Indonesia
NovelToon NovelToon
Barbarian Duke Daughter

Barbarian Duke Daughter

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / TimeTravel / Tamat
Popularitas:374.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Erofantic

Clarissa Joanna Lyon Watson, seorang putri Duke satu-satunya yang awalnya punya sifat manja serta lemah berubah menjadi karakter wanita bar-bar setelah siuman dari tidur panjangnya. Dengan jiwa yang berbeda. Konflik antara ayahnya yang seorang Duke dengan Putra Mahkota yang merupakan tunangannya menjadi pemicu ketidak stabilan duchy (wilayah) Lyon yang membuat Clarissa harus turun tangan dengan memberi pelajaran pada Putra Mahkota atau membuatnya mencintai setengah mati.

jangan lupa like, komen, rate dan vote ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erofantic, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34 : Pembatalan Pertunangan?

Terlihat raut terkejut dari wajah nona Roswell karena ucapan Putra Mahkota yang dirasa mengusir. Aku tidak menyia-nyiakan untuk lebih mempermainkan perasaan nona Roswell dengan tersenyum menyeringai mungkin lebih ke seringaian mengejek.

'Huush... hush.. sana. Melihat kalian bikin aku sakit mata.' gumanku lirih. Aku melirik kearah Putra Mahkota yang ternyata tengah menatapku.

"Ehem.. Ada apa?" tanyaku seraya menepis lengannya yang merangkul pinggangku.

"Ayo kita bicara." ujarnya.

"Bicara saja disini, Yang Mulia." sahutku penuh penekanan.

Putra Mahkota menatap lekat. Lalu sedikit memaksa kembali melingkarkan lengannya pada pinggangku dan perlahan menyeretku untuk mengikutinya kearah balkon yang sepi. Setiba di balkon aku segera menepis lengan Putra Mahkota.

"Apa yang ingin anda bicarakan?" tanyaku agak sinis.

"Apa maksud sikapmu ini? Kamu menolak menjadi pendampingku ke pesta karena lebih memilih pergi dengan Claude?" nada kesal terdengar dari bibir Putra Mahkota.

"Memangnya kenapa? Kan bukan keharusan bagi saya untuk selalu menemani anda dalam tiap pesta? Bukankah anda juga bisa mencari pendamping selain saya seperti yang biasa anda lakukan sebelumnya." ucapku ketus.

"Sikap kamu tidak mencerminkan etika seorang gadis yang sudah bertunangan. Bukankah kamu tahu itu akan menjadi rumor yang buruk?!" sahutnya sedikit emosi.

"Ada hubungan apa antara kamu dan Claude?" timpalnya lagi.

"Hubungan yang cukup baik." jawabku cepat.

Raut Putra Mahkota berubah. Wajah kesal semakin terlihat jelas.

"Kamu tunanganku, tidak seharusnya kamu bersikap seperti ini dengan pria lain."

Aku menatap Putra Mahkota tajam. Aku merasa geli dengan apa yang aku dengar. Kenapa ucapannya selalu saja seperti tunangan yang cemburu ketika hal yang berkaitan dengan pria lain menghampiriku.

"Lalu sikap seperti apa yang menurut anda pantas? Dan saya juga akan bertanya hal yang sama." sahutku.

"Apa maksudmu?"

"Dari awal kita bertunangan, sikap anda selalu dingin pada saya. Sikap anda selalu mengabaikan saya bahkan ketika cemoohan tertuju pada saya, anda acuh tak acuh. Ketika wilayah ayah saya terdampak bencana dan saya sampai sakit dengan kondisi vegetatif, apa yang anda lakukan sebagai tunangan saya?" cerososku sedikit emosi.

"Dan... "

Aku menghela nafas panjang, mengatur emosi yang seketika bergemuruh didada.

"Anda tahu kalau wilayah ayah saya akan terdampak bencana, tapi kenapa anda membiarkannya begitu saja. Kenapa tidak ada tindakan dari anda untuk memerintah para prajurit mengevakuasi rakyat Lyon agar bisa sedikitnya menghindari kerugian dan kematian." lanjutku.

Terlihat wajah Putra Mahkota yang sangat terkejut mendengar ucapanku. Seketika Putra Mahkota terdiam dengan mulut terkatup rapat.

"Anda boleh benci pada ayah saya, atau pada saya tapi jangan korbankan rakyat Lyon untuk sebuah kebencian anda." ucapku lagi yang membuat Putra Mahkota semakin terdiam.

"Saya tidak sepenuhnya menyalahkan anda karena memang itu suatu bencana, hanya saja menyayangkan kebencian anda pada keluarga Lyon membuat anda lalai menjadi seorang pemimpin yang harusnya melindungi rakyat."

Aku terdiam menatap Putra Mahkota yang tertunduk. Terdengar gemerutuk gigi dari bibirnya. Entah apa yang dipikirkannya setelah mendengar ucapanku. Perasaan bersalahkah? Perasaan menyesalkah?.

Putra Mahkota tetap terdiam, begitupun aku. Tidak ada sangkalan sedikitpun darinya. Keheningan menyelimuti kami.

"Saya undur diri, Yang Mulia." aku sedikit membungkuk memberi hormat. Ketika hendak melangkahkan kaki tiba-tiba Putra Mahkota mencengkram pergelangan tanganku. Menghalangiku untuk pergi.

"Tidak! Itu tidak seperti yang kamu pikirkan..." gumannya lirih.

"Cukup, Yang Mulia! Saya sudah tahu semuanya..." aku hendak melepaskan cengkraman tangannya ketika tiba-tiba sebuah tangan menepiskan tangan Putra Mahkota. Tangan Claude menarikku mendekat kepadanya.

"Yang Mulia baginda Kaisar memanggil anda dan juga nona Clarissa. Sudah waktunya perjamuan keluarga bangsawan." ucap Claude tiba-tiba.

Sejak kapan Claude ada disini? Apa dia mendengar semua pembicaraan kami? Claude menggenggam tanganku. Ada kernyitan tidak suka dimata Putra Mahkota melihat Claude menggenggam tanganku.

"Kami pamit undur diri, Yang Mulia." Claude menarik tanganku untuk mengikutinya.

Aku terdiam, begitu juga Claude. Aku melangkah beriringan dengan Claude. Suara hentakan sepatu menyusuri koridor tiba-tiba terasa nyaring. Karena keheningan.

"Apa anda tidak akan bertanya apa-apa?" tanyaku.

"Itu hal yang bersifat pribadi. Kalau kamu sudah siap untuk bercerita, aku akan mendengarkan." jawabnya lembut.

Aku tersenyum mendengar ucapan Claude. Apa memang Claude orangnya selembut ini? Aku tidak tahu bagaimana karakternya karena konflik yang terjadi antar keluarga. Tapi dari awal, Claude selalu menunjukan sikap ramah sekalipun ada perasaan ketidak sukaan.

Ruang perjamuan ternyata dihadiri beberapa petinggi. Para Marquess dan Duke serta para pangeran. Perjamuan ini langsung dipimpin oleh baginda Kaisar. Ketika memasuki ruangan, aku melangkah dan duduk disamping ayah, begitupun dengan Claude yang bergabung dengan keluarganya. Beberapa saat kemudian Putra Mahkota datang lalu duduk disamping baginda Kaisar. Perjamuan yang cukup sakral menurutku. Astaga, aku mendadak menjadi tegang.

Perbincangan terjadi mengalir begitu saja. Dari membahas hal yang ringan seperti kondisi wilayah sampai membahas politik yang cakupannya cukup berat. Tapi aku paham semuanya. Karena aku lahir dari keluarga militer dan politikus.

"Bagaimana perkembangan wilayah selatan tuan Albert? Kudengar penambangan logam sudah dilakukan secara besar-besaran?" tanya baginda Kaisar.

"Tidak, Yang Mulia. Keluarga Lyon memaksimalkan penambangan logam sesuai kapasitas. Tidak ditambang secara besar-besaran karena akan berakibat cepat habisnya logam mentah kedepannya. Apalagi sumber logam tidak tercipta dalam waktu sebentar." jelas ayah.

Baginda Kaisar mengangguk. Mengerti maksud penjelasan ayah.

"Sangat disayangkan, bahan logam yang bisa ditambang secara besar-besaran hanya dikeruk sedikit. Bukankah logam itu bisa menjadi penghasilan terbesar Lyon untuk menambah kekayaan." seru Marquess Luke. Seorang tersangka yang lolos dalam kasus perjual belian budak.

"Tanpa mengeruk tambang logam secara besar-besaran pun kekayaan keluarga Lyon sudah sepenuhnya pulih. Kita masih punya andalan komiditi lain yang bisa menghasilkan kekayaan tanpa merusak alam secara membabi buta." sahut ayah.

"Bukankah tuan Marquess tahu kalau wilayah Lyon itu kaya sumber alam? Bisa menghasilkan kekayaan tanpa melalui perjual belian budak." timpal ayah lagi yang membuat Marquess tampak geram.

"Itu tuduhan yang tidak mendasar tuan Duke Albert." serunya emosi.

Baginda Kaisar mengangkat tangan, isyarat agar perdebatan dihentikan. Ayah mengangguk lalu terdiam. Begitupun dengan Marquess Luke.

"Sebagaimana yang kalian tahu bahwa pesta ini merupakan pesta pengukuhan Putra Mahkota sebagai pewaris tahta berikutnya. Dan semua keluarga dan kerabat hadir semua diperjamuan kali ini, terutama pada tuan Albert." Baginda Kaisar mengalihkan pandangan pada ayah.

"Bagaimana kalau kita membahas kelanjutan dari pertunangan nona Clarissa dengan Putra Mahkota. Bukankah umur mereka sudah cukup untuk melakukan pernikahan?"

Ayah tersentak kaget dengan pernyataan baginda Kaisar, terutama aku. Bagaimana bisa kata pernikahan tiba-tiba keluar dari mulut baginda Kaisar? Aku menatap ayah khawatir, takut dengan apa yang akan menjadi jawaban ayah. Dan sepertinya ayah mengerti dengan raut wajah kekhawatiranku.

"Maafkan atas kelancangan saya, baginda Kaisar. Tapi, apakah baginda Kaisar bisa mempertimbangkan kembali mengenai pertunangan putri saya dengan Putra Mahkota?" ucap ayah yang sontak membuat kaget tamu yang hadir. Terutama Putra Mahkota dan Claude.

"Apa maksud ucapanmu, tuan Albert? Mempertimbangkan?" ada penekanan dari nada baginda Kaisar dan nada keterkejutan. Karena baginda Kaisar tahu arti maksud dari mempertimbangkan yang ayah maksud.

"Mohon dimaafkan atas kelancangan saya , Yang Mulia. Saya meminta kepada Yang Mulia baginda Kaisar untuk membatalkan pertunangan putri saya dengan Putra Mahkota!"

Tidak bisa aku jelaskan wajah-wajah kaget para tamu di perjamuan. Tapi yang jelas aku melihat Putra Mahkota dan Claude menatapaku dengan wajah tidak kalah terkejut serta senyum seringai pangeran kedua.

*Author sampaikan terima kasih karena masih setia dan menunggu rilis update chapter barunya. Author usahakan untuk update setiap hari, hanya author belum bisa memastikan jam updatenya terkendala kesibukan. Mohon dimaafkan. Selamat membaca, semoga suka.*

1
Taris
Luar biasa
Ary Suwetty
Kecewa
Ary Suwetty
Thor??? gimana kisah lanjutnya sdh mau 6 bln g update....ditunggu thor
Dede Mila
adegan legen....😜😜😜
Mi Nu Chie
knp cerita ini ga d lanjutin Thor 😭
Mi Nu Chie
outhor nya kmna y iniii....Uda staun lebih ga upp😭😭
Mi Nu Chie
masih berharap novel ini ada lanjutan nya masih nunggu akuu,,,😭😭😭
kunel
kalau menurutku sih perasaan yang dimiliki sama putra mahkota itu lebih ke obsesi dari pada cinta, karna diakhir nya dijelaskan suka atau tidaknya clarisa dia akan tetap di sisi nya


(Ini pendapat pendapat aku pibadiya)
kunel
hmm....menarik awal yang bagus
Cty Badria
hiatus ya thor ...g up2 lg
Ary Suwetty
thoor ini sudah lama g update...di-update lagi yg thoor...
senja
wah hiatus
Ririn Santi
kapan up ceritanya lagi Thor? please....
Wiwuk Putri
tamat nya gantung
Wiwuk Putri
logan anggota array? jangan2 pemimpinnya lg
⍣⃝⃞🌈ᶫᵒᵛᵉᵧₒᵤ★᭄᭄R⃟нǟᰔᩚянǟ☯︎⃟࿐❥
∧_∧  
( ・∀・)
⊂_へ つ
 (_)| 🙋‍♀️ 💕 янǟ࿔ янǟ࿔ ☘
◦•●◉✿ Terima kasih ✿◉●•◦
ʕっ•ᴥ•ʔっ 💜 ⭕ ( ͡°ᴥ ͡° ʋ) (๑•́ ₃ •̀๑)
💐🌻🌹🥀🌻⚘🦋🎀💎💘⚘🌻
✾༊᭄◉absent 🆁‏‏‏🄷🅰✿🆁‏‏‏🄷🅰 ∘̥⃟⸽⃟ ೄྀ
Wiwuk Putri
kok mirip2 komik yg tak baca udah tamat ya
mirip loh tp aq suka
Fatma Intan
lama gk up ya
Fatma Intan
woooowwww ungkapan cinta yg bgt dalam
sehingga meleleh kan hatiku😂😂😂🥰🥰🥰🥰
Fatma Intan
uhuhhu pantassss lah pertunangan d batalkan.
Pokoknya gk rela bngt clasisa sm si pengecut putra mahkota
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!