Sore yang cerah, mentari mulai terlihat menguning di ujung lautan membuat gadis remaja itu enggan beranjak dari sisi pantai. Disini begitu tenang, bahkan bunyi ombak yang menyapu pasir di tepian pantai terasa begitu menengkan jika di bandingkan dengan kehidupannya.
Briana menutup matanya, menghirup oksigen yang ada di sekitaran pantai. Membiarkan angin meniup lalu menerbangkan rambut panjangnya. Menghembuskan semua beban yang terasa berat di pundaknya.
Seandainya, ah kata itu tidak lagi ingin dia ucapkan, agar hidupnya tidak semakin menyesakkan dada saat mengingat hidup orang lain yang begitu beruntung di bandingkan kehidupannya.
Briana, nama yang kata ibunya sengaja di berikan agar jika bertemu dengan Ayah kandungnya akan langsung bisa mengenalinya. Benarkah ? entahlah sekian tahun dia mencari di sekitaran Bali, namun tidak menemukan laki-laki yang di maksud oleh sang mama. Harapannya untuk bisa bertemu dengan ayah kandungnya itu kini tidak lagi berada dalam rencana hidupnya. Setelah sekian tahun mencari dan hasilnya mengecewakan. Biarlah, mungkin saja mereka memang tidak berjodoh untuk menjadi sebuah keluarga.
Rok abu-abu selutut, juga kemeja putih yang sudah sedikit lusuh itu masih melekat di tubuhnya, namun pakaian buruk itu sama sekali tidak bisa menutupi wajah cantiknnya.
Kecantikan Briana menurun langsung dari sang mama. Wanita yang menjadi primadona di tempat dia kerja dulu, hingga seorang pengusaha jatuh dalam pesona sang mama dan menghasilkan dirinya.
Dengan tenang Briana melangkahkan kakinya meninggalkan pantai menuju halte di pinggiran jalan, menunggu angkutan umum yang berhenti di sana.
Hampir dua jam Briana menghabiskan waktunya di pantai dan kini dia haruas kembali. Meskipun tempat dia kembali tidak se tenang pantai tadi, namun hanya rumah itulah tempatnya untuk pulang.
***
"Terimakasih pak." Ucap Briana saat angkutan umum yang dia tumpangi sudah berhenti di halte dekat rumahnya. Sambil merapikan rambut panjangn terurai indah di punggungnya saat angi…
Gadis Satu Malam
Bonus 2. Briana
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments
Farida Sugianto
siapa karin ap ad hub. dg para orang tua terdahulu..
2022-02-03
1