Masih dengan keadaan panik, Angga berusaha mengatur napasnya yang terasa sesak secara tiba-tiba. Dia berlari ke luar panti tanpa pamit, Meninggalkan Imelda yang meminta nya untuk menunggu, Entah ada apa, Tak ada yang tahu.
Sementara Imelda berjalan ke Ruangan ibu Syamsiah, Ruangan yang biasa ibu syamsiah pakai saat ada kedatangan Tamu.
" Ibu..." Seru Imelda.
Bu Samsyiah dan Jukael menoleh bersamaan, Ternyata tamu itu adalah Jukael, Dia berkunjung ke panti. Untuk apa dia ke panti, Melihat Jukael membuat Imelda kembali merasakan sakit, Sesaat Imelda terpaku, Dia meneteskan Air matanya, Imelda berbalik ingin keluar kembali, Berjalan perlahan karena kedua kakinya masih sangat terasa nyeri.
" Nak, Sinilah, Tuan Jukael sebenarnya mencarimu." Teriak Bu syamsiah, Tapi Imelda mengabaikan panggilan itu, Dia terus berjalan menuju letak kamarnya yang biasa ia pergunakan dulu, Imelda juga tak sadar jika Angga sudah pergi, Sakit di hatinya telah membuat ia lupa pada tujuan Awalnya menemui bu Syamsiah.
Sementara Jukael menatap Imelda iba, Wanita itu menangis di hadapannya. Membuat rasa bersalahnya semakin besar, Jukael tahu jika Imelda sangat terluka pastinya. Saat Imelda berbalik, Jukael melihat perban di kedua kaki Imelda, Mungkinkah Dia terluka, karena alas kakinya ada di apartemennya.
" Maaf ya nak, Mungkin Imelda sedang ada masalah." Kata Bu Syamsiah. Tak enak hati dia pada Jukael, Dia bertamu dengan baik namun tanggapan Imelda seperti itu.
" Tidak apa-apa bu." Jukael tersenyum Ramah. Dia bernapas berat, Akan bicara serius pada bu Syamsiah membuatnya sangat gugup.
" Bu sebenarnya Lusa saya akan membawa kedua orang tua saya ke sini." Kata Jukael perlahan.
Bu Syamsiah masih tak mengerti, wajahnya terlihat kebingungan.
" Jadi begini buk, Saya ingin melamar Imelda. Dan menikahinya secepat mungkin." Kata Jukael akhirnya.
Bu Syamsiah terpaku sesaat, Lalu dia mengeluarkan Air matanya Haru. Perasaan seorang ibu mana yang tak bahagia, Akhirnya ada yang akan mempersunting Imelda, Bu Sy…
Want To Be With You
part17
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments