Ketika malam sudah menunjukkan gelap, dan suasana semakin hening. Rinjani justru merenung di tepi ranjang.
Ia tahu segalanya tentang pendamping gaib Kaysan. Tapi selama hampir sepuluh tahun,l berumah tangga, ia hanya menerka sendiri bahwa pendamping gaib Kaysan serupa dengan lukisan yang berada di ruang kerja suaminya.
Rinjani
Mungkin mas Kaysan sudah selesai. Ada baiknya aku keluar sebentar.
Rinjani
Tapi...
Rinjani memejamkan matanya.
Rinjani
Diluar benar-benar sepi.
Rinjani mengambil ponselnya, ia mengirim pesan kepada Kaysan untuk menjemputnya di kamar anak-anak.
Selang beberapa menit, Kaysan membuka pintu kamar dan menggeleng.
Kaysan
Kenapa belum tidur, dik?
tanyanya dengan lirih, takut membangunkan anak-anak.
Rinjani
Ayo kita ke kamar mas.
Rinjani
Ada yang mau Jani bicarakan. Banyak, Jani gak tenang kalau belum dijawab oleh mas.
Kaysan
Kemarilah.
Rinjani mendekat dan merangkulkan tangan di pinggang sang suami.
Kaysan
Apa yang…
SANG PERMAISURI
Risaukan.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments
Herlina Maharani
kok q ngeri yaaa,, msh ada bapaknya yg jd pendamping x tp sdh mulai menginginkan anaknya..
dan percaya g percaya mereka ada di sekitar kita,,,
2021-08-08
0
Jayanti Priatna
nakal!!!
2021-08-04
0
Limah Cemains Biru
😐😐🙄🙄
2021-07-31
0