Indonesia
NovelToon NovelToon
Ditolak Selama Lima Tahun

Ditolak Selama Lima Tahun

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Selama lima tahun, Vincent Huang tidak pernah berhenti mengejar Stella Mo.
Namun, Stella selalu menolaknya dan memilih menjaga jarak tanpa pernah menjelaskan alasannya.

Ketika rahasia masa lalu Stella akhirnya terungkap, Vincent harus menghadapi pilihan sulit. Tetap menggenggam tangan wanita yang dicintainya, atau menjauh setelah mengetahui luka yang selama ini Stella sembunyikan.

Apakah cinta Vincent cukup kuat untuk menerima seluruh masa lalu Stella?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab9

Vincent membalut telapak tangan Stella dengan perban. Setelah memastikan darahnya berhenti, dia mengangkat kepalanya.

“Nanti aku akan mengantarmu ke rumah sakit. Luka seperti ini jangan dianggap remeh,” ucap Vincent.

“Terima kasih, tapi tidak perlu. Hanya luka ringan,” jawab Stella. Dia menatap Vincent sejenak. “Bagaimana Tuan bisa berada di sini?”

Vincent tersenyum tipis.

“Kebetulan aku membeli salah satu unit apartemen di gedung ini. Saat mendengar suara pertengkaran, aku keluar untuk melihat apa yang terjadi.”

Dia berhenti sejenak sebelum melanjutkan.

“Baru sekarang aku tahu ternyata kau tinggal di sini.”

Willy yang berdiri di samping hanya diam.

"Tuan membeli apartemen di sini demi Nona Mo. Selama ini beliau sudah melakukan begitu banyak hal untuknya. Apa kali ini hubungan mereka akan berubah?" batin Willy.

Beberapa saat kemudian.

Stella menuangkan segelas air hangat dan meletakkannya di depan Vincent.

“Silakan.”

“Terima kasih.”

Willy yang merasa tidak enak mengganggu mereka berpamitan menunggu di dalam mobil.

Vincent menyesap air di gelasnya, lalu menatap Stella.

“Mereka... keluargamu?”

“Iya,” jawab Stella singkat.

“Apakah kau membutuhkan bantuanku?”

Stella menggeleng pelan.

“Tidak. Aku bisa menyelesaikan urusanku sendiri. Mereka bukan orang yang penting lagi dalam hidupku.”

Setelah beberapa saat, Vincent berdiri dari sofa.

“Sekarang kita sudah menjadi tetangga. Kalau terjadi sesuatu, jangan sungkan menghubungiku.”

Stella ikut berdiri.

“Aku rasa lebih baik kita tetap menjaga jarak.”

Vincent menatapnya.

“Menjaga jarak?”

“Hanya demi menjaga nama baik kita masing-masing,” jawab Stella dengan sopan. “Aku harap Tuan Huang mengerti.”

"Kau masih bersikap begitu sopan kepadaku, Stella," batin Vincent. "Tapi setidaknya... sekarang aku bisa melihatmu setiap hari."

Keesokan harinya.

Stella sedang fokus menyelesaikan gambar rancangan di ruang kerjanya ketika Rinny tiba-tiba melangkah masuk sambil membawa ponselnya.

“Stella, apa kau sudah melihat media sosial?” tanya Rinny.

Stella menghentikan pekerjaannya sejenak.

“Apa yang terjadi?”

“Ini tentang Jason Xu.” Rinny menyerahkan ponselnya. “Video saat dia mabuk di Club 999 dan bertengkar bulan lalu tersebar di internet. Sekarang banyak mahasiswa di kampusnya yang membicarakannya.”

Stella hanya melirik layar ponsel itu sekilas.

“Aku tidak suka ikut campur urusannya,” jawab Stella datar.

“Katanya hari ini kampus sedang melakukan penilaian untuk memilih mahasiswa berprestasi,” ujar Rinny. “Kalau video ini terus menyebar, kemungkinan besar Jason akan didiskualifikasi. Semua usahanya selama ini bisa sia-sia.”

Stella kembali mengalihkan pandangannya ke meja gambar.

“Itu bukan urusanku.”

Rinny menatap Stella beberapa saat. “Bagaimanapun juga... dia tetap adikmu.”

Stella tersenyum sinis.

“Dia bukan adikku. Jadi, apa pun yang terjadi padanya tidak ada hubungannya denganku.”

“Kau benar-benar tidak peduli?” tanya Rinny.

“Aku sudah lama keluar dari rumah mereka, jadi untuk apa ikut campur?” jawab Stella sambil tetap fokus pada gambar di hadapannya. “Kalau dia tidak bisa menjaga sikapnya sendiri, berarti dia memang tidak layak menyandang predikat mahasiswa berprestasi. Mabuk-mabukan dan berkelahi hanya akan membuatnya semakin terpuruk.”

Rinny mengangguk pelan.

“Benar juga. Jason memang pemuda yang sulit diatur. Aku yakin ibumu pasti sedang sangat cemas sekarang.”

Stella tidak menjawab.

Tangannya kembali menggoreskan pensil di atas kertas seolah tidak tertarik membahas keluarga Xu sedikit pun.

Sementara itu...

Di Universitas Zhen.

Jason berdiri di depan ruang dekan dengan wajah muram.

Di sepanjang koridor, tatapan sinis terus mengarah kepadanya.

“Itu dia mahasiswa yang videonya viral.”

“Haha, mahasiswa tapi mabuk di klub malam.”

“Katanya sampai berkelahi juga.”

“Orang seperti itu masih pantas menjadi kandidat mahasiswa terbaik?”

Bisikan dan ejekan terdengar tanpa henti.

Jason mengepalkan kedua tangannya.

Wajahnya dipenuhi amarah, tetapi dia tidak bisa membantah.

Video saat dirinya mabuk di Club 999 telah tersebar ke seluruh kampus.

Tak lama kemudian, seorang dosen keluar dari ruang dekan.

“Jason Xu, ikut saya.”

Jason menarik napas panjang sebelum melangkah masuk.

Di dalam ruangan, beberapa dosen telah menunggunya dengan ekspresi serius.

“Jason Xu,” ucap salah seorang dosen, “karena video yang beredar di media sosial, pihak universitas memutuskan untuk meninjau kembali kelayakanmu sebagai kandidat mahasiswa berprestasi tahun ini.”

Mendengar keputusan itu, wajah Jason langsung berubah pucat.

“Video itu hasil editan, bukan asli. Ada seseorang yang sengaja ingin menjatuhkanku,” jelas Jason dengan nada tegas.

Salah seorang dosen menatapnya dengan wajah serius.

“Jason Xu, kami tidak akan mengambil keputusan hanya berdasarkan pengakuanmu. Bukti yang beredar sudah dilihat banyak orang. Dalam video itu, kau terlihat mabuk dan terlibat perkelahian di sebuah klub malam.”

Jason langsung membalas, “Saya memang berada di sana, tetapi saya tidak memulai perkelahian itu.”

“Benar atau tidak, itu bukan inti masalahnya,” ujar dosen lain. “Sebagai mahasiswa yang sedang dinilai untuk penghargaan mahasiswa berprestasi, kau seharusnya mampu menjaga sikap dan nama baik universitas.”

“Namun yang kau lakukan justru sebaliknya. Video itu telah menimbulkan citra buruk bagi kampus.”

Jason mengepalkan kedua tangannya.

“Tolong beri saya kesempatan untuk menjelaskan."

"Kami akan tetap melakukan penyelidikan,” jawab dosen tersebut. “Tetapi sebelum hasilnya keluar, statusmu sebagai kandidat mahasiswa berprestasi kami tangguhkan untuk sementara.”

***

Di ruang kerja Presiden Direktur Huang Group.

Vincent sedang membaca berita di ponselnya ketika Willy masuk membawa beberapa dokumen.

“Tuan, berita tentang Jason Xu kini sudah tersebar luas. Sepertinya dia akan dikeluarkan dari kampus. Padahal tahun ini adalah kesempatan bagi setiap mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa,” lapor Willy.

Vincent meletakkan ponselnya di atas meja.

“Bagaimana hasil penyelidikanmu?” tanyanya.

“Jason Xu memang rajin belajar dan memiliki prestasi akademik yang baik. Namun, pergaulannya cukup bebas. Dia sering pergi ke klub malam bersama teman-temannya. Sedangkan ayahnya, Franx Xu, adalah seorang guru musik yang cukup terkenal. Menurut para murid dan tetangganya, beliau ramah, baik, dan sangat disukai. Bisa dikatakan selama ini tidak pernah memiliki skandal,” jelas Willy.

Vincent mengernyitkan dahinya.

“Tidak memiliki skandal, ramah, dan disukai banyak orang... lalu kenapa Stella begitu membencinya?”

Dia terdiam beberapa saat sebelum kembali bertanya,

“Lalu, siapa penyebar video itu?”

Willy menggeleng.

“Belum diketahui. Orang yang mengunggah video tersebut menggunakan akun anonim dan menghapus semua jejak digitalnya. Sepertinya pelakunya bukan orang biasa.”

Vincent menyandarkan tubuhnya ke kursi.

“Berarti ada seseorang yang memang sengaja ingin menjatuhkan Jason Xu.”

“Bisa jadi begitu, Tuan,” jawab Willy.

“Tuan, apakah kita perlu membantu menghapus video yang sudah terlanjur beredar?” tanyanya.

Vincent terdiam sejenak.

“Jangan dulu. Stella tidak melakukan tindakan apa pun. Dengan kemampuannya sekarang, sebenarnya dia bisa meminta media menghapus video itu atau menyewa pengacara untuk menyelesaikannya. Tapi dia memilih diam.”

Vincent menatap Willy

“Itu berarti Jason Xu sudah bukan siapa-siapa lagi baginya. Kalau Stella sendiri tidak ingin ikut campur, untuk apa kita ikut mencampuri urusan keluarganya?” ujar Vincent.

1
Dian Fitriana
update kelanjutan mnjelang pernikahan ny thor
Dian Fitriana
terima y ...persatukan mereka y thor buat akhir ceritanya Stella dn Vincent bersatu dn bahagia
Kinara Widya
terimalah Stella...Vincent tulus mencintaimu
Kinara Widya
emang sdh d rencanakan sama Vincent sepertinya
Dian Fitriana
update
Maria Mariati
pasti stela mau menerima dirimu Vincent, hanya saja butuh waktu, karena trauma itu masih sakitt di hati stela
Kinara Widya
Frank yg perkosa stella
Dian Fitriana
double up thor...SDH lama nich nunggu up ny
Kinara Widya
lanjut...makin seru
Dian Fitriana
update
Kinara Widya
bagus kak
Kinara Widya
ada Vincent yg akan membantu Stella diam2..
Maria Mariati
yakin Steve lu, penasaran gimana nasib nya nantii, bodo
Dian Fitriana
double up donk thor
Dian Fitriana
update lg
Dian Fitriana
update
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
gilaaa steve manfaatin stella, ohh tidak bisa
Kinara Widya
apa yg akan d lakukan stella
Dian Fitriana
update
Dian Fitriana
kpn thor update ny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!