Samar-samar Imelda melihat ke arah jendela, Di luar sedikit rintik hujan. Mata indah serta pupil kecoklatannya khas orang asia itu sedikit sayu, Jentiknya bulu mata tak mengidahkan kesedihan yang tersirat di antara kedua kelopak matanya.
Sesak perasaan di dada, Beberapa menit lagi, Pernikahannya dengan Jukael akan berlangsung, pernikahan yang tak pernah di nanti sebelumnya, Harus kah Imelda dengan mudah menerima kenyataan, Namun ini terlalu sulit untuknya. Bermalam dengan orang asing, Serta orang yang bahkan pernah mengambil kesuciannya, Orang yang pernah menyakitinya.
Jika sejak Awal Imelda bisa memilih, Dia ingin mengakhiri Hidupnya saja, Ketimbang harus melewati masa sulit nya. Namun dia sadar, dan masih punya keimanan penuh di hatinya, Pikiran seperti itu langsung di tepisnya kuat-kuat. Imelda akan menghadapi takdirnya, dia ingin melihat, Sampai kapan kah penderitaannya ini, akan kah ada pelangi selepas hujan.
" Nduuu..." Lirih bu Syamsiah dari ambang pintu.
Dengan cepat Imelda menghapus air matanya, Menghapus segala gundah di hatinya, Berusaha tersenyum di depan sang ibu pengasuh.
" Iya bu, masuklah bu!" Kata Imelda.
Bu Syamsiah masuk, Wanita paruh baya itu langsung memeluk Imelda penuh sayang.
" Anak ibu sudah dewasa, Sudah akan menjadi istri orang sekarang."Ujar bu Syamsiah. dia mengusap air mata haru yang jatuh begitu saja di pipi.
" nak, Nanti setelah menikah Jangan sungkan berkunjunglah ke panti." Bu Syamsiah terisak, Mengelus pipi Imelda perlahan.
" Ibu, Mana mungkin Imelda tak mengunjungi ibu lagi. Ibu adalah hidupnya Imelda, Separuh nyawa Imelda tetaplah milik Ibu." Kata Imelda dia ikut menangis seraya memeluk Ibu syamsiah.
Mereka menangis sambil berpelukan.
" setelah menikah, Kau harus nurut apa kata suami, Selagi itu baik dan menuruti norma agama. Patuhilah perintahnya, Insyaallah surga untuk mu sayang. " Kata Bu Syamsiah.
Imelda menganguk, mereka saling mengusap Air mata.
" Ayo Ndu, Kita harus cepat ke tempat akad. Semua orang tengah menunggumu."
" B…
Want To Be With You
part26
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments