" Jangan Paksa aku nikah Bund, Aku ga tinggal lagi di Jakarta " ucap ku sedikit ngeyel.
" Jangan Bilang ....." ucap bunda ku, Mata nya mencari jawaban, yang ....sebenarnya beliau sudah mengetahui nya.
Sejak itu aku tidak berani menatap mata nya. aku kabuuuurrrr
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kayla kanaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
JUST MINE 35
" Sam, ayolah kita Makan dulu" aku merengek karna Sam masih terus saja mengobrol dengan Lexy. seolah olah hanya mereka saja yang mempunyai cerita masa kecil. " Halloo, gw juga punya cerita kali Bro" cerosos ku dalam hati.
" Ayolah makan Lex, Jasmine tidak biasa makan malam diatas Jam 7, dia sangat menjaga tubuhnya" Ajak Sam, dia berdiri kali ini menarik tangan Lexy dan Alice. sementara aku sudah duduk manis di meja makan.
Kami menikmati makan malam, ayam goreng mentega, beef paprika, dan sayur Sop bohong, karna hanya berisi wortel dan jagung.
" Gw ga bisa Masak, lice! jadi cuma ini yang bisa gw siapin" ucap ku basa basi.
" Tapi aku suka" seru Sam dengan senyum manis padaku.
" Thanks you Sam" ku kecup pipi Sam, sementara Alice hanya berkomentar, " Aku makan tidak susah,Jas! mungkin Lexy yang selalu akan repot untuk memilih makan!"
" Waewww... Lex, loe bisa makan ini? atau mau gw bikinin Apa?! tanya ku basa basi. Lexy terlihat bingung, " Aku tidak makan Ayam dengan kulit Jas" ucap Lexy.
" Ya ampun, loe tinggal buang kulit nya doang, ribet banget" kutuk ku dalam hati.
" So?!" aku bertanya padanya.
" Boleh aku memasak untuk ku sendiri, Sam?! tanya Lexy dan sungguh aku tidak mengerti jalan pikirannya. gw cewe disini, dia juga cewe, masa iya dia ijin Ama Sam! apa karna ini rumah Sam?! aku terus saja mengomel dalam hati.
" Lakukan lah Lex, kamu bisa masak untuk mu sendiri, bukan begitu Jas?! tanya Sam.
" Ya Lakukanlah, semua bahan ada di kulkas, dan hanya itu yang aku punya" Jawab ku seadanya.
Lexy tersenyum dan langsung menuju Pantry, dia masak, lucu juga, tapi biarkanlah, aku menikmati makan malam bersama suami ku, dan orang yang ingin makan masakan ku, apabila ada yang tidak suka, silahkan masak sendiri. Simple bukan!
Kami sudah selesai dengan makan kami, hanya Lexy yang masih berkutat di dapur. " Bantulah Jas" ucap Sam sambil mengelus pipi ku dengan punggung tangannya. aku tersenyum pada Sam, " males" aku brontak dalam hati, tapi aku bangun dari kursi makan sambil membawa piring kami yang kosong.
" Masak Apa Lex?! tanya ku mendekatinya
" Ayam goreng mentega" jawab nya cuek
Aku tersenyum, Lexy masak begitu banyak potong ayam, tapi aku tidak terlalu peduli soal jumlah nya. " Ada yang bisa gw Bantu?" tanya ku padanya.
" Nothing"
" Ok" aku tidak memaksa nya, aku mencuci piring piring yang kotor. dan tiba tiba saja Lexy menjerit
" Aaahhhrrgg " Lexy mengibaskan tangannya nya. seketika Sam dan Alice mendekati kami.
" Tangan ku Sam!" ucap Lexy dengan terus mengibaskan tangannya. aku mematikan kompor, yang sedang menggoreng ayam dengan minyak dan air yang banyak, aku tersenyum, " Wajar aja nyepret nyepret loe ga tirisin ayam nya dulu" gerutu ku dalam hati.
Sam mengambil tangan Lexy, membilas tangan Lexy di bawah kucuran air wastafel, lalu membawa Lexy duduk di sofa dan mengoleskan salep pada kulit Lexy.
" Selesai" ucap Sam.
" thanks Sam, kamu betul betul dokter" Ucap Lexy dan sungguh membuat aku tertawa kecil.
" Ayam nya Gimana Lex?! tanyaku kemudian.
" Entahlah, tangan ku sakit"
" Makan lah seadanya Lex, kita sedang berkunjung, bukan di rumah kita sendiri" ucap bijak Alice, dan aku tersenyum bahagia untuk itu.
" Baiklah, aku makan seadanya saja" jawab Lexy, dia mengambil roti dan mengoleskan selai coklat dan hazelnut.
ayo lanjutkan karya mu Thor...👏👍
Dan yesss skrg dah nangkap alur ceritanya ternyata mmg bagus&menarik....lanjut