" Kenapa sayang." Tanya Jukael sambil merangkulkan jari jemarinya pada Imelda. Sedari tadi Imelda hanya terdiam di mobil, Sesuai permintaan wanita itu, Jukael menjemputnya di panti.
Beberapa kali Imelda menarik napasnya gusar.
" Beberapa waktu lalu, Ibu Panti bilang ada yang datang, Orang itu mengaku sebagai kakak ku. Tapi.."
" Tapi kenapa sayang?". Rasa cemas melanda Jukael, Segala bentuk kekhawatiran menerpa, Bagaimana jika Angga benar-benar mengatakan yang sebenarnya, entah apa yang akan terjadi Jukael tak akan mengerti lagi.
"Dia bilang sekarang dia akan mengurungkan niatnya untuk menemuiku." Imelda tertunduk, Ia sedikit kesal, Seperti di beri harapan semu, Awalnya ia sedikit berharap bisa bertemu dengannya, Imelda hanya ingin bertanya apa alasan di balik mereka membuangnya.
" Kau sedih?" Tanya Jukael.
" Tentu!, Tadinya aku sudah merasa senang akan bertemu dengan mereka, Tapi Semuanya berubah begitu cepat." Imelda menghela napas panjang, Gusar pikiran dan hatinya.
" Untuk apa bertemu mereka, Bahkan setetes keringat pun tak mereka lakukan untuk mengurusmu. Lalu untuk apa mereka datang setelah kamu menjadi seperti sekarang." Ujar Jukael.
" Ku pikir, Mereka punya alasan. Aku tak mungkin bisa dendam pada orang tuaku, meski pun pada kenyataannya mereka bersalah, Aku akan menerima dengan ikhlas apapun alasan itu."
Jukael menarik napasnya panjang, ia menatap sang istri iba Pada Imelda. Namun, Jika Imelda tahu mengenai orang tuanya dan siapa ayah kandungnya, maka Jukael sama saja membiarkan hati orang-orang terdekatnya terluka. Jukael tak bisa membayangkan Jika Elvano tahu kalau wanita yang pernah ia cintai adalah adiknya, Sangat miris dan tak masuk akal bukan. Tidak, Jukael tidak akan membiarkan itu terjadi, ia akan tetap bungkam meski pun ia tahu, jika pun takdir menginginkan mereka tahu, Bukan lah dia yang memberi tahu.
" Sabar ya." Ujar Jukael, ia menarik tangan Imelda dan di eluskannya pada pipinya lalu mengecup punggung tangan Imelda penuh kehangatan.
" Katamu sem…
Want To Be With You
Part71
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments