** Selamat Membaca **
* Gerry Pov's *
Aku pergi dari apartemen Keyla dengan kekesalan yang luar biasa, takut tempramenku kumat dan melampiaskan luapan emosiku padanya lebih baik aku memilih pergi, sedikit menjauh untuk melindunginya adalah pilihan yang lebih baik.
Aku pergi bukan karena aku percaya dia menjual diri pada laki - laki lain, sungguh aku tidak percaya semua hal menjijikan yang dia ucapkan tanpa beban itu, namun yang membuatku sangat kesal Keyla rela menjatuhkan harga dirinya dihadapanku hanya agar aku pergi dari kehidupannya.
Akan sangat tidak masuk akal jika dia akan berani menjual diri pada laki - laki lain, melihat Bram yang begitu sangat melindunginya. jika Bram yang membelinya mungkin aku akan sedikit mempercayainya. Brengsek, aku benar - benar akan menghancurkan Bram jika dia berani melakukan itu. membayangkannya saja sudah membuatku kesal, melihat bagaimana Keyla sangat takut tanpa bicara jika berada di samping Bram.
Masih dengan kekesalan luar biasa aku meninggalkan pelataran Apartemen Keyla menuju kantor papa yang memang sudah ada berapa panggilan yang aku abaikan sejak pagi tadi.
Sampai didepan bangunan megah menjulang tinggi seorang staf keamanan menerima kunci mobilku. Dan aku langsung masuk lift yang membawaku naik hingga sampai di lantai tempat ruangan papa berada, yang besok akan resmi menjadi ruanganku.
Sekertaris papa langsung berdiri dari tempat duduknya ketika melihat kedatanganku. Dia mengetuk pintu ruangan dan mempersilahkan aku masuk..
Sedikit terkejut karena papa tidak sendiri didalam ruangannya, ada seorang pria paruh baya juga gadis yang sangat aku kenal sedang berbincang santai di sofa tamu di dalam ruangan..
" Sini nak, ini om Gilang dan putrinya Alisa, kamu masih ingatkan ?" Papa memperkenalkan tamunya padaku
Aku mengangguk pada papa dan kemudia mengulurkan tanganku untuk berjabat tangan dengan om Gilang dan Lisa. Aku kenal baik dengan Lisa, bahkan kami kuliah di Universitas yang sama di Inggris.
"Tentu saja Sanjaya, anakmu s…
Gadis Satu Malam
Dunia sekecil ini
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments
Farida Sugianto
yampun gery kok seenakx sih g thu tmpt lngsung nyosor aja
2021-12-29
0
Cut Nyak Dien
haduh jgn buru2 ger,sebenrnya keyla itu sudh melupkn mlm pnasnya tpi krn kehadiran gerry mka ambyar semua
2021-12-15
0