Indonesia
NovelToon NovelToon
Afifahku

Afifahku

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Pengganti / Tamat
Popularitas:29.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mukhayati

Afifa anak angkat dari keluarga Atmaja harus merelakan nasibnya menikah dengan seorang pria kaya yang belum pernah dia lihat dan rumornya lelaki itu tua mata keranjang tapi demi balas budinya Afifa pun rela melakukan semua agar keluarganya hidup dengan tenang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mukhayati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bocah Mesum

Kevin diam dan menatap Afifah dengan tatapan dingin andalannya, sedangkan keluarga Rayon yang lain berusaha menahan tawanya.

"Aku sengaja menyebar rumor seperti itu agar orang picik seperti kakakmu itu tidak bisa mendekati ku," ucap Kevin dengan entengnya yang ucapan itu bisa di dengar dengan jelas oleh keluarga Atmaja dan keluarga Rayon.

"Ternyata kamu pun termakan rumor itu, dan langsung percaya tapi yang membuatku heran kenapa kamu dengan bodohnya langsung setuju untuk menikah dengan pria yang kau dengar tidak layak di sebut manusia," ucap Kelvin

Afifah pun tidak bisa menjawab pertanyaan Kevin, kalau di pikir memang benar apa yang dikatakan Kevin seharusnya dia tidak langsung menyetujui pernikahan itu tapi apa yang bisa dia perbuat yang penting baginya adalah kebahagiaan kedua orang tuanya.

Ahad nikah pun berjalan lancar, Kevin dan Afifah menikah sah secara hukum dan agama. Tidak ada satu orang pun yang berani mengganggu berjalannya acara sakral itu walaupun di sudut ruangan ada satu orang yang jengkel sejak kedatangan keluarga Rayon sampai acara selesai orang itu mengepalkan tangannya dia kesal sekaligus menyesal karena salah mengambil keputusan.

Pernikahan ini berlangsung tidak meriah tidak ada banyak tamu yang datang hanya keluarga inti saja bahkan tidak ada makanan apapun yang terhidang, ahad nikah berjalan singkat dan sederhana setelah semua selesai Afifah pun langsung dibawa pergi oleh Kevin dan keluarganya.

Kelvin Ervan Rayon itu yang diucapkan berulang ulang dalam hati Afifah seperti dia sedang menanamkan nama itu di benak dan pikirannya mengingat bahwa pria ini sekarang telah berstatus suaminya, pria mapan dan tampan sungguh berbeda dengan apa yang dia bayangkan selama ini.

Kevin membawa Afifah ke sebuah rumah besar yang hanya berisikan penjaga rumah, satpam, tukang kebun dan juga dua asisten rumah tangga, mulai sekarang Afifah dan Kevin akan tinggal di sini rumah pribadi milik Kevin.

"Ku harap kamu betah tinggal di rumah barumu ini karena aku tidak mau tinggal bersama keluargamu," ucap Kevin sambil menghempaskan tubuhnya ke sofa ketika mereka sudah memasuki rumah baru itu.

Hati Afifah merasa tercubit, walau bagaimanapun mereka adalah keluarga Afifah hatinya tidak terima bila ada yang mengatakan sesuatu tentang mereka.

"Kenapa? Mereka itu orang tuaku dan sekarang bagaimanapun mereka telah menjadi orang tuamu juga," ucap Afifah kesal.

Kevin menghela nafasnya kasar.

"Jangan salah sangka aku hanya ingin melindungimu dari ular ular berbahaya yang ada di sana," ucap Kevin.

Mendengar ucapan Kevin Afifah semakin kesal, Afifah memiringkan kepalanya dan menatap Kevin datar.

"Siapa yang kamu bilang ular? oh jadi kamu menganggap keluargaku itu keluarga ular begitu? dasar aneh," ucap Afifah.

Kevin berdecak kesal.

"Pikiranmu yang polos dan bodoh seperti ini membuatku ingin memukulmu sampai menangis setiap malam sudah diam jangan banyak tanya," ucap Kevin kesal bicara dengan gadis lugu seperti Afifah ini bisa membuat darah tinggi.

Kevin berlalu pergi menuju kamarnya meninggalkan Afifah yang masih berdiri mematung tiba tiba pikiran Afifah terbayang malam pertama mereka, dimana Afifah yang sedang menangis dengan keadaan penuh lebam di sekujur tubuhnya.

"Apakah seperti itu sifat asli suamiku suka main tangan dengan perempuan apalagi kalau sedang ada di ranjang," pikir Afifah.

Afifah bergidik ngeri membayangkan itu semua sampai terjadi padanya.

"Pantas saja dia tidak menikah menikah padahal umurnya sudah dewasa wajahnya pun tampan aku yakin dengan hanya menampakkan isi dompetnya pasti banyak wanita yang mau mengantri jadi istrinya ternyata di balik wajah tampan dan kemapanan tersembunyi sifat yang mengerikan," Afifah terus berfikir tentang bagaimana sifat suaminya yang sebenarnya.

Memang di dunia ini tidak akan pernah ada wanita yang mau diperistri seorang pria yang setiap malamnya selalu memukuli pasangannya kecuali Afifah yang pasrah demi kebahagiaan orang tuanya. Afifah capek dengan pikirannya sendiri dia pun menghempaskan tubuhnya ke sofa dan akhirnya tanpa dia sadari Afifah tertidur di sofa ruang tamu.

Malam pun telah tiba. Afifah duduk dengan gelisah di tepi ranjang dia menunggu sang suami yang sejak tadi belum masuk kamar.

Setelah meninggalkan Afifah di ruang tamu tadi sampai Afifah ketiduran Kevin tidak menampakkan hidungnya sampai sore jam 4 membangunkan Afifah menyuruhnya mandi dan mengenalkan para asisten yang ada di sana kemudian Kevin mengajak Afifah makan selesai makan Kevin kembali mengurung diri di sebuah ruangan.

Afifah memutuskan untuk keluar mencari keberadaan Kevin, Afifah mengenakan piyama berbahan kain satin celana panjang dan baju kemeja juga berlengan panjang.

Afifah menuju ruangan yang tadi sempat dia lihat Kevin masuk ke sana. Afifah berniat untuk menyuruh Kevin makan karena tadi waktu makan siang Afifah lihat Kevin hanya minum segelas susu menemani dia yang sedang makan hingga tengah malam seperti ini Afifah belum melihat Kevin keluar itu tandanya Kevin sejak tadi belum makan.

Sesampainya di depan pintu ruangan itu Afifah ragu ingin mengetuk atau mengurangkan niatnya.

Afifah mengurungkan niatnya untuk mengetuk pintu, dia masih berdiri diam di depan pintu, Afifah bingung jika nanti dia mengetuk pintu dan pintu terbuka lalu berdiri Kevin di hadapannya panggilan apa yang tepat dia gunakan untuk memanggil suaminya itu Mas, kang mas ,kakak, Abang, atau Om Kevin? Afifah pikir panggilan yang terakhir pasti akan sukses membuat dirinya di masukkan ke rumah sakit selama seminggu.

Afifah pun membulatkan tekadnya untuk mengetuk pintu apapun yang terjadi setelah itu akan dia terima tapi belum sempat dia mengetuk pintu tiba-tiba terbuka dan terlihat sosok Kevin berdiri di sana.

"Ada apa?" tanya Kevin dengan wajah datarnya.

"A-apakah kamu sudah makan?" tanya Afifah sambil menunduk dia masih malu menatap wajah suaminya.

"Belum," jawab Kevin datar.

"Ini sudah malam kamu harus makan dulu! lanjutkan pekerjaanmu nanti setelah makan," ucap Afifah sambil mencoba memberanikan diri menatap suaminya. Kevin membuang muka.

"Tidak usah kamu memperdulikan aku, kalau kamu lapar makanlah dulu," ucap Kevin sambil berbalik dan ingin menutup kembali pintu ruangan itu tapi dengan cepat Afifah menarik tangannya membuat mereka saling berhadapan, Kevin menatap Afifah dengan tajam.

"Jangan begitu ini sudah malam, makanlah! sejak tadi kamu belum makan nanti kalau kamu sakit tidak bisa bekerja lagi, makan dan beristirahatlah pekerjaan dilanjutkan besok," ucap Afifah sambil menatap Kevin dengan aura teduh miliknya.

"Jangan jangan kamu berkata seperti itu karena sudah menunggu malam pertama kita ya?" ucap Kevin entah kenapa Kevin ingin menggoda istri kecilnya ini.

"Dasar otak porno," lanjut Kevin dan berjalan meninggalkan Afifah menuju ruang makan.

Afifah shock mendengar ucapan Kevin, dia masih terpaku di depan ruang kerja Kevin memandang punggung suaminya yang berjalan menjauh tanpa menoleh padanya ingin rasanya Afifah memukul punggung itu seenaknya saja dia mengatakan Afifah bocah otak porno padahal dia tidak tahu betapa gugupnya Afifah membayangkan itu terjadi.

Apakah Afifah termasuk otak porno kalau memikirkan malam pertama? secara suaminya seorang pria dewasa.

Afifah kesal dengan ucapan Kevin tapi sebagai istri yang baik dia harus menyusul suaminya ke ruang makan untuk menyiapkan keperluan Kevin. Afifah pun berjalan dengan menghentak hentakan kakinya karena kesal.

1
Dysha♡💕
luar biasa
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
AKHIRNYA HEPI ENDING...😘😘😘😘😘😘🥰🥰🥰🥰🥰
Sulaiman Efendy
MSH SMA MAU JADI PEBINOR, KLO MAU CARI LIAT DLU KKUATAN DIRI, DN LIAT DLU SIAPA CALON LAWAN LO..
Sulaiman Efendy
KIRA2 SIAPA YG BUNUH ANISA PKE MOBIL BKAS KEVIN.. APA SI JOHN PELAKUNYA...?
Sulaiman Efendy
BAGUS JODOHIN CRISH MA REVA...
Sulaiman Efendy
KNP GK LO HAJAR SAJA SI JOHN ITU..
Sulaiman Efendy
TERNYATA REVA SDH DIMAKAN JOHN... PARAHHHHHH
Sulaiman Efendy
KNP KEVIN TDK TUNJUKKN VIDEO SI JOHN, NTAR ADEK LOO YG DIMAKAN SI JOHN
Sulaiman Efendy
BENAR2 GOBLOK SI FIFAH, DIBELIKN HP OLEH SUAMI, MLH DI BRIKN KE ANISA IBLIS..
Sulaiman Efendy
OTAK FIFAH MMG HRS DIRUKYAJ, AGAR TDK SIBUK MIKIRKN KLUARGA ATMAJA YG LICIK..
Sulaiman Efendy
TU SI PUTERA PSTI NAKSIR AFIFAH, MAKANYA SOK2, JDI PAHLAWAN MMBELA ANISA
Sulaiman Efendy
LO TRLALU LUGU DN POLOS, KLO TAU TU SI ADAM PAPA ANGKAT LO PNGUSAHA LICIK, INTINYA MRK KLUARGA LICIK, TK SUAMI, TK ISTRI ,SERTA ANAKNYA SI ANISA
Sulaiman Efendy
KNP ANISA BISA LOLOS KTEMU AFIFAH,, TU PARA PENGAWAL YG AWASI AFIFAH PADA KMNA...? SEMOGA KEVIN TDK TRBUJUK RAYU AFIFAH TTG MSLH ANISA
Sulaiman Efendy
JGN TRLALU YAKIN, YG ADA KALIAN NNTI BNR2 JDI GEMBEL...
Sulaiman Efendy
LO BLM TAU KEVIN.. JGN COBA2 LO USIK AFIFAH ....
Sulaiman Efendy
JIAHHHH,,, PEDE AMAT LO NIS....
Sulaiman Efendy
UNTUNG IBU SAMBUNG KEVIN WANITA BAIK, DN SLLU MNDUKUNG KEVIN..
Sulaiman Efendy
AFIFAH AFIFAH,, POLOS & LUGU, HINGGA BISA DI BODOHI MANUSIA2 ULAR KLUARGA ATMAJA
Tati Suwarsih Prabowi
maaf thor...endingnya kurang seru dan terlalu cpat tapi lumayan...semangat membuat karya yg lebih baik!
Sasya Angel: terima kasih kak sudah berkenan membaca karyaku maaf jika ada yang kurang berkenan di hati 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!