Indonesia
NovelToon NovelToon
My Psychopath Boyfriend

My Psychopath Boyfriend

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Action / Tamat
Popularitas:787.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Suci Nazhifah

"Gue tegasin sekali lagi sama lo, jangan sampai identitas gue kebongkar! Kalau satu orang saja tau siapa gue sebenarnya, gue nggak akan segan-segan untuk ngebunuh lo Clara! dan mulai hari ini, lo harus jadi pacar gue, gue nggak terima penolakan!!! So, deal or dead?" Ucap Daren sambil menyunggingkan senyum tipisnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Suci Nazhifah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 7

Bismillahirrahmanirrahim

•••

   'Karna kalian lah aku menjadi seperti ini.'

•••

Daren langsung mengarahkan pisau kewajah mamanya.

"Kenapa? Apa mama mau aku bunuh saat ini juga?"

Mendengar ucapan Daren, mamanya sedikit tersentak, "Ap-appa maksud kkammu ren?" tanya mama ketakutan.

"Kamu? Hahaha Sejak kapan mama panggil aku pakai kamu? biasanya juga elo," ujar Daren sambil tertawa hambar.

Lalu Daren mencengkram dagu mamanya dengan tangan kanannya. "Kenapa sekarang mama diam saja? Biasanya mama bakal pukulin dan ngehajar aku sampai aku babak belur" lirih Daren.

"Ma..mmaaf!" ucap mamanya sambil meneteskan air mata. 

"Mmmamaafin mama ren" mamanya kembali terisak.

"Maaf?" Daren mengela nafas pelan. Lalu ia memicingkan sebentar matanya hendak berfikir sejenak.

"Baiklah, kali ini aku bakal maafin kalian berdua, tapi ingat, kalau kalian sampai ketahuan mengadukan hal ini kepihak kepolisan, aku nggak akan segan-segan untuk merobek semua kulit dan mematahkan tulang kalian satu persatu." ancam Daren yang langsung di setujui oleh keduanya.

"Bagus," sahut Daren sambil pergi ke kamarnya dengan seringai dibibirnya.

••••

Setelah Daren masuk kekamarnya. Mama langsung merangkak cepat ke arah Bobby.

"Kamu nggak papa kan nak?" tanya mama khawatir.

"MAMA NGGAK LIAT APA KAKI AKU SAKIT GINI?" balas Bobby emosi sambil menunjukkan kakinya yg sedikit bengkok.

Mendengar Bobby membentaknya, mamanya sedikit emosi tapi ia urungkan karena terlanjur sedih melihat kondisi putra kesayangannya yang sangat lemah.

Dengan segenap kemampuannya, mama akhirnya berhasil membopong tubuh Bobby menuju mobil dan mereka langsung bergerak menuju rumah sakit.

••••

Sesaat setelah mereka meninggalkan rumah, sebuah mobil sedan berwarna pink berhenti tepat didepan pagar rumah Daren.

Lalu sang pemilik mobil bergegas menuju pintu utama.

"Tok tok tok" ketuk seseorang.

"DAREEN!" Panggilnya.

"DARR.." Ucapannya terhenti ketika Daren membuka pintu.

"Mau ngapain lo kesini?" tanya Daren menyelidik.

"Ya gue mau ngecek doang, kali aja lo habis ngebunuh seseorang gitu" sahut Clara nyeleneh.

Daren mengerinyit "Maksud lo apa?" tanya Daren mengangkat sebelah alisnya.

"Ya kan tadi pas lo nelfon, gue tanyain, "Lo nggak papa kan? dan lo bilang kalau lo nggak papa.

"Terus kenapa lo kemari?" tanya Daren bingung.

"Haddeeh biasanya kalau orang bilang nggak papa, berarti dia ada apa apa." jawab Clara sambil berkacak pinggang.

"Ya sudah sekarang kan lo udah liat sendiri kalau gue nggak kenapa-kenapa, jadi pulang gih!" usir Daren.

"Loh kok gue diusir? Baru juga nyampe, nggak mau, gue mau masuk," cerocos Clara sambil nyelonong masuk kedalam rumah.

Sedangkan Daren hanya terpaku sekaligus bingung dengan kelakuan Clara hari ini.

Kemudian ia segera menutup pintu dan menyusul Clara.

••••

"Eh udik lo ngapain dikamar gue?" tanya Daren sedikit ketus.

"Udik? lo panggil gue udik, Siapa banget lo? lo tu yang udik!" tuding Clara balik.

"Kok gue, ya elo lah, lagian nih ya, dimana-mana nggak ada yang namanya cewek masuk ke kamar cowok," ujar Daren tegas.

"Ihh cerewet banget sih, gue tu tadi nggak sengaja ngeliat kamar lo, apalagi kamar lo itu serba putih, jadi biarin gue ngeliat kamar lo bentar" ujar Clara pelan.

Mendengar ucapan Clara, Daren tersenyum licik, ia langsung menutup pintu kamarnya.

Dan langsung mendekati Clara.

Clara yang asyik melihat koleksi dvd Daren tidak sadar kalau Daren sudah menutup pintu kamarnya.

"Oowh jangan-jangan lo sengaja kesini karena pingin berduaan sama gue kan?" ucap Daren pelan di telinga Clara.

"Ih apaan najis gilaaak," ucap Clara sok najis.

"Alaah ngaku saja, nggak usah malu-malu," sahut Daren kembali sambil mendekatkan tubuhnya kearah Clara.

"L..llo mau ngapain?" tanya Clara gugup

"Ya pingin dekat sama lo lah" aku Daren sambil terus mendekat ke arah Clara yang terus berjalan kebelakang sampai akhirnya tidak ada ruang lagi untuk mundur.

"Em apaan sih ren, ggue mau liat koleksi dvd lo, minggir deh!" ucap Clara semakin grogi bercampur takut.

Bukannya minggir, Daren malah mendekatkan wajahnya, "Kalau gue nggak mau gimana? Kalau gue pingin posisinya kayak gini terus gimana?" tanya Daren sambil menatap lekat wajah Clara.

Clara kini semakin gugup, mungkin Daren bisa saja mendengar detak jantungnya yang sudah tidak beraturan sejak tadi. Ditambah hembusan wangi dari nafas Daren yang sampai menyentuh wajahnya, semakin membuat Clara mabuk kepayang.

"Oh may god, kenapa jadi makin ganteng gini kalau dari dekat?" teriak Clara dalam hati.

"Udah puas ngeliat wajah gue?" tanya Daren menggoda Clara.

"Ssiapa yang ngeliat lo?" jawab Clara semakin gagap karna malu kepergok Daren.

"Udah ngaku saja kalau lo terpesona sama ketampanan gue," ucap Daren sambil menarik pelan dagu Clara keatas agar sejajar dengan wajahnya.

"DAAMN!!" Clara terdiam ketika manik matanya bertemu dengan mata Daren. Dan perlahan pipinya mulai merona seperti tomat.

Melihat pipi Clara semakin memerah, Daren semakin semangat menggodanya, lalu ia kembali menarik pelan dagu clara ke depan, dibarengi dengan kepala daren yang ikut maju kedepan.

Clara semakin tercekat ketika mengetahui fakta bahwa hidungnya kini sudah menempel indah dengan hidung Daren.

Clara sekarang hanya bisa berdoa agar ada yang menyelamatkannya saat ini juga.

Dan disaat Daren kembali ingin menarik dagu Clara tiba tiba "Woi rreennn.... WTF?!" seseorang masuk kedalam kamar Daren dengan wajah kaget.

••••

Siapakah dia? See you next chapter ya :)

••••

Makasih buat yang udah baca dan coment.

••••

salam hangat

suci nazifah

1
Hana Safira
apakah si Clara juga seorang sikopat, karena nggk ada traumanya ketemu Daren karena kalau orang normal pasti ketakutan
ainunlita28122019
cerita nya qo jadi gak jelas gini she ..
Aprilia Amanda
alfi ga sih?
Aprilia Amanda
lah. pantes temenan, sama² psycho😂
Aprilia Amanda
ah ganggu aja sih🤣
Aprilia Amanda
boby kali
Aprilia Amanda
buset setan. bunuh orang kek bunuh semut aja lu ren😂
Aprilia Amanda
pie to kih🤣
Aprilia Amanda
terakhir kali?😳
Nurwana
kok saya ksian ya sama Clara Thor.....
Nurwana
suka Thor... lanjut....
Tri Setia Herlina
ohhh ternyata Alfi itu cowok 😂 aq kira cewek
Salwa Rahmanti
biasa aja
Salwa Rahmanti
biasa aja
_dia_
maaf yaa thror, ini cuma pendapat gw aja...

Menurut gue psikopat itu lebih suka ke wajah&suara kesakitan korbannya, bukan cuma pen bunuh doang. Tapi mereka punya keinginan liat muka orang takut, gituuuu...
lissa
awal mula knp semua juga berawal dari kluarga terdekat.. jd bukan 100% slah darren jadi psyco...
Nana
Nexxtt!!
Elisye
Loh kok udah And thorr😱
sumpah gakk niat buat cerita ini author
padahal ceritanya bagus banget😫😫
Echa zaaaa
lnjutt, sronokkk
Rahayu Pus
hello hello syapa ni yang mau ama cla.....ksian aku klo cla mesti Ama 2D.yang mo daftar dimohon segera kemeja sekertriat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!