Indonesia
NovelToon NovelToon
SILENT LOVE

SILENT LOVE

Status: tamat
Genre:CEO / Hamil di luar nikah / Chicklit / Tamat
Popularitas:17.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ribka Kurniawati

"Saudari Kiara, hari ini anda resmi telah bebas dari penjara wanita."

"Terima kasih pak."

Dan setelah mengatakan hal tersebut serta memberikan salam kepada salah satu sipir di dalam penjara Kiara segera keluar dari tempat yang sudah hampir lima tahun ini menjadi rumah tetapnya.

"Mbak Kiara boleh minta waktunya?"

Begitu Kiara keluar, ternyata banyak sekali awak media yang sudah menunggunya di luar.

"Tolong ceritakan kepada kami peristiwa tiga belas tahun yang lalu sehingga pada akhirnya membuat anda mendekam di hotel prodeo ini."

Kiara hanya terdiam dan menatap kerumunan awak media tersebut.

"Aku akan menceritakan peristiwa itu tepat ulang tahun putri ku yang ke dua belas tahun nanti."

Dan setelah mengatakan hal tersebut Kiara langsung masuk ke dalam satu mobil mewah yang sejak tadi sudah menunggunya.

Beberapa tahun kemudian tepat di saat ulang tahun putrinya yang ke dua belas tahun Kiara duduk dengan tenang di depak laptopnya...

Dengan tenang Kiara mulai merangkai kata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ribka Kurniawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TATAPAN ITU

Kau tau Kiara ciuman itu enak loh, rasanya seperti kau sedang berada di Surga, kau bisa merasakan detak jantungnya, kau bisa merasakan hembusan nafas laki - laki yang kau cintai saat dia mencium mu."

Maya mengatakan hal tersebut sambil memejamkan ke dua matanya.

"Hei, ini masih pagi, kau sudah mesum!"

Kiara mengatakan hal tersebut sambil memukul kepada Maya dengan bukunya.

"Sakit tau!"

"Lagian ini masih pagi, kau sudah membayangkan ciuman May."

"Kiara boleh aku bertanya sesuatu hal kepada mu?"

"Katakan saja May."

"Kiara kau yakin kau wanita normal kan?"

Dan Kiara kembali memandang tajam ke arah Maya akibat pertanyaan anehnya tersebut.

"Kau pikir aku apa Maya!"

"Bukan seperti itu Kiara, aku hanya berpikir saja mengapa sampai saat ini kau tidak pernah atau tidak mau memiliki pacar?"

"Kau kan tidak jelek Kiara!"

Kiara yang mendapatkan pertanyaan itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.

"Apa sih yang ada di dalam otak mu May kecuali pacaran?"

Namun belum sempat Maya menjawab pertanyaan Kiara, satu sosok guru tampan masuk ke dalam ruang kelas.

"Selamat pagi semuanya."

Dengan mantap Adrian menyapa semua murid - muridnya tersebut dan menatap mereka satu per satu.

"Selamat pagi pak Adrian."

Dan Maya menjawab sapaan Adrian dengan suaranya yang paling keras.

"Bagus, saya suka dengan bicara mu yang tegas, siapa nama mu?"

Maya yang mendapatkan respon dari Adrian langsung berdiri dari tempat duduknya.

"Nama saya Maya Wulandari pak Adrian, bapak bisa memanggil saya dengan singkat yaitu Maya, rumah saya tak jauh dari sekolah ini, kalau saya sekarang belum memiliki pacar dan."

"Cukup Maya, yang saya tanyakan kepada mu hanya nama saja, jadi kau tidak perlu menjelaskan hal - hal yang lainnya."

Dan seketika itu juga terdengar teriakan-teriakan dari dalam kelas.

"Sudah, sudah, terimakasih Maya, silahkan duduk."

Maya yang mendapatkan perintah dari Adrian langsung kembali duduk dengan menundukkan wajahnya.

"Sudah, setidaknya kau sudah mengatakan kepada guru tampan idola mu itu, bahwa saat ini kau masih belum punya pacar, usaha mu itu patut di hargai."

Kiara yang melihat sahabatnya murung langsung membisikkan kata - kata tersebut di telinga Maya.

"Terimakasih Kiara, hanya kau yang bisa menghibur ku."

Maya kembali mengatakan hal tersebut dengan membisikkannya telinga Kiara.

"Coba yang di ujung sana, tolong maju ke depan untuk menuliskan jawabannya tugas matematika yang sudah saya berikan."

Deg

Tiba - tiba Kiara mendengarkan Adrian menunjuk dirinya untuk maju ke depan.

"Saya pak Adrian?"

"Ya kamu, siapa nama mu?"

"Nama saya Kiara pak Adrian."

"Kiara adalah siswi paling pintar di kelas kami pak Adrian."

Salah satu teman Kiara tiba - tiba berteriak dan mengatakan hal tersebut kepada Adrian.

"Ah jadi seperti itu, baiklah Kiara bapak tidak salah ternyata memilih kamu untuk menuliskan jawabannya tugas matematika yang sedang kita koreksi bersama ini.

"Baik pak."

Kiara mengatakan hal tersebut sambil berdiri dari tempat duduknya.

Dengan cepat Kiara melangkahkan kakinya hingga menuju ke depan kelas.

Dengan cepat Kiara mengerjakan semua soal - soal tersebut.

"Terima kasih Kiara, semua soal matematika yang sudah kamu kerjakan ini betul semua, silahkan duduk."

Dan Kiara hanya sekilas menatap wajah Adrian lalu kembali melangkahkan kakinya menuju ke tempat duduknya kembali..

Tatapan Adrian kini mengingatkan seseorang yang sangat dia benci untuk saat ini.

1
Sri Astuti
repot klo sdh begini
Sri Astuti
sama" rumit dan melarikan diri
Sri Astuti
semoga ini bkn awal persoalan baru
Terra Chi
kasihan kiara kelaparan sampai pingsan
Lanjut lagii
Semangat up!

Mampir juga yaa
mari kita saling mendukung
Terra Chi
kasihan kiara jadi luntang-lantung
Lanjut lagii
Semangat up!

Mampir juga yaa
mari kita saling mendukung
Terra Chi
pemandangan menggoda iman
Lanjut lagii
Semangat up!

Mampir juga yaa
mari kita saling mendukung
Terra Chi
padahal tuh seragam buat muridnya yg nginap di apartemennya

Lanjut lagii
Semangat up!

Mampir juga yaa
mari kita saling mendukung
Sari Fitri
kapan episode yang baru thor
Terra Chi
pak adrian baek bener
Lanjut lagii
Semangat up!

Mampir juga yaa
Mari kita saling mendukung~
Sri Astuti
ya.. bnyk anak" yg mengalami luka batin dan butuh mendapat pendampingan bahkan mungkin butuh profesional
Ferry Sidabutar
lanjutkan
Charlita Iriani
Aku mampir Thor ....baca juga novelku ya teman - teman " Kemilau Cinta di Langit Jingga " by Ina Malika .... dijamin baper deh ...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!