**Happy Reading.. Jangan lupa mampir ke "Everything About You". Promo 😁😚 **
"Terimakasih kak." Ucap Briana sambil menyodorkan helm yang dia lepas dari kepalanya ke arah Leon.
"Apa tidak sebaiknya aku antar sampai rumah An ? Ini sudah tengah malam dan lorong itu begitu gelap." Tanya Leon sambil menerima pelindung kepala yang di sodorkan Briana ke arahnya.
"Tidak perlu kak, nanti papa akan buat masalah lagi." Jawab Briana.
"Baiklah, hati-hati Ana. Aku duluan." Ucap Leon lalu kembali melajukan motor maticnya masuk ke dalam gang menuju rumahnya.
Briana mulai melangkahkan kakinya menuju pemukiman dimana rumahnya berada. Setiap langkah yang dia ayunkan menuju rumah terasa semakin berat, jika saja dia punya tempat lain untuk pulang, sungguh dia tidak ingin kembali lagi ke rumah itu. Namun sepertinya angan untuk segera melepaskan diri dari neraka ini masih terlalu jauh untuknya.
Langkahnya semakin mendekat ke arah rumah, dan sedikit terkejut ketika mendapati motor besar milik laki-laki yang selalu menguntitnya di sekolah kini terparkir di halaman rumah kumuh tempatnya tinggal sejak kecil ini.
Kakinya berhenti melangkah, fikirannya berkecamuk. Apa yang ingin di lakukan oleh laki-laki cucu dari pemilik beberapa resort mahal di Bali ini. Ah sungguh dia tidak mau tahu tentang Gama, namun hampir seluruh sekolah membicarakan putra dari wanita pemilik yayasan tempat dia bersekolah.
Ingin menghindar, namun mau kemana ? ini rumahnya, dan dia tidak punya tempat lain untuk pulang. Wanita berharga dalam hidupnya juga berada di dalam rumah kumuh itu, dan si brengsek yang selalu menciptakan neraka dalam hidupnya juga pasti sudah berada di dalam sana.
"Selamat malam." Ucap Briana saat membuka pintu rumah. Dan seperti dugaannya, laki-laki yang baru tadi memukuli dirinya dan Mama Karin kini sedang duduk bersama anak laki-laki pemilik motor mahal yang terparkir di halaman rumahnya.
"Selamat Malam Ana." Jawab Irfan dengan senyum licik di bibirnya. "Papa sudah memberitahu pada teman sekolahm…
Gadis Satu Malam
Bonus 3. Berkunjung
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments