"Maksudmu Asuka tidak meninggal?" Lary menatap Angga tajam, Air matanya keluar begitu saja, mendengar itu Lary begitu kebingungan. Teka teki apalagi yang di hadapinya.
" Syukurlah kau tak tahu, Menderitalah dan terus berbuat sesuka mu Untuk memperlihatkan kesombonganmu tuan Lary, Saya senang pada kenyataannya kau tak menyadari jika dia adalah anakmu." Angga terkekeh meremehkan, Ia menatap Lary penuh kemenangan.
" Dimana anakku, Siapa dia?" Ujar Lary.
CK
Angga berdecak, Ia menatap Lary tajam, Wajahnya menjadi menakutkan.
" Dia bukan anakmu, dia adalah anak mama ku, kau tak berhak tahu karena kau telah membuangnya. Pergilah dengan tenang dan jangan ganggu keluargaku."
Lary menatap Angga penuh Harapan, Meski pun tergelitik di hatinya ada perasaan senang, Ternyata anaknya masih hidup.
" Mati karena penyakin kanker, ku pikir kau pantas menderita sebelum mati."
" Kau tahu tentang penyakitkku?" Tanya Lary.
Angga terkekeh."Tentu saja aku tahu, Ya perlu ku beri tahu sesuatu." Ujar Angga ia menatap Lary.
" Nikmatilah hartamu sebelum mati, Dan segera lah bikin surat wasiat agar hartamu jatuh pada tangan yang tepat."
Setelah puas bicara seperti itu, Angga keluar dari ruangan meninggalkan Lary yang kini terisak dengan hebat, Pria tua itu menangis entah apa yang terjadi semua nya masih menjadi rahasia, Teka teki apa yang berada di hadapannya. Dan apa yang terjadi di masalalu sehingga orang-orang menyebut anaknya telah meninggal.
Sementara itu, Angga juga tampak terisak, Dari mana dirinya punya keberanian bicara seperti itu pada Tuan Lary, Angga menyenderkan tubuhnya di pintu, Ia menangis di sana.
Itu, Tak luput dari pandangan Deri, Ia melihat Angga menangis, Ia juga menjadi heran sendiri di buat orang-orang itu.
Seorang perempuan menghampirir Angga, Berjongkok di hadapan pria itu, Menyerahkan sapu tangan miliknya untuk Angga gunakan, Barang kali pria itu membutuhkannya. Angga mendongak dan melihat Imelda yang tersenyum padanya.
" Kau.." Ujar Angga terkesiap kaget, Imelda mengapa…
Want To Be With You
part68
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments