut kepada langit, bukan kepada orang yang masih hidup!"

Dia melangkah mendekati Zoanna, kemudian menatap wanita tua itu dengan senyum dingin.

"Nenek, apakah kau sudah meninggal sehingga ingin aku berlutut dan menyembahmu?"

"Ka-kau..." Zoanna gemetar menahan amarah.

Vivi yang melihat keadaan mulai tidak terkendali segera berdiri. Dia sengaja melangkah mendekati Vivian dengan wajah seolah-olah prihatin.

"Vivian, kau sudah pindah ke rumah Direktur Yang. Apa lagi yang ingin kau lakukan? Bagaimanapun, keluarga Wei tetaplah keluargamu. Setidaknya, kau harus menghormati Nenek!"

Selesai berbicara, Vivi sengaja ingin berpura-pura jatuh, seolah-olah gadis itu telah mendorongnya.

Plak!

"Aaah!"

Sebuah tamparan keras mendarat di wajah Vivi.

Semua orang terkejut melihat tindakan Vivian yang begitu tiba-tiba.

"Vivian, kenapa kau menampar kakakmu?!" teriak June.

Plak!

"Aaah!"

Tamparan kedua kembali mendarat di wajah Vivi sebelum siapa pun sempat bereaksi.

"Vivian!" teriak Zoanna dan Mike bersamaan.

Vivi memegangi kedua pipinya dengan mata berkaca-kaca.

Vivian menarik tangannya, lalu menatap Vivi dengan dingin.

"Setiap kali dia membuka mulut untuk berpura-pura menjadi orang baik, aku akan menamparnya. Kalau kalian tidak puas, silakan maju dan hadapi aku!"

Tatapan Vivian menyapu seluruh anggota keluarga Wei.

"Asalkan kalian tahu, di mataku kalian hanyalah parasit!"

"Tuan Wei!" seru Asisten Jo yang datang bersama seorang koki yang membawa panci sup keramik bertutup. Aroma ginseng samar-samar tercium dari celah tutupnya.

"Asisten Jo?" Mike mengerutkan kening, sementara anggota keluarga Wei lainnya menoleh dengan penuh rasa penasaran.

"Ini adalah hadiah dari Tuan Muda Mark sebagai permintaan maaf karena sebelumnya telah membatalkan pertunangan," jelas Asisten Jo.

"Asisten Jo, apa isi panci itu?" tanya Tom penasaran.

"Sup ginseng langka yang dipercaya dapat menyehatkan tubuh dan memulihkan stamina. Tuan Muda Mark sengaja meminta koki terkenal untuk memasak hidangan ini khusus bagi keluarga Wei," jawab Jo dengan ramah.

"Ternyata Tuan Muda Mark masih memiliki hati yang baik," ujar Zoanna dengan wajah puas.

Mike segera maju dan menerima panci keramik tersebut dengan gembira.

"Tolong sampaikan ucapan terima kasih kami kepada Tuan Muda Mark," katanya.

Asisten Jo mengangguk sambil tersenyum sopan.

"Tentu, Tuan Wei. Saya akan menyampaikan pesan Anda."

Setelah itu, Jo melirik sekilas ke arah Vivian yang berdiri tidak jauh dari sana. Dia hampir tidak bisa menahan senyum ketika teringat siapa yang sebenarnya memerintahkan pengiriman sup tersebut.

Namun, dia segera kembali memasang wajah profesional.

"Vivian, lihatlah, Tuan muda Mark masih perhatian pada kami. Sup ini sangat langka dan tentu saja harganya tidak ternilai," sindir Tom.

"Iya, benar katamu. Memang tidak ternilai. Jadi habiskan jangan sampai tersisa," jawab Vivian.

1
MataPanda?_
bagus hajar terus.. 😄😄
semangat trus kak 💪💪
erviana erastus
🤣🤣🤣🤣 kocak
💝F&N💝
thor Linda, ayo up lagi
erviana erastus
stlh habis supx muntah semua 🤣🤣😏
💝F&N💝
ayo up lagi.
sudah di tunggu nih
erviana erastus
drama dimulai 🤣🤣🤣
erviana erastus
kasihanx si ular kena tampar 🤣
Permata_tanty
🤣🤣🤣
💝F&N💝
aku sudah vote ya

ayo lanjut lagi.
lucu dan menegangkan
Maria Mariati
Tak ampun, baru buka buku udah sakit perut ku /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Kinara Widya
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
erviana erastus
sudah sepuh malah bodohx minta ampun gtu dah kalo dibutakan sama rasa benci eh nek kamu berani ngelawan delvin trs kalo kamu tau kebenaran apa tindakanmu ckckck
erviana erastus
pemenang nya delvin yang 🤣
aku
yaelah bilang aja cemburu gitu vin 🤣🤣
aku
hayoloh si gunung es udah meleleh, smpe bkin mleyot yg baca 🤣🤣
aku
udah vi jngan nego lagi. drpd kluarga dajjal gangguin mulu nnti, jd nyonya besar aja udah. 😁😁
aku
mau kabur dia pagi2 🤣🤣
aku
jandanya tor, bukan jandamu 🤣🤣🤣
aku
pepet trosss jan kasih kendor nnti kabur 🤣🤣
aku
assem vivian to the point amat 😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!