Indonesia
NovelToon NovelToon
The Artefact Of The Past And The Chosen One'S Destiny

The Artefact Of The Past And The Chosen One'S Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Romansa Fantasi
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: ARDICK

( upload Senin - Sabtu= 6× dalam seminggu )
( jam upload 3 sore )
The Artefact of the Past and the Chosen One's Destiny

Setiap seratus tahun, sebuah fenomena misterius bernama Divine Moon muncul di langit.

Setiap kali cahaya bulan tersebut muncul, empat anak terpilih lahir ke dunia. Mereka ditakdirkan menjadi penjaga Ancient Artifacts, peninggalan suci yang menjaga keseimbangan seluruh alam semesta.

Ater. Mala. Angis. Evir.

Empat anak. Empat kekuatan elemen. Satu takdir.

Namun, takdir tidak pernah mudah bagi mereka yang mewarisi dosa masa lalu.

Enam ratus lima puluh tahun sebelumnya, Sora adalah salah satu penjaga terhebat yang pernah dimiliki alam semesta. Dicintai oleh rakyatnya dan mengabdikan hidupnya untuk melindungi Ancient Artifacts, ia berdiri bersama Zeo, sahabat terdekatnya yang telah ia anggap seperti saudara.

Kemudian semuanya berubah.

Cinta yang seharusnya menjadi cahaya berubah menjadi tragedi.

Sebuah kehilangan menghancurkan segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARDICK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

{Chapter 9 }:{secret journey }

Saat ia terus berjalan, tiba-tiba suara para prajurit terdengar.

"Putri, tunggu! Berhenti, Putri Iles!"

Iles yang melihat itu langsung menuju semak-semak dan mempercepat jalannya sampai kakinya menginjak ranting tajam.

"Ah, Ibu..."

Tekanan sakit dari ranting tajam itu membuat wajahnya meringis. Ia menggigit bibir menahan rasa sakit dan terus berjalan.

Akhirnya Iles berada di tepian bawah ruang api.

"Cukup, kalian berhenti. Jangan mendekat."

"Kami mohon, Putri, ikut kami untuk kembali ke istana."

"Aku tidak ingin kembali lagi."

"Biar Putri ikut kami. Kami akan dihabisi oleh Raja Api. Kami memiliki keluarga dan anak yang masih kecil."

"Bawa keluarga kalian pergi dari sini. Ambil ini, semua emas dan perhiasan ini. Aku mohon, pergi dan cepat pergi dari negeri ini. Bawa anak kalian."

"Baik, Putri. Bicara itu yang Putri inginkan."

"Terima kasih atas bekal ini."

Mereka tanpa bertanya lagi langsung pergi menuju negeri api untuk menjemput anak dan istrinya.

"Ibu, aku akan menemui Ibu."

Badan yang sudah tidak ada tenaga pun meluncur ke bawah kawah api yang sangat panas. Ingatan Iles hanya terulang di masa ia bersama dengan ibunya.

Asap menutupi semuanya dan Iles berhasil dibawa oleh Burung Api di detik-detik yang kritis.

"Ibu... tanganku... mengapa merasakan angin? Aku di mana? Apa aku sudah berada dengan Ibu?"

Ia pun hilang kesadaran.

"Bawa Putri Iles ke dalam."

"Burung Api.

"Baik, Dewi Api."

Saat Iles tersadar, ia melihat orang asing di hadapannya.

"Siapa kalian? Mengapa aku ada di sini?"

"Kamu sudah terbangun, Putri Iles. Kenalkan, ini Burung Api, dan aku Dewi Api."

Iles langsung menunduk. Suaranya terdengar pelan saat ia berbicara.

"Maafkan Iles, Dewi Api."

"Tidak masalah, Iles. Aku ingin berbicara. Apa kamu ingin pulang?"

"Tidak, Dewi. Aku tidak ingin."

"Apa kamu mau tinggal di sini?"

"Iya, Dewi. Aku ingin tinggal di sini bersama dengan Dewi."

"Tidak, kamu tidak akan tinggal bersamaku."

"Mengapa, Dewi?"

"Kau yang akan menjadi Dewi selanjutnya. Kau terpilih menjadi Dewi Api berikutnya."

Dewi Api langsung memeluknya dan menjadi serpihan cahaya.

"Dewi, aku masih belum mengerti. Aku harus bagaimana menjadi Dewi?"

Burung Api berkata,

"Kamu akan mengetahui seiring waktu, Dewi Api baru."

Di sisi lain, Raja Api berhasil menangkap semua prajurit yang disuruh mencari Iles. Mereka akan dipenggal dan dibakar, semua keluarga para prajurit.

Beberapa hari berlalu. Saat pelaksanaan pemenggalan akan berlangsung, Putri Iles datang.

"Cukup! Lepaskan mereka semua."

Mata tertuju ke arah pintu. Iles langsung masuk. Langkahnya berhenti di hadapan Raja Api.

"Iles... Putri-ku. Ke mana saja?"

"Cukup, Ayah. Lepaskan mereka dan semuanya. Aku mohon, keluar."

Pengeksekusian pun gagal.

"Ayah, aku mohon. Ayah meminta maaf kepada semua rakyat Negeri Api."

Raja Api hanya diam sesaat. Tatapannya perlahan tertuju kepada Iles.

"Apakah pantas anak seorang raja berkata seperti itu kepada ayah sendiri?"

"Aku hanya ingin Ayah berusaha ingat Ayah siapa. Siapa pun yang melakukan dosa akan ada balasan dan harus dihukum oleh alam dan seisinya. Mau pun Ayah seorang raja, rakyat biasa, Dewi, penjaga Artefak, siapa pun itu, Ayah."

Iles menahan air matanya agar tidak menetes. Ia menarik napas dalam-dalam, lalu menatap ayahnya.

"Hukum aku. Habisi aku dengan tanganmu. Cepat."

Sambil Raja Api memberi pedang.

"Cepat! Habisi aku."

"Tidak, Ayah. Aku tidak bisa menghukum Ayah. Tapi alam semesta ini yang akan menghukum Ayah."

Iles pun keluar istana dan pergi.

Di dalam istana, Raja Api bersumpah dengan tangan yang disayat.

"Aku bersumpah dengan tetesan darahku sendiri. Tidak akan ada yang bisa menghabisiku selain orang yang paling aku sakiti dan kurenggut kebebasan jiwanya."

Ia tidak sadar bahwa ia sangat jahat dengan siapa pun.

Petir menyambut sumpah itu dengan guntur di atas Kerajaan Api.

Diperlihatkan Sora yang masih dalam rindunya kepada Dewi Bulan yang menyiksanya.

Di sisi lain, Zeo masih mencari petunjuk yang mustahil ditemukan.

Dua ratus tahun pun berlalu, di mana Kerajaan Api makin brutal. Rakyatnya sampai mati kelaparan. Kerajaan Api banyak menyerang kerajaan lain yang membuat alam semesta tidak stabil. Banyak kerusakan terjadi.

Ditambah ketidakhadirannya Zeo dan Sora sebagai yang terbaik, yang membuat Raja Api seperti hewan liar.

Demi menguasai bangsa lain, hingga ia tidak sadar membakar bangsanya sendiri dari dalam secara perlahan, dengan kejam yang tak masuk akal.

"Para prajurit! Kalian serang Bangsa Air. Pelindung mereka tidak ada, Zeo."

Prajurit Api dengan ganas menyerang Negeri Air. Perang pecah.

Alam semesta terguncang hebat, sampai terasa ke tempat ciptaan Sora.

Sora terbangun ketika alam berguncang, getarannya sampai terasa ke tempat ciptaannya. Matanya perlahan terbuka, napasnya tertahan sejenak. Kenangan dan tidurnya terputus oleh guncangan itu.

Akhirnya Sora keluar dari tempat ciptaannya.

"Apa ini? Semua sudah sangat hancur... apa yang aku lakukan?"

Hati Sora mulai tenang dan sedikit menerima apa yang terjadi padanya. Ia menarik napas panjang, lalu menatap jauh ke arah alam semesta.

"Aku harus menemui Zeo dan bertanya, ada apa sebenarnya ini."

Sora pergi menuju Negeri Air.

Sesampainya di sana, Sora sangat terkejut. Bangsa Api menyerang bangsa lain, Bangsa Air.

"Aku tidak percaya dengan ini... Bangsa Api."

Sora mengepalkan tangannya.

"Bangsa-ku sendiri saat itu mengkhianatiku, dan kini mereka menyerang Bangsa Air. Mau apa yang mereka lakukan ini? Aku tak bisa membuat bangsa lain menderita. Kalian melewati batasan."

Sora langsung mengumpulkan kekuatannya. Gelombang kekuatan menghantam tanah dan menghempaskan semua Bangsa Api dari tanah Bangsa Air.

"Apa yang kalian mau, Bangsa Api? Aku sangat kecewa dengan ini yang kalian lakukan."

Para prajurit langsung menunduk dan bersungkur di tanah yang kini tandus, tanpa ada bunga-bunga dan hewan.

"Kami memohon ampun, Ketua Sora. Kami tidak berdaya. Kami lakukan ini untuk keselamatan anak dan istri kami. Kalau kami tidak ikut apa yang diperintahkan Raja Api, anak-anak kami dan keluarga kami akan dihabisi."

Air mata para seorang ayah jatuh demi menjaga nyawa keluarganya, dan rela menghabisi orang lain hanya karena perintah yang keji.

"Ketua Sora, selama Ketua Zeo dan Ketua Sora tidak ada, kami sangat tersiksa. Ibu kami ditusuk di hadapan kami, Ketua Sora. Kami sangat menderita. Seperti hidup di rantai baja, tidak bisa melarikan diri."

"Cukup. Bangun kalian. Minta maaf kepada Bangsa Air."

Air mata Sora menetes melihat rakyat dan alam semesta yang tidak terarah. Ia mengusap pipinya, lalu menatap tanah yang telah rusak di hadapannya.

"Aku akan pergi ke Negeri Api. Raja Api harus menerima hukuman."

Dalam perjalanan, Sora merasa berdosa meninggalkan rakyatnya. Langkahnya terus berjalan, tetapi dadanya terasa berat.

"Alam semesta, maafkan aku. Aku merasa jantungku sesak. Perasaanku tidak jelas arahnya. Maafkan aku, alam."

Sora menundukkan kepalanya.

"Dewi Bulan, aku menunggumu sampai detik terakhir kesadaranku.”

1
Siti Aisyah
Yuk kak saling support baca juga novelku ya ka🙏
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: aku mampu ya k 🙏
total 1 replies
Ronggo Lasem
mampir nih bang jn lupa mampir balik😄
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: siap ka
total 1 replies
Jeffie Firmansyah
hadir semangat Thor,
jangan putus di tengah jalan ya💪💪💪
MOBIL Le
selamat malam semngat trus
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: malam juga 🤣
total 1 replies
Penulis2426
mampir nih
CNNTAYY
ini cerita nyaa seruu! semangat yaa/Smile//Smile/
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: serius ka 🥺
total 1 replies
CNNTAYY
kak ayokk saling support..
buat yang mau baca mampir
💪💗💗
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: siap ka
total 1 replies
yodi gaming
ada romance ny kh ini?🗿
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: ini lagi menceritakan masa lalu dulu flashback
total 2 replies
yodi gaming
gpp semangat terus ya nulisnya🙌✨
yodi gaming
penulisan kamu bagus😳
yodi gaming: iya, tulisan aku aja masih berantakan😅
total 2 replies
yodi gaming
jangan lupa mampir di novel kubya😚✌️
yodi gaming: iya tentang kehidupan kerja juga, tp ad penghianat ny
total 2 replies
yodi gaming
keren🙌
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
halus
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
maaf kalo Nulisan nya terlalu pendek aku lagi sakit jadi nulis nya dikit dikit
dan maaf bilah kurang haku
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: 👍👍💪 semngat pasti tapi sistem
total 2 replies
Nazzzwa
👍👍👍
Nazzzwa: okeyy
total 2 replies
Chaniaa12
seru jugaa
Chaniaa12
menarik nih
MOBIL Le
kaya iya dan ia mending di hapus satu ka biar mengalir
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: laksanakan
total 1 replies
MOBIL Le
lanjutin terus semangat nulis nya klo ada waktu lanjutin baca . aku mau tanya menurut kalian yang baca novel ini Giman . seru apa gak?

ayo teman teman kita dukung setiap ada karya baru. biar mereka bisa berkembang dalam setiap langkah nya . dan meningkatkan alur cerita nya
CNNTAYY: tolong support aku juga kak💗
total 1 replies
vania_
Keren, Kak. Aku mampir nih🤗
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: ka bisa saling favorit biar bisa sering
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!