Alina Putri Jayashree merupakan seorang anak perempuan yang berasal dari kota Bogor. Saat ini, ia berusia 23 tahun. Ia berhasil mencapai mimpinya untuk memiliki sebuah toko buku.
Bayu Rafardhan adalah seorang anak laki laki berusia 26 tahun ini sangat menyayangi keluarganya. Ayahnya bernama Lukman baru saja meninggal dan sekarang ia tinggal bersama Bunda yang bernama Indri di Jakarta. Sebelumnya, merantau di Bandung karena pekerjaan. Namun, ia memutuskan untuk resign dan mencari pekerjaan di Jakarta agar bisa menjaga dan merawat Bunda.
Siapa sangka, niat Bayu untuk bekerja di Jakarta membuatnya dekat dengan kembali dengan masa lalu tetapi dengan versi yang berbeda. Kisah cinta tak terduga pun terjadi tidak sesuai ekspektasi, inilah yang di alami Bayu dan Alina beserta para sahabatnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mega Harsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 6
Bestie Squad
Acha
Jangan lupa, malam ini kondangan pake baju couple ya abaya navy. Sampai jumpa malam nanti Bestie!"
Sesampainya Alina di rumah, ia bergegas menyiapkan pakaian untuk kondangan. Ia membuka lemari dan memilih - milih pakaian, lalu menggosoknya.
"Hai, Alina. Gimana nanti malam kondangan jadi nggak?"
"Jadi, Bu. Berangkat bareng ya Bu?"
"Boleh", kata Ibu.
Hari sudah menjelang malam, Alina sedang bersiap - siap. Ia mengenakan Abaya navy dan juga sepatu flat. Untuk hijabnya ia mengenakan pashmina warna senada, terdapat pula hiasan payet.
Sesampainya di acara resepsi pernikahan Dina yang merupakan teman SMP Alina. Ia justru jadi pusat sorotan para tamu lainnya. Ada yang memuji Alina ada juga orang yang suka nyinyir karena Alina pergi kondangan bareng Ibunya tidak bersama pasangan atau temannya.
"Niatnya kondangan sendiri bareng Ibu. Eh, justru ketemu si cowok itu lagi." Gumam Alina dalam hatinya.
Alina sedang duduk menikmati hidangan bersama Ibu. Bayu, yang menyadari kehadiran Alina pun menghampirinya.
"Hai, Alina!" Kata Bayu, lalu ia tersenyum ke Ibu dan menyalaminya.
"Hai, Bayu."
"Boleh bergabung?" tidak ada jawaban dari Alina. Ia justru menoleh ke Ibunya.
"Boleh, Nak. Silakan." Jawab Ibu
Bayu pun duduk, ia terus saja menatap Alina. "Kamu itu bukan hanya cantik, tapi juga anggun dan sangat menenangkan. "Aku tidak ingin kehilanganmu untuk yang kedua kalinya" Gumam Bayu. Lalu ia berkata, "berangkat ke sini cuma berdua sama ibu?"
"Tadinya begitu, tapi diperjalanan menuju ke sini ketemu dengan beberapa ibu - ibu yang lainnya, jadi bareng deh. Kalau kamu?"
"Aku sendiri"
Tidak lama kemudian, datanglah Acha dan Fara. Mereka mengajak Alina untuk naik ke pelaminan dan memberikan ucapan selamat kepada Dina. Bayu berjalan beriringan dengan Alina sedangkan Acha dan Fara berjalan lebih dulu. Karena berjalan bersama Bayu, membuat para tetangga yang mengenal Alina pun mulai berbisik - bisik. Seorang Alina yang sangat pendiam dan juga sangat langka ngobrol bareng cowok, ternyata sekarang sedang berjalan beriringan bersama cowok.
Lalu, mereka berfoto bersama. Setelah itu, Fara dan Acha menikmati hidangan, karena baru datang. Sedangkan Alina dan Ibu ia pulang lebih dulu bersama Bayu. Itu pun karena Bayu yang memaksa.
Di dalam mobil Alina tampak cemberut dan berusaha tetap tersenyum. Bayu yang memantau dari kaca pun sangat heran, ia berpikir mungkin ada masalah baru dalam hidup Alina yang tidak di ketahui oleh Bayu.
"Alina, kamu kenapa, nggak sakit kan?"
"Nggak kok, Bu." Jawab Alina.
"Bu, ini arahnya belok ke arah mana lagi ya?"
"Lurus aja ya, Nak. Bentar lagi nyampe."
"Siap, Bu."
"Bayu, kenal sama Alina sejak kapan ya? Ibu belum pernah lihat Bayu main ke rumah." Bayu melirik ke arah Alina, "kamu ternyata belum cerita ke Ibu" gumamnya. Lalu, Bayu menjelaskan awal pertama dia bertemu dengan Alina, hingga akhirnya tak terasa sampai juga di rumah. Ibu meminta Bayu untuk mampir tetapi dia bilang mau langsung pulang aja karena takut terjadi kesalahpahaman. Namun, Bayu meminta izin kepada Ibu untuk mengobrol sebentar dengan Alina dan Ibu pun mengizinkannya.
"Ada masalah apa lagi?"
"Nggak ada masalah."
"Serius?"
"Iya, serius." Alina tampak menatap ke arah Bibi nya yang sedang duduk di teras rumah dengan penuh khawatir.
"Aku tahu kamu berbohong."
"Kita belum kenal lama, dari mana kamu tahu?"
"A... Akuuu...cuma nebak aja, tapi Aku yakin."
"Oke, deh. Terserah kamu aja."
"Kamu nggak mau cerita?"
"Gak mau!"
"Ya, udah. Aku gak mau pulang."
Bayu menatap Alina dengan sangat serius dan menantikan jawaban. Mata Alina pun berkaca - kaca, lalu ia berkata, "tolong, kali ini aja, kamu jangan nekat. Aku mungkin akan cerita, tapi jangan malam ini." Alina keluar dari mobil Bayu, seketika Bayu membuka jendela mobil lalu berkata, "Aku juga minta tolong, tidurlah dengan nyenyak dan biarkan pikiranmu istirahat dulu."
"Oke, terima kasih."
"Hmm", Jawab Bayu
Bayu mulai melajukan mobilnya tetapi tiba - tiba berhenti, ia membuka jendela mobilnya lalu melihat ke belakang dan tampaklah Alina sedang duduk di teras rumah. Alina yang menyadari hal itu pun menoleh, di lihatnya Bayu memberikan isyarat meminta Alina untuk masuk ke dalam rumah. Alina pun mendengus kesal, lalu ia beranjak masuk ke dalam rumah.
"Alina!"
"Iya, Bu. Eh, kok belum tidur."
"Mau tidur kok, ini Ibu ngambil air minum."
"Oh, iya."
"Bayu, udah pulang?"
"Udah, Bu. Emang kenapa?"
"Tidak ada apa - apa. Ibu cuma minta sama kamu jangan terlalu dekat dan jaga jarak itu aja, khawatir terjadi kesalahpahaman."
"Siap, Bu." Ibu pun menepuk pundak Alina dengan lembut lalu pergi ke kamar.
Alina pun membersihkan make up dan berganti pakaian, kini ia sedang mengenakan baju piyama berwarna navy. Ia mulai merebahkan tubuhnya ke kasur dan mengambil handphone, di lihatnya story seseorang yang menampilkan foto Bayu dengan dirinya, ditambah caption yang mengguncang perasaannya.
PEREMPUAN MURAHAN, KELAKUAN PALSU, MENGINCAR YANG KAYA!!!
Deg.