Indonesia
NovelToon NovelToon
Rebirth

Rebirth

Status: tamat
Genre:Fantasi / Cintapertama / Perjodohan / Cintamanis / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:86.8k
Nilai: 5
Nama Author: Anana

Update setiap : Rabu, Sabtu, dan Minggu.

Agatha Rosseta terlahir kembali tepat pada saat malam pertama dia menikah dengan Duke Coldine. Di kehidupan keduanya itu dia berniat untuk menjalani kehidupan dengan baik dan dapat bercerai dengan Duke Coldine secara baik-baik.

Namun, semuanya sedikit melenceng dan ada beberapa fakta yang Agatha dapatkan. Bagaimana akhir dari kehidupan kedua Agatha Rosseta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

[34] Taruhan (3)

......................

"Sihir pertahanan?" tanya Agatha, gadis itu berpikir sebentar. Apa itu mirip dengan dinding transparan yang melindungi ayahnya dan saudaranya?

Henry menjentikkan jarinya, tiba-tiba sebuah buku sudah ada di atas tangannya. Dia meletakkan buku itu di meja dan mulai membuka halaman demi halaman, dan berhenti sampai di halaman yang memuat suatu pola.

"Biasanya penyihir menggunakan sirih pertahanan yang ini, dinding transparan yang simpel dan dapat bertahan selama berjam-jam. Dinding transparan ini terbagi menjadi tiga, tipis, sedang, dan tebal. Tingkat kesulitannya pun berbeda-beda dan membutuhkan konsentrasi serta kekuatan dalam jumlah banyak,"

Agatha menyimak penjelasan yang Henry berikan dengan seksama, dia melihat pola sihir perlindungan yang satu ini. Ini dikategorikan dalam kategori rumit, dinding tipis saja sudah membuat kepala Agatha pusing.

"I-ini terlihat rumit, Henry. Aku tidak yakin bisa mengingat polanya, bisa-bisa aku salah menggunakan sihir," ujar Agatha ragu-ragu melihat pola yang menurutnya cukup rumit.

Dalam sihir pola seperti ini, penyihir harus betul-betul mengingat pola dengan benar. Jika salah, bisa saja pola itu memberikan efek sihir yang salah. Syukur-syukur kalau sihir itu tidak menyakiti, tapi bila itu sihir yang berbahaya, itu menjadi masalah besar.

Siang itu Agatha menghabiskan waktu untuk mempelajari sihir pertahanan sekaligus perlindungan bersama dengan Henry. Mereka juga mengobrol beberapa topik dan menikmati camilan serta teh yang dibawa oleh Felicia.

Matahari yang hampir sempurna tenggelam di sisi barat dan udara yang mulai mendingin, Agatha bersiap untuk menemui Duke Coldine. Dia berharap negoisasi ini berjalan dengan lancar, dan tentu saja semoga Agatha tidak menghabiskan banyak uang.

Felicia dan Henry mendampingi Agatha sampai ke ruang kerja Duke Coldine, Agatha tanpa memberi salam langsung membuka pintu ruang kerja tersebut sehingga dihadiahi tatapan tajam milik Duke Coldine.

"Maafkan saya Duke, saya terlalu bersemangat kali ini. Mari kita mulai bernegosiasi," ajak Agatha dengan bersemangat, sayangnya reaksi Duke Coldine tidak seperti yang dibayangkan oleh Agatha. Pria itu terlihat tertekan, frustrasi, lelah, dan mengantuk.

Rambut yang acak-acakan, dasi yang terlihat longgar, kancing kemeja yang terbuka beberapa, kertas yang berserakan sampai ke lantai, dan bekas cipratan tinta di meja.

"Ada apa? Apa ada yang salah dengan saya, Agatha?" tanya Duke Coldine dengan suara yang rendah dan terdengar lemas. Agatha sedikit takut dengan tatapan mata yang Duke Coldine berikan, tatapan mata yang ingin membunuh.

Ingin rasanya Agatha menghilang sebentar dan kembali lagi, tapi Duke pasti tidak suka itu. Ayo Agatha, jadilah gadis pemberani!

"Tuan Duke sepertinya bekerja terlalu keras, bagaimana kalau Anda beristirahat sebentar? Atau Anda mandi dan makan terlebih dahulu? Felix tolong siapkan air untuk Tuan Duke mandi," perintah Agatha kepada Felix.

Felix pun mulai menyiapkan air untuk Tuannya mandi, sedangkan Agatha duduk tenang di sofa dengan Henry di sampingnya.

Sore yang sangat sunyi, suasana seperti ini membuat siapapun ingin tidur, beristirahat. Duke Coldine merasa tertekan dengan semua laporan yang dia terima dan baca, semuanya hampir sama dengan permasalahan yang berbeda.

Rasa kantuknya sudah sangat berat, pria itu ingin mengistirahatkan dirinya. Namun Felix memaksanya untuk terus bekerja dan lagi dia juga akan melakukan negoisasi dengan Agatha.

Duke Coldine sesekali melirik ke arah Agatha yang sedang duduk dengan tenang. Semakin sering dia melirik ke arah gadis itu, Duke Coldine menjadi teringat dengan ucapan salah seorang bangsawan beberapa tahun yang lalu.

Agatha menerima banyak pujian dengan penampilannya dan bakatnya dalam melukis ketika gadis itu datang ke sebuah pesta setelah sekian lama tidak datang.

Nona Rosseta terlihat seperti lukisan, mau dilihat dari sisi manapun, sosoknya tetap menawan. Begitulah kira-kiranya.

Dan Duke Coldine setuju dengan ucapan bangsawan itu, Agatha Rosseta mirip sebuah lukisan. Cantik dan menawan. Namun dibalik sosoknya itu, mungkin saja Agatha mewarisi sifat dari sang ayah, yaitu Marques Rosseta.

Di pergaulan kelas atas, Marques Rosseta terkenal sebagai sosok ayah yang sangat protektif, menyeramkan, dan keras kepala. Semua undangan putrinya dia tolak, pesta ataupun acara minum teh para nona.

Ketika Marques Rosseta memberikan izin, penjagaan untuk putrinya tidak setengah-setengah. Beliau mengirimkan pengawal dan ksatria paling ahli, bahkan satu pasukan untuk menjaga Agatha. Apapun keputusan yang beliau buat tidak akan pernah bisa diganggu gugat lagi.

"Duke!" Duke Coldine tersentak kaget mendengar seseorang memanggilnya dengan berteriak.

"Duke, saatnya untuk mandi. Felix sudah selesai menyiapkan airnya," ujar Agatha kepada Duke Coldine.

"Ah ... i-iya," Duke Coldine pun berdiri dan meninggalkan ruangan kerjanya. Pria itu merendam dirinya di dalam air, menjernihkan pikirannya dan juga mengurangi rasa tertekan yang dia dapatkan ketika bekerja seharian penuh.

Mengapa aku memikirkannya? Aku harus membuang itu jauh-jauh.

"Tuan, berendam terlalu lama tidak baik untuk tubuh Anda," setelah keluar dari dalam air, Duke Coldine menatap Felix datar. "Saya sudah menyiapkan pakaian Anda," tambah Felix tanpa peduli dengan tatapan Tuannya.

"Aku benar-benar ingin melemparmu ke danau, Felix,"

"Tuan tidak bisa melakukan itu. Lebih baik Anda bergegas, Nyonya sedang menunggu Anda," setelah memberi salam, Felix keluar dari kamar Duke.

"Dasar sialan," decak Duke Coldine kesal. Setelah selesai bersiap, Duke Coldine kembali ke ruang kerjanya. Pria itu terpaku pada gadis dengan pakaian pelayan, Shanon.

Shanon yang menyadari bahwa Duke Coldine tengah memandang dirinya pun menundukkan kepala. Sedangkan Agatha menyambut Duke Coldine dengan gembira.

"Akhirnya Anda selesai juga, lihat ... Shanon membawakan Anda camilan. Duke bisa memakannya sambil bekerja, Anda pasti belum makan sejak tadi bukan?"

"Ya, tapi ... mengapa Shanon ada di sini," Felix, Felicia, dan Agatha sedikit bingung dengan reaksi yang diberikan oleh Duke Coldine. Setahu mereka, Shanon adalah gadis yang mengisi hati Duke. Dan seharusnya Duke senang bila Shanon bersedia menjalin hubungan mereka kembali.

"Sa-saya hanya mengantarkan camilan untuk Tuan sesuai dengan apa yang diminta oleh Duchess. Jadi saya ... um, saya permisi," cepat-cepat Shanon pergi dari ruangan itu, hatinya cukup sakit ketika melihat wajah Duke Coldine yang tampaknya tidak berkenan akan kehadirannya.

Apa Duke benar-benar sudah menerima Duchess sampai-sampai beliau membenciku? Bukankah itu bagus? Duchess adalah nona yang baik, sangat cocok dengan Duke. Tapi mengapa aku menyesal? Mengapa aku menginginkan Duke sampai sekarang?

Sembari kembali ke kamarnya dengan air mata yang mengalir, Shanon berusaha untuk menenangkan diri. Teman-temannya tidak boleh tahu kalau dia menangis, tapi kenangan yang sudah dia pendam beberapa bulan ini muncul kembali dan membuat dadanya sesak.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Yups! Terima kasih sudah kembali membaca novel ini. Terima kasih sudah membaca bab 34. Nantikan kelanjutannya di bab selanjutnya ya. Jangan lupa untuk support aku😚

Beri :

▪Like

▪Komentar

▪Vote

▪Rating

▪Follow (jika berminat ya hehe🤣🤣)

▪Dan share juga jika menurut kalian cerita ini bagus.

Okay, sampai jumpa di bab selanjutnya. Danke

1
manira zhang
apakah Agatha memiliki sihir🤔
Anana: yupp/Smile/
total 1 replies
lily
ini makan malamnya dikamar atau ada ruangan khusus alias kamar yang hanya untuk makan malam , kenapa harus mengetuk pintu dlu kalo hanya untuk menghidangkan makanan di meja mkan ,,,
lily
harusnya Felix tidak punya kelemahan itu karna orang yang berada di sisi duke haruslah orang yang kuat baik fisik maupun mental
ira yang beruntung & kaya raya
ga jelas.
Erly Hafidz
muter2 ...maap thor..masukan
Erly Hafidz
Luar biasa
Anana: thank you kak
total 1 replies
Suli Agustini
terlalu lembek
Anana
endingnya digantung kak~
Ni Ketut Patmiari
jadi ending nya APAAAA? cerai apa ga?
Anana
thanks kak
Ni Ketut Patmiari
okay... terlihat mulai menarik ceritanya hehehe
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Ni Ketut Patmiari
kehidupan ke 2, tapi kok slow banget... ga ada planning apa gitu? buka warung ato butik buat biaya hidup kalo jadi cerai
sister
kasihan agatha ...
Ida Blado
yg benar saja thor,masa ketiga mahluk itu jg hrs pindah kekamar duke,tolong lbh masuk akal lgi kalau bikin cerita thor,,,, jgn seperti cerita keluarfa kecil yg tgl di rumah petak dgn satu kamar dn satu kasur,tidur ngumpul bgitu.terlebih lgi ketiganya gk ada hubungan darah yg artinya mereka org ading.akan berbeda kalau mereka dlm wujud haewan meski satu ruangan tpi sudah beda kesan
Ida Blado
nah knp gk di bunuh saja dari awal dari pada meresahkan.
Ida Blado
nah kan kedua mahluk itu sgt mengganggu,yg jelas2 gk tahu sikon.padahal jelas pikiran mereka bukan pikiran bocah
Ida Blado
part ini aq lewatin,,,sebenernya ceritamu bagus thor,tpi jdi gk resep krn kehadiran 3 mahluk yg di sebut mahluk magis dlm bentuk bocah.mungkin kalau dlm wujud org dewasa akan berbeda thor,krn pastinya gk akan acara manja2 dn usil.krn jujur sih aq selalu terganggu cerita yg tiba2 muncul anak yg gk ada hubungan.lihat aja likenya pun makin sedikit
Ida Blado
kedepannya tolong kalau bikin cerita jgn libatkan anak kecil yg gk ada hubungan darah dgn si tokoh ya thor,apa lagi terkesan memaksa dn mengganggu tokoh tersebut.gue bacanya jg jdi kesel
Ida Blado
aq harap authornya ngirim kembali 2 mahluk tambahan itu ke asalnya,sungguh gk seru.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!