Indonesia
NovelToon NovelToon
Ku Balas Pengkhianatanmu Dengan Bismillah

Ku Balas Pengkhianatanmu Dengan Bismillah

Status: tamat
Genre:Pelakor jahat / Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:170.6k
Nilai: 5
Nama Author: Queen_Fisya08

Mengkisahkan seorang wanita yang bernama Aulia Az-Zahra yang hidup dalam dunia penuh intrik, pengkhianatan, dan tipu daya orang-orang terdekatnya, dari suami yang berkhianat hingga keluarga yang ikut campur, ia belajar bahwa kepercayaan bukanlah sesuatu yang bisa diberikan begitu saja.


Dengan keberanian dan prinsip, Zahra memutuskan untuk membalas dengan bismillah, bukan dengan dendam, tapi dengan strategi, keteguhan, dan kejujuran...


Akan kah Zahra bisa membalaskan sakit hati nya? dan apakah Zahra juga bisa menemukan kebahagiaannya setelah ini?

Jangan lupa tekan love sebelum melanjutkan membaca dan tinggalkan komentar juga ya besty!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen_Fisya08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 Senyuman Yang Menyakitkan

Pagi itu Zahra bangun dengan perasaan yang sulit dijelaskan, tenang, tapi waspada..

Seperti seseorang yang tahu badai akan datang, namun memilih berdiri tegak daripada berlari.

Aki duduk sejenak di tepi ranjang, menatap cahaya matahari yang masuk perlahan dari balik tirai, tak ada tangis, tak ada doa panjang seperti hari-hari sebelumnya..

Hanya satu keyakinan yang menguat di dada ku: apa pun yang terjadi hari ini, aku tidak akan menyerahkan harga diri ku..

Zahra bangkit dan mulai merapikan rumah, lantai dipel hingga bersih, ruang tamu disusun ulang dengan rapi..

Vas bunga kecil ia letakkan di meja, bukan untuk mempercantik, melainkan untuk menandai wilayah...

Teh hangat dan kue sederhana disiapkan, secukupnya, tidak berlebihan dan tidak pula seadanya.

Aku tidak sedang berusaha menyenangkan siapa pun, aku hanya ingin menunjukkan satu hal..

"Aku masih tuan rumah di rumah ku sendiri"

Ibu mertuaku keluar dari kamar dengan langkah mantap...

Pandangannya langsung tertuju pada ruang tamu yang tertata rapi...

Ada kilat kepuasan di matanya.

“Bagus, paling tidak kamu masih tahu diri.” ucap nya

Zahra menoleh dan tersenyum tipis...

"Saya cuma menjalankan kewajiban saya saja Mak.”

Nada suara ku datar, tidak rendah, tidak menantang..

Ibu mertuaku mendengus kecil, lalu duduk di kursi favoritnya seolah ia pemilik mutlak rumah ini

Tak lama kemudian, bel pintu berbunyi, Dini berlari kecil membukanya dengan antusias yang berlebihan, seolah menyambut tamu kehormatan..

“Rena! Masuk!” teriak nya dengan gembira

Perempuan itu melangkah masuk dengan gaun putih sederhana, rambutnya tergerai rapi...

Di tangannya, sebuah kotak kue mahal dengan pita keemasan...

Senyumnya lembut, tapi matanya menyimpan keberanian baru, keberanian seseorang yang merasa berada di pihak yang menang..

"Hai Zahra, aku harap aku nggak mengganggu.” sapa Rena manis

"Tidak, silakan duduk.” jawab ku tenang

Ibu mertuaku langsung bangkit, menyambut Rena dengan hangat bahkan terlalu hangat untuk sekadar tamu.

"Ibu senang kamu datang, anggap saja rumah sendiri.” ucap nya sambil melirik kearah ku

Kalimat itu kembali menusuk ku, namun kali ini, aku tidak menunduk...

Aku memilih duduk dengan punggung tegak, wajah tenang.

Percakapan pun dimulai.

Rena bercerita tentang pekerjaannya, tentang ambisi masa depannya, tentang impiannya memiliki keluarga besar...

Semua disampaikan dengan nada ringan, seolah hanya berbagi cerita biasa, padahal setiap kata adalah sindiran yang dibungkus senyum..

"Kak Rena, kakak suka anak-anak kan?" Tanya Dini untuk menyindir ku

"Aku memang suka anak kecil Din, rasanya rumah itu hidup kalau ada suara bayi dan anak-anak” ujar Rena sambil tersenyum

Ibu mertuaku mengangguk penuh arti. “Benar, rumah tanpa anak itu… sepi.”

Dini ikut tertawa kecil..

“Apalagi kalau sudah lama menikah, semakin banyak anak semakin ramai"

Zahra mengangkat cangkir tehnya, meneguk perlahan...

Tangan ku tidak gemetar, hati ku memang perih, tapi aku menolak memberi mereka kepuasan melihat ku runtuh..

“Rena,” kata ku tiba-tiba, suara ku lembut namun jelas.

Rena menoleh, sedikit terkejut. .

“Oh?”

“Kamu tahu nggak,, rumah tangga itu bukan cuma soal anak.” lanjut ku

Suasana berubah, udara seolah mengeras.

“Bukan cuma soal anak?" tanya Rena pura-pura polos.

“Iya, tapi juga soal kejujuran… dan batas.” aku menatap nya lurus

Ibu mertuaku berdehem keras...

"Zahra jangan bicara berputar-putar.”

Setelah ibu mertuaku bicara seperti itu, Rena langsung mempunyai keberanian, ia tersenyum kecil, lalu berkata pelan namun menusuk,..

“Aku cuma ingin semuanya berjalan baik, tanpa konflik.”

Zahra meletakkan cangkirnya..

“Konflik muncul bukan karena aku, tapi karena ada yang berkhianat.”

Rena terdiam. Senyumnya perlahan memudar.

Tak lama kemudian, pintu depan kembali terbuka..

Mas Genta pulang.

Begitu melihat Rena duduk di ruang tamu bersama ibu dan adiknya, wajahnya langsung menegang...

Ada rasa canggung yang tak bisa ia sembunyikan.

“Kamu datang?” tanya Mas Genta

“Mak yang minta,” jawab Rena cepat.

Bu Ratna berdiri, nadanya tegas...

“Bagus kamu sudah pulang Mak mau bicara dan kamu Zahra, jangan kemana-mana"

Detak jantung ku mengeras, naluri ku berteriak..

"ada sesuatu yang akan diputuskan hari ini"

Mereka duduk, ibu mertuaku membuka pembicaraan dengan suara formal, hampir seperti rapat keluarga.

“Mak dan Genta sudah bicara sebelumnya, kami sudah mempertimbangkan solusi terbaik.” ucap nya

Zahra menatap Genta

. “Solusi apa Mas?"

Mas Genta menghindari tatapan ku

. “Mak mengusulkan… aku menikah lagi Ra" ucap Mas Genta tertunduk

Kalimat itu jatuh seperti palu godam, ruang tamu seketika terasa sempit.

“Dengan Rena?” tanya ku pelan.

Tak ada yang menjawab, diam mereka adalah jawaban..

Zahra menatap Genta lebih lama...

“Dan kamu… setuju Mas?"

Genta terdiam, wajahnya terlihat lelah, tertekan, tapi tidak menolak..

“Aku… sudah memikirkan nya Ra” jawab nya

Zahra tersenyum, senyum paling menyakitkan yang pernah ia berikan, bukan karena lemah, tapi karena akhirnya ia melihat kebenaran tanpa kabut.

“Baik, kalau begitu, izinkan aku juga memikirkan sesuatu terlebih dahulu.” ucap ku tenang

Bu Ratna mengerutkan kening.

"Apa maksudmu?”

“Aku akan ke rumah orang tuaku beberapa hari, aku butuh waktu.” jawab ku

Dini mencibir..

“Mau kabur?”

Zahra menatapnya tajam...

“Menenangkan diri tanpa ada gangguan"

Tanpa menunggu izin, Zahra berdiri dan melangkah ke kamar...

Aku langsung membuka lemari, mengemas beberapa pakaian seperlunya, gerakan ku teratur, tanpa tergesa, tanpa panik.

Saat membuka laci bawah, mata ku tertuju pada sebuah map kecil berwarna cokelat..

Salinan laporan keuangan usaha Mas Genta, dokumen lama yang dulu pernah ia rapikan saat masih dipercaya membantu..

Kata-kata Wulan terngiang kembali di kepala ku

Aku menarik napas dalam, tanpa pikir panjang, ku photo dan mengirim kan dokumen keuangan itu ke Wulan, lalu aku juga memasukkan map itu ke dalam tas ku..

Sebelum melangkah keluar, aku menatap kamar itu sekali lagi, tempat aku pernah berharap, tempat aku pernah menunggu..

"Ini bukan akhir, ini baru awal" gumamku

***

Sesampainya di rumah orang tua ku, aku disambut dengan pelukan hangat, ibu ku adalah benteng terakhir yang teraman yang ku miliki

Tangis yang tertahan akhirnya jatuh.

“Maafkan Zahra Bu, Zahra pulang bukan sebagai istri yang bahagia.” ucap nya lirih sambil memeluk sang ibu.

Ibu ku mengusap rambut ku dengan lembut. “Pulanglah nak ketika kamu tak dihargai oleh suami dan keluarganya"

Seketika tangis ku pecah lagi, mendengar ucapan ibu ku, hanya dalam pelukannya lah yang membuat hatiku tenang

Malam turun dengan sunyi yang menenangkan.

Saat aku berbaring, ponsel ku bergetar, pesan dari Wulan masuk.

("Assalamualaikum Ra, tadi sudah aku cek lagi data keuangan, ada rekening lain atas nama perempuan, transfer rutin, nama pemiliknya… Rena")

Darah ku langsung berdesir.

"Inilah celah itu, bukti pertama sudah ada ditangan ku" gumamku

Aku menutup mata, menarik napas panjang, lalu berbisik pelan, bukan dengan amarah, melainkan keyakinan yang bulat..

"Bismillah… satu per satu, bukti akan ku dapat dan semua akan terbuka.” ucap ku dengan penuh keyakinan

1
Jetva
IGD...BARU ICU...TIDAK BISA LANGSUNG...🙏🙏🙏
Jetva
🤣🤣POLISI JAMAN TAHUN BERAPA..??🤣🤣🤣🤣KNAPA GA ADA YG NEMBAK TANGAN RENA..??🤣🤣🤣BIASANYA PAS PENJAHAT LENGAH SEPERSEKIAN DETIK LANGSUNG DITEMBAK....KOQ INI MALAH SALING PANDANG..??🤣🤣🤣🤣
Jetva
koq Keyla udah kena tembak..polisi ga bereaksi..?? malah Zahra yg reaksi...🤣🤣🤣kocak🤣🤣🤣
Jetva
KAMU MEMANG MANUSIA BERHATI IBLIS....KAMU IRI DAN DENGKI TP KAMU MERASA TERSAKITI OLEH ORG YG KAMU SAKITI...👹👹👹
Jetva
KLO MENURUT AQ...GENTA GA SALAH...DIA YG MERAWAT ZAFRAN SEJAK LAHIR...BU WATI SAKSINYA...GENTA SEKALIAN TEBUS DOSA...GA GAMPANG JUGA RAWAT 2 BAYI...NATHAN DAN ZAFRAN...UNTUNG ADA BU WATI........FADLI SALAH KRN DIA GA AMNESIA, TP DIA GA MAU BERITAHU ISTRINYA..APAPUN ALASANNYA KLO DIA CINTA ISTRINYA DIA HARUS KASIH KABAR MERTUANYA..MAKA JGN SALAHKAN GENTA YG MENIKAHI ZAHRA KETIKA MASIH KOMA...KRN JIKA MAU MERAWAT ZAHRA DAN BAYINYA..MEREKA HARUS HALAL..UNTUNG SDH HALAL KRN ZAHRA KOMA LEBIH DR SETAHUN..KEMUDIAN AMNESIA DAN PULIH SETELAH HAMPIR 17 TAHUN....SEDANGKAN BIBI FADLI JUGA SALAH...KENAPA WAKTU FADLI SADAR DIA GA KASIH KABAR KLO FADLI MASIH HIDUP...AKHIR SEMUA SALAH PAHAM DAN BERAKHIR RUNYAM...FADLI MERASA NYAMAN DGN RINA..SEDANGKAN ZAHRA MASIH MARAH SAMA GENTA...😏😏..KASIHAN ZAFRAN N NATHAN YG SDH SANGAT NYAMAN DGN GENTA...😢😢😢
Jetva
koq opah, sih..?? kedengaranya aneh...opah Siska...padahal yg dimaksud adalah seorang wanita bernama Siska...harusnya oma Siska...🙏🙏
Jetva
JANGAN BILANG AIRA ANAKNYA RENA...DENDAM TAK BERKESUDAHAN....😏😏
Jetva
untung anak" Ratna ga ada yg bertahan jadi iblis...tp sayang Dini harus jd korban temannya iblis, Rena n Ika....👹👹
Jetva
KARNA KAMU IBLIS JADI HARUS DIMUSNAHKAN...👹👹
Jetva
YA IYA LAH...MASA MAU TERPURUK HANYA KARNA MENINGGALKAN LAKI" LEMBEK YG BERLINDUNG DI BAWAH ROK IBUNYA...LAKI" BOTOL YG GA PUX PENDIRIAN....😏😏
Jetva
🤣🤣🤣 .Genta emang BOTOL...bayi yg lahir prematur hrs diinkubator...akibat kebodohan lelaki maka perempuan mudah menipu🤣🤣🤣...anak org kau jaga🤣🤣🤣
Jetva
🤣🤣🤣🤣...tak pernah dokter atw bidan mengatakan..pembukaan sdh bsr atw msh kcl...🤣🤣🤣...yg ada..baru pembukaan 1 atw 4 dsbnya...atw pembukaanya udh 7 atw 9 atw sdh lengkap......🙏🙏🙏🙏
selvysurya inten
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
WHATEA SALA
Zahra terlalu keras kepala dengan terus menggenggam bara,dengan mencari kejujuran dengan membongkar kebohongan Rena dan saat itulah bara itu di lepas dan biar di genggam sama genta,cukup pergi dan bangkit,jangan mencoba bertahan di sisi genta sebab akan terus melawan surga nya genta.
WHATEA SALA
Rena hamil...masih ingin bertahan dengan kata tak ingin bercerai,jangan terlalu lama terinjak,harga diri harus di pertahan tapi tidak dengan rumah tangga.bikin mereka merasa terinjak injak karna perbuatannya sendiri.
WHATEA SALA
Apa rasa nya bertahan dalam penghianatan,apakah kewarasan akan bertahan juga..?!
Yuni Ngsih
Authoooor ceritramu tuh bgs banget meskipun bertele - tele jd bcnya kurang asyik Thor trs yg punya ceritra ko banyak ujiannya...ok tetap semangat
Syahdu: Novel tapi ada chat lucunya?😆 yuk baca I Love You Brutally. Terima Kasih dukungannya🫶🏻🤍😆
total 1 replies
Dewi Dama
erna kali bukan ema thoorr
Queen_Fisya08: maaf gak ada nama Erna di novel ini 🤭, itu Emak (Mamah)🙏
total 1 replies
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
ini novel lucu dan konyol, banyak yg mati hahahaha, aneh ya ada2 aj author in
Mely Ktp
knp mak ratna segitu benci nya dgn zahra
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!