Mira tidak pernah bermimpi menjadi Ratu. Ia merasa tidak siap, tidak layak, dan takut salah. Ketika nama aslinya dibacakan di hadapan dewan bangsawan, ia justru ingin lari dan bersembunyi. Ia tidak tumbuh dengan pelatihan kepemimpinan sejak lahir ia tumbuh dengan pelajaran melayani. Banyak bangsawan meremehkannya: "Anak penasehat mana tahu cara memerintah?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meraa shuellyin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mahkota dimulai disini
Setelah menaiki kapal selama seharian,mira akhirnya sampai disebuah pulau terpencil tempat academy itu berdiri.
Suasana malam gelap dan penerangan yang minim membuat nya sedikit takut.
ia harus memasuki sebuah hutan yang rimbun untuk bisa sampai kesana.
"apa anda yakin tempat nya disini".
"tanya Mira".
"iya benar, setelah kita menyebrangi sungai kita akan sampai disana".
"jawab elara".
Mereka kemudian melintasi sebuah jembatan untuk menyebrangi sebuah sungai.
"apa kita hampir sampai, sepertinya aksesnya sangat sulit ya"
"tanya Mira sekali lagi".
"ya ini adalah ujian pertama bagi calon raja atau ratu".
"jawab elara".
"owh begitu ya".
"ujar Mira".
"ini baru permulaan,saat kau sampai nanti biasa nya anak baru seperti mu akan diuji oleh pembullyan jadi bersiap lah ".
"ujar elara sambil menepis dedaunan".
"baik".
"jawab Mira".
Setelah nyaris setengah jam melewati rimbunnya pepohonan yang ada dihutan.
mereka akhirnya sampai disana setelah nyaris 1 jam perjalanan melewati sungai dan hutan.
"nah ini dia tempatnya".
"ujar elara ketika sampai tepat dipintu gerbang sekolah".
"wah... megahnya".
"Mira menatap nya dengan kagum".
"ku ucapkan selamat datang Mira,disini kau akan dibimbing untuk menjadi seorang ratu".
"elara menyambut sambil menunduk".
Pintu gerbang utama pun terbuka dan memperlihatkan halaman utama sekolah yang dihiasi air mancur bunga yang indah.
"silakan masuk,akan ku antar kan kau ke kamarmu sambil ku jelaskan peraturan disini yang tidak boleh dilanggar".
"ujarnya".
"baiklah".
"Mira kemudian mengikuti langkah elara menuju kamarnya".
"Mira... Apa kau punya keistimewaan atau sihir ".
"tanya elara".
"keistimewaan atau sihir? hummm seperti nya tidak memang nya kenapa".
"Mira kembali bertanya karena kebingungan".
"huh... belum tentu, biasa nya anak yang terlihat polos seperti mu memiliki sihir yang jauh lebih kuat dari yang lain, hanya saja itu belum bisa bangkit untuk saat ini".
"ujarnya"
"memang nya semua siswa disini memiliki sihir?".
"tanya Mira".
"tidak semua ... Hanya mereka yang terpilih yang memiliki sihir ,sisanya mereka hanyalah manusia biasa".
"jawab elara".
"owh begitu ya".
"Mira merasa kebingungan dengan lingkungan barunya".
"Sebelum kuantar ke kamarmu,kita akan bertemu kepala sekolah terlebih dahulu namanya madam chiyosa".
"ujarnya".
"owh baiklah".
"jawab Mira".
mereka kemudian pergi ke ruangan kepala sekolah.
"permisi nyonya".
"elara membuka pintu secara perlahan sambil membungkuk hormat".
"masuk lah nyonya elara".
"jawab nyonya chiyosa".
"aku ingin memperkenalkan murid baru yang dikirim dari negeri everbloom ".
"ujar elara sambil membungkuk ".
"owh ya,murid titipan Atsuko sahabat ku namaku chiyosa salam kenal ".
"nyonya chiyosa membungkuk hormat ".
"hai nyonya,namaku Mira nakasima aku berasal dari kerajaan everbloom".
"Mira membungkuk hormat ".
"anak baik, semoga kau lulus dengan hasil sempurna sebagai calon ratu dan ingat baik baik disini adalah tempat dimana calon pemimpin belajar sebelum memegang kursi tahta ,dan disekolah ini kedisiplinan yang utama jika terlambat atau melakukan kesalahan fatal ... Hukuman akan yang berat akan menanti paham?
"ujarnya".
"baik nyonya".
"jawab Mira sambil tersenyum".
"bagus ,kalau begitu selamat beristirahat kau bisa mulai sekolah esok,nyonya elara tolong antar dia ke kamarnya".
"ujarnya".
"baik ,ayo Mira".
"ajak elara".
"ah iya baik".
"ujar Mira ".
kemudian mereka berjalan menyusuri lorong menuju kamar yang akan ditempati Mira.
"Mira disini para siswa diwajibkan untuk tidur maksimal pukul setengah 10 malam dan kau harus sudah bangun pukul lima pagi , setelah itu kau mandi dan sarapan, karena kelas akan dimulai pukul setengah tujuh pagi".
"ujar elara".
"setengah tujuh pagi ? Apa itu tidak terlalu pagi?"
"tanya Mira ".
"itu sudah peraturan disini,jika siswa melanggar sebanyak 2 x maka ia akan diskors selama 1 Minggu ".
"jawab elara".
"huh baiklah".
"Mira tidak terlalu terkejut karena ia biasa bangun pukul setengah enam pagi untuk pergi ke pasar".
Setelah 5 menit berjalan dilorong,Mira akhirnya sampai dikamar yang akan ditempati nya.
"nah ini dia kamarmu".
"elara membuka pintu dan kemudian menyalakan lampu".
"wooh warna catnya putih polos ya".
"ujar Mira".
"ya benar tapi para siswa diperbolehkan untuk menghias kamarnya sendiri sesukanya,asalkan kebersihan dan kerapian kamar akan menjadi tanggung jawab para siswa yang menempati nya, karena tidak akan ada membersihkan kamar ini selain dirimu sendiri paham?".
"tanya elara".
"paham, terimakasih nyonya ".
"Mira menunduk hormat".
"baik,ini sudah larut malam , selamat beristirahat aku permisi dulu".
"ujar elara".
"baik".
"Mira kemudian masuk ke kamar dan membereskan barang barang nya sebelum beristirahat.
"huhh besok aku akan minta ayah untuk membelikan ku cat dan hiasan kamar".
"ujar Mira".
Tiba tiba saja seseorang mengetuk pintu kamarnya.
"tok tok tok!".
"siapa ?".
"tanya Mira".
Ia kemudian membuka pintu kamar nya dan saat ia membukanya ternyata itu adalah seorang gadis berambut pirang dan membawa sebuah boneka kelinci kesayangan nya,gadis itu memiliki kamar disamping kamar Mira.
"halo!!".
"gadis itu menyapa".
"ehhh halo siapa kau?".
"tanya Mira ".
"namaku Momo kau anak baru ya,salam kenal".
"ia tersenyum manis".
"halo namaku Mira,ada apa".
"tanya Mira".
"tidak apa apa aku hanya ingin berkenalan aku melihat mu sejak tadi masuk ke lorong maaf mengganggu waktu mu".
"jawab Momo".
"tidak apa apa,eh aku ingin bertanya apa dihutan seperti ini ada pemukiman atau pedesaan soalnya tempat ini terpencil sekali seperti nya".
"ujarnya".
"owh tentu saja ada ,sebuah desa kecil yang biasa nya dijadikan tempat pelatihan calon raja dan ratu agar lebih mengenal kehidupan rakyat kecil lebih dalam , biasa nanti kita akan menanam atau memetik buah atau bahkan berternak ,hummph pokok nya banyak deh".
"ujarnya menjelaskan ".
"owh begitu,aku jadi tidak sabar".
"jawab Mira".
"nanti kau juga tau oh ya kau harus hati hati biasa anak baru seperti mu sering menjadi korban perundungan dari para siswa yang orang nya merupakan donatur disekolah ini,,oke kalau begitu selamat malam Mira maaf mengganggu waktu mu sampai jumpa besok ".
"ujar Momo sebelum akhirnya masuk ke kamarnya ".
"eh iya iya terimakasih sudah mengingatkan,ah ada ada saja".
"ujar Mira sebelum akhirnya mematikan lampu dan memejamkan matanya ".
> * to be continued...