Indonesia
NovelToon NovelToon
Bagaimana Bisa Penyihir Rank E Ini Menjadi Yang Terkuat?

Bagaimana Bisa Penyihir Rank E Ini Menjadi Yang Terkuat?

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:222
Nilai: 5
Nama Author: Hilman padli

fadli hanyalah seorang penyihir rank E yang di anggap beban. puncak nya ia di hianati oleh rekan sendiri. ia di tinggalkan begitu saja di dalam sebuah dungeon rank A. namun terjadi keajaiban di mana fadli justru mendapatkan status. ia di berikan kekuatan oleh entitas misterius dan harus mencapai nya sendiri. bagaimana kisah fadli mencapai kekuatan baru itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Petualangan dungeon merah #2

Beberapa menit kemudian geri berkata, "ayo pergi ke dalam bertarung,"

Citra berdiri ia mengangguk, "aku setuju ayo pergi"

Helmi yang tadi nya ketakutan ikut berdiri ia berkata, "benar juga masa aku membiarkan fadli mati sendiri, lebih baik mato bersama saja,"

Geri terseyum, "tidak akan mati kok tenang saja. meski pun nanti nya kita mati kita sudah berbuat sebisa kita. Kita tidak akan menyesal sama sekali," jelas nya.

Semua kembali semangat dan mulai melanjutkan perjalanan menyusul fadli.

Sementara itu fadli, "panah api, bola api," ia dengan mudah menghabisi 2 goblin yang lumayan besar.

Tiba- tiba status notipikasi muncul, "mendapat tambahan poin," fadli terdiam ia segera membuka layar.

Status fadli). Fadli level 24, gold 10.

Hp, 1300. Mana poin, 550. Kekuatan, 45. Kecepatan, 60.

(Senjata), tongkat sihir tingkat B, sepasang belati. Ramuan penyembuh 9.

Poin terkumpul (5 poin)

"poin ini untuk apa sih?" tanya fadli dengan bingung.

Penjelasan langsung muncul di layar, "poin itu di gunakan untuk menaikan kekuatan anda, sepeti mana poin, Hp dan lain sebagai nya,"

Fadli pun langsung terseyum setelah membaca penjelasan itu. "jadi sekarang karena aku tidak mendapatkan misi harian, aku justru mendapatkan sistem baru, setiap moster yang aku kalahkan bisa aju ubah jadi poin. Poin itu bisa aku gunakan untuk memperkuat diriku? Ini bagus," kata nya dalam hati.

Ia pun melanjutkan perjalanan makin dalam.

Sementara itu di belakang citra sudah berhenti menangis. Melihat itu gea yang penasaran bertanya "citra kenapa kamu menangis? Maaf aku hanya bertanya saja jika tidak mau menjawab tidak masalah,"

Citra menggelengkan kepala dan menjelaskan, "fadli adalah kakaku"

Seketika sekua terkejut mendengar itu.

"astaga, aku mengerti kenapa kamu menangis, pasti gara- gara tadi kan? Dia tidak mengakui kamu sebagai keluarga," tanya helmi dengan santai.

"iya, tapi kaka tidak akan seperti itu, aku yakin dia berkata seperti itu karena kesal aku menjadi hunter, dia sudah melarang aku untuk menjadi hunter tapi aku malah egois dan menjadi hunter," jelas citra.

"tidak masalah aman kok," kata geri tiba- tiba sambil memengang pundak citra .

Lisa segera menepis tangan geri ia berkata, "jangan macam- macam"

"mana mungkin aku macam- macam, aku hanya ingin menenangkan dia saja," jelas geri.

Sementar itu di depan fadli sudah membunuh banyak moster goblin ia terseyum karena poin nya terus bertambah. Ia makin semangat dan semakin cepat mencari poin demi poin.

Setelah beberapa jam kemudian fadli justru tiba di ujung gua. Ia malah melihat badai salju yang sangat besar sedang berlangsung.

"ini gawat, dungeon ini seperti nya sama dengan dungeon hutan yang pernah aku masuki. Tapi sekarang salju, banyak sih hutan nya, aku rasa bos dungeon ini akan ada di depan saja. Tapi ya sekarang lagi badai lebih baik aku duduk istirahat dulu," kata fadli dalam hati nya. Ia pun duduk mengeluarkan roti dan makan dengan tenang.

Sementara itu di belakang.

Citra, "hei apa kaka memang sekuat itu? Dari tadi kita hanya melewati jasad moster saja,"

Helmi, "memang sih dia sangat kuat, waktu itu juga dia mengalahkan bos dungeon rank e sendirian,"

Salsa, "benar aku masih ingat dia menggunakan kekuatan petir,"

Geri, "sebenar nya kenapa dia bisa sekuat itu, tapi dia masih di rank E?"

Lisa, "oh iya kamu adalah hunter dari asosiasi kan? Untuk apa kamu mengawasi kamu? Jangan- jangan kalian datang untuk mengawasi fadli?

Geri, "ya kurang lebih seperti itu lah dia sangat mencurigakan. tapi tenang saja kami mengawasi bukan karena kami curiga dia orang jahat,"

Helmi, "pasti kamu menganggap dia hunter misterius kan? Hunter yang membunuh hunter lain? Fadli tidak seperti itu,"

Geri, "aku tau itu, tapi ini adalah perintah dari pusat mau tidak mau aku harus mengawasi nya,"

Dila, "sudah sampai loh tuh fadli lagi tidur,"

Mereka melihat fadli dan segera mendatangi fadli. Geri memeriksa keadaan fadli,

Geri, "dia tidak apa- apa dia sedang tidur pulas,"

Helmi, "sekarang kita buat makanan, ayo memasak gea keluarkan semua bekal nya,"

Gea, "baik ayo memasak,"

Geri, "aku sarankan kita irit makanan yang ada,"

Helmi, "kamu dan kedua orang itu tidak akan di kasih loh, karena bukan kelompok kami,"

Geri, "tidak,.. Kejam sekali kalian,"

Helmi, "aku becanda tau, aku hanya ingin melihat reaksi kalian saja,"

Mereka pun mulai membuat makanan. Sementara itu di luar dungeon para masyarakat sedang melakukan pengungsian. Para polisi dan tentara membantu masyarakat untuk mengungsi.

Ton, (hunter rank S ketua serikat hunter garut) "seperti nya meraka masih hidup di dalam sana,"

Gon, (hunter rank s ketua serikat hunter bandung) "aku setuju dengan kamu tapi. Aku rasa besok dungeon break akan terjadi karena mereka tidak mungkin bisa menyelesaikan nya.

Ton, "jika mereka tidak kembali dalam 30 jam itu arti nya mereka sudah berada di sana 30 hari. Untuk sekarang mereka baru ada di dalam selama 40 menit sekitar 1 hari kurang,"

Gon, "apa rencana kamu ton?"

Ton, "aku hanya datang untuk melihat saja, aku tidak akan membantu,"

Gon, "itu tidak bisa kamu lakukan, karena asosiasi hunter indonesia menyuruh para hunter kuat untuk datang ke sini, mungkin besok mereka akan tiba, besok akan terjadi perang besar,"

Keterangan, "1 hari di dalam dungeon merah sama dengan 1 jam di dunia asli,"

Sementara itu di dalam dungeon semua sudah tertidur kecuali geri yang memutuskan untuk berjaga. Fadli terbangun ia terkejut karena melihat banyak orang yang datang. Ia lalu bertanya, "sejak kapan kalian datang ke sini,"

Geri menanggapi ," 2 jam lalu, lagian tidak mungkin juga kami bisa bertahan selama 30 hari di tempat itu"

"30 hari ya, benar juga satu hari di sini sama dengan 1 jam di luar. Itu arti nya jika kita tidak bisa menyelesaikan dungeon ini dalam waktu 30 hari maka para moster akan keluar besok di dunia kita," ucap fadli sambil menghela napas.

"itu benar sekali, tapi aku ingin kita semua selamat, tidak perlu memaksakan melawan para moster itu, lebih baik cari tau bagaimana cara nya bertahan hidup sampai 30 hari ke depan, kita harus mencari makanan," jelas geri.

"hal itu aku tidak setuju, besok aku akan masuk ke hutan salju itu dan mulai melawan moster- moster yang ada di sana," jelas fadli dengan santai.

"jika itu pilihan kamu lakukan saja. Aku akan menjaga anak- anak," jawab geri.

"baiklah kalau begitu aku mau tidur," ucap fadli sambil menarik selimut.

Ia pun menutup mata nya sementara geri masih bingung,"sebenar nya dia dapat selimut dari mana? Dia kan tidak bawa tas tadi, kekuatan apa yang dia sembunyi kan,"

Geri pun mengawasi keadaan dengan santai di malam yang dingin itu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!