menceritakan perjalanan hubungan rumit antara Nadin, William (kakak iparnya), dan Jason (sahabatnya di Belanda), serta pengungkapan identitas ganda Nadin yang mengejutkan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Smarrr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dia Kakak Iparku Bukan Kekasih Ku
...****************...
"Kak Will, tapi pakaian dan semua barang ku ada di Mansion Kakak, gimana Aku ganti pakaian, Kak?" tanya Nadin bingung
"Kamu gak usah berpakaian aja, Kakak lebih suka Baby" ucap William tersenyum menatap Nadin yang kebingungan saat ini
"Maksud Kakak?" tanya Nadin yang lebih bingung lagi
"Bercanda kok Baby, itu pakaian dan semua barang mu, Kakak udah bawain, coba di cek si lemari di kamar kita, Baby" ucap William
Nadin yang mendengar perkataan William langsung bergegas masuk ke kamar yang di maksud William dan mulai membuka lemari-lemari yang terdapat di kamar tersebut
"Kapan Kakak mindahin nya, cepat banget" ucap Nadin heran
"Tadi siang, Kakak udah nyuruh Orang buat mindahin semua barang milik mu ke sini" ucap William yang mengikuti Nadin masuk ke dalam kamar tersebut
"Besar banget kamar nya Kak, masa Aku tinggal di sini sendirian dan kamar nya sebesar ini" ucap nya melihat tempat tidur yang berukuran besar berada didepanya
"Siapa bilang kamu tinggal sendirian di sini, Baby?" tanya William tersenyum memeluk Nadin dari belakang dan mengendvs nya dengan perlahan
"Jadi..jadi Kakak tinggal di sini bareng Aku? Terus Kak Stevanie gimana?" tanya Nadin bingung dan merasa bersalah seketika
"Dia kan jarang pulang, jadi Kakak lebih baik tinggal di sini bareng kamu, Baby, apa kamu keberatan?" tanya William
"Gak Kak, Aku gak keberatan hanya saja Aku merasa tak nyaman, karena Kakak kan Kakak ipar ku bukan kekasih ku" ucap Nadin pelan
"Jadi mau nya kamu, Aku jadi kekasih mu, Baby?" tanya William yang seketika berhenti mengendvs dan membalikkan tubvh Nadin serta menatap Nadin dari dekat
"Ya..ya..gak gitu Kak, Aku kan lama tinggal di luar negeri, jadi Aku udah biasa liat hubungan Orang di sana yang kayak gitu, tinggal berdua tanpa hubungan status" ucap Nadin terbata-bata
"Bukan nya di sini juga sudah banyak yang kayak gitu Baby, tapi gak keliatan aja, yang buat banyak yang nutupin" ucap William
"Iya sih Kak, bener juga" ucap Nadin membenarkan karena yang dia tahu sebagian teman nya hanya karena ingin hidup mewah, mereka menggadaikan hidup nya menjadi Sugar Baby
"Ya udah Baby mandi dulu, Kakak mau nyelesain berkas sebentar di ruang kerja ya" ucap William yang mengecvp kening Nadin dan meninggalkan Nadin sendirian di dalam kamar nya sekarang
Nadin langsung bergegas masuk ke kamar mandi dan merendam tubuh nya di bath tub air hangat karena seharian ini dia sangat lelah karena berkutat dengan dunia luar
Tak lama setelah Nadin selesai memakai pakaian, Nadin melihat William belum juga usai mengerjakan berkas nya, akhir nya Nadin memutuskan untuk pergi memasak saja di dapur, dia berdoa semoga di dapur dan kulkas nya masih ada isi nya
Lalu Nadin mulai membuka kulkas dan melihat isi nya yang ternyata telah di isi full oleh William, yang sama seperti pakaian nya, isi kulkas ini sangat lah penuh dengan berbagai macaam lauk pauk beku hingga cemilan dan Es Krim pun tersedia
Nadin lalu memutuskan untuk mulai memasak dan dengan lincah serta telaten nya Nadin mulai fokus memotong semua bahan sayuran yang ada di meja nya saat ini
Ketika semua sudah jadi masakan nya, Nadin mulai mematikan kompor dan ingin memanggil William yang ternyata selama dia memasak, William tak kunjung keluar dari Ruang kerja nya
Tok..tok..tok..
Nadin mengetuk pintu dan tak mendengar suara dari dalam sehingga membuat nya seketika cemas
Ceklek
Nadin langsung memutuskan masuk tanpa perduli jika William nanti mengomelin nya karena mengganggu nya bekerja
Lalu Nadin mulai masuk dan melihat William ternyata telah tertidur dalam keadaan menaruh Kepala nya di meja, Nadin yang merasa kasihan pada Kakak Ipar nya langsung menghampiri nya
"Kak Will" panggil Nadin dengan suara pelan, namun William sama sekali tak membalas panggilan nya dan bergerak sama sekali
Nadin langsung mendekati William dan mengecek suhu tubvh nya saat ini yang ternyata ketika tangan Nadin mengulurkan ke dahi William terasa sangat panas saat ini
"Kak, bangun" panggil Nadin dengan suara keras dan mengguncang tubvh William lebih keras dari yang tadi
Kemudian tak lama William pun merespon panggilan Nadin
"Heem, Sstttt, Kepala Kakak rasa nya berat banget" ucap nya pelan dengan nada serak
"Kak, kita pindah ke kamar dulu ya, bdan Kakak panas banget" ucap Nadin cemas
"Ah iya, rasa nya berat sekali Kepala ini Baby" ucap nya yang mulai bangun dan memeluk Nadin yang mulai memapah nya ke Kamar tidur yang berada di sebelah Ruang Kerja nya
Sesampai nya di kamar, Nadin mulai membawa William agar bisa berbaring dengan nyaman dan mulai menyalakan pendingin kamar agar suhu tubvh nya bisa berkurang
Kemudian Nadin mulai mencarikan obat penurun panas dan kain basah untuk mulai mengompres dahi William saat ini
Tak lama setelah semua perlengkapan tersedia di meja kamar tidur, Nadin mulai membangunkan William lagi
"Kak, bangun dulu, kita minum obat nya, biar panas nya turun" ucap Nadin dan William yang mendengar suara Nadin, ingin membuka mata namun sangat terasa berat hingga akhir nya dia hanya bangun sebentar dengan mata tertutup dan mulai meminum air serta obat yang di berikan Nadin pada nya
Setelah selesai memberikan obat, Nadin membaringkan William lagi dan mulai memberi kain yang kemudian di pasang kan di dahi William
Aku buat kan bubur aja dulu, nanti kalau Kak Will bangun dan lapar, bubur nya sudah jadi dan Aku bisa menyuapi nya
Dua Jam Kemudian
Saat ini William mulai tersadar dan membuka mata nya perlahan, dia mengingat jika tadi Nadin membawa nya ke kamar dan membaringkan nya
William yang merasa kan di dahi nya ada sesuatu benda, mulai mengambil nya dan melihat ternyata sebuah kain yang di pasang di dahi nya sudah mulai berkurang kadar nya sekarang
Lalu William mulai melihat ke arah samping yang ternyata Nadin saat ini sedang tertidur di pelukkan nya dengan sangat erat dan itu membuat William tersenyum sesaat karena merasa kan gadis nya memeluk erat saat ini dan ini adalah pertama kali nya Nadin yang berinisiatif duluan memeluk nya tanpa paksaan
Kemudian William mulai membalikkan bdan nya ke arah Nadin dan Nadin yang sejak tadi tertidur mulai merasa terganggu karena pergerakkan seseorang yang berada di samping nya
Lalu Nadin mulai membuka mata nya perlahan dan melihat William menatap nya dari dekat saat ini
pertama novel "SENTUHAN KAKA IPAR" Novel ini akan diperbarui secara berkala di aplikasi ini. Aku Post bab baru setiap malem jam 12 malem ya. Selamat datang di halaman
tolong berikan dukungan kalian dengan cara memasukkan novel ini ke dalam rak buku(library), memberikan tanda suka (like), dan membagikan komentar hangat kalian! SetSetiap komentar dan dukungan dari kalian adalah kekuatan terbesar bagi saya untuk terus melanjutkan kisah ini sampai tuntas
tolong berikan dukungan kalian dengan cara memasukkan novel ini ke dalam rak buku(library), memberikan tanda suka (like), dan membagikan komentar hangat kalian! SetSetiap komentar dan dukungan dari kalian adalah kekuatan terbesar bagi saya untuk terus melanjutkan kisah ini sampai tuntas