Indonesia
NovelToon NovelToon
MY BEAUTIFUL AUNT

MY BEAUTIFUL AUNT

Status: tamat
Genre:Teen / Komedi / Badboy / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:24.8k
Nilai: 5
Nama Author: Arjuna bayu

Pertemuan yang tidak di sengaja antara Rangga si keponakan tampan, cuek, perhatian, dan nakal dengan si bibi yang mungil, manis, perhatian, mandiri dan pintar. Menumbuhkan pedar-pedar cinta terlarang

Cinta terlarang antara mereka berlanjut ke jenjang yang lebih serius. Membuahkan hasil seorang putra yang tampan bernama Rangga.

Namun malang tak dapat di tolak, untung tak dapat di raih. Cinta mereka kandas di perjalanan, membuat si keponakan akhirnya kehilangan pujaan hatinya dan ikhlas melepaskan ayu dengan pria yang lebih pantas "Jack".

Jack seorang perwira polisi dari provinsi Palembang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arjuna bayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CINTA TERLARANG

Tapi wanita ini adalah bibinya, dia adalah ibu baginya

"Aaaah"

"Woiiiih, anaaak demit kamu kenapa"

"Haaaaaaaaaaaaaaaaaa, nggak"

Rangga mengambil jalan duluan meninggalkan Ayu jauh di belakang

"Cekling" sebuah pesan dari Rio

"Nggak ketahuan bos, tapi nomor ini terdaftar atas nama Aldi Wiranata"

"Oke,aku sudah tau"

Rangga duduk di atas motor mencoba menghubungi nomor itu tapi sudah tak aktif lagi.

"Bi Aldi masih ganggu kamu ya"

"Nggak, kenapa to"

"Kamu jujur atau aku matiin dia"

"Rangga kamu kenapa"

"Ya kamu yang harus jujur"

"Aku harus jujur apa"

"Kamu masih nggak ngaku kalo Aldi masih ganggu kamu"

"Kamu kenapa sih"

Ayu tak terima dengan kemarahan Rangga yang menurut nya nggak masuk akal

"Aaaah!!!"

Rangga membanting tanganya di atas motor kesal

"Ayo kita pulang"

Ajak Rangga memelankan suaranya

"Nggak, untuk anak orang kaya kayak kamu, tidak akan tau seberapa sulit hidupku"

Ayu mengelak pergi meninggalkan Rangga

"Tunggu bi, kok malah marah sih, maksudku baik"

"Apanya yang baik"

"Aku hanya khawatir sama kamu"

"Hello, bibi ya, perbaiki bahasamu"

"Oke bibi, ayo pulang bersamaku"

"Terus aku harus tidur-tiduran, bermanja-manja kayak kamu di rumah, sadar man, kita beda...be... Da.."

"Bibi aku hanya khawatir"

"Aku sudah kenyang sama bahasa itu, pulang lah"

"Aku bantu kamu"

"Dengan apa, dengan uang Mama kamu itu, aku juga bisa, aku bisa tinggal telfon mama kamu lalu bilang, mbak kirim sih, pasti mama mu kirim, tapi nggak.... nggak akan"

"Aku akan kerja buat bantu kamu"

"Memang apa yang bisa di lakukan anak mami sepertimu, bulsyit"

Ayu melangkah pergi dengan cepat, Rangga menghampiri motor nya Melaju kan dengan pelan mengitari di mana Ayu berada, tapi ayu tak bisa di temukan

Rangga berputar berulang-ulang dia menyusuri setiap celah, tak menemukan Ayu

"Sumpah gw gila di buatnya"

Rangga Mencoba menghubungi nomor Ayu di off kan, mencoba mendatangi toko roti tempatnya bekerja kosong

"Aaaah!!!!"

Akhirnya dengan gusar ia menunggu Ayu di depan kosan, duduk bersandar di pintu terkantuk-kantuk.

Tangan mungil mengguncang pundaknya membuat nya membuka mata

"Bibiku"

Rangga memeluk Ayu dengan khawatir, memastikan Ayu baik baik saja.

Di raih barang-barang yang di bawa Ayu, membuka pintu kosan, wajahnya masih terlihat kesal

"Bi "

"Bibi, pliese"

Rangga duduk bersimpuh memohon ampun

"Heh apa-apa an kamu, sudah nggak papa kok, aku ngak marah"

Ayu menghempaskan tubuhnya, kesal capek berbaur jadi satu, di tambah dengan hadirnya si anak demit membuat kepalanya tambah puyeng

"Bi besok aku pulang karena senin aku sekolah bibi baik-baik saja ku tinggalkan.

"Emang dari dulu sebelum ada kamu aku baik-baik saja apa bedanya"

"Bibiku nggak pantes jadi orang yang kasar, nggak cocok dengan wajah bibi ku yang cantik"

"Huuuh, dasar kamu buaya darat, nggak sadar lo sama siapa"

"Nggak gitu lo bi"

"Alah, gombal kamu, tidur sana anak demit"

Ayu mendorong tubuh Rangga hingga jatuh telentang, menyelimutinya

"Tidur tidur tidur" Sebuah bantal guling ia letakkan sebagai pemisah tidur mereka

Rangga terduduk memperhatikan wajah Ayu yang tertidur pulas, di raihnya handphone Ayu dengan teliti, iya salin nomor yang tersimpan di sana tanpa sisa, kemudian ia tidur kembali

Matahari bersinar menerobos masuk menyilaukan mata, rangga membuka matanya tak melihat Ayu di sana, rupanya dia sudah berangkat,

Aku begegas bangun menuju kamar mandi membersihkan badanku, sarapan kecil sudah tersedia, jam dinding menunjukan angka 09:00, ku Hela nafas mencoba mencerna keadaan ku.

Ada banyak rasa yang berbeda di hatiku untuk seorang yang harusnya menjadi sosok bibi, adik kandung mama.

"Ah "

Aku jadi seperti resah, khawatir berlebihan menginginkan sesuatu yang lebih

"Ah, Gila aku, aku memang benar-benar gila, masa aku cinta dia aaaah, nggak mungkin aaah!!!"

Rangga keluar dari kosan Ayu dengan terus mengacak-acak rambutnya seolah-olah gatal sedang menyerang, dengan gagahnya ia mengendarai motornya.

Hari ini aku harus pulang besok sekolah, meskipun masih khawatir dengan keadaan bibinya

******

Memulainya hari baru

"Huuuuaaahww"

Rangga menguap menikmati, seperti biasa rumah sudah sepi

"Tin tin tin..."

Terdengar klakson mobil berulang-ulang, Rangga keluar menyambut, sudah menyadari siapa yang datang

"Woooi berisik pagi-pagi"

"Sayyyang"

Wajah ayu Wika menghampiri yang masih berantakan

"Pagi amat"

"Aih ayang ini sudah jam 8 lo"

"Masak sih, kok aku masih ngantuk ya"

"Heeem"

Wika merengut menanggapi sang kekasih yan pura-pura bodoh, Rangga melangkah masuk yang di ikuti gadisnya

"Aku mandi dulu"

"Buruan"

Jari jempol Rangga di acungkan ke atas Tanda setuju

Tak lama si tampan sudah muncul

"Den nggak sarapan dulu"

"Iya bik"

Rangga menyambar perlengkapan nya menghampiri Wika

"Bibik aku berangkat"

Hari pertama masuk, aku di jemput Wika nebeng mobilnya menyusuri jalanan ramai menuju sekolah

"Ayang bagaimana liburan nya"

"Asik, lumayan"

"Aku nggak asik ngak ada ayang"

Obrolan ringan antara sepasang remaja puber yang terikat kata cinta begitu asik,

Memasuki ruang parkir, mobil yang baru sampai dan terparkir itu langsung di serbu oleh teman-teman Wika, berpelukan

"Hhhhhhhhhhh kayak teletabies"

Senyum geli Rangga, yang juga langsung bertemu teman-temannya, meninggalkan sang pacar bersama teman-temannya.

"Woi, gimana Kabar Lo" Angga menyapa

"Kabar gw asik sehat and, apa ya, ya gitu deh"

"Woooi..!!¡!!!"

Suara gaduh temen-temen Rangga berkumpul berjalan.

Dan seperti biasanya mereka Iangsung berkumpul di tempat biasa tanpa komando

"Gi mana band kita" Boby langsung menyambar pembicaraan

"Kita latihan, pulang nanti"

"Cocok, anak kelas 3 sudah selesai ujian pesta perpisahan sebentar lagi, bahkan kita belum Nemu mau bawain lagu apa.

"Gimana kalo kita bawain lagu memujamu"

"Bolehlah Ama Sebelum cahaya"

"Kita kebut"

"Yosh"

*******

Kembali Ayu

Dengan langkah kecil ayu menyusuri jalan menuju kampusnya, rasa lelah dapat ia tahan mengingat uang yang harus di dapatkan

Seorang gadis cantik kurus berhijab menghampirinya, dia adalah Ulfa teman satu fakultas.

Ayu memiliki 5 teman dekat yang berada di satu fakultas komunikasi, mengapa ia memilih jurusan komunikasi, alasannya adalah adanya banyak tempat wisata di kampung halamannya yang akan membutuhkan tenaga kerja di bidang tersebut, selain itu fakultas komunikasi memakan biaya yang tak mahal

Ulfa yang datang menghampirinya langsung bertanya soal Rangga

"Hei bagaimana kabar ponakanmu"

"Entahlah, kamu lngsung nanyain dia"

"Dia ganteng man"Jawab Ulfa semangat

Dari semua temen Ayu hanya Ulfa yang tau status Rangga yang keponakan Ayu, dia jadi lebih aktif buat mendapatkan di anak demit itu, tiap hari hanya seputar dia yang di omongin, lupa dengan mata kuliah,

Itu keberuntungan memiliki teman-teman yang malas, rela mengeluarkan uangnya untuk tugas-tugas yang di kerjakan Ayu, membantu kemalasan mereka malah

Bisa di bilang 5 temannya ini hidupnya tergantung padanya, mulai dari tugas, dan kehidupan pribadi.

1
Shidqia Rahma
ini kelanjutan laras kan thor..? ko ratih si..🤔
Arjuna Bayu: ikuti aja imajinasi, mas. Makasih ya, sudah mampir di karya receh saya.
total 1 replies
Shidqia Rahma
rangga kali thor bukan mama 😀
Sulaiman Efendy
ENDINGNYA BIKIN SESAK DI DADA ...
Sahril Banon
nie crita lanjutan dari dendam laraskah tpi crita lanjutan anknya rangga sma laras tpi ko di sini mamanya rangga bukn laras tapi rati
HIATUS
Aldi... kau kecoa yang harus di musnahkan
HIATUS
waah Thor kita sehati, salam kenal Rangga dari Rangga 👋
Ulfa
Rangga Pria nakal ya🤭🤭
Arjuna'Bayu
eeeeeeeeeh asiak asiek
Evi Fitriani
haru
Evi Fitriani
yeesss
Evi Fitriani
😉😅😅
Evi Fitriani
asyikk
Evi Fitriani
seruuu
Evi Fitriani
semakin seru
Evi Fitriani
so sweet jadi kangen romadon
Evi Fitriani
banget seru nya
Evi Fitriani
mirip seseorang wkwkw
Evi Fitriani
dasar tukang molor😅
Evi Fitriani
cinta tak mengenal usia
Evi Fitriani
aahh masak dulu entar lupa lg😊😊ke asyikan baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!