kisah tentang seorang pemuda bodoh yang bekerja sebagai pembohong, suatu hari karma datang dan ajal menjemputnya, bereinkarnasi ke dalam salah satu buku favorit nya dan berjuang untuk membahagiakan karakter favoritnya, sang villaines dalam buku
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JOSHUA HUTABARAT 258, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pandangan keluarga silverian
Anna melihat ke arah pria yang sudah diamankan di depanku.
Sebenarnya aku juga cukup bingung.
Pria ini memiliki kultivasi yang cukup tinggi.
Dia juga sudah menjadi mata - mata setidaknya selama 10 tahun.
Bagaimana bisa dia di korbankan begitu saja.
Melihat pria itu dibawa pergi oleh anggota kelompok 3, aku merasa sedikit bingung.
Anna yang melihat bahwa semuanya sudah selesai berbisik kepadaku.
" apakah ini baik - baik saja will ? jika kencan kita membuat mu berada dalam situasi bahaya kita tidak perlu melakukan ini "
Aku yang mendengar itu hanya bisa tersenyum dalam hati.
Anna masih belum mengerti tentang hal ini.
Dengan senyum lembut aku menjelaskan tentang hal ini pada anna.
" kau tahu anna, keluarga silverian memiliki kedudukan yang unik dalam umat manusia "
Mendengar itu wajah anna menunjukkan rasa bingung dan tertarik.
melihat mata penuh rasa penasaran itu, Aku pun melanjutkan penjelasanku.
" keluarga silverian memiliki kedudukan sebagai pengamat dan pelindung umat manusia "
" karena itulah kedudukan keluarga silverian sangat unik dalam kekaisaran manusia "
Anna yang mendengar itu menunjukkan wajah aneh, seolah - olah dia hanya mengerti setengah dari kalimat ku.
" keluarga silverian bertindak sebagai pelindung bukan berarti keluarga silverian memiliki kewajiban melindungi umat manusia, tetapi bahwa jika umat manusia hampir musnah, hanya keluarga silverian yang memiliki sedikit harapan untuk mempertahankan sisa manusia "
" karena itulah kita memiliki kedudukan sebagai pemangku nasib "
Anna akhirnya sedikit mengerti.
" kalau begitu mengapa keluarga lainnya melakukan hal ini kepadamu ? "
Sambil tersenyum kecil aku menjawab.
" walaupun keluarga silverian memangku nasib pelindung terakhir, namun keluarga lainnya tidak setuju dengan itu "
" karena dengan kedudukan ini, keluarga silverian memiliki kemampuan untuk menggunakan keberuntungan umat manusia "
" tanpa memiliki kewajiban membimbing arah kemajuan umat manusia "
" karena itulah banyak yang mengincar posisi ini "
Anna yang mendengar itu terdiam sejenak.
Mungkin anna masih memikirkan tentang kata - kataku, melihat wajah nya yang tampak berkerut aku hanya bisa berkata.
" ckckck.. Tidak usah dipikirin terlalu dalam, yang kita harus lakukan saat ini adalah menikmati kencan kita "
Dengan itu anna membuang masalah ini, dan kami melanjutkan kencan ini.
Harus ku katakan kencan hari ini cukup menarik.
Kami mencoba beberapa makanan unik kekaisaran.
Bermain di beberapa lokasi unik.
Bahkan mencoba keberuntungan kami di tempat penjualan barang antik.
Tentu saja kami tidak mendapatkan barang berharga.
Akhirnya setelah kencan hari ini, aku dan anna kembali ke kediaman silverian.
Setelah berpisah dengan anna, aku kembali ke ruang belajar khusus milikku.
Disana elle dan abel sudah siap menunggu ku.
Aku pun duduk dan mengamati laporan kinerja keluarga silverian dan beberapa masalah kecil lainnya.
Setelah setengah jam menyelesaikan rekap ini, aku menyesap teh yang telah di seduh elle.
Sambil meletakkan kepalaku di sandaran bangku ini, aku mulai berpikir tentang kejadian hari ini.
" elle, apakah kau sudah mengecek asal dari mata - mata itu ? "
Elle yang mendengar itu mengeluarkan laporan dari rak lemari.
" laporan tentang mata - mata itu ada disini tuan muda "
" kami sudah melacak asal - usul dari mata - mata itu "
Aku memandang kumpulan informasi di depan ku.
Melihat dua nama keluarga yang terdaftar dalam informasi itu membuat ku ingin tertawa.
" ckckck.. Apa kau yakin dua keluarga ini benar ? "
" bahkan aku tidak menyangka kedua nya berani melakukan ini "
Elle yang mendengar itu sedikit terkejut.
" apakah ada yang salah tuan muda ?, hasil penyelidikan kami menuju ke keluarga rantis dan yukas "
Aku kembali menyesap teh di depanku.
" kau harus tau elle bahwa keluarga ini adalah keluarga kecil yang hampir tidak memiliki immortal bukan ? "
Elle yang mendengar itu menjawab dengan tenang.
" tentu saja kami tahu tuan muda, namun untuk pelaku yang mendorong kedua keluarga ini masih belum dapat dipastikan "
" karena baru beberapa jam penyelidikan telah dilakukan, dan pelakunya menutupi ini dengan cukup matang "
Aku yang mendengar elle hanya bisa terdiam, dengan ringan aku melihat ke mata elle.
Dengan isyarat menepuk kakiku, elle segera duduk di pangkuanku.
Melihat elle yang mengeluarkan rasa cemburunya, aku membenamkan kepalaku ke dada elle.
" hari ini sangat melelahkan elle, aku bahkan merasakan beberapa tatapan yang terus mengikuti ku "
Elle yang menikmati suasana ini mulai mengelus kepala ku.
" tuan mudah telah melakukan yang terbaik, lagi pula ini adalah pertama kalinya tuan muda menunjukkan diri di muka umum "
" sudah pasti setiap pihak di kekaisaran memandang ke arah tuan muda "
Aku yang merasakan sensasi puas pun menjawab.
" aku tahu itu, hanya saja merasakan tatapan itu aku sedikit marah "
" bagaimana bisa mereka berani menunjukkan rasa mengukur ku dari mata mereka "
" para fraksi itu wajib diberikan beberapa peringatan "
Elle yang mendengar keluhanku masih mengelus kepalaku dengan ringan.
Sembari menikmati waktu ini, aku juga membahas beberapa hal kecil dengan elle.
POV keluarga silverian
Dalam sebuah ruangan mewah, di markas keluarga silverian beberapa sosok duduk dan berkumpul, suasana di ruangan ini sedikit mencekam.
Seperti suasana perang yang belum dimulai.
Beberapa sosok tampak memegang senjata yang berbeda - beda, keheningan pun dipecahkan oleh sosok tua seperti petani.
" apa yang kalian ingin kan, memulai perkumpulan kali ini ? "
" aku pikir kita terlalu sering berkumpul akhir - akhir ini "
Sosok anak kecil di sebelah sang petani menjawab.
" bukan kah ini karna si kecil william ? Apakah dia melakukan sesuatu lagi ? "
Dengan topik ini, beberapa sosok lainnya juga menyuarakan beberapa pendapat.
Di tengah - tengah ruangan ini, seorang pria mengamati percakapan para sosok di depannya.
Dia adalah kepala keluarga silverian generasi ini, dan juga ayah kandung dari William.
Melihat leluhur didepan nya yang tampak tidak akan berhenti berbincang, ayah William akhirnya dengan paksa menghentikan perbincangan ini.
" hem.. Ahemm... "
Para leluhur akhirnya mengalihkan perhatian mereka pada ayah William.
Dengan nada hormat dan sedikit senang, ayah William yang melihat para leluhur sudah kembali fokus lanjut berbicara.
" seperti yang para leluhur tahu, bahwa William diuji oleh dua keluarga aristokrat saat mengunjungi ibukota kekaisaran "
Mendengar itu para leluhur menunjukkan ekspresi tertarik.
Ayah William kembali melanjutkan.
" setelah penelitian dan pencairan bertahap, unit prajurit sudah menghancurkan dua keluarga aristokrat yang menguji William di permukaan "
Sang kepala keluarga silverian memberikan informasi ini dengan nada tenang.
Bahkan para leluhur tidak menunjukkan rasa aneh bahwa dua keluarga aristokrat kekaisaran hancur hanya karna mereka menguji William.
Sang leluhur yang menggenggam kapak bahkan membalas dengan nada bingung.
" jika hanya itu bukan kah mengumpulkan kami tidak perlu ? "
" lagi pula itu hanya dua keluarga bekas immortal, jika tidak salah akulah yang membunuh kedua immortal keluarga itu bukan ? "
Mendengar balasan sang leluhur ayah William hanya bisa menunjukkan senyum masam.
" jika hanya itu, aku tidak perlu mengumpulkan para leluhur "
" hanya saja penyelidikan lebih dalam menunjukkan bahwa banyak pihak terlibat dalam tindakan ini "
Mendengar itu para leluhur menunjukkan wajah semakin tertarik.
" para leluhur harus tahu tentang kebangkitan tao milik William bukan ? "
" kami menyimpulkan bahwa beberapa pihak yang terlibat ingin menguji William dari sini "
Mendengar itu wajah murung tampak pada beberapa wajah para leluhur.
Namun ayah William tetap melanjutkan laporannya.
" William memulai tao miliknya adalah rahasia kelas satu di keluarga silverian dan aku yakin para semut di kekaisaran tidak mengetahui itu "
" tetapi himne tao saat kebangkitan William pasti dirasakan oleh leluhur ras lainnya "
" walaupun kami yakin mereka tidak tau kebangkitan itu dilakukan William, dan kami juga menerima laporan bahwa banyak jenius lainnya diuji oleh pihak luar pada saat yang sama "
" aku hanya bisa melaporkan ini kepada para leluhur "
Mendengar itu para leluhur ini pun mulai memberikan pendapat mereka.
ada yang berpendapat menghancurkan beberapa sub ras dari pihak yang menyelidiki ini.
Ada juga yang berpendapat mengalihkan perhatian ras lain kepada keluarga kekaisaran.
Bahkan ada yang menyatakan bahwa menggunakan fondasi keluarga silverian untuk membangkitkan leluhur lainnya.
akhirnya setelah banyak pendapat, leluhur yang tanpak seperti petani memberikan sikap keluarga silverian.
Siapapun yang menjulur kan tangannya akan dipotong dan yang menampakan kepalanya akan dipenggal.
Itulah sikap keluarga silverian.