Indonesia
NovelToon NovelToon
CINTA REMAJA

CINTA REMAJA

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:8.4k
Nilai: 5
Nama Author: RIZQIA BALQIS

Hai namaku Leomitha William. Yaps aku adalah blasteran Indonesia Inggris. My mom bernama Lovenia Pratama dan my dad bernama Jason Putra William.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RIZQIA BALQIS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CINTA REMAJA

Jam istirahat

Vino dan yang lainnya sudah terlebih dahulu datang ke kantin,sambil menunggu para ladies mereka berbincang

" Gue denger para ladies terlibat insiden tadi pagi " celetuk Kelvin.

" Bodoh,mereka pikir mereka siapa. Hanya karena selama ini tak ada yang berani melawan mereka bertingkah dan malah nantangin orang orang yang salah. Bukan begitu brother " ujar Darren sambil menyeringai kejam.

" Gue yakin, abis ini mereka akan kehilangan taringnya buat menakuti anak anak " ujar Bryan santai.

" Yang pasti genk tante tante itu akan mati gaya setelah ini,apalagi kalo mereka sampe tau kalo lawan mereka bukan sembarangan " Vino datar.

" Apa kita perlu turun tangan Bray " ujar Darren dingin

" No, gue tau seperti apa Leomitha dan lainnya. Ini genk cewek,lah cowok aja ke banting sama mereka. Ya kali mereka kalah lawan genk yang bisanya dandan doang sih " sahut Kelvin geli.

" Hahaha, ya loe bener banget bro. Ck dah lama kita nggak nakal man. Sejak Vino jadi ketua OSIS, rasanya monoton banget hidup kita. Gue jadi kangen sama anak anak DEVILE ANGEL. Gimana kalo ntar malam kita turun ke arena bro " tanya Bryan.

" Kayaknya ide loe seru juga brader,ok kita ke arena ntar malam " sahut Kelvin semangat.

" Ok, gue ikut. Loe gimana Vin,ikut atau loe ada acara " sambung Darren.

" Kita ikut juga " sahut para ladies kompak.

" Eh ladies,tau aja kita kita mau senang senang " ujar Kelvin menanggapi ucapan Bianka dan lainnya.

" Ok, gue ikut sahut Vino datar. Dia memperhatikan penampilan gadisnya untuk memastikan tidak terjadi luka serius pada gadisnya karena insiden tadi pagi begitu juga yang lainnya.

" Duduk girls, ceritain apa yang terjadi tadi pagi. Kalian nggak apa apa kan " tanya Vino datar.

Mendengar ucapan Vino Leomitha cs langsung duduk,

" Ck gue sebenarnya males banget mengingat kejadian tadi pagi,bikin kesel tau nggak sih boys. Nggak ada angin nggak ada hujan gue dihina dibilang bicht cuma karena Vino lagi perhatian sama gue. Ya gue nggak terimalah dikatain gue balas sama omongan juga, eh malah main keroyokan. untung aja Bianka dan lainnya datang jadi kita one by one. Dasar Quen bully amatiran, perlu gue tatar supaya jadi Quen bully pro " ujar Leomitha kesal.

" Lah ngapa loe ajarin nyet,makin bertingkah ntar tuh genk tante tante " sahut Olivia gemas.

" Lah salah ya, gue pikir gue perlu buat mereka supaya mereka bisa mencari lawan yang seimbang sama mereka. Jangan sampe mereka nantangin orang yang salah lagi " balas Leomitha polos.

" Itu malah bikin mereka makin bertingkah ege. Ck gimana sih Mith " ujar Bianka kesal.

" Tau, makin bertingkah mereka dalam menindas anak yang lain. Sama aja loe ngedukung mereka Mith. Elah " sahut Nina malas.

" Iya deh iya, eh jam berapa kita ke arena ntar malam. Soalnya gue mau ke rumah nenek dulu nih,pastinya buat minta nenek untuk ngomong ke semua guru di PRATAMA buat tutup mulut soal status gue sebagai cucu nenek karena gue males berurusan dengan penjilat. Gue abis ini mereka bakalan bertingkah sok perhatian sama gue. Malesin banget tau nggak sih " ujar Leomitha malas.

" Iya juga sih, oh ya gimana kalo bareng aja abis pulang sekolah,gue kangen sama nenek juga cake buat mbak loe Mith hehehe " ujar Bianka cengengesan.

" Iya bener tuh kita juga ikut deh,bener nggak bro " celetuk Kelvin pada sahabatnya.

" Ok,kita ikut " sahut Darren dan Bryan kompak sedangkan Vino hanya mengangguk saja.

Tak lama kemudian pesanan Bianka dan lainnya datang dan mereka langsung makan Tampa bercakap lagi.

Tak lama kemudian mereka sudah menghabiskan makanan Meraka dan langsung beranjak ke kelas masing masing.

Teeeet

Bel tanda berakhirnya pelajaran hari ini berbunyi. Mendengar Bella itu semua murid langsung bersorak riang dan bersiap pulang. Begitu juga dengan Leomhita cs.

Mereka pun bergerak menuju paskiran dan mereka melihat para cowok sudah menunggu di sana.

" Jadi ke rumah nenek, kalo jadi ayo. Ntar kemalaman kita baliknya " tanya Vino pada Leomitha.

" Jadi kok,ayolah kalo gitu " jawab Leomitha.

Mereka pun bergerak menuju kendaraan masing masing dengan berpasangan ,karena memang mereka sudah jadian semuanya kecuali Bryan dan Nina yang belum punya pasangan tapi lagi dekat.

Selama perjalanan menuju rumah nenek Leomitha hanya diam karena dia sangat tegang memikirkan reaksi neneknya karena kejadian di sekolah hari ini.

Meskipun dia diakui sebagai Pratama tapi dia tak begitu disukai nenek karena dia bukan anak laki laki. Yah, hubungannya dan sang nenek tak seindah hubungannya dengan Granny. Nenek dari pihak ayah yang sangat memanjakannya.

Kenapa dia berkesimpulan seperti itu karena dia mendengar sendiri sang nenek menjelekkannya saat tak sengaja dia menguping percakapan keluarga Pratama saat itu.

flashback on

Hari itu aku datang ke rumah neneknya Tampa mengabari lebih dulu. Karena aku pikir nenek akan selalu ada di rumah makanya aku datang begitu saja.

Saat datang aku sengaja tak memasukkan mobil kerumahnya karena aku ingin mengejutkan nenek tapi ternyata aku mendengar percakapan yang menyakitkan.

" Mama mau kamu menikah lagi Sya, karena hanya kamu dan keturunan kamu yang akan mewarisi Pratama grup. adikmu tak akan mewarisi Pratama grup Karena anaknya perempuan. Perempuan tak berhak atas Pratama grup, tak akan ada sejarahnya Pratama grup mewariskan hartanya pada anak mau pun cucu perempuann,ngerti kamu " ujar nenek.

degg

Aku benar benar syok mendengar ucapan nenek, ini bukan masalah harta yang membuatku syok tapi tampaknya nenek tidak suka dengan kelahiran ku karena aku perempuan.

" Apa ini,selama ini nenek sepertinya sangat sayang padaku tapi palsu. Cih,aku juga tak mengharapkan harta nenek karena aku pun punya aset sendiri tampa mengemis pada nenek dan Daddy. Yah aku sudah bermain saham sejak masuk SMA. Daddy yang mengajarkan padaku tentang bisnis. Daddy bilang aku harus bisa menguasai bisnis dan saham karena suatu hari nanti akulah yang menggantikan daddy. Sejak saat itu aku pun mulai menyembunyikan identitasku sebagai Pratama dan hanya memakai Williams saja dan aku tak lagi berusaha dekat dengan nenek.

Flashback off

Puk

Aku merasakan ada yang menepuk bahuku pelan membuatku tersadar dari lamunanku dan menatapku cemas.

" Kenapa bab,kita dah sampai loe dari tadi tapi loe malah melamun. Are you oke " tanya Vino cemas.

" I'm fine, cuma ada yang aku pikirin aja. OK deh kalo gitu kita masuk yuk " ajakku pada semuanya.

Meski pun aku mereka menatapku penasaran dan cemas tapi aku mengacuhkan mereka, setelah hampir 2 tahun aku tak kesini rasanya canggung dan tak nyaman,tidak seperti berkunjung ke rumah Granny. Aku bahkan tak mau pulang kalo sudah di sana.

Hah males banget tapi kalo nggak di omongin sama nenek aku nggak tenang. Ya walaupun tampa diperjelaspun tak Alan Ada yang berani mencari masalah denganku. Hanya antisipasi boleh kan,

1
Rerumpu
wah, seruu. Lanjut thor, semangat 🔛🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!