Indonesia
NovelToon NovelToon
Gairah Cinta Tuan Posesif

Gairah Cinta Tuan Posesif

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / One Night Stand / Tamat
Popularitas:32.2k
Nilai: 5
Nama Author: dina Auliya

Akibat perbuatan ibu tirinya, Aya harus rela meninggalkan semua harta yang dimiliki ayahnya dan angkat kaki keluar dari rumah tanpa membawa apapun.

Tak pernah mendapatkan kasih sayang dan selalu di sisihkan membuat Aya melampiaskan semua masalahnya dengan alkohol yang bisa membuatnya melupakan sejenak semua masalah yang menimpanya.

Akibat alkohol ia pun membuat kesalahan satu malam dengan seorang pria yang tak di kenal, yang membuat Aya terjerat dengan seorang pria yang tidur bersamanya.

Tak hanya itu, Aya yang salah satu mahasiswi di universitas swasta, harus pasrah saat mendapat skor akibat perbuatannya sendiri.

Bagaimana nasib Aya setelah semua mimpi dan harapannya hancur?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dina Auliya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 10

Sore itu, salah seorang dari butik yang terkenal mengirimkan beberapa gaun yang sudah dipesan Elang sebelumnya, bahkan Elang mendatangkan langsung Mua yang di percaya untuk memoles wajah Aya.

"Apa kau yang memesan ini semua?" tanya Aya saat menerima gaun dari butik.

"Iya...aku ingin kamu terlihat sempurna malam ini." jawab Elang dengan santainya.

"Sekarang bersiaplah, dia akan menjadikanmu seorang putri." ucap Elang sambil menunjuk ke arah Mua yang datang.

Dengan segera Aya pun memilih gaun dan segera mengenakannya, lalu duduk di meja rias dah menyerahkan riasan wajahnya pada Mua yang dipanggil Elang.

Setelah finishing, Aya memperlihatkannya pada Elang, dan seketika itu Elang terpana melihat penampilan penampilan Aya sekarang

"Aya, kau sangat cantik malam ini," puji Elang.

"Benarkah, aku jadi malu." Aya pun tersipu malu, mendapatkan pujian dari pria yang ada di hadapannya.

"K-kamu juga terlihat sangat tampan." puji Aya malu-malu, membuat Elang semakin percaya diri dengan ketampanannya.

"Apa sudah siap?" tanya Elang dan Aya pun mengangguk.

Pak Anton pun mengantarkan keduanya ke pesta.

Setelah sampai, Aya ragu dan malu saat melihat pada tamu yang berdatangan. Saat keluar dari dalam mobil Aya dikejutkan dengan rumah mewah yang terasa tak asing bagi Aya.

"Bukannya ini rumah Kevin? tanya Aya pada Elang.

"Kamu kenal? ini rumahnya pak Bram, papanya Davan, Ayo kita masuk." jelas Elang lalu mengajak Aya masuk.

Aya pun mengalungkan tangannya di lengan Elang dan berjalan beriringan saat masuk kedalam pesta yang sudah dihadiri banyak tamu undangan.

Elang langsung mengajak Aya menemui pak Bram.

"Hai Elang, terimakasih sudah mau datang."sapa pak Bram.

"Sama-sama om."saut Elang sambil berjabat tangan.

"Perkenalkan om, ini Aya tunangan Elang om, kan Elang udah pernah janji akan memperkenalkan tunangan Elang pada om Bram." Elang memperkenalkan Aya pada Om Bram, padahal Aya dan Om Bram sudah kenal.

"Ini Aya anaknya pak Zen?" tanya Om Bram sambil menunjuk kearah Aya.

"Iya om, gimana kabar nya om?" Aya pun mencium punggung tangan Om Bram.

"Om baik-baik saja Aya, Sudah lama gak bertemu kamu terlihat makin cantik, kenapa gak pernah main kerumah om lagi?"

"Terimakasih om, maaf om belum sempat, Aya gak tahu kalau yang ngadain pesta ini Om, kalau tahu, Aya pasti bawakan sesuatu buat Om."

"Iya... ini ulang tahun Kevin, masa kamu gak ingat." jelas Om Bram sambil tertawa.

"Elang kamu gak salah pilih calon istri, Aya ini anaknya sangat baik, Om kenal betul dengan gadis cantik ini, Aya ini dulu sering banget main ke rumah om dan suka main bersama Kevin. Bahkan si Davan selalu meminta Kevin untuk mengajak Aya kesini, tapi si Davan selalu sembunyi saat Aya datang, katanya hanya ingin melihat wajah Aya saja dan dia hanya melihat dari kejauhan." Om Bram berceritakan singkat, yang membuat Aya mengetahui suatu hal.

"Davan anak om juga?" tanya Aya tak percaya.

"Maksudnya Davan adalah kakaknya Kevin?" Aya mengulanginya pertanyaan.

"Iya, Dia dulu sangat malu bertemu denganmu makannya setiap kamu kesini tak pernah bertemu dengannya." jelas singkat Om Bram.

"Ya ampun, kenapa sekarang semua saling terikat." Gumam Aya.

"Oya mamamu juga datang bersama putrinya."

"Maksud om Bu Susan dan Fina?"

"Iya....itu dia dia di sana" om Bram menunjuk ke arah dimana Bu susan berada.

Tak lama Kevin dan Davan muncul menghampiri Aya dan juga Elang.

"Hai Aya." sapa Kevin dan Davan bersamaan.

"Terimakasih sudah mau datang di pesta ulang tahun ku."ucap Kevin

"Maaf Kevin aku benar-benar lupa, kalau ini hari ulang tahun mu,.aku gak bawa kado apa-apa. buatmu."

"Gak papa-papa, dengan kamu datang itu sudah jadi kado terindah buatku." ucap Kevin dan langsung memeluk Aya dan Aya pun membalasnya, walaupun sekarang status nya teman dan mantan.

"Terimakasih Aya sudah mau datang, Hari ini kamu terlihat sangat cantik." ucap Davan, membuat Aya kembali tersipu malu, saat ingat dengan ucapan Om Bram jika Davan sering melihat dirinya.

"Terimakasih, maaf aku benar-benar tidak tahu kalau kamu kakaknya Kevin." ucap Aya! dan

Davan pun hanya tersenyum.

Elang yang dari tadi diam, akhirnya buka suara juga.

"Eeemmm, bisakah kita sekarang ke sana." Elang dengan segera menarik Aya.

Mereka pun duduk di salah satu meja yang sudah ditunjuk Elang.

"Kenapa, kamu gak ngasih tahu kalau kita mau kesini?"

"Mana aku tahu kamu kenal dengan mereka sudahlah, gak usah dibahas lagi."

Tak lama kemudian, Arya, Revan dan Jonatan dan juga Martin datang dan duduk bersama.

Saat Arya melihat Aya, tatapan nya begitu tajam, seperti ada sesuatu.

Sebenarnya teman - teman Kevin termasuk Ina dan Dimas datang, tapi Aya tak mengijinkan menemui nya, karena status Aya yang jadi tunangan Rangga, jadi harus terus berada di sisi Elang.

Acara pun dimulai, dengan meriah keluarga Kevin pun berkumpul didekat Kevin untuk memulai acara.

Acara demi acara dimulai dan sampai pada pemotongan kue. Tradisi seperti biasa potongan kue pertama akan diberikan kepada orang yang spesial.

Pasti bisa ditebak siapa yang akan mendapatkan yang pertama pasti antara Ayahnya, ibunya, kakaknya atau pacarnya.

Saat selesai memotong kue Kevin mengatakan sesuatu di depan semua undangan yang hadir.

"Kue pertama ini akan aku berikan kepada seseorang yang selalu spesial di hatiku, aku pernah berjanji akan menjadikan dia yang pertama, walaupun sekarang kita sudah tak bersama tapi aku tetap akan menepati janjiku padanya." ucap Kevin dan berjalan menghampiri.

"Aya." panggil kevin yang berdiri di depan didepan Aya.

Aya pun menoleh pada Elang dan Elang pun mengangguk mempersilakan, Aya pun berdiri dihadapan Kevin dan semua mata tertuju pada mereka berdua.

"Maukah kau menerima suapan kue pertama ini dariku?" tanya Kevin akupun tersenyum tak ingin membuat Kevin malu di hari spesialnya.

Kevin pun menyuapi Aya kue pertamanya dan langsung mengecup keningku.

"Terimakasih sudah menjadi yang spesial dan sampai kapanpun akan tetap spesial." ucap lirik Kevin, semua yang ada di ruangan bertepuk tangan.

Sebenarnya waktu pacaran, aya lah yang lebih dulu memutuskan Kevin, karena mendapat hasutan dari Fina.

Kevin pun kembali ke depan, sedangkan Aya masih berdiri mematung dan melihat wajah Fina yang terlihat marah, sudah seperti kekasih yang tak dianggap, dan kembali menatap Elang dan yang lain.

"Yang ada dipikiran ku, siapa yang akan sakit hati kali ini?" ucap Aya tanpa sadar.

Aya pun ikut berdiri dan memegang pundak Aya

"Ayo kembali duduk." ajak Elang.

"Maafkan aku."

Setelah acara demi acara berlangsung.

Aya mendapat pesan dari seseorang yang sangat yang Aya kenal.

[Temui aku sekarang di kolam renang yang berada di samping.]isi pesan singkat dari Fina.

Akupun menoleh kearah pintu samping yang terlihat ada kolam renangnya dan ada seorang wanita berdiri di sana.

[Baiklah] balas pesan singkat Aya.

Aya pun meminta izin pada Elang,

"aku akan pergi ke toilet sebentar." ucap Aya pada Elang dan Elang pun mengiyakannya.

To Be Continued...☺️

1
Oshin Dwi Rafaizan
feeling ku klo ga arya ya bella ya thor. aq jdi curiga sama bimo jg
❤️⃟Wᵃf Nesia
Aya akhirnya hamil juga
Asni J Kasim
Kak Dina, aku bacanya sampai sini dulu. Suka, nanti aku mampir lagi 😍😍😍
Asni J Kasim
adu Babang Elang ... jujur langsung napa sih 😆😆
Asni J Kasim
Ada yang jeles ni 😆😆
Asni J Kasim
Maklum, masih labil 😁
Asni J Kasim
Benar juga 🤣🤣
Asni J Kasim
Ya Ampun Ayah 🤣🤣🤣. Bisa ya, masih sempa2nya minta ttd 😂
Asni J Kasim
Andai aku di posisi Ayah 💃
Asni J Kasim
500 ribu? Kalau mau peras ya jangan sampai 500 ribu juga kali, Pak 🤣🤣
Asni J Kasim
Hahahaha. Peras terus Aya 😆😆
Asni J Kasim
Kakak, ada typo di sini 🙏
Asni J Kasim
Sialan, ingin kutabok pria macam ini
Mutia Kim🍑
Lawan lawan lawan!
Mutia Kim🍑
Pria tampan😭
Mutia Kim🍑
Yuk Fina sini gelud sama aku😬
Shany Poppy Pipopapo
Sekali-kali pukul, sleding atau di smack down kek. biar remuk sekalian😂👍
Shany Poppy Pipopapo
Apa nih yg disensor👀😂
Shany Poppy Pipopapo
wewww.... menyanjung diri sendiri
Shany Poppy Pipopapo
Wkwk baru pembukaan langsung ternodai aja😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!