Indonesia
NovelToon NovelToon
Suamiku Boneka Ibunya

Suamiku Boneka Ibunya

Status: tamat
Genre:Wanita Karir / Angst / Suami Tak Berguna / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:151.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nonny

Saat masih pacaran, calon ibu mertua terlihat sangat baik.
Tetapi pada saat setelah menikah, terlihat sifat aslinya.
Aku di larang mengatur keuangan & selalu saja ibu mertua mengatur segalanya.
Sementara aku sebagai seorang istri hanya bisa diam, suamiku tak ubahnya sebuah boneka bagi ibunya.
Segala apa yang di katakan oleh ibunya selalu di turuti, sementara aku tidak pernah di hiraukan sama sekali.
Apakah aku bisa bertahan dengan pernikahan seperti ini?
Simak kisahku ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menempati Rumah Baru

Melihat tingkah ayah dan ibunya, Kiara hanya bisa menggelengkan kepalanya seraya menghela napas panjang dan tersenyum senang.

Mereka masuk ke dalam rumah setelah asisten pribadi Arya sejenak membantu membawakan semua barang yang ada di dalam mobil.

"Non Kiara, berhubung semua sudah selesai. Saya izin pulang ya, karena Tuan Arya telah menanti saya," pamit asisten pribadi Arya.

"Baiklah, pak. Sekali lagi terima kasih ya pak, dan mohon maaf telah merepotkan."

Kiara tersenyum manis seraya menangkupkan kedua tangannya di dada.

Asisten pribadi Arya, lekas pergi dari rumah Kiara. Sementara orang tua dan adiknya masih terpana dengan rumah mewah tersebut.

Apalagi dengan ruangan yang ada di dalam rumah tersebut. Begitu bersih, begitu luas bahkan banyak sekali kosong dan juga ada dua lantai.

Sejenak mereka melihat-lihat seisi rumah dan pada saat di dapur, Bu Darti iseng membuka kulkas dan ia begitu terperangah.

"Kiara, kok kulkasnya sudah isi penuh. Dan ini kok kulkas lagi, ada dua kulkas?" ucap Bu Darti.

"Bu, yang satu bukan kulkas. Tetapi ini freezer. Coba di buka saja."

Bu Darti membuka freezer yang ternyata juga penuh isinya ada daging sapi, daging ayam, sosis, naget, ikan, dan lain sebagainya.

Sedang Riko membuka almari yang ada di atas dapur. Ternyata berisi mie instan, susu, bumbu dapur, minyak, beras, dan bahkan ada berbagai macam Snack.

Setelah cukup puas mengelilingi semua isi rumah. Dan sudah memilih kamar masing-masing, Kiara mengajak orang tuanya sejenak berbicara. Sementara Riko asik di kamar barunya.

"Kiara, kok kamu sendiri? mana Bima?" tanya Ayah Darwo.

"Justru ini yang ingin aku katakan pada ayah dan ibu," ucap Kiara sejenak diam karena merasa ragu untuk berkata.

"Katakan saja, nak. Kami tidak akan marah padamu jika memang ada hal yang meresahkan hatimu," ucap Bu Darti lembut.

"Iya Kiara, ayah bisa melihat dari wajahmu kalau kamu sedang ada masalah," ucap Ayah Darwo.

Kiara pun akhirnya memberanikan diri menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada saat awal pernikahan tinggal di rumah mewah milik Bima. Mendengar cerita dari anaknya, orang tua Kiara merasa iba pada anaknya.

"Astaghfirullah aladzim, kami tidak menyangka jika mertuamu seperti itu. Kamu yang sabar ya, Kiara," ucap Bu Darti menghibur anaknya.

"Ya Kiara, kamu harus bisa tegar menghadapi ujian hidupmu ini. Apa lagi ada anak di dalam kandunganmu itu. Jadi kamu sebagai seorang ibu harus kuat," ucap Ayah Darwo.

"Jelas itu, ayah-ibu. Aku tidak akan bersedih kok. Apalagi Allah sangat baik padaku. Di saat aku sempat bingung memikirkan uang Kost. Di saat itu pula Allah memberikan aku berbagai rezeki yang melimpah."

"Aku mau punya anak, jabatan naik, dan kita bisa tinggal di rumah ini secara bersama-sama. Aku tidak sepi seperti pada saat di kost."

"Sampai sekarang, aku masih tidak percaya dengan semua yang telah aku dapatkan. Sekarang gajiku sudah besar, hingga aku tak perlu lagi memohon meminta jatah pada suami yang tak perhatian.'

Kiara bisa tegar karena ia harus bekerja demi anak dan orang tuanya serta adiknya. Walaupun ayahnya bekerja tetapi penghasilan tidak seberapa. Ibunya juga dagang kecil-kecilan.

"Kiara, kami akan selalu ada untukmu. Ingat ya, selalu semangat. Perbanyak rasa bersyukur, hindari mengeluh," ucap Ayah Darwo.

"Pasti itu, ayah. Oh iya, motor masih ketinggalan di Kost." Kiara menepuk jidatnya sendiri.

"Kamu ajak Riko untuk ambil motornya gih. Kalian ke tempat kost naik mobil bareng. Setelah itu Riko yang bawa motornya," saran Ayah Darwo.

Saat itu juga Kiara mengajak Riko ke tempat kost untuk mengambil motor maticnya. Dan pada saat sampai di tempat kost, ia berpapasan dengan datangnya Bima.

"De, kamu pulang dulu ya. Bawa motornya hati-hati," pesan Kiara.

"Iya, mbak."

Riko lekas melakukan motornya arah ke perumahan elite.

Sementara Kiara menemui Bima.

"Ada apa, mas?" tanya Kiara.

"Kok ada apa? aku datang untuk menjenguk kamu dan anak kita." Bima mengusap perut Kiara yang masih rata.

"Kamu bilang ini anakmu? tapi kamu sama sekali tidak memikirkan dirinya. Mana janjimu akan selalu menjadi suami siaga?"

"Kamu bahkan tidak memberikan nafkah padaku sepeserpun! apa kamu membelikan aku vitamin, buah, atau susu ibu hamil?

"Kamu sama sekali tidak memberikan apapun. Padahal kamu kaya, seorang direktur utama. Tapi kamu sangat pelit pada anak dan istrimu."

Mendengar apa yang dikatakan oleh Kiara, Bima mulai gelagapan.

"Sayang, jangan terus memojokkan diriku ini. Aku sedang usaha meminta uang pada mamah, tetapi belum di respon sama sekali," ucap Bima mulai beralasan.

"Sudahlah, mas. Aku tidak ada waktu lagi. Aku harus pulang," ucap Kiara akan masuk ke dalam mobil akan tetapi langkahnya terhenti.

"Kiara, aku datang kemari juga ingin mengajakmu supaya mau tinggal di rumah lagi. Mamah sudah mengizinkan apa lagi saat ia tahu kamu hamil. Mamah sangat senang akan punya cucu," ucap Bima antusias.

"Maaf, mas. Aku tidak akan kembali ke rumahmu lagi. Jika kamu mau, tinggal saja bersamaku. Karena kebetulan aku mendapatkan inventaris rumah dan mobil ini dari kantor," ucap Kiara.

"Kamu kan cuma karyawan biasa? mana mungkin dapat inventaris?" ejek Bima.

"Alhamdulillah, kehadiran anak ini membawa keberuntungan bagiku. Aku sudah naik jabatan menjadi seorang direktur," ucap Kiara.

"Secepat itu kamu naik jabatan? yang benar saja, Kiara," ucap Bima terkekeh.

"Jika tak percaya ya sudah, aku akan pergi."

Saat itu juga Kiara berlalu dari hadapan Bima dan masuk ke dalam mobilnya serta melajukannya arah ke perumahan elite

Bima pun memutuskan untuk kembali ke rumahnya, pada saat dirinya akan melajukan mobilnya, laju mobil terhenti karena terhalang mobil milik Arya. Hingga terpaksa Bima keluar dari dalam mobilnya. Begitu pula dengan Arya, ia pun keluar dari dalam mobil.

"Maaf, mas. Mobil anda menghalangi laju mobil saya yang akan keluar," ucap Bima seraya tersenyum.

"Aku memang sengaja melakukan hal itu, karena aku ingin bicara denganmu sebentar," ucap Arya menatap tajam pada Bima tanpa ada senyuman sama sekali.

"Memangnya apa yang ingin anda katakan? lekas katakan saja karena waktu saya tida banyak," jawab Bima.

"Jika kamu tak bisa menjadi suami yang bertanggung jawab seharusnya tak usah menikah. Yang hanya membuat sengsara istrimu saja," sindir Arya.

"Apa maksud dari perkataan anda, kenapa juga anda turut campur urusan rumah tangga saya?" tanya Bima memicingkan alisnya.

"Tak usah berlagak bego di hadapanku. Kamu itu bukan suami yang baik. Masa iya membiarkan seorang istri yang sedang hamil tinggal di Kost. Dan kamu sama sekali tidak pernah memberinya nafkah lahir! suami macam apa kamu ini?" ejek Arya setelah itu pergi berlalu dari hadapan Bima, ia masuk ke dalam mobilnya sendiri.

1
Heny
Knp jg milka bawa mayang ke rmh nya hrs mrk bertiga kabur
Yuni Ngsih
mksh Thoooooor ceritranya 👌👌👌👍👍👍
Nonny: terima kasih KK
total 1 replies
Tri Utari Agustina
Cerita bagus banget thor semoga novel yang lain bagus semangat yhor
Nonny: terima kasih KK
total 1 replies
Yuni Ngsih
good Thooor ceritra oke banget ....seperti kenyataan hidup yg sebenarnya....👍👍👍💪💪💪
Nonny: terima kasih KK
total 1 replies
Sugi Yatmi
Kecewa
Sugi Yatmi
Buruk
Yuni Ngsih
Kiara.....good....👍👍👍💪💪💪
Yuni Ngsih
maju trs kiara biar si Bima berpikir....
afiah shafitri
siap siap senam jantung
Citra Merdeka
Alhamdhulillaah happy ending
Citra Merdeka
Bima.. kenapa tuh gak ancam emaknya biar gak macam2...😆😆
Citra Merdeka
Aku juga gak suka sama kamu Jon...😂
Citra Merdeka
Astaghfirullahal'adziim.... nenek ora waras tenan hhhhh
Sri Sunarti
👍👍
Rosnelli Sihombing S Rosnelli
kok mau disingkirkan mas. dibenahi atuh
Dina A Noor
ikan terbang
Dina A Noor
menikah resmi cepet amat seenggak nya perlu 1 bln buat ngurus Berkas di kua. kalo Siri sh kapan aja bisa alur nya kaya lagi di kejar2 penagih hutang yg baca Jd ngos2an thor.
Cleo Tan
sangat bagus
Yunita Indriani
wuhhhh dasar nenek gemblung,
hari nuraninya Uda dijual jd uda ga ada rasa kemanusiaan kayanya.
Baek" tar cucumu nyamperin ngajak main loh.
Indah Batam: Semangat Thor 😊 Bagus cerita nya
Salam dari SELINGKUH LIMA LANGKAH
total 1 replies
Yunita Indriani
Bima Uda didatengin SM alm Alvaro, nah nanti giliran kamu ya nenek Nindy didatengin SM cucu mu sendiri. jng sampe nanti HBS didatengin jd semaput
Yunita Indriani: klw koit terlalu mudah ya Thor, dibikin stres dikejer" SM cucu sendiri dah
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!