Indonesia
NovelToon NovelToon
Sistem Permintaan Tak Terbatas

Sistem Permintaan Tak Terbatas

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:18.4k
Nilai: 5
Nama Author: Notdrick

Alex hanyalah karyawan biasa—bekerja keras, sering diinjak, dan tidak pernah dianggap. Sampai suatu malam, hidupnya hancur dalam sekejap oleh orang-orang yang seharusnya dia percaya.

Di titik paling rendah dalam hidupnya, Alex menemukan sesuatu yang mengubah segalanya: sebuah sistem misterius yang bisa mengabulkan permintaan apa pun.

Tidak ada batas kekayaan. Tidak ada batas kekuatan. Hanya satu syarat—dia harus terus menyelesaikan misi untuk mendapatkannya.

Namun kekuatan tanpa batas punya harga yang tidak terlihat. Perlahan, pria yang dulu selalu menunduk itu mulai berubah menjadi seseorang yang bahkan tidak dia kenali sendiri.

Dan orang-orang yang pernah menghancurkan hidupnya akan segera tahu, bahwa yang mereka injak dulu... tidak akan pernah lagi bisa mereka injak sekarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Pertanyaan itu membuat sorak-sorai yang tadi riuh perlahan mereda, digantikan bisik-bisik kecil dan tatapan menunggu dari ratusan pasang mata yang kini tertuju pada Alex. Beberapa orang yang tadinya sudah menelepon keluarganya buru-buru menutup panggilan, ikut menajamkan telinga menunggu jawaban.

Alex berdiri diam sejenak di anak tangga, senyumnya masih terpasang, meski di dalam kepalanya dia baru menyadari satu hal penting.

'Sial. Aku cuma punya sepuluh juta di rekening. Dan itu pun sudah kepakai buat ojek online dan taxi online.'

Dia melangkah masuk kembali ke dalam gedung, menuju ruangan yang kini sudah penuh dengan meja kerja dan mesin produksi mengkilap. Para karyawan baru mengikutinya masuk, berbaris rapi di sekitar area lobi yang luas, sebagian menoleh kanan-kiri mengagumi fasilitas yang baru saja mereka lihat, sebagian lagi masih menunggu jawaban yang belum juga diberikan.

Alex menaiki sebuah meja panjang di tengah lobi, berdiri di atasnya agar seluruh ruangan bisa melihat dan mendengarnya dengan jelas. Sepatu kulitnya yang masih basah karena jalanan becek meninggalkan jejak samar di permukaan meja, tapi tidak ada yang berani protes soal itu.

Ratusan wajah menatapnya—sebagian penuh harap, sebagian lagi mulai terlihat ragu, ada juga yang berbisik-bisik pelan pada temannya di sebelah, bertanya-tanya apakah keputusan mereka menerima tawaran kerja tanpa wawancara ini benar-benar tepat.

Alex menarik napas dalam, tangannya terkepal di samping tubuhnya.

"Aku tahu kalian semua pasti bertanya-tanya," suaranya lantang memenuhi ruangan, memantul dari langit-langit tinggi yang belum lama ini masih kosong tanpa satu pun perabot, "aku memang belum bisa menjanjikan gaji yang pasti sekarang, karena baru saja menghabiskan modal untuk alat dan mesin ini. Tapi aku janji satu hal—"

Dia berhenti sejenak, menatap satu per satu wajah di depannya, membiarkan hening itu sedikit lebih lama dari yang seharusnya.

"Kalau perusahaan ini berhasil, aku akan memberikan gaji di atas UMR untuk kalian semua."

Bisik-bisik kembali terdengar, kali ini bercampur antara harapan dan kekhawatiran. Seorang perempuan muda di barisan depan, mengenakan kemeja biru dengan map lamaran masih terselip di tangannya, mengangkat tangan, jarinya sedikit gemetar meski suaranya tetap tegas.

"Kalau gagal, Pak? Kami harus bagaimana?"

Seluruh ruangan menoleh ke arah perempuan itu, lalu kembali menatap Alex, menunggu jawaban yang bisa saja menentukan apakah mereka akan tetap tinggal atau pergi mencari pekerjaan lain, hari itu juga. Seseorang di barisan belakang bahkan sudah mulai melipat map lamarannya, bersiap untuk pergi kalau jawabannya tidak memuaskan.

Alex tersenyum, senyum yang tenang, jauh dari kesan panik karena didalam hatinya, dia tinggal meminta ke sistem untuk menggaji karyawannya. Kata-kata yang akan dia lontarkan hanya untuk menyakini karyawannya sekarang.

"Kalau gagal," dia menjawab mantap, matanya tidak sekali pun berkedip, "aku akan menjual perusahaan ini beserta seluruh alatnya, dan memberikan uangnya kepada kalian semua sebagai kompensasi."

Ruangan kembali sunyi sejenak, sebelum akhirnya tepuk tangan pelan mulai terdengar dari salah satu sudut, lalu menyebar ke seluruh ruangan, meski tidak seriuh sorak-sorai sebelumnya. Perempuan yang tadi bertanya mengangguk pelan, mulai memasukkan map lamarannya ke dalam tas, seolah keputusannya untuk tinggal sudah bulat.

Alex turun dari meja itu, berjalan di antara para karyawannya yang mulai kembali berbisik satu sama lain, beberapa di antaranya menatapnya dengan kekaguman, yang lain masih menyimpan keraguan di balik senyum sopan mereka.

'Aku gak akan gagal.'

Dia melangkah menuju ruangan kerja yang paling besar—yang sepertinya memang dirancang sistem sebagai ruangan pemilik perusahaan—dan duduk di kursi kulit di baliknya, menatap keluar jendela besar yang memperlihatkan seluruh area kota dari lantai delapan. Dari sana, dia masih bisa melihat sisa-sisa antrean yang tadi mengular di bawah, kini berbaris rapi menuju pintu masuk gedung, satu per satu.

'Setiap misi yang kuselesaikan, aku dapat dua permintaan lagi. Dan setiap permintaan itu bisa jadi uang, bisa jadi apa pun yang perusahaan ini butuhkan.'

'Aku bahkan gak perlu takut soal gaji karyawan-karyawan terbaikku ini.'

'Karena selama sistem ini masih bersamaku... perusahaan ini gak akan pernah benar-benar gagal.'

Dia menyandarkan punggungnya ke kursi, menatap langit sore yang mulai berubah warna dari balik kaca jendela, sementara di luar ruangannya, suara langkah dan percakapan para karyawan baru mulai mengisi gedung yang beberapa jam lalu masih kosong melompong.

1
Israel
alah bct kwontol. tinggal minta semua kebohongan daniel terungksp di public apasusah nya sih. author alay bau kencur pmo otak isekai. halu 100%
Israel
tlol bet kenapa ga minta regenerasi tanpa batas?
Israel
Tlol
Leonardo Akob
Saya suka baca Novelton
Anonim
bodoh mc nya buat aja permintaan uang tidak terbatas unlimited
Israel: Bullshit
total 5 replies
Ria Gazali Dapson
kasian alex , bertubi² cobaan nya
Syahraman [Hiatus]
pergi ke isekai
Israel: bct lu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!