Indonesia
NovelToon NovelToon
The Badass Empress: Lembut? Sorry, Gak Kenal!

The Badass Empress: Lembut? Sorry, Gak Kenal!

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Fantasi
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: heldahell

Bagaimana jadinya jika jiwa seorang remaja cewek tomboi modern yang hobi tawuran, bermulut tajam, dan ceplas-ceplos terlempar ke masa lalu? Sialnya lagi, dia bangun di dalam tubuh permaisuri Xia Ruo, wanita paling rapuh dan tertindas di Kekaisaran Han yang baru saja mencoba bunuh diri karena tidak tahan diabaikan oleh kaisar yang penguasa berdarah dingin yang terkenal kejam.

Kini, tidak ada lagi Permaisuri Xia Ruo yang hobi menangis terisak. Yang ada hanyalah permaisuri baru yang berani duduk bersila di atas ranjang sutra sambil memanggil sang Kaisar kejam dengan sebutan "Mas Bro". Didampingi oleh Yuan er, pelayan setianya yang selalu menangis histeris dan berusaha keras mendidik sang permaisuri agar bisa berbicara lembut, Xia Ruo harus memutar otak untuk bertahan hidup. Mulai dari melabrak dapur istana demi makanan enak, melatih fisiknya yang selemah triplek basah, hingga menghadapi Kaisar kejam yang anehnya... justru mulai terobsesi dengan perubahan barbar dirinya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heldahell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 6 : kunjungan dadakan sang kaisar

Ara duduk bersila di atas ranjang sutranya dengan lahap. Di depannya, sebuah meja kecil penuh dengan makanan mewah hasil rampasannya dari dapur istana tadi. Ada ayam panggang madu yang gemuk, sup daging sapi dengan kuah kental yang gurih, dan semangkuk penuh nasi putih hangat yang mengepul.

"Nyam... gila, ini baru namanya makanan! Gak kayak bubur encer yang mirip lem kertas kemarin," gumam Ara dengan mulut penuh ayam.

Cara makannya benar-benar jauh dari kata anggun, satu tangannya memegang paha ayam besar, sementara kakinya yang satu lagi dinaikkan ke atas lutut.

Yuan-er yang berdiri di samping kasur hanya bisa mengelus dada sabar. Dia pasrah total melihat Permaisurinya yang jelita bertingkah seperti preman pasar yang baru menang lotre.

"Permaisuri, tolong kunyah pelan-pelan. Kalau ada selir lain atau kasim yang melihat Anda makan dengan posisi... duduk bersila seperti itu, mereka pasti akan membuat laporan buruk lagi."

"Biarin aja. Kalau ada yang berani protes, suruh sini madep gua. Biar gua suapin pake tulang ayam nih!" sahut Ara cuek sambil melempar sepotong tulang ke piring kosong.

Tepat saat Ara sedang meneguk kuas sup daging dengan nikmat, dari arah luar paviliun terdengar seruan lantang dari seorang kasim.

"Kaisar Yan memasuki Paviliun Anggrek!"

Uhukk! Uhukk!

Yuan-er langsung tersedak ludahnya sendiri, sementara Ara hanya batuk kecil karena kaget denger teriakan yang mirip toa masjid itu.

"Kaisar? Si Mas Bro datang lagi? Rajin amat, kagak ada kerjaan apa ya?" gerutu Ara kesal.

Dia buru-buru menyeka mulutnya yang berminyak menggunakan lengan baju sutranya, sebuah tindakan yang membuat Yuan-er nyaris pingsan untuk kesekian kalinya karena gaun mahal itu langsung kotor.

Krieeek...

Pintu paviliun digeser terbuka dengan perlahan tapi tegas. Kaisar Yan melangkah masuk sendirian tanpa membawa pengawal maupun Kasim Gao. Langkah kakinya tenang, namun tatapan matanya langsung mengunci sosok Ara yang masih setia duduk bersila di atas ranjang mewah itu.

Kaisar Yan menghentikan langkahnya beberapa meter dari kasur. Matanya menyipit melihat kekacauan di atas meja makan kecil itu: tulang ayam berserakan, mangkuk sup yang miring, dan sang Permaisuri yang menatapnya dengan pandangan 'Ngapain lu kesini lagi?'.

"Ternyata laporan dari dapur istana itu benar. Kau benar-benar berubah menjadi wanita barbar, Xia Ruo," ucap Kaisar Yan, suaranya terdengar datar namun ada nada geli yang terselubung di dalamnya.

Ara tidak menurunkan kakinya yang bersila. Dia malah menopang dagunya dengan satu tangan, menatap Kaisar Yan dari bawah ke atas. "Yo, Mas Bro! Baru kelihatan lagi? Mau ikutan makan? Sori ya, ayamnya udah abis. Tinggal tulangnya doang nih kalau lu mau."

Yuan-er yang mendengar ucapan nekat bosnya langsung buru-buru menjatuhkan diri, bersujud di lantai sambil menutup matanya rapat-rapat. Dia sudah pasrah jika hari ini paviliun mereka harus mandi darah.

Namun, di luar dugaan, Kaisar Yan tidak menarik pedangnya. Pria itu justru melangkah mendekat, lalu dengan santai duduk di tepi ranjang sutra Ara, sebuah tindakan yang sangat tidak biasa bagi seorang kaisar yang biasanya menjaga jarak dan keagungan.

"Mas Bro... kau masih saja menyebutku dengan panggilan aneh itu," desis Kaisar Yan, wajah tampannya kini hanya berjarak beberapa puluh sentimeter dari wajah Ara. "Katakan padaku, Xia Ruo. Apa ini taktik barumu untuk memikat hatiku? Berpura-pura gila dan bertingkah kasar setelah meminum racun?"

Ara langsung mendengus geli, bahkan hampir tertawa terbahak-bahak. Dia memajukan wajahnya, membalas tatapan intens Kaisar Yan tanpa rasa canggung sedikit pun.

"Memikat hati lu? Kepedean amat lu, Mas Bro!" sembur Ara ceplas-ceplos. "Gua melabrak dapur karena gua laper. Badan nih cewek lemahnya kayak triplek basah, kalau gak dikasih makan daging, yang ada gua mati beneran! Lagian, denger ya... kalau gua mau nyari cowok, gua nyari yang asyik diajak nongkrong, bukan cowok gila yang hobi ngancem pake parang tiap kali ketemu. Jadi, gak usah kegeeran!"

Kaisar Yan tertegun. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ada seorang wanita yang menolak dan meremehkannya secara terang-terangan di depan wajahnya sendiri. Bukannya marah, sudut bibir Kaisar Yan justru berkedut, menahan sebuah senyuman misterius yang mendadak muncul.

"Begitu? Kita lihat saja sampai kapan kau bisa mempertahankan kelakuan barbarmu ini di depan istana belakang, Permaisuri," bisik Kaisar Yan penuh tantangan.

1
Yadi
bab ini paling senang gue ngulang bacanya 🤣🤣🤣
Yadi
Semua masalah pada ludes jika Ibu Bar Bar Negara yg turun tangan 🤣🤣
Yadi
tawuran...?? 🤣🤣🤣
Yadi
Lanjut Thor..
Yadi
hahahaha..
Paksu Kaisar berharap banget pada ibu negara 🤣🤣🤣
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣

ketawa mulu mah gue
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
daacanss
jangan lupa mampir komen terus yaa, biar author semangat nulis nyaa😊
Yadi
Ratu Bar Bar Pedas beraksi
Yadi
Lanjuuuiut...

kok nggak ada yg komen ya?

apakah para pembaca pada terhipnotis krn novel ini enakn dibaca ya?
Yadi
Gue yakin ilmu beladiri Permaisuri satu tingkat diatas Kaisar 😄😄😄
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣

Kayaknya Kaisar Yan akan mendapatkan lawan seimbang
Yadi
🤣🤣🤣🤣

Gue suka mulut Permaisuri yg badas... yg bikin para pejabat pada setrok berjemaah ketika Permaisuri memberikan kuliah subuh 🤣🤣🤣🤣
daacanss: yakan,gak menye menye jadi seru,gak lemah terus🤭🤣
total 1 replies
Emalia
Lanjut kk
daacanss: tunggu kelanjutan nya besok ya kak😙
total 1 replies
Hatijah Cantik
cukup menghibur
daacanss: makasih kak kalo suka sama ceritanya,tunggu terus ya kelanjutan cerita nya🥰
total 1 replies
Hatijah Cantik
cerita menarik , diawali dgn ngamuk2👍🤣🤣🤣🤣
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: saling support yo ka
total 2 replies
Ame Joh
aku mampir thor sepertinya seru
daacanss: iyaa makasih ya udah mau mampir😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!