Indonesia
NovelToon NovelToon
Bujang Bekurung : Dendam Di Ujung Seminung

Bujang Bekurung : Dendam Di Ujung Seminung

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:7.2k
Nilai: 5
Nama Author: Adi Wijaya

Cerita ini hanya fiksi belaka, kesamaan nama tempat, tokoh dan cerita hanya kebetulan yang tidak di sengaja

...

Ombai Putih melangkah ke sebuah batu besar, memberi isyarat agar Bayu mengikutinya.
"Bayu…nama yang bagus, ceritakan padaku mengapa sampai engkau berada di pedataran bambu kuning dan bertemu dengan Datuk ke Lima?”
Bayu berpikir sejenak mengingat semua kejadian hari itu kemudian perlahan dia menceritakan awal mulanya mengejar seekor anak kijang hingga terpisah dari teman temannya, memasuki pedataran rumput yang luas hingga sampai di tiga belas pohon bambu kuning yang menyerupai pagar tinggi.
“Keluargamu pasti sekarang mengkhawatirkanmu?’
Bayu kembali terdiam seolah tidak mendengarkan ucapan si nenenk
“Waktu ku tak banyak bocah, sebelum kita berpisah ada beberapa hal yang akan kusampaikan..”
“apa itu nek?”
“Kau masih ingat dengan harimau jadi jadian di pedataran rumput tadi?’
Bayu mengangguk
“Sebenarnya jumlah mereka banyak setelah kejadian tadi mereka pasti akan mencarimu”
Bayu terkejut, menatap kearah Ombai Putih dengan wajah pias
“Kau takut Bayu?”
Bayu menggeleng cepat
“Anak pemberani! Tidak usah takut aku akan mengawasimu..kau akan selamat dari incaran harimau jadi jadian itu asal mengikuti apa yang aku perintahkan..”
Bayu terdiam menyimak ucapan Ombai Putih
“Mulai purnama depan aku akan mengurungmu!!”
“Mengurungku nek?” ucap Bayu terkejut
“Betul, karena hanya dengan cara itu kau aman, bau tubuhmu tidak akan terendus oleh manusia manusia harimau itu”
“Berapa lama nek?”
“Sepuluh tahun!!!”
Kaget Bayu bukan alang kepalang dia sampai terlonjak dari duduknya, menatap kearah Ombai Putih dengan mulut ternganga. Sepuluh tahun terkurung disuatu tempat? Bulu kuduknya tiba tiba berdiri. Rasa takut perlahan menjalarinya.
“Kau tidak perlu menjawab sekarang Bayu, tak perlu banyak bertanya! purnama bulan depan kita akan bertemu lagi, sekarang buka pakaianmu!!!”
“Nenek mau melakukan apa?” ucap Bayu dengan wajah heran
Wajah Ombai putih menjadi merah sesaat
“Bocah Tolol!! Jangan berpikiran kotor!!!” bentak Ombai Putih dari Komering
....

Tanpa sengaja karena tersasar ke sebuah tempat, seorang bocah bernama Bayu menyelamatkan seorang nenek sakti berkepandaian tinggi dari sekapan, yang di jaga oleh manusia harimau, akibatnya bocah ini diburu oleh sekelompok manusia harimau dari Gunung Seminung. Niat sang Nenek yg akan melindungi Bayu ternyata kalah cepat dengan perburuan manusia harimau di Desa Padang Bindu tempat tinggal Bayu. Desa itu di porak porandakan membuat Bayu terpisah dengan kedua orang tua dan teman temannya
Beruntung Bayu kembali di selamatkan oleh Ombai Putih dari Komering yang langsung membawa bocah itu menjadi muridnya.
Perseteruan Ombai Putih dari Komering dengan manusia harimau dari seminung menyeret Bayu kedalam masalah mereka, Diantara perjalanan panjang menemukan kembali kedua orang tuanya Bayu kembali terlibat berbagai kisah dalam dunia persilatan di tanah swarna dwipa.
Dan kisah ini dimulai sepuluh tahun kemudian, ketika Bayu keluar dari gemblengan Ombai Putih dari Komering yang mengurungnya di suatu tempat. Bujang Bekurung dari Bindu gelar itulah yang kemudian membuat heboh di pesisir pulau andalas beberapa waktu kemudian.
Berhasilkan Bujang Bekurung menemukan kembali kedua orang tuanya dan menyelesaikan dendam gurunya?
Ikuti kisah ini selengkapnya di novel dengan judul yang sama

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adi Wijaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENCULIKAN

Datuk Ke Tiga dan Datuk Ke Empat berlari cepat meninggalkan Padang Bindu, sosok tubuh Bayu dan Ibunya masih terlihat di bahu keduanya.

Di belakang sana, desa Padang Bindu masih hiruk pikuk. Asap masih mengepul ke langit. Jeritan anak-anak masih terdengar. Perlahan-lahan suara keributan itu mulai menjauh. Hingga tak terdengar sama sekali.

Ronggo Geni alias Datuk Ke Empat menghentikan langkah tanpa menurunkan sosok tubuh Bayu dia berbalik dan berbicara kepada Ronggo Pati alias Datuk Ke Tiga.

“Dusun itu sudah jauh kita tinggalkan, apa yang akan kau lakukan dengan ibu bocah ini?”

Ronggo Pati mengusap-usap tubuh Ibu Bayu yang masih tergeletak pingsan di bahunya.

“Perempuan sebegini cantik, kenapa kita sia-siakan Geni?’

“Lepaskan Ibuku!! Pengecut!!” Bayu yang masih di bahu Ronggo Geni Membentak keras

“Ha ha ha ha bocah *****!! Mau ikut saja urusan orang tua!” Datuk Ke Empat melemparkan tubuh Bayu ke tanah, membuat bocah delapan tahun ini merintih kesakitan.

Namun Cuma sesaat, kejap berikutnya Bayu telah berdiri dan menerjang kearah Datuk Ke Tiga yang masih menggendong ibunya.

Datuk Ke Tiga Cuma tertawa gelak-gelak melihat tingkah bocah itu. Tanpa menurunkan tubuh di bahunya, tangan kirinya bergerak cepat!

“Plakk!!”

“Plakkk!!”

Kepala Bayu serasa pecah menjadi dua saat Datuk Ke Tiga menamparnya dengan keras. Sakit di hati lebih dirasakan Bayu ketimbang sakit dikepalanya, walaupun darah melelh perlahan dari sela bibirnya, Bayu kembali menerjang Datuk Ke Tiga!!

“Bocah Setan!! Mau ****** kau ?? Hahh!!”

Masih dengan mendukung tubuh ibu Bayu, Datuk Ke Tiga menjambak rambut Bayu dan melemparkannya ke sebatang pohon.

“Bukk!!”

Bayu mengeluh tinggi, tak ada jeritan kesakitan. Untuk kedua kalinya bocah ini terjengkang di tanah. Sakit di tubuhnya semakin menjadi. Tertatih-tatih dia berdiri.

Datuk Ke Tiga dan Datuk Ke Empat tertawa terbahak-bahak melihat keadaaan Bayu.

“Pengecut!! Kalian bisanya melawan anak kecil !!”

“Ho ho ho aku mulai suka denganmu bocah..”

“Apa maksudmu Ronggo Pati?” bentak Datuk Ke Tiga

“Tiba-tiba aku berpikir ulang untuk menyerahkan bocah ini pada Ki Buyut Penjujung Roh..” Ucap Datuk Ke Empat perlahan.

“Kau gila..”

“ Aku tertarik menjadikan bocah ini murid Ronggo Geni, Lihat susunan tulangnya..tidak seperti bocah kebanyakan..”

“Aku tidak sependapat denganmu!!”

“Kita sudah terlalu lama menjadi kacung tua bangka itu, aku mulai muak dengan segal perintahnya!!”

“Kau dalam bahaya besar Ronggo Pati!! Sadarlah!!”

Datuk Ke Empat tertawa kecil dia hendak menjawab ucapan Datuk Ke Tiga ketika tiba-tiba Bayu berseru kearah keduanya.

“Rupanya kalian cuma kacung seseorang, layak dengan tampang-tampang kalian!! Ha ha ha ha ha..”

“Bocah keparat!! Kalau belum kurobek mulutmu, belum puas hatiku!!!” Datuk Ke Tiga menggebor marah tubuhnya berkelabat cepat kearah Bayu, dua tangan berkuku panjang mencuat menyambar ke wajah Bayu yang masih tegak berdiri berkacak pinggang.

Namun Datuk Ke Tiga jadi berseru kaget ketika tiba-tiba tubuh kecil Bayu menghilang dari pandangannya laksana kilat, bagai di telan bumi.

Gerakannya menjadi terhenti. Memandang berkeliling dengan bingung.

“Ilmu Menutup Raga Menipu Mata..” desis Datuk Ke Empat, perlahan dia menurunkan tubuh ibu Bayu yang masih tergolek pingsan. Kemudian melangkah mendekati Datuk Ke Tiga yang mendongakkan kepalanya ke atas. Mencium-cium angin malam yang berhembus.

“Bocah itu masih disini, aku masih mendengar detak jantungnya, aku masih mencium bau tubuhnya..”

“Dari mana dia menguasai ilmu itu..”

“Wuttttt!!!”

Sebuah benda panjang tiba-tiba menderu dengan cepat kearah kepala Datuk Ke Tiga, tanpa berpaling laki-laki ini menggerakkan tangannya. Sebongkah kayu sebesar lengan laki-laki dewasa tergenggam di tangannya. Tanpa membuang waktu dia kembali melempar kayu tersebut kearah dari mana tadi kayu itu di lempar.

Ada suara yang mengaduh di balik pohon kayu besar, Datuk Ke Tiga dan Datuk Ke Empat berkelabat cepat ke balik pohon, mendapatkan sosok tubuh Bayu yang tergolek di tanah Merintih kesakitan terhantam kayu yang di lemparkan Datuk Ke Tiga.

Antara sadar dengan tidak Bayu meraasakan tubuhnya di tarik dari tanah, ada sesuatu yang perih di kaki kirinya. Pandangannya nanar.

“Ronggo Pati,,kenapa kau lukai bocah itu?” ada suara halus yang menegur dari arah kegelapan pohon.

Ronggo Pati dan Ronggo Geni terkejut dan berpaling ke sumber suara.

“Lingga Puri, kau kah itu?”

Sosok yang berdiri di kegelapan malam itu terdengar menarik nafas perlan, aroma sangat wangi memenuhi tempat itu. Ketika sosok ini maju dua langkah keluar dari kegelapan sosoknya ternyata seorang wanita setengah baya, rambutnya digelung tinggi keatas. Dibahu kirinya terlihat sosok tubuh kecil yang terkulai. Dibawah penerangan purnama empat belas penampilan wanita berjubah keemasan ini terlihat mempesona.

Bayu menoleh dengan menahan rasa sakit yang mendera tubuhnya. Dia tidak mengenali sosok wanita tersebut akan tetapi menjadi sangat terkejut saat melihat sosok tubuh kecil yang berada di bahu kiri wanita itu.

“Nawang Rindu..”desis Bayu tercekat, ketika sinar purnama mennerangi sebagian wajah yang berada di bahu Lingga Puri. Dia tak sempat berpikir panjang bagaimana bisa teman sepermainannya ituberada di dukungan Lingga Puri.

“Bukankah Ki Buyut Cuma menugaskan untuk membawa bocah ini ke gunung seminung? Kenapa malah kalian siksa begini rupa??”

Ronggo Geni yang berada di belakang Ronggo Pati maju perlahan.

“Rencana berubah Lingga Puri, Ronggo Pati tidak akan kembali ke gunung Seminung..”

Lingga Puri menaikkan alisnya, heran, dia hendak bertanya ketika tiba-tiba ada suara menimpali dari atas pohon.

“Bukan Cuma kerbau besar itu yang tidak akan kembali tapi kalian pun juga tidak akan kembali ke gunung Seminung, nyawa kalian terpaksa harus tinggal di sini..hik hik hik hikk...”

***

Saran dan kritik ditunggu di kolom komentar

1
🌻Ruby Kejora
Sapa kenal kak. Sukses dan smgt bwt kk
peto
thor cepat lanjut lagi donk, udah gk sabar pengen liat lanjutannya
BeautyBabe
thor, kita putus kalau lanjutannya lama
NewJerseyJack
Kak author! Meskipun alurnya simple tapi ngena banget!
SugarGenius
Malesnya aku jadi senyum-senyum sendiri baca ceritanya thor.. daku tunggu nextnya
girl gang goodies
Kelanjutan cerita author itu kayak hujan ditengah kemarau thor.. alias ditunggu-tunggu!
Kitty Bloom Untuk Pemilik Lolz Gods
Thor, aku gamau jadi arwah penasaran karena nungguin thor lanjut hiks
~Nessa
Akan Hadir Selalu...,membawa like and LOVE❤FAV

Salam dari KaryaKu ya!
di tunggu Kehadiran Kakak Author..
MAKASIH BANYAK SEKALI...
Prasetya Wibowo
Kak authooor, demi ketenangan hatiku, aku mohon up bab selanjutnya uuyy
Adi WJ: siapp
total 1 replies
TexasTiger
Baru kali ini baca karya yang bikin lupa waktu. Sumpah! Sampe enggak nyadar udah jam berapa!
NewJerseyJack
Maaf ya thor, baru bisa komen. Soalnya aku tidak bisa mengalihkan pandanganku dari ceritamu yang seru ini~
Adi WJ: terima kasih
total 1 replies
Eka Zwesthy W.
love u to
Adi WJ: lup yuuu
total 1 replies
thesunriseshack
sukses selalu authorr 🤗🤗 aku selalu mendukung mu
Adi WJ: terima kasih
total 1 replies
Penghargaan Pink
Semangat kak..., ditunggu lagi up terbarunya😊💪🙏
Adi WJ: asiapppp
total 1 replies
salt sand and smoothies
waaah... makin seru aja nih... like for u...
SoftMambo
aku rela begadang demi nungguin karyamu, thor!
Dapur Calling
Semangaaat, semoga kisah2nya menjadi inspirasi
Eka Zwesthy W.
thorr semangat up nya.....
ditunggu ye
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!