Indonesia
NovelToon NovelToon
The Shadow

The Shadow

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Sistem / Tamat
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Khusnul Huda

seorang anak mafia yang di kirim ke ibukota tapi apesnya ia malah di anggap tewas dalam kecelakaan bus beruntun, bagaimana nasibnya.

ikuti cerita yang penuh intrik, penghianatan, pengungkapan kesetiaan kawanan ini

jangan sampai ketinggalan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khusnul Huda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lalu

"tok, tok, tok, paket ayam, tok, tok, tok" Raya pun segera berlari lagi keluar, siapa lagi ?, kan sudah tadi?, batinya tapi Raya tetap harus keluar mencari tahu,

"ya mas ada apa?" tanya Raya.

"ini mas pesanan mas ayam wutuh totalnya 40 ribu ya ?" kata orang berseragam jaket hijau itu.

"lho tadi siapa ?" tanya Raya shock.

"ini atas nama Raya Hermawan kan, pesan ayam geprek wutuh, di toko geprek Jhon" kata orang itu sambil membuka kotakan yang ia bawa, dan benar itu adalah pesanannya.

"iya mas, sebentar ya, saya ambilkan ya" kata Raya, dia segera masuk kedalam, dia pun segera mengambil uangnya,

"ini mas, terima kasih ya" kata Raya, kurir itupun segera memberikan ayam geprek tersebut kepada Raya dan pergi meninggalkan Raya dalam keadaan bingun. Raya pun segera masuk dan mencari kotak paket dari kurir yang sebelumnya. Setelah beberapa menit ia pun segera membukanya, dan alangkah terkejutnya ternyata paket dari kurir tadi adalah.

"Raya segera melemparkan dengan keras paket tersebut dan bergelontanglah sebuah HP dan cincin yang indah yang sangat ia kenali, cincin ayahnya dengan jari yang masih menempel pada cincin tersebut, Raya pun melihat lebih teliti, jari yang menempel pada cincin tersebut. sepertinya itu adalah jari ayahnya. Pikirannya pun sangat panik, apa yang terjadi di rumah sekarang ?, Dia tidak bisa kembali ke rumah sekarang ?, dan apesnya lagi, lokasi rumahnya sudah ditemukan, "dimana ya Roni sekarang ?, hpnya pecah lagi ikut terbanting ?", Raya pun segera melepaskan cincin tersebut dari jari yang menempel dan membuang jari tersebut di tong sampah dapur beserta hpnya yang telah pecah menjadi beberapa bagian.

"awas saja kau" batin Raya sambil menggenggam cincin tersebut erat-erat.

"kruuughk....... kruuughk" suara dari Perutnya yang kelaparan pun memuncak dan ia sudah tak betah lagi. Raya pun segera makan

tak lama setelah selesai makan Raya segera latihan-latihan lagi tak ada kata untuk tidak latihan. Tapi entah mengapa dia Malah menemukan buku pemberian Roni kemarin. Setelah membaca sekian halaman buku Kono tersebut Raya pun masih belum paham dengan tulisan tersebut dan pusin,

"buku apaan ini" sedetik kemudian buku tersebut sudah terbang karena di buang Raya. Raya pun kembali memukuli samsak,

"ini tenagaku apa yang gimana sih kok kayaknya samsak ini terlalu enteng ya, dan gampang terbanting ke belakang" batin Raya, ya sebelum pindah ke ibukota ketika Raya masih kecil tepatnya ketika masih berumur 6 tahun, Raya sudah menjalani latihan keras yang Didik langsung oleh ayahnya, seperti lari-lari sprint 10 km setiap pagi di lanjut pus up, lalu pull up, lompat-lompat setinggi 1 m, berenang 10 meter bolak-balik 5 kali, angkat barbel dan yang terakhir memukuli samsak, emang awalnya Raya selalu menangis sampai akhirnya terbiasa karena paksaan orang tuanya, lebih tepatnya ayahnya Johan, dan kalau tidak bisa menyelesaikannya maka tidak ada uang saku yang bisa dibuat jajan oleh Raya kecil. Dan ketika ia berhasil melompati batasnya maka tantangannya ditambah dan juga hadiah yang diberikan bertambah pula, seperti ketika ia mencetak rekor lompat tinggi 1m dengan beban tambahan 15 kg di kakinya dan umur Raya yang masih 8 tahun, maka hadiah yang diberikan lumayan banyak yang cukup untuk beli sepeda motor sport 250cc saat itu, dan ketika ia berhasil sprint 10 km dengan waktu 30 menit dengan bobot tambahan 20 kg di masing-masing kakinya diumur nya yang ke 10 tahun ia diberi uang saku yang bisa beli mobil SUV terbaru, dan selama ia tidak mencetak kemajuan maka tidak ada uang jajan yang diberikan dan hanya memakai uang jajan hadiah yang kemarin. Dan ia juga pernah memukul samsak dengan beban tambahan masing-masing 10 kg di kedua tangannya dan samsak itu terbanting kebelakang dengan keras. Dia juga pernah menang lomba beladiri campuran fighter di tingkat nasional dengan sangat mudah karena kelincahannya, kekuatannya, ketahanan fisiknya, kecepatannya yang luar biasa untuk anak sepantarannya. Dan setelah tahu Ayahnya langsung marah-marah dan tidak pernah melatihnya lagi, sampai menyekolahkannya secara homeschooling. hingga sekarang raya waktu itu Raya masih berumur 15 tahun. Tapi secara diam-diam dia berlatih sendiri tapi tidak seketat di latih oleh ayahnya, Raya hanya berlatih tendangan dan pukulan dengan beragam variasi tapi tetap dengan damage dan speed yang kuat, hingga ia di usir dari rumahnya, bukan, tapi lebih tepatnya menjalani pertaruhan dengan ayahnya

"ah bagaimana ya membuat gelang seperti dulu" Raya pun segera menggeletak di lantai.

"Dok, dok, dok, dok, Raya, Raya !, bukain dong !, ini gue Rio, gue bawa makanan nih" Raya pun segera berlari ke depan, dan dibukalah pintu tersebut, benar saja ternyata Rio sudah berdiri di sana.

"nih makan, gue tau Lo kelaparan" kata Rio sok tau.

"eh Lo habis latihan ya" lanjutnya lagi. Raya pun hanya mengangguk-anggukkan kepalanya,

"masuk Yo, duduk" tawar Raya, Rio pun masuk dan duduk sementara Raya mau memakai bajunya dulu

" naik apa Yo kesini ?, H2 lagi ?" kata Raya yang barusan nongol.

"gak lah, gue kan kaya, gengsi donk" jawab Rio sombong.

"eh Lo ya, habis latihan apa ?, kok kayaknya seru" lanjut Rio.

"iya ni aku habis memukuli samsak yang nggak terpakai di gudang mu, tak apa-apa kan" kata Raya sungkan-sungkan.

" langsung tanding aja lawan gue, dah lama nih nggak ketemu lawan yang seimbang " kata Rio.

"udah lama ?, kayak-kayaknya kamu bukan tipe fighter deh, aku juga masih pemula " jawab Raya bohong.

"aku-kamu, aku-kamu, masih aja pakai" balas Rio.

"hehehe, maap belum terbiasa aku..., eh gue"

"makanya bergaul dong, ngomong-ngomong ucapanmu itu tadi nantangin gak sih" balas Rio sewot.

"ampun suhu aku masih pemula...., eh gue masih pemula"

"ngeledek nih, ayo jika kau berhasil menang dariku ku kasih 50 jt " kata Rio sombong. Raya yang mendengar tantangan itu pun segera kesenangan karena uangnya yang dari ayahnya tinggal sedikit sekitar 15 jutaan lah.

"kalau aku kalah" jawab Raya.

"kau harus menuruti satu keinginanku" Jawab Rio dengan wajah songongnya.

"ok siapa takut, dimana ni duelnya" kata Raya semangat.

"di mana ya enaknya, Hem di tempat ini aja" kata Rio sambil menunjukan hpnya ke Raya.

"nanti malam ya, jangan lupa !, awas saja kalau tidak datang!" kata Rio serius. Ia pun keluar dan.

"oh ya ayo makan !, sampai lupa gue, hehehe " katanya sambil memegangi kepalanya.

"iya aku tadi juga pesan makanan, apa yang kamu bawa ?" tanya Raya antusias.

"ayam geprek Jhon" katanya sambil memamerkan kotaknya.

"wutuh?" lanjut Raya.

"iya"

Diskon 50% ?"

"kok tau sih"

"lha, sama dong seperti punya ku,.... eh gue, gue tadi pesan lewat pesan antar". Keduanya pun tertawa.

1
Taraline🦋 | hiat 1 abad
ditunggu feedback-nya Thor 🙏
-Vii-
karya nya bagus cuman lebih baik baca ulang sebelum review... ada beberapa kata yang salah, semoga lebih baik. semangat teruss ya!
Agatha cute📴
semangat kak.... mencoba mampir
Violet_violeta
jangan lupa mampir juga yaaa thot
SUKARDI HULU
ini y tho
barbiquiu2011
Menggugah hati
Nisa: apakah bisa kasih saran atau kritik
total 1 replies
Beerus
Dari awal sampe akhir bikin baper, love it ❤️!
Nisa: terimakasih tapi saya juga ingin saran dari kamu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!